NovelToon NovelToon
The Horn Land

The Horn Land

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan
Popularitas:326
Nilai: 5
Nama Author: Sutrisno Ungko

fiksi sejarah Kisah Para Pemimpin sebuah Pulau bernama The Horn Land. cerita dalam rentang waktu 110 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sutrisno Ungko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Battle of Kaitaia

Pertempuran dengan Ser Baleth dan prajuritnya bersama dengan pasukan kemerdekaan The Horn Land yang dipimpin Jhuma. Berakhir dengan kemenangan pasukan kemerdekaan. Meskipun secara keseluruhan jumlah pasukan Baleth di Kaitaia berjumlah lebih dari 2.000 orang. Namun saat pasukan kemerdekaan yang hanya berjumlah 600 orang itu menyerang, mereka belum terkumpul secara penuh.

Saat pertempuran terjadi, hanya 500 pasukan Baleth yang ada. Yang lain justru tertahan dibeberapa Wilayah dan Desa karena serangan pasukan gerilya penduduk yang tiba-tiba mendukung kemerdekaan. Juga pemberontakan beberapa regu pasukan kerajaan yang bersuku Adara.

Dengan pasukan yang seimbang, pertarungan sengit terjadi. ratusan prajurit mati di medan perang yang kelak dikenal ; The battle Of Kaitaia. Perang terbesar di Kaitaia sejauh ini, sebelum era pemberontakan besar terjadi. Hampir semua pasukan Kekaisaran tewas, meskipun Ser Baleth bersama satu regu pasukannya berhasil melarikan diri.

Di pihak kemerdekaan, lebih dari 200 pasukan tewas juga 2 kesatria keluarga yakni ; Atil Blackwood dan Khagan Datharian \*)

*) Akhir perang Battle of Kaitaia ini juga berakhir tragis untuk keluarga kesatria utama Lauren Lamalurra, Perkampungan mereka di Kaikohe dibumi hanguskan oleh Ser Baleth dan sisa pasukannya yang melarikan diri. Istri dan kedua anaknya serta sebagian besar penduduk tewas dalam pembantaian itu. Lauren sangat berduka mengetahui kejadian itu. ia dan beberapa prajurit langsung mengunjungi Paihia dan hanya mendapatkan kehancuran total. Serta jenazah istri dan anak-anaknya. “aku bersumpah akan membalaskan semua ini. ” kata Lauren dalam tangisannya yang tertahan didepan jenazah keluarganya.

Kini Jhuma dan sisa pasukannya kembali ke Kastel. Dan menemukan Aragon Balyn yang sedang dalam perawatan. misinya sukses, yakni menahan Earl Adalwulf yang berniat meminta pertolongan ke wilayah lain dan Aragorn juga berhasil membangkitkan perlawanan warga Kaitaia yang membantu perang di The battle of Kaitaia.

Bahkan kini di Kastel 1000 pasukan baru sudah ada untuk melindungi pemimpin Owen . mereka adalah gabungan penduduk, para pemuda dan penjahat kambuhan di wilayah Kaitaia yang berniat membantu perjuangan. Lord Regen dan Lord Lauren mendapat tugas untuk melatih mereka.

***

Di Kastel Kaitaia, 5 bulan setelah penobatannya sebagai pemimpin. Owen mengumpulkan kembali para pembantunya.

“Kekaisaran seperti memberikan kita kesempatan untuk bersiap diri, apa yang terjadi dengan mereka?” tanya Owen.

“Di Lemuria sebagai pusat Kekaisaran, berita jatuhnya Kaitaia belum dianggap serius Ser. Sementara di Pulau Utara, Adipati Utara menyerahkan perebutan kembali Kaitaia hanya pada Earl Whangarei. Sementara Lord wilayah lain tak mau perduli. Mungkin mereka menganggap semua masih baik-baik saja sejauh ini. Ini berkat keinginan Lord Baleth yang tak ingin adanya bantuan sebelum perang Kaitaia”. Kata Jhuma

“Belum ada informasi keberadaan Lord Baleth? “ tanya Owen lagi

“Belum Ser. Ia menghilang. ” kata Oliver.

“Baiklah. Kini strategi kita tentu untuk mempertahankan Kaitaia lebih kuat lagi. Kita akan ke Whangarei..” kata Owen.

Semua menatap Owen. heran.

“Kekuatan kita belum bisa mengalahkan Whangarei secara terbuka Ser” sanggah Regen Manollion, ia diangkat sebagai panglima angkatan bersenjata Union. Kata-katanya mewakili isi hati yang lain.

“Tidak ini hanya langkah awal. kita kesana hanya untuk memperlemah kekuatan mereka. sebelum serangan besar kita lakukan. Caranya adalah masuk ke dalam. Kita ciptakan keadaan darurat disana. Agar keinginan Kekaisaran menggunakan Whangarei sebagai lawan kita, tak maksimal… berapa total angkatan bersenjata Whangarei? ” tanya Owen lagi.

“Menurut informasi lebih dari 5000 pasukan. Whangarei lebih besar dari Kaitaia. Disana ada 3 perwira tinggi setingkat Ser Baleth.” Kata Jhuma.

“Baik. Siapkan pasukan untuk misi ke Whangarei. Dengan target melemahkan kekuatan mereka.” kata Owen .

“Kami siap kesana yang mulia. ” kata Pimpinan Iblis Merah, Jhon Bentley.

“Apa tidak sebaiknya kalian tetap berada disamping yang mulia. ” kata Maester Sorush.

“Beri kami kesempatan untuk mengambil bagian dalam misi perang ini. Kami melewatkan kesempatan di Battle of Kaitaia. Beri kami kesempatan kali ini. ” sanggah Jhon.

“Baiklah. Kalian berjumlah 13 orang kini. kalian akan ditemani oleh Oliver Pho-Bela untuk mendampingi.”

“Terima kasih yang mulia.” kata Jhon.

“Saya siap mendampingi mereka Ser. “ kata Oliver bangga.

“Misi ini dilakuan secara rahasia, agar efektif. Dan target tercapai. Pastikan yang tahu hanya Iblis Merah dan kesatria pertama. Untuk kesatria keluarga dan pasukan lainnya diminta untuk istirahat dan berjaga diperbatasan saja. ” kata Owen lagi.

“Siap Pimpinan. ” Serentak orang dalam ruangan itu memberikan penghormatan.

Oliver bersiap bersama Iblis merah.

***

1
Widiarto Andu
👍
Widiarto Andu
𝐭𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐬𝐢𝐡..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!