Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Pagi harinya Kenan bangun lebih dulu.Tiara semalam tidak bisa tidur, makanya bangunnya kesiangan.Kenan mendekati Tiara yang masih tidur di sofa.Ia memandangi wajah Tiara.Dia memandanginya dengan jarak yang sangat dekat.
"Dia sangat menggemaskan.Aku jadi ingin menciumnya.Nggakpapa kali ya aku cium.Dia kan istriku,"gumam Kenan.
Kenan lalu mendekatkan bibirnya dengan bibir Tiara.Tiara tiba-tiba terbangun dan kaget kenan mau menciumnya.Ia lalu tanpa sengaja menampar Kenan.
"Kamu berani nampar aku,"ucap Kenan sambil memegang pipinya.Tiara lalu duduk.
"Maaf mas.Nggak sengaja.Lagian Mas buat aku kaget,"ucap Tiara.Kenan lalu pergi mandi dikamar mandi dalam kamarnya dan Tiara pergi mandi dikamar mandi luar.
Hari ini Tiara tidak masak.Bi Sumi sudah masak.Setelah mandi Tiara membangunkan Cempaka dan memandikannya.Sesudahnya Tiara, Cempaka dan Kenan sarapan dibawah.Saat kemeja makan terlihat Mama Dahlia sedang sarapan.
"Kalian kenapa kesiangan?udah jam berapa ini?,"tanya Mama Dahlia.Kenan,Tiara dan Cempaka lalu sarapan.
"Jangan-jangan kalian kesiangan habis melakukan itu ya! sudah berapa ronde?,"ucap Mama Dahlia sambil tersenyum.Tiara dan Kenan tersedak makanan mendengarnya.Mereka lalu minum.
"Nggak kok Ma.Kita semalam nggak ngapa-ngapain,"jawab Kenan lalu melirik Tiara.Tiara mengiyakannya.
"Mama bercanda kok.Udah cepat sarapannya!, "ucap Mama Dahlia.Mereka lalu menyelesaikan sarapannya. Selesai sarapan Kenan berangkat kekantor sendiri.Tiara dan Cempaka naik taxi.
Tiara mengantar Cempaka dulu kemudian dia kesekolah.Sampai disekolah bel berbunyi tanda waktunya masuk kelas.Tiara langsung masuk kelas.Ia mengikuti Try Out.Tiara dengan mudah mengerjakan soal-soal Try Out karena semalam belajar.
Selesai try Out tidak ada pelajaran. Tiara menyempatkan belajar bersama Nisa dan Andin diperpustakaan sekolah karena Cempaka belum pulang sekolah.
"Ra.Kamu setelah lulus kuliah nggak?,"tanya Andin.
"Nggak tahu, Din.Aku harus ijin dulu sama suami aku, kalau dibolehin mungkin kuliah,"jawab Tiara.
"Sayang banget kamu kalau nggak kuliah.Kamu itu pinter selalu juaru satu dikelas, tapi kami kalau nggak kuliah sebenarnya nggak masalah sih.Kamu kan sudah punya suami kaya,"ucap Andin.
"Apaan sih?Meskipun aku menikah denhan pria kaya, tapi aku nggak mau kalau bergantung sama dia terus.Aku juga ingin mencari uang sendiri untuk mengurangi bebannya, "ucap Tiara.
"Wihh... Istri Idaman.Pantas Farel ngejar-ngejar lo, "ucap Andin.
"Kalian mau ngerumpi apa mau belajar? Lagian ini perpustakaan jangan berisik!,"ucap Nisa lalu lanjut belajar.
***
Dikantor Kenan,Jhony sudah sembuh. Ia sudah kembali bekerja.Kenan senang pekerjaannya tidak numpuk lagi.
"Jo.Nggak ada lo numpuk pekerjaan gue.Lagian kenapa lo pakek sakit segala sih?,"ucap Kenan sambil menyenderkan diri dikursi.
"Ken.Gue manusia.Namanya manusia bisa sakit lah.Nggak ada manusia yang sehat terus,"balas Jhony.Tiba-tiba Sarah masuk keruangan Kenan tanpa mengetuk pintu.
"Simonster ngapain kesini?,"batin Jhony lalu keluar dari ruangan Kenan.
"Kamu mau apa kesini?,"tanya Kenan.
"Sayang... Aku kesini mau ketemu pacar aku yang ganteng dan baik hati,"ucap Sarah dengan manja lalu mengalungkan tangannya keleher Kenan dan memeluknya.Kenan melepas tangan Sarah.Ia merasa tidak nyaman dipeluk Sarah.
"Sarah.Kerjaan aku banyak. Aku harus menyelesaikannya karena aku ditunggu klien, kalau mau ketemuan nanti aku hubungi.Sekarang kamu pulang!,"ucap Kenan. Kenan berusaha menghindari Sarah.Ia masih tidak percaya dengan pengakuan Sarah waktu itu.
"Oke.Aku tunggu telfon kamu, tapi kamu udah nggak marah kan sama aku?,"tanya Sarah.Sarah curiga Kenan masih marah padanya.
"Nggak kok. Udah...Kamu pulang sekarang!,"ucap Kenan sambil terpaksa tersenyum.Sarah lalu keluar dari ruangan Kenan.Ia kesal dengan Kenan.
Jhony yang melihat Sarah keluar dari ruangan Kenan dengan wajah Kesal hatinya senang.Ia merasa Kenan mulai tidak suka dengan Sarah.
"Rasain....Emang enak diusir, "batin Jhony.
"Aku harus mencari cara untuk putus dengan Sarah.Aku yakin Sarah pasti tidak dengan mudah mau putus denganku,"gumam Kenan lalu lanjut kerja.
Sementara itu Tiara disekolah melihat jam didinding sudah menunjukkan puku 12:00.Tiara lalu bergegas mejemput Tiara disekolahnya.Kemudian ia pulang kerumah.
***
Sesudah makan siang Mama Dahlia menyuruh Tiara mengantarkan makanan untuk Kenan.Tiara nurut, ia kemudian memasukkan makanan ke rantang.
"Ma.Kantor Mas Kenan dimana? Tiara belum pernah kesana,"ucap Tiara.Mama Dahlia mengambil secarik kertas dan bolpoin lalu menuliskan alamatnya.
"Ini alamatnya, sayang,"ucap Mama Dahlia sambil memberikan secaril kertas tersebut pada Tiara.Tiara menerimanya dan menyimpannya di saku celananya.
"Ya udah.Tiara ke kantor Mas Kenan dulu ya,"pit Tiara sambil mencium punggung tangan Mama Dahlia.
"Iya. Hati-hati dijalan!,"ucap Mama Dahlia.Tiara menganggukkan kepalanya lalu berangkay kekantor Kenan.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG