NovelToon NovelToon
Istri Nakal Ustad Tampan

Istri Nakal Ustad Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Nikahkontrak / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:733.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Andropist

Terperangkap pernikahan dadakan membuat Ustad Syamir harus menerima Syahira sebagai istrinya. Padahal dia hendak menikahi Zulaikha, wanita sholeha yang diidamkannya. Semua itu pupus karena kesalahan satu malam. Niat hati Ustad Syamir menolong Syakira justru berbuntut pengerebekan warga dan nikah paksa. Tak hanya batal nikah dengan Zulaikha, Ustad Syamir harus menikah dengan Syahira, wanita gaul dari Jakarta yang jelas-jelas tidak dikenalnya.

Ustad Syamir harus menelan pil pahit karena gunjingan orang ditambah lagi dia harus membatalkan pernikahannya. Selain itu dia harus mengantarkan Syakira ke Jakarta tanpa memiliki bekal yang cukup.

Apakah Syamir dan Syahira akan tetap bersama atau memilih bercerai mengejar mimpi mereka masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andropist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

Syahira menitikan air mata, sampai hati si Mbok berkata seperti itu padanya. Syahira mulai goyah, ia tak yakin dengan pernikahaannya. Apakah ia bisa melanjutkan semua ini atau cukup berhenti di sini. Ia makin dibuat ragu dengan kenyataan bahwa keluarganya juga belum mengetahui soal pernikahan mereka. Syahira sudah dapat menebak reaksi dari keluarganya. Bagaimana mungkin mereka bisa melanjutkan pernikahannya jika tidak mendapat restu dari kedua belah pihak.

“Sya.” Tiba-tiba Syamir muncul dari arah belakangnya.

Syahira tidak menggubris panggilan dari Syamir. Ia masih tetap terdiam sambil menangis.

“Sya, maafkan Si Mbok ya. Si Mbok bersikap seperti itu karena belum kenal dekat dengan Sya. Insya Allah, Syam akan terus meyakinkan si Mbok. Perlahan, mungkin si Mbok akan bisa menerima Sya.”

“Kapan Syam? Kapan? Belum lagi keluargaku, aku takut jika keluargaku akan menolak pernikahan kita.” Syahira semakin berlinang air mata.

“Sya, jangan berfikir yang buruk dulu. Kita harus berhusnuzon, insyaAllah akan datang yang baik-baik.”

“But i can’t.” Syahira kini menyenderkan kepalanya di pundak Syamir.

“Sya, mungkin apa yang terlihat dirasa sulit, tapi mudah bagi Allah untuk membolak-balikan keadaan hanya dalam sekejap. Mudah bagi Allah untuk membolak balikan hati manusia, karena sesungguhnya tiap-tiap hati ada dalam genggaman Allah. Jadi kita hanya perlu meminta kepada Sang Pemilik hati. Sya masih ingat kan apa yang sudah kita lewati selama beberapa hari yang lalu? Jika dipikir-pikir lagi rasanyas sulit, tetapi nyatanya tidak. Kita selalu dapat pertolongan dari Allah atas setiap kesulitan yang kita alami. Syam harap, Sya juga berpikiran demikian untuk masalah yang kita hadapi saat ini. Sya harus selalu ingat bahwa Allah akan selalu ada dan menolong kita.” Syamir mengusap lembut kepala Syahira. Kini syahira berhenti menitikan air mata.

Syamir selalu berhasil membuat hati Syahira menjadi lebih tenang. Syahira selalu merasa aman dan tenang bila berada dekat dengan Syamir. Syahira tidak bisa membayangkan jika hidupnya tanpa Syamir. Syahira sudah merasa bahwa Syamir adalah belahan jiwanya yang selama ini ia cari. Mungkin Syamir adalah pria yang memang Syahira butuhkan untuk menjalani sisa hidupnya.

Usai bertemu dengan Syahira dan menenangkannya, Syamir lalu kembali ke kamar inap si Mbok. Di sana sudah ada Zulaikha,  wanita itu telah kembali dari pertemuannya dengan dokter Edward. Zulaikha kini terlihat tengah menyelesaikan pengemasan barang-barang.

“Assalamualaikum.” Syamir masuk ke ruangan.

“Wa’alaikumsalam.” Jawab si Mbok dan Zulaikha secara bersamaan.

“Wes beres koe nemui gadis itu?” ujar si Mbok dengan nada ketus.

“Wes Mbok. Mbok jangan teramat sangat membenci seseorang, nanti malah balik sayang. Lagi pula bukan hak kita untuk membenci seseorang, jika pun orang tersebut berbuat jahat bukan dirinya yang kita benci melainkan perbuatannya. Itu juga kan yang selalu Mbok bilang ke Syam.” Timpal Syamir.

“....” si Mbok hanya mendelik.

“Wes rampung Zul?” tanya Syamir.

“Wes.” Zulaikha kini menarik seleting tas pakaian si Mbok dan memberikannya pada Syamir.

“Yo wes, yuk pulang sekarang.” Syamir lalu menggendong tas pakaian si Mbok. Ia lalu membantu si Mbok untuk turun dari kasur. Zulaikha ikut membantu juga.

“Rausah Syam, si Mbok dibantu Zulaikha saja.” Mbok menolak bantuan dari Syamir.

Syamir hanya menuruti perkataan si Mbok, ia membiarkan si Mbok untuk dibantu berjalan oleh Zulaikha. Mereka lalu meninggalkan kamar inap.

Saat berjalan di lorong rumah sakit mereka kembali berpapasan denganSyahira. Syahira terlihat kaget, ia lalu berbelok arah dengan segera. Si Mbok terlihat ketus saat berpapasan dengan Syahira.

“Mana ada menantu yang pergi begitu saja tanpa mengucapkan apapun kepada mertuanya yang hendak pulang.” Ucap Si Mbok.

“Mbok, Mbok sendiri yang sudah menolaknya. Tadi Sya sudah mencoba untuk menemui Mbok, tapi malah Mbok usir. Mbok juga sudah berkata yang tidak-tidak pada Sya. Mungkin sekarang hatinya sudah terluka oleh sikap dan perkataan Mbok tadi.” Kata Syamir.

“Terus saja bela istri nakal mu itu Syam. Mbok yang jelas-jelas ibumu kau tentang.” Mbok kini terlihat marah pada Syamir.

“Astagfirullah.” Syamir hanya bisa mengelus dada.

Setelah keluar dari rumah sakit, Syamir membawa si Mbok dan Zulaikha ke tempat Mess. Berhubung tempat mess hanya memiki satu ruangan dan satu kamar mandi jadi Syamir memutuskan untuk tidur di mesjid malam ini sementara si Mbok dan Zulaikha yang tidur di dalam mess.

“Syam, Zulaikha jadi tidak enak.” Ucap Zulaikha.

“Nggak papa to Zul. Syam sudah terbiasa tidur di mesjid. Kadang Syam ketiduran di mesjid setelah tadarusan. Lagi pula Zulaikha kan perempuan, tidak boleh tidur di sembarang tempat. Sementara Syam kan lelaki, Syam juga sudah diamanahi oleh Pak Kiyai untuk menjaga Zulaikha selama di Jakarta.” Kata Syamir.

“Terima kasih ya Syam. Selama ini Zulaikha belajar banyak dari Syam, mungkin kita tidak berjodoh, Zul sudah mengikhlaskan hal itu. Tetapi Zulaikha berharap, kita masih bisa menjalin tali silaturahim dengan baik. Zulaikha juga sudah menganggap si Mbok sebagai Ibu Zulaikha sendiri.” Zulaikha tertunduk dengan perasaan haru saat mengatakan hal itu.

“Sama-sama Zul. Syam juga minta maaf atas segala salah Syam pada Zulaikha. Syam berharap, semoga Allah segera menghadirkan sosok lelaki yang jauh lebih baik dari Syam untuk menemani Zulaikha.” Kata Syamir.

“Aamiin.” Ucap Zulaikha.

Setelah itu, Syamir pergi ke mesjid untuk menjalankan tugasnya sebagai marbot. Membereskan dan membersihkan mesjid, mengumandangkan Adzan, dan lain-lain. Setelah semuanya selesai, Syamir lalu melakukan tadarus Al-Quran pada malam harinya. Kebetulan malam itu Syamir bertadarus dengan imam masjid.

“Kamu tidak pulang ke mess Syam?” tanya imam mesjid.

“Tidak Syekh, malam ini di Mess ada ibu saya dan Zulaikha, tetangga dari kampung. Jadi saya tidur di sini untuk malam ini. besok Zulaikha akan pulang, jadi setelah shalat subuh saya izin dulu ya Syekh untuk mengantarkan Zulaikha ke terminal.” Jawab Syamir.

“Oh, pantas saja. Boleh, tak usah merasa sungkan Syam. Beruntung sekali malam ini kamu tidur di mesjid, jadi saya ada temennya, hehe.” kaya imam masjid.

“Memang Syekh Nurdin tidak pulang ke rumah juga?” Tanya Syamir.

“Iya Syam, istri saya sedang marah sekali kepada saya karena tadi saya menghadiri pengajian tanpa memberitahunya. Kebetulan istri saya sedang berkunjung ke rumah keluarganya, jadi di rumah tidak ada siapa-siapa. Saya mengunci rumah dan membawa kuncinya, saya lupa untuk memberikan kunci itu kepada istri saya. Padahal rumah keluarga istri saya juga dekat, hehe. Jadi saat istri saya pulang rumah sudah terkunci. Istri saya menunggu hingga berjam-jam di luar. Saat saya pulang bukan main marahnya dia kepada saya, hehe.” Syekh Nurdin terlihat malu saat menceritakan hal itu kepada Syamir.

“Ah, begitu ya Syekh.” Syamir mencoba menahan tawa.

Malam itu Syamir bersama Syekh Nurdin tadarus hingga larut malam. Pada dini hari, seperti biasa Syamir melakukan shalat malam. Kini, ia melakukan shalat malam berjama’ah bersama Syekh Nurdin. Setelah shalat subuh berjama’ah, Syamir lalu kembali ke Mess untuk menjemput Zulaikha.

“Assalamu’alaikum. Mbok, Zul.” Syamir mengetuk pintu. Tak lama pintu pun terbuka. Nampak si Mbok dan Zulaikha muncul.

“Sudah siap Zul?” Tanya Syamir.

“Sudah Syam.” Zulaikha lalu menenteng tasnya.

“Hati-hati di Jalan ya Zul. Mbok titip salam buat Pak Kiyai karo Bu Kiyai. Mbok juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Zulaikha karena sudah merawat Mbok selama ini. semoga kebaikan Zulaikha dibalas oleh Allah.” Si Mbok lalu memeluk erat Zulaikha.

“Enjeh, sami-sami Mbok. Zulaikha pamit ya Mbok.

1
Lina Herlinawati
ini cerita kawin sa zulaika kawin sm si sakila....yg bnr yg mn.
Sulaiman Efendy
PASTI KERJAAN TEON & TAMARA
Sulaiman Efendy
BENAR2 WANITA IBLIS NI SI TAMARA, SEMOGA SI VIR & TANTE SYAHIRA BISA LINDUNGI SYAM & SYA
Sulaiman Efendy
BRRTI SURUHN TAMARA. KRN SURUHN SI VIR KDULUAN ORG2 TAMARA,, ENTAH IBU SPRTI SI TAMARA, BNR2 BRHATI IBLIS..
Sulaiman Efendy
ENTAH SURUHAN SI VIR ATAU TAMARA TU YG MUKULIN SI SYAMIR
Sulaiman Efendy
NAHHH, ZULAIKHA ADALAH JODOH EDWARD, DRI ZULAIKHA, EDWARD BNAR2 HIJRAH, DN SYAHIRA JODOH SYAMIR, KRN DARI SYAMIR SYAHIRA JUGA HIJRAH.. SMUA SDH TRTULIS, BHWA ZULAIKHA & SYAMIR SAMA2 MMBERIKN KBAIKAN KPD MANUSIA LAINNYA..(EDWARD & SYAHIRA), MAUPUN MANUSIA2 LAINNYA..
Sulaiman Efendy
EDWARD KELAK MLH JADI JODOHNYA ZULAIKHA...
Sulaiman Efendy
ALLAH MNJODOHKN LO DGN SYAHIRA AGAR LO BSA BWA SYAHIRA HIJRAH, MSKI DIAWALI DGN KSALAHFAHAMAN SI LURAH.. NMUN ITULH TAKDIR JODOH LO, JIKA LO BSA BIMBING SYAHIRA, ITU MNJADI PAHALA BUAT LO..
Sulaiman Efendy
SYAMIR & ZULAIKHA GK JODOH, TPI ALLAH MMBRIKAN ZULAIKHA YG JUGA MANTAF, SEORANG DOKTER..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
aliya
bagus..suka...
Ramadhani Kania
nie kq gk da kelanjutnnya y...🤔
sartini 1977
lanjut thor
Beatrix
kalau dalam islam yang sebenarnya, pernikahan shahira enggak sah. Kan, bapaknya bukan Sadavir, kenapa pake binti Sadavir, harusnya kembarannya kan.
Hr sasuwe
menarik ceritanya
Sita Redjeki
langsung kesini aq
Saudah Hafifah
ceritanya bagus cm penulisannya saja yg blm tertata baik seperti berlari
reader novel
Dan selesai🤍
Benazier Jasmine
alhamdulillah akhir nya bahagia smua
Benazier Jasmine
q kok yakin klo alma yg bersekongkol dg tamara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!