NovelToon NovelToon
Pendekar Naga Putih

Pendekar Naga Putih

Status: tamat
Genre:Spiritual / Reinkarnasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Marco Hry

kisah seorang bocah yang bernama Long Chen pasrah harus menerima segala hinaan cacian dan pemukulan dari semua anggota klan bahkan para pelayan merendahkannya. itu bermula semenjak diketahui kalau ia tak dapat berkultipasi layaknya anak anak seusianya. pembulian terus berlanjut hingga hampir merenggut nyawanya .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marco Hry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyembuhkan Kaisar Ming 1

Long chen terlihat, tampak tenang saja.

Ia Menatap semua prajurit, yang menyerang ke arahnya.

"Habislah bocah itu, berani beraninya ia menyinggung pihak kekaisaran.

"Iya.. malang sekali nasibnya."

"Biarkan saja. Apa urusannya dengan kita. Kurasa memang wajarlah kalau dia mati, melihat sifatnya yang membangkang itu. Aku juga tidak suka.!" Ucapnya kesal.

"Tapi kan ia tak salah. Ia hanya mencoba mengobati kaisar, apa perbuatan itu salah. Petugasnya saja yang sombong !"

"Hussss.. Lebih baik kalian diam, dari pada ujung ujungnya kalian terkena masalah, apa kalian mau?" Tampak kedua orang yang lagi berbicara itu langsung terdiam.

ketika serangan itu hampir mengenai long chen.

"HENTIKAN..!!!"

Terdengar suara menggelegar penuh dengan aura penekanan. Tiba tiba semua serangan terhenti. Munculah seorang pemuda tampan berusia sekitar 20 th. Tampak melayang di udara. Ia menatap semua orang. Kemudian beralih menatap long Chen dengan wajah penasaran.

Apa yang terjadi disini...?"

"Hormat tuan muda... Tuan muda bocah ini yang memulai duluan, ia telah berani membuat keonaran disini." petugas itu berkata,ia ingin memojokkan long chen, kemudian tampak tersenyum penuh arti. Ia membayangkan bocah itu tak akan selamat.

"Benarkah itu.?" Tatapnya menyelidiki ke arah long Chen.

"Tidak." jawab long Chen singkat.

"Bohong tuan muda . Bocah itu berani melawan kami. malah Ia berani menamparku. Lihatlah ini buktinya." Menunjukan pipinya yang bengkak.

"Bocah apa pembelaanmu.? Kenapa diam saja, ingat tak semua diam itu emas atau dapat menyelesaikan masalah, terkadang dengan kediamanmu bisa malah memperburuk keadaan."ucapnya bijak.

"Tuan muda. Aku datang kesini Ingin mengikuti sayembara. Tapi aku dihalangi oleh petugas itu." Tunjuk long Chen mengarah ke petugas yang menatapnya tak suka.

"Bohong tuan. Ia datang kesini ingin membuat keonaran." Kilahnya meyakinkan.

"Em.. apakah kamu bisa diam? Aku bertanya kepada pemuda ini. Jangan memotong pembicaraanku. Mengerti.!" tatapnya tajam mengarah ke petugas itu, seketika itu juga membuatnya terdiam.

"Apakah kau yang menamparnya?" Long chen tampak mengangguk.

"Kenapa kau menamparnya?"

"Aku hanya membela diri. Ia mau menamparku terlebih dulu, haruskah aku diam saja?" Ucap long Chen datar. sebenarnya tuan muda itu telah memperhatikan, semua kejadian dari kejauhan. Begitu juga dengan long Chen, ia menyadari jika ada seseorang yang tengah menatapnya dari awal, namun ia tak tau maksut orang itu apa, apakah ia kawan atau lawan. Karna orang itu sekarang ada di depannya, yaitu tuan muda.

"Petugas zang. Minta maaflah dengan bocah ini. Bukannya aku tak tahu, akan kejadian ini. Tampa kalian sadari, aku telah memperhatikan kalian dari awal hingga akhir dikejauhan. Bagai mana kau berusaha mengusir bocah itu. Aku bingung, Kenapa kau tak memberinya kesempatan. Ingat kepintaran dan keahlian orang tersebut tak tergantung usia, tak ada salahnya mencoba. Apa Kamu mengerti. Nah Sekarang minta maaflah !"

"Ba..baik tuan." Ucapnya malu. Jika perbuatannya ternyata telah di ketahui tuan muda.

"Nak maafkan paman. Paman telah bersalah padamu. Jadi maafkanlah paman." Ucapnya menyesali.

"Em.. Baiklah," ucap long chen dingin. tuan muda itu tampak tersenyum senang.

"Anak muda. Saya memberi kesempatan padamu untuk mengikuti sayembara . Kalian semua tolong ikutin aku. Tuan muda itu bergerak masuk ke dalam istana kekaisaran.

"Silahkan masuk." ucapnya melangkah berjalan menuju tempat kaisar berada.

Sesampainya disana. Satu persatu tabib yang memeriksa keadaan kaisar, tampak wajah mereka kecewa dan bingung. Kecewa karna tak bisa mengobati, bingung karna tak tau penyakitnya apa.

Melihat itu semua, tampak wajah tuan muda itu sedih. Tampak Putus harapan, setelah melihat hampir keseluruhan tabib, telah memeriksa keadaan kaisar. Namun tak satupun tau Penyakitnya. Ia menatap long chen ragu, sebenarnya tak yakin, apakah bocah itu mampu mengetahui penyakit yang diderita kaisar atau menyembuhkan kaisar. Tapi ia ingin memberikannya kesempatan untuk melakukan pemeriksaan.

"Silahkan saudara muda maju. Oh ya siapa namamu? Saya Ming Jun. Ucap tuan muda itu memperkenalkan diri"

"Saya long Chen. Tuan muda Jun Terimakasih telah memberikanku kesempatan."

"Silahkan saudara muda Chen tak usah sungkan." Ucapnya tersenyum ramah.

Long chen langsung datang mendekat, ia meraih tangan kaisar, memeriksa denyut nadinya. Sepertinya kaisar aman aman saja, pikirnya dalam hati, namun ia tak percaya , kemudian ia menyalurkan kekuatan jiwanya, ia memasuki tubuh kaisar , memeriksanya seluruh Organ dalamnya. Tak lupa ia menggunakan mata dewanya, ingin mengetahui apa yang sebenarnya yang terjadi pada kaisar, secara cepat dan akurat ia melihat samar pada tubuh kaisar, didaerah mendekati jantung. Tampak racun yang mulai mengarah ke sana, semua tertangkap oleh mata dewanya. Akhirnya ia mengetahui apa penyebab sebenarnya. Kemudian menyudahi pemeriksaannya.

"Saudara muda Chen. Apakah kau dapat mengetahui, apa yang terjadi?"

"Tuan muda Jun." Ia menatap lekat pemuda yang ada di depannya itu "Ayah tuan muda jun terkena racun." Ucapnya tampak mengagetkan semua orang yang ada di dalam ruangan itu. Mereka mendengar ucapan long Chen, tampak tak masuk akal. Mereka semua menatap bocah itu tak percaya.

"Itu tak masuk akal bocah, jangan mengada ngada. Aku sebagai sebagai seorang tabib senior tak dapat memprediksi nya. Apalagi kau yang masih bocah!" Ucapnya tak terima. Namun Leng Chen mengabaikannya saja.

"Benarkah itu saudara muda Chen?" Tanya Ming Jun ragu.

"Benar tuan. Penyakit kaisar sama percis, dengan seseorang yang pernah aku tangani, Gejalanya juga sama. Ia terkena racun sama seperti ayah tuan. Racun itu tak mudah terdeteksi. Karna tidak berwarna dan berbau.

" Tuan muda Chen. Kira kira apa solusinya untuk menyembuhan racun yang di derita ayah kaisar. oh iya, kalau boleh tau, apa nama racun itu?" Tanyanya penasaran.

"Kaisar, terkena racun Lembah hantu."

"Apa ucap mereka semua kaget. karna mereka tahu racun itu sangat mematikan, dan sulit di cari penawarnya. Selain herbal nya yang sulit di cari. Di tambah lagi yang bisa memurnikan obat itu harus alkemis tingkat tujuh. Sedangkan di kota Ming ini. Tak ada seseorang alkemis pun yang berada di tingkat itu. Mustahil... Pikir mereka dalam hati.

"Jadi bagai mana saudara muda Chen. Apa yang harus ku perbuat.? Tolong sembuhkan kaisar, Aku tak ingin ayahku mati." Tatapnya memohon dengan wajah sedih. Begitu pula semua yang ada disana. Merasa tak ada harapan, Karna mustahil untuk mendapatkan penawarnya.

"Aku punya penawarnya." Ucapan long Chen membuat mereka semuanya kaget tak percaya.

"Benarkah saudara muda chen," wajah Ming Jun tampak sedikit harapan.

"saudara muda Chen. Tolong selamatkan ayahku. Berapapun bea yang kamu minta, aku akan berikan nya." Ucapnya memohon. long Chen tampak tenang Ia tersenyum menatap Ming Jun.

"Tuan muda Jun, tolong tegakkan tubuh kaisar, buatlah dalam keadaan duduk."

1
Muh Nasrun
Thor, menoton sekali setiap terjadi pertarungan, bahasanya begitu saja terus, ga ada variasi, jadi memboasankan, belajarlah buat cerita pertarungan yg menarik, jgn begitu terus ceritanya jadi tdk bermutu.
Suyudana Arta
penulisan nya parah banget. jaman kekaisaran kok pesen sate🤦🤦🤦🤦🤦🤦
Suyudana Arta
apa itu i met?🤣
Suyudana Arta
ala we🤣🤣🤣
Suyudana Arta
waduh, baru chapter berapa kok sudah meninggal🤦
Suyudana Arta
ada patrick, pasti sebentar lg spongebob muncul🤣🤣🤣
Suyudana Arta
kok jadi otang betawi??🤣
Rosita Tumbelaka
Lumayan
Rosita Tumbelaka
Kecewa
Rino Wengi
kirain setelah mengingat dirinya yg dulu jadi pintar.. ternyata sama saja
Rino Wengi
bantai saja 2anak setan nyari gara gara terus
Rino Wengi
beban Lu San
Rino Wengi
berarti dunia kecilnya ada 2
Rino Wengi
kakek ditulis kakak giliran kakak ditulis kakek... sering banget ketukar
Rino Wengi
kenapa nggak dibunuh saja si zofan ini dari dulu tukang fitnah
Rino Wengi
yahhhh...mulai dari nol lagi.. macam pom bensin
Rino Wengi
anjing si zo fang ini... harusnya langsung bantai saja
Rino Wengi
yg dilawan dulu organisasi Kalajengking kok jadi Serigala gurun 😄😄😄 awokawok..
Rino Wengi
yahhhh.. ketahuan pedangnya..auto jadi buronan.. kenapa nggak pakai pedang biasa dulu kan diruang dimensi banyak senjata kelas atas yg nganggur
Rino Wengi
kalau anaknya Kaisar bukannya pangeran atau putra mahkota kok tuan muda?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!