Mikhayla Lyandra Alexandra & Mikhael John Smith
Playboy akut dipertemukan dengan Playgirl bar-bar lewat perjodohan kuno yang direncakan oleh kedua orangtuanya.
Bagaimana jadinya seorang Mikhael, si Playboy narsis memiliki hubungan sehidup semati dengan Mikhayla, si Playgirl penyuka tebar pesona?
Hidup bersama membuat keduanya terbiasa sampai hadirnya sebuah konflik yang mengharuskan mereka berpisah.
Mampukah Mikhael hidup tanpa si centil Mikhayla?
Dan mampu jugakah Mikhayla hidup tanpa adanya si Playboy kesayangan?
Jawabannya hanya ada saat kau selesai membaca😀🤣
_-_
Dalam Tahapan Revisi!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Pertama
Setelah selesai akad,Mikhayla merengek meminta diadakannya sesi foto-foto bersama dan foto pengantin mengganti foto priwed yang tidak di laksanakan.
Alex yang sebelumnya tidak menyiapkan fotografer dengan segera menghubunginya atas permintaan mikhayla yang tak mau tahu itu.
Tentu saja dengan cara merengek dan membujuk setengah mengancan kedua orangtuanya akan membuat keinginannya tercapai.Dan benar saja,permintaannyapun di kabulkan atas bakat aktingnya yang fantastic.
Setelah fotografer datang,Mikhayla beserta keluarga besarnyapun berfoto bersama.Setelahnya,disambung dengan para Sahabat-sahabatnya darinya dan juga Mikhael.
Kebanyakan foto itu adalah foto Mikhael dan Mikhayla yang tampak sangat romantis.Bahkan ada salah satu diantaranya,dimana mereka saling berhadapan dengan tangan mikhayla yang dikalungkan di leher mikhael dan tangan mikhael yang melingkar di pinggang langsing Mikhayla sambil tersenyum dan menempelkan jidatnya satu sama lain.
Meskipun pernikahan ini termasuk paksaan,tapi dengan Mikhayla yang notebe nya bar-bar,tentu saja moment ini harus menghasilkan potretan yang Wah untuk dirinya.Apalagi dengan tampilannya yang saat ini,sudah pasti akan disayangkan bila dilewatkan.
Dengan pintar Mikhayla berakting Romantis dalam setiap posenya supaya hasil potretannya bagus dan bisa ia umbar di akun sosial medianya nanti.
Berbeda dengan mikhayla yang baik-baik saja dan santai dalam berpose,Mikhael justru malah uring-uringan sendiri dan menahan hasratnya untuk tidak menerkam mikhayla saat ini juga.Apalagi dengan statusnya yang kini sudah 'SAH' menjadi Istrinya.
Saat jam menunjukkan pukul 12:00,Mereka menghentikan pemotretannya dan berganti dengan acara makan bersama yang ditempatkan dikediaman Mikhayla.
Setelahnya,kedua sahabat Mikhael dan Mikhayla pamit undur diri dan di Iyakan oleh semuanya.Elly dan kedua orangtuanyapun ikut pamit untuk mempersiapkan penyambutan Mikhayla nanti.
Saat hari sudah menjelang malam,Mikhaelpun pamit untuk membawa Mikhayla pulang.Alexpun mengiyakan dan menyuruh Mikhael agar membawa mikhayla ke apartemennya dahulu karna memang jarak rumah Mikhael sangat jauh dari rumah Mikhayla.
Mikhaelpun mengiyakannya dan menelpon sang ibu untuk memberitahu.Tentu saja Viona dan Fahmi mengizinkannya,ya...mungkin mereka memakluminya.Pengantin Baru Gaiss,,Hehe..
Awalnya Mikhayla merengek tidak mau ikut apalagi tinggal satu atap dengan Mikhael.Tapi dengan sang Dady yang memerintahkannya secara tegas,akhirnya iapun mengangguk lesu dan pergi bersama Mikhael menggunakam mobilnya setelah berpamitan kepada kedua orangtuanya.
**
Apartemen PoV..
"Huh capenya....!"Ucap Mikhayla sambil menghempas kasar tubuhnya pada ranjang.
Mikhael yang sudah merasa tidak enak dengan seluruh badannya,memilih untuk mandi terlebih dahulu meninggalkan Mikhayla yang sedang berbaring di atas ranjangnya.
Mikhayla hanya melirik sesaat saja pada Mikhael yang sudah masuk kedalam kamar mandi.Kemudian dia bangun untuk meraih ponselnya dan memainkannya dengan posisi tengkurap.
"Hem...Kak Reza lagi apa ya?"Gumamnya sambil mengotak-atik ponsel kesayangannya yang beberapa hari ini dirawat sang Momy."Ah telpon aja deh..Kangen gue."Lanjutnya dan menghubungi sang kekasih.
Telpon On...📞
"Key.Kok kamu baru nelpon aku si?Kemana aja kamu?"Oceh Reza disebrang sana.
"Ih kakak.Aku itu kangen tau,masa pacar baru nelpon aja udah di sambut banyak pertanyaan kaya gitu si?harusnya kak Reza itu tanya aku.'Honey,apa kabar?kamu baik kan?udah makan belum?'."Oceh Mikhayla mengutarakan langsung keinginannya.
"Gitu kak.Bukan malah tanya-tanya aja yang diduluin.Emangnya aku lagi ngadain Meet and Great."Ketusnya
"Haha...Sorry Honey.Okelah,kamu apa kabar?baik kan?Udah makan belum?Jaga kesehatan yah!...Aku Sayang Kamu."
"Tau ah.Sebel aku!"Jawab Mikhayla kembali Ketus yang membuat Reza gemas disebrang sana.
"Eh,jangan gitu dong sama pacar kamu yang ganteng ini.Emangnya kamu mau kalo aku sampai berpaling karna kamu yang kurang perhatian dan kurang kasih sayang sama aku?"Goda Reza
"Yaudah sana!Orang aku juga punya yang baru."Celetuk Mikhayla.
"Kamu apaan si?yang baru siapa?kamu udah berapa lama sama dia?berani ya kamu duain aku.!!"Geram Reza dari sana.
"Haha....!"Tawa Mikhayla pecah.
"Kamu apaan si kak?aku itu cuma becanda doang sayang....Orang akunya aja sayangnya sama kamu,mana ada selingkuh-selingkuhan sama yang lain.!"Lanjutnya.
"Iya iya...I Trust!"
"Good boy!"Ucap Mikhayla sambil kembali tertawa dengan sikap Reza yang takut kehilangannya barusan.
Saat sedang asik berbincang dan tertawa bersama Reza dalam telpon,ia tak sengaja menangkap sosok Mikhael yang tengah berada di ambang pintu kamar mandi dengan mata yang tengah menatapnya datar.
"Ah,sudah dulu ya kak.Aku cape,mau istirahat.Good Night!"Ucap Mikhayla dam langsung mematikan sambungannya secara sepihak.
"Udah?"Basa-basinya pada Mikhael.
"Duh,denger gak yah dia tadi?Marah gak yah dia sama gue?Eh,kok gue jadi takut dia salah faham gini si.Kan emang dia udah tau kalo gue punya pacar.Ck,serasa Istri beneran aja gue!"Batin Mikhayla.
Mikhael yang memakai handuk saja dibagian bawahnya hanya menatap Mikhayla sekilas dan berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaiannya.
Mikhayla mendengus malas dengan mikhael yang tak menjawab pertanyaannya.Akhirnya diapun memilih untuk mandi karna badannya yang sudah sangat lengket sedaritadi.
"Kacang gurih kacang gurih...!"Teriaknya gak jelas sambil berjalan menuju kamar mandi.
Brughk...
Mikhayla menutup kasar pintu kamar mandinya dan menguncinya dengan segera.
Mikhaelpun lantas terperanjak kaget sambil mengelus-elus dadanya.
"Gila,harusnyakan gue yang marah.Beraninya dia nelpon pacar setingannya itu dimalam pertama kami."Gumam Mikhael sambil mengepalkan kedua tangannya marah saat mengingat seberapa lembut dan so sweetnya Mikhayla berbicara pada si Reza itu tadi.
"Malam pertama?"Ulangnya.Seketika seringai muncul di bibirnya."Liat aja key,akan gue buktiin kalo lo sekarang udah jadi milik gue.Hanya gue" Gumamnya dengan sorot mata yang sulit di artikan.
**
"Hey nanana...Aghk...!!"Pekik Mikhayla.
Mikhyla yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan bersenandung ria sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecilpun lantas terperanjak kaget saat sebuah tangan kekar menariknya hingga ia terpental keatas ranjang.
"Tan!Lo apa-apaan si."Ucap Mikhayla kala melihat Mikhael-lah yang menarik tangannya hingga ia berbaring disamping suaminya itu.
Saat Mikhayla hendak bangun,dengan gesit Mikhael bangun dan memposisikan dirinya diatas Mikhayla.
"Tan!"Pekik Mikhayla sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya yang hanya terbalut handuk putih tebal saja.
Mikhael menyeringai dan menyimpan kedua tangannya di sisi kanan dan kiri kepala mikhayla sebagai tumpuan.
Diapun perlahan mendekatkan wajahnya pada Wajah panik Mikhayla yang berada di bawahnya,bawah kendalinya tepatnya.
"T-tan,L-lo ma-mau apa hah?Gu-gue hanya pake handuk aja loh!"Ucap Mikhayla panik.
Mikhael kembali menjauhkan wajahnya dan menatap Mikhayla. "Gapapa.Meskipun lo pake baju,kan ntar juga gue buka."Ucap Mikhael santai sambil menyeringai.
Mikhayla membulatkan matanya sempurna."Jangan macem-macem ya lo!"Ucapnya dengan menatap Mikhael tajam.
Mikhael tersenyum simpul."Gaakan.Gue cuma satu macem kok."Balasnya kembali menyeringai.
"T-tan.L-lo inget kan u-ucapan dady?L-lo gak boleh n-nyentuh gue sa-saat ini."Ingat Mikhayla gagap dengan tingkat kewaspadaan yang full.
"Inget kok.Tapi kalo lo-nya yang masih berhubungan sama pria lain gimana?masa iya gue harus keduluan sama tu pria!"Ucap Mikhael."Lagian gue yakin.Kalo dady juga bakalan maklumin semua ini,apalagi dengan alasan gue yang sangat masuk akal ini."Lanjutnya menyeringai.
Gluk..
Mikhayla menelan salivanya susah payah.Dia terus menatap mikhael dengan perasaan takut dan was-was yang menjadi satu.
"Jadi sekarang,mau gue yang buka apa-
"Stop!"Potong Mikhayla kala melihat mikhael yang menatap nakal dadanya yang masih terbalut handuk dengan diampit kedua tangannya.
"Lo gak lupakan,sama perjanjian kita?"Ucap Mikhayla yang terus berusaha mencari cela agar bisa terlepas dari Mikhael yang sudah seperti predator kelaparan itu.
"Gue gak peduli!"Balas Mikhael yang sudah hendak menyerang leher putih Mikhayla.
"No No!"Pekik Mikhayla yang membuat mikhael kembali menatapnya dan tak jadi melakukan aksinya yang belum ia lakukan.
Mikhayla memejamkan matanya sejenak,kemudian kembali menatap Mikhael."Oke.Lo gak suka liat gue telponan sama kak Reza kan?Oke,gue gak bakalan hubungi dia lagi jika gue lagi sama lo."Ucap Mikhayla."Tapi Please,Don't do it now!I'm not Ready yet."Lanjutnya memohon sambil menggeleng pelan.
Mikhael hanya menatapnya tanpa berkedip dan kembali mendekatkan wajahnya pada Mikhayla.
Mikhayla yang melihat wajah Mikhael sudah semakin dekat dengannyapun lantas menutup matanya rapat.
Cup..
Mikhael mengecup pipi kiri Mikhayla sekilas.Kemudian dia mengarahkan bibirnya pada telinga Mikhayla sambil berbisik.
"Lo selamat kali ini, tapi entah dengan lain kali."Bisiknya dengan suara berat dan beranjak turun dari ranjang menuju kamar mandi.
Mikhayla yang mendengar suara pintu kamar mandi yang tertutup-pun lantas membuka matanya dan melihat mikhael yang sudah tak berada di atasnya lagi.
Diapun bangun dan terduduk di atas ranjang.
"Huh...Selamat!"Gumam Mikhayla sambil mengusap-usap dadanya."Lagian kenapa si tu orang?bisa-bisa ancur lagi masa depan gue!"Lajutnya.
Mikhaylapun memilih turun dari ranjang dan berjalan menuju kopernya untuk mengambil pakaian tidurnya karna dengan kondisinya yang kini sedang tak berpakaian dan hanya menggunakan handuk saja.
Diapun berpakaian disana karna mikhael yang masih baru masuk ke dalam kamar mandi sehingga membuat Mikhayla memakai baju dengan leluasa.
Saat selesai berpakaian,Mikhaylapun bergegas menaiki ranjang dan berbaring disana dengan posisi miring sambil meraih selimut tebal yang ditariknya hingga ke leleher.Tak butuh waktu lama,akhirnya iapun terlelap.
_-_
🔁Jangan Lupa Like,Komen,Vote sebanyak-banyaknya dan Favorite bagi yang belum!Dukungan Kalian adalah semangat bagi Author
Bagi yang meminta Visual tokoh ya!Bila tidak sesuai dengan yang kalian inginkan,kalian bisa ganti sendiri visualnya sesuka hati di pikiran kalian:)
Mikhayla Lyandra Alexandra
Mikhael Jonh Smith