NovelToon NovelToon
Choose The Antagonist

Choose The Antagonist

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / One Night Stand / Mafia / Romansa / Masuk ke dalam novel
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agnes Fetrika

-Dark Romance
-Bukan untuk anak-anak.
-Adegan kekerasan dan darah.


Sherly gadis berusia 21 tahun, yang mengalami kematian setelah tertabrak mobil. Kini jiwanya justru memasuki sebuah novel, dan masuk ke dalam raga dari sang tokoh utama yang memiliki nama depan sama sepertinya.

Sherly Agda Yeremia, tokoh utama perempuan bodoh dan lemah yang tidak pernah dianggap, bahkan diselingkuhi beberapa kali oleh Vincent suaminya.

Tapi dengan jiwa baru, semua cerita berubah. Sherly yang baru tidak peduli dan mengabaikan Vincent. Bahkan Sherly memilih untuk melindungi, Jeremy Christ Chadwick, tokoh antagonis favoritnya yang akan mati pada akhir cerita.

Di balik wajah tampan penuh pesona, Sherly tidak pernah menduga jika Jeremy memiliki sisi gelap dan obsesi tersembunyi pada tokoh utama.

“Setelah ini, kau tidak akan bisa lari dariku, Sherly sayang~ Kau adalah milikku, tidak peduli jika kau sudah memiliki suami.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 : keromantisan Jeremy

Ada sedikit adegan dewasa, Jeremy-Sherly

Sherly melihat bayangan wajah dan tubuhnya di depan cermin, pagi ini dia terbangun lebih dulu sebelum Jeremy. Dan berniat membersihkan tubuhnya lebih dulu, tapi entah kenapa dia malah asyik memandangi bayangannya sendiri di cermin, sembari berbicara dengan dirinya sendiri.

“Wajah cantik, tubuh seksi, benar-benar luar biasa.” Ujar Sherly menatap refleksi tubuh yang kini sudah menjadi miliknya.

Sherly menundukkan wajahnya, melihat dada besar yang dia miliki, tampak indah. Sherly menggelengkan kepalanya sendiri, menyadarkan dirinya dari pikiran nakalnya. Sebelum masuk ke dunia novel, tubuh Sherly tidak seindah ini, wajahnya tidak secantik, dan bahkan tubuhnya justru kurus seperti boneka barbie.

Tapi disini, tubuhnya lebih berisi dan seksi, terutama di bagian dadanya dan b*k*ngnya. Sherly menghela nafasnya, pantas saja beberapa lelaki disini tertarik pada Sherly, termasuk Damiel yang juga tertarik dan terobsesi padanya.

“Indah, bukan ?? Itulah kenapa aku sangat menyukai bagian d*damu.”

Sherly terkejut dengan suara itu, dan menoleh melihat Jeremy berdiri, menatap lurus ke arahnya, dengan senyuman nakalnya. Sherly langsung menutupi d*danya dengan tangannya sendiri, seakan mencoba menutupi tubuhnya dari Jeremy.

“Se.. Sejak kapan kau berdiri di sana ?!” Ujar Sherly dengan nada terkejut, dan malu. Jeremy tidak menjawab apapun, justru malah berjalan mendekati Sherly, dan membuat wanita itu secara perlahan berjalan mundur, hingga tubuhnya terjebak di antara dinding dan tubuh Jeremy yang menghadang di depannya.

“Apa kau mencoba menggodaku di pagi hari, tanpa berpakaian, hmm~ ??” Ujar Jeremy dengan nakal, dan tersenyum jahil, membuat Sherly semakin gugup.

“A.. Aku ingin membersihkan tubuhku.. Ke keluarlah..”

Mata Jeremy memandang ke wajah Sherly, yang tidak berani menatap matanya, karena malu. Pipi Sherly juga memerah, saat mencoba mengusirnya dengan nada gugup, dan itu semua malah membuat wajah Sherly semakin imut dan menggemaskan di mata Jeremy.

Jeremy menundukkan kepalanya, dan mendekatkan wajahnya pada samping kepala Sherly, dan berbisik dengan suara berat dan serak, yang membuat tubuh Sherly merinding seketika.

“You’re so pretty, darling~ Let’s take a bath together~” (Kau sangat cantik, sayang~ ayo kita mandi bersama~)

Sherly menutup matanya, menahan dirinya sendiri dari bisikan menggoda dari Jeremy, seakan mempersiapkan diri untuk menolak ajakan nakal itu.

“Ti.. Tidak-”

Cup.

Jeremy secara mendadak menc*um b*bir Sherly dengan lembut, melumat bibir mungil di depannya, membuat si pemilik bibir itu terkejut bukan main dengan gerakan Jeremy, tapi lelaki itu tidak melepaskannya begitu saja. Tangan Jeremy menggenggam pinggang Sherly, seakan menahan wanitanya agar c*uman tidak terlepas di antara mereka.

L*dah Jeremy ikut andil, dalam c*um*n panas mereka. Menj*lat bibir Sherly, kemudian masuk ke dalam mulut wanita itu. Sensasi panas itu, tanpa di sadari membuat tangan Sherly bergerak menggenggam bahu Jeremy di depannya. Membuat ide nakal muncul dari Jeremy untuk menyerang wanitanya di pagi ini.

Tangan Jeremy yang tadinya menggenggam pinggang Sherly, kini bergerak ke arah dua d*da besar yang terpampang jelas di depannya, tangannya memainkan titik sensitif Sherly, sehingga wanita itu tersentak, melepaskan c*uman, kepalanya mendongak ke atas saat sensasi geli itu menjalar di tubuhnya.

Jeremy tidak tinggal diam, wajahnya langsung bergerak ke arah bagian leher Sherly, menghirup aroma dari leher putih itu, dan menj*latnya. Sherly melenguh, mengeluarkan suara kecil yang membuat suasana semakin memanas.

Tangan nakal Jeremy masih bermain-main di d*da besar itu, m*rem*s pelan, dan bermain di bagian ujung d*danya, membuat kaki Sherly terasa lemas, hampir saja dia terjatuh, karena merasa pusing di kepalanya, tubuhnya yang semakin tidak kuat menahan sentuhan Jeremy yang terus menggodanya.

“Hmph~ Re.. Remy~ ah..”

Mulut dan lidah Jeremy turun dari leher ke bagian bawahnya, satu tangan Jeremy melepaskan d*da besar itu, dan menahan tubuh Sherly agar tidak terjatuh, lalu bagian hidungnya berganti bermain di area d*da besar itu. Tangan Sherly bergerak ke atas, tepatnya ke atas kepala Jeremy, dan menarik rambut lelaki di depannya, seakan menyuruh lelaki itu menghentikan aksi nakalnya.

Sherly menundukkan kepalanya, melihat Jeremy yang asyik bermain di area d*da besarnya. Dengan menahan rasa geli dan pusing yang menghantam kepalanya, Sherly mencoba mengeluarkan suara miliknya.

“Re.. Remy~ Su.. Sudah.. Akh.. Ja.. Jangan..”

Jeremy mengangkat kepalanya, dan melihat wajah Sherly yang memerah dan matanya berkaca-kaca, Jeremy tersenyum miring seakan puas melihat pemandangan di depannya. Tangan kiri Jeremy melepaskan d*da besar itu, dan menahan sisi kanan pinggang Sherly.

“Mau berendam bersama, sayang ?? Aku sudah menyiapkan bak mandi dan air hangat untuk kita berdua.” Ujar Jeremy tanpa rasa bersalah, telah membuat wanitanya itu kewalahan menghadapi sisi m*sum dan nakalnya. Sherly tidak banyak bicara dan hanya bisa menganggukkan kepalanya pelan.

Sherly sudah pasrah, saat Jeremy mulai menggendongnya dan berlalu dari sana. Yang Sherly tahu, dirinya harus siap menghadapi Jeremy baru, yang terobsesi dan sangat menyukai dirinya dan tubuhnya.

...

Disisi lain, ada sosok lelaki yang sedikit bingung dengan semua yang terjadi. Meskipun dirinya kesal dengan Sherly, tapi ada satu hal yang membuatnya merasa penasaran dengan mantan istrinya itu.

“Vincent.. Ada apa ??”

Vincent menoleh, melihat ibunya yang datang membawa segelas teh. Cath sebenarnya terbiasa melakukan apapun tanpa pelayan, jadi wanita tua itu tidak banyak protes atau mempermasalahkan mengenai semua pelayan yang tiba-tiba saja resign mendadak.

Bahkan di pagi hari, Cath terbiasa membuatkan teh untuk dirinya dan juga Mark, suaminya. Terkadang dia membuat untuk putranya, Vincent.

“Mom.. Aku merasa bingung dengan semua ini.. Sejak awal, aku memeriksakan kondisi kesehatan Sherly.. Dokter menyatakan dirinya tidak bisa memiliki anak, karena ada masalah pada rahimnya. Tapi kemarin.. ?? Pengadilan tidak mungkin mau menerima surat kesehatan palsu, jadi mustahil jika Sherly memalsukan laporan kesehatannya.” Ujar Vincent dengan nada bingung dan gelisah, Cath sendiri hanya bisa terdiam, mendengar nama Sherly membuat dirinya merasa gejolak aneh di dalam hatinya.

Penyesalan ?? Atau malu ?? Atau kecewa ?? Entahlah, semua begitu semu. Sherly, kemarin di persidangan sama sekali tidak terlihat sedih, atau bahkan menangis, seperti yang sudah-sudah. Dulu saat mengetahui Vincent berselingkuh, Sherly menangis hebat, dan bahkan tidak bisa tertidur. Tapi kini ??

“Sudahlah, lebih baik kau fokus pada Aluna saja.. Bukankah dia sedang mengandung anakmu.” Ujar Cath, mencoba mengalihkan pikiran Vincent dari Sherly, agar putranya bisa lebih fokus pada Aluna yang sedang hamil.

“Ya, aku rencananya akan menikahinya seminggu lagi, aku khawatir jika orang-orang mengetahui kehamilan Aluna, sebelum aku menikahinya.” Ujar Vincent, memikirkan akan menikahi Aluna secepatnya, sebelum anak itu lahir.

Cath menganggukkan kepalanya, “Baguslah, lebih cepat lebih baik.”

Tanpa mereka sadari, disisi lain Aluna sendiri justru berada di dalam kamar, bertelepon dengan seseorang sambil sesekali tertawa kecil mendengarkan suara dari seberang sana.

“Sayang, sudahlah.. Tidak perlu terlalu cemburu seperti itu..”

“Bagaimana aku tidak cemburu ?! Ini sudah tiga hari, kau tidak menghubungiku !! Aku pikir kau sudah melupakanku karena Vincent.”

“Tentu saja tidak, bagaimana bisa aku melupakanmu~ baiklah nanti malam, kita bertemu. Bagaimana ??”

“Benarkah ??”

“Ya, nanti malam hubungi aku di hotel, seperti biasa. Aku juga sangat merindukan sentuhanmu~”

“Baiklah, sayang~ sampai nanti malam.”

Aluna menutup telepon itu, sembari tersenyum-senyum sendiri, dirinya tidak sabar ingin bertemu kekasih rahasia yang dia miliki. Jika di tanya, apakah Aluna menyukai Vincent ?? Tentu saja tidak, Aluna hanya menginginkan harta dari Vincent saja, sementara cintanya tentu hanya untuk sang kekasih rahasia.

🌟🌟🌟🌟

1
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
Thor pengen melihat wajah mc nya!!!! cantik and hensem 🔥🔥
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: wahhh!!!! terbaikk 🍬
total 2 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
Vincent!!!! manisan sedang menunggu muuu
Agnes Fetrika: Ntar kejutannya lebih manis lagi 🤣
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
sedikit manis 🍬🍬🍬🍬🍬🍬
Agnes Fetrika: /Smile//Smile/ Di tunggu update selanjutnya ya kak /Smile/
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
takde noda merah? Thor tolong bagi aku hint!!!!
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: terbaik Thor!!!!
total 6 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
next... high leval🔥
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
total 2 replies
Irmha febyollah
yg rajin update ya kk🥰🥰🥰, suka sama ceritanya
..
Agnes Fetrika: Makasih buat komentarnya kak 😊😊
total 1 replies
Irmha febyollah
kak update nya satu hari berpa bab?
Agnes Fetrika: Maaf ya, untuk saat ini Author baru bisa satu hari satu bab 🙏🙏 Tapi Author usahain setiap hari update kok 😉😉
total 1 replies
Etty Rohaeti
semangat Thor
Agnes Fetrika: Makasih buat komentarnya 😊😊😊
total 1 replies
**Maulina**
lanjut 💪
Agnes Fetrika: Makasih buat komentarnya kak 😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!