Alga adalah seorang pria bekerja sebagai nelayan. Ia bekerja untuk mencari ikan setiap hari untuk kuliah istrinya dan makan sehari-hari. Pergi pagi pulang malam agar bisa mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Sayangnya saat istrinya sudah S2 dan menjadi sekretaris, istrinya malah selingkuh dengan CEO tempat ia bekerja dan meninggal Alga dan anaknya.
Istrinya malu mempunyai suami nelayan seperti Alga dan akhirnya meminta cerai lalu menikah dengan pria pilihannya itu.
Hancur hati Alga setelah bercerai dengan istri tercintanya, saat sedang menjaring ikan, Ia tak sengaja jatuhkan kelaut karena Ia masih dalam kesedihan, tapi siapa sangka jika ia mendapat sebuah sistem.
Sistem Nelayan, setiap ia menangkap ikan, menjual ikan, maka ia mendapat hadiah dan poin yang mengubah hidupnya menjadi orang sukses.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26~ Poin untuk rekaman CCTV satelit.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
...Happy reading...
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di pelabuhan, di pelabuhan itu kapal Alga berhenti berlabuh.
"Sistem, apakah aku memiliki pelabuhan sendiri di rumahku?" tanya Alga.
[Anda bisa melakukan, tapi untuk pembuatan pelabuhan itu harus memiliki poin, setidaknya 5.000 poin]
Alga mengangguk. "Baiklah, aku akan mengumpulkan poin untuk membuat pelabuhan di dekat rumahku," kata Alga bertekad.
"Ayo Sayang, kita pulang," ajak Alga sambil mengandeng tangan Grisha.
Mereka pun berjalan ke arah motor yang Alga titipkan kepada warga di sana.
"Terima kasih ya Mang, udah jaga motor ku. Ini ada sedikit uang bensin untuk Mamang," kaya Alga meletakkan uang 50.000 di tangan tempat ia menitip tadi.
"Terima kasih Alga," kata bapak itu senyum merekah.
Ting!
Saldo Anda di kurang 50.000
Sisa saldo Anda 21.700.000
Alga dan Grisha pun naik ke atas motor nya dan melaju di jalanan.
"Akhir-akhir ini Alga sangat dermawan, au dengar dia ngasih sampahnya secara cuma-cuma pada Yanto," kata warga itu yang senang mendapatkan uang dari Alga.
"Kapal besar itu milik Alfa katanya," ucap salah satu warga itu melihat kapal besar yang berlabuh dengan tenang di pelabuhan.
"Setelah cerai, dia mendadak kaya," celetuk warga yang lain.
Di perjalanan, malam yang dingin yang menerpa tubuh. "Grisha, kamu senang nggak. hari ini?" tanya Alga.
"Senang banget, ibu Gebby sangat baik, dia mengajak Grisha naik kuda, naik ayunan, beli makanan, beli es krim, Ibu Gebby juga terus memeluk Grisha," kata Grisha dengan suara ceria.
"Ah, Papa merasa bersalah karena Ibu Gebby yang sudah membayar semuanya," gumam Alga.
Setelah sampai mereka di rumah, Grisha terlihat kecapean, Grisha masuk ke dalam kamarnya dan langsung tertidur karena mengantuk.
"Selamat malam, Sayang. Papa senang melihat kau hari ini tertawa meskipun tanpa ibu kandungmu," kata Alga mengelus rambut Grisha dan mencium rambut Grisha.
Alga pun meninggal Grisha yang tertidur lelap, dan ia masuk ke dalam kamarnya di samping kamar Grisha.
"Sistem, aku ingin melihat CCTV saat anakku di bully, aku juga ingin ada pengeras suaranya, agar percakapan mereka terdengar," kata Alga.
[Baiklah, Anda cukup menggunakan poin untuk melakukannya]
Alga mengangguk.
[Gunakan Poin untuk mendapatkan rekaman CCTV satelit pembullyan Grisha]
[Poin di potong 500]
[Sisa poin 1.500]
Memuat...
Loading...
Mulai.
0%...
10%...
20%...
30%...
40%...
50%...
60%...
70%...
80%...
90%...
100%...
Selesai.
Di sana Alga melihat dari sistemnya, jika Bu guru Ririn telah memarahi dan membentaknya hingga menangis, Alga mengepalkan tangannya dengan penuh amarah, anak yang ia rawat dengan penuh kasih sayang, bisa-bisanya di marahi oleh orang lain, padahal sekolahnya bayar, tapi anaknya malah di bully.
"Tidak bisa di biarkan ini, aku tidak akan tinggal diam," ucap Alga.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Mampir ya Gaes