ini adalah kelanjutan cerita dari Dinda dan sistem,,dimana ini tentang kehidupan akhir bahagia wanita yang bernama Dinda Kirana,,setelah banyak rintangan dalam hidupnya,, akhirnya dia menemukan cinta yang benar-benar dia harapkan.
jangan lupa mampir ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aksi Dinda
deg
nathan terkejut saat mendengar Darko akan menangkap Dinda juga,dia menatap darko dengan nafas memburu, terlihat juga tangannya mengepal kuat.
" kamu,,aku peringatkan kalian semua jangan pernah kalian menyentuhnya,jika tidak aku akan membunuh kalian semua ! " teriaknya dengan marah, terdengar suaranya bergetar dia merasa takut dinda terluka.
" hahahaha ternyata benar dugaanku, kamu memikirkan wanita itu, apa dia kekasihmu atau calon istrimu.aku sangat salut melihat kegigihan mu yang ingin lepas dari perangkap ku, lihatlah tangan mu yang sudah berdarah bahkan kamu tidak memperdulikan nya " ucap Darko tertawa lepas.
hensel dan semua anggota nathan terdiam.saat melihat perjuangan komandan mereka yang ingin melepaskan diri dari perangkap Darko.
" apa benar komandan kita sudah jatuh cinta pada wanita itu ? " tanya sam pada kedua teman nya dengan ekspresi wajah sedihnya .
" melihat tingkah komandan kita saat ini ,aku bisa menyimpulkan bahwa komandan Nathan memang sudah jatuh cinta pada wanita itu " ucap teo dengan perasaan campur aduk.
" kasihan sekali komandan kita, belum juga dia mengungkapkan perasaan nya tapi dia harus pergi meninggalkan pujaan hatinya " ucap hensel dengan sedih.
teo dan sam yang mendengar itu sontak menatapnya dengan tajam.
" apa kamu berharap komandan kita mati ! " ucap teo dengan marah.
" jangan-jangan kamu bersekongkol dengan penghianat itu ? " tuduh sama dengan wajah marah nya pada teman nya hensel.
Mendengar itu mata hansel melotot, dia menatap mereka dengan wajah memerah karena merasa tidak terima.
" sialan kalian pikir aku ini orang yang seperti itu ? aku hanya mengungkapkan apa yang aku lihat ! apa kalian tidak melihat keadaan kita yang sekarang ? dan lihatlah komandan kita yang saat ini berjuang,apa kalian melihat masih ada harapan ingin lolos dari perangkap mereka ha....! " bentak hensel.
Dan Itu membuat sam dan teo terdiam,lalu mereka melihat wajah sang komandan yang saat ini terlihat pucat.
" tapi aku tidak terima kita tertipu dengan manusia munafik itu ! karena dia semua orang terluka dan aku bahkan lebih tidak berguna karena hanya bisa melihat komandan kita yang tidak berdaya,komandan maafkan aku " lirih teo yang terlihat menangis.dia begitu berharap ada seseorang yang menolong mereka semua dari perangkap Darko.
hansel ? Dia memejamkan matanya dan terlihat air matanya mengalir deras, sedangkan sam dia sudah terisak melihat semua yang terjadi.
Sementara nathan yang saat ini merasa lemas dia melihat tangannya yang terkena besi. sehingga membuat tangannya terluka dan mengeluarkan darah.
" aku mohon pergilah sejauh mungkin sayang,aku mencintaimu,, ya aku akan jujur aku sangat mencintaimu,," ucapnya dengan lirih terlihat air matanya menetes,dia benar-benar khawatir jika Dinda tertangkap oleh anak buah Darko.
Darko yang melihat keadaan komandan nathan berdecak dan melihat pengawal nya dengan dingin.
" kalian turunkan sekarang jaring itu ke dasar laut ! aku ingin lihat apa komandan yang mereka banggakan bisa bertahan, atau dia langsung mati ! " perintahnya dengan tegas.
pengawalnya yang mendengar itu mengangguk.
" baik bos " ucap mereka dan langsung menekan tombol yang membuat jaring itu melayang ke tengah-tengah laut.
nafas semua anggota nathan tercekat, air mata mereka semua mengalir deras.
" tidakkkkk.... hikkksssssssss.. komandan.... biadab ! aku akan membunuh kalian jika komandan kami terluka ! " teriak teo dengan keras air matanya mengalir deras.
" komandan jangan tinggalkan kami hikkksssssssss,, aku mohon padamu tuan. lepaskan komandan kami ,biarkan aku yang menggantikan nya. " teriak hensel dengan keras.
sedangkan yang diteriakkan hanya terdiam. dia melihat di sekitar nya, seolah-olah sedang mencari keberadaan dinda untuk terakhir kalinya.
" sekali saja aku ingin melihatmu tersenyum sebelum aku pergi,, aku ingin berteriak dan mengatakan perasaanku,,,dinda Kirana erlangga aku mencintaimu " ucapnya dengan tersenyum lembut.
nafasnya tercekat terlihat air matanya mengalir deras .dan setelah itu dia berteriak keras, yang membuat semua orang yang ada disana terkejut.
" dinda Kirana erlangga aku mencintaimu..." ucapnya dengan suara bergetar, suara teriakannya terdengar di tengah-tengah lautan itu.
mereka semua terkejut melihat nathan yang tersenyum lembut dan berteriak keras dan mengakui perasaannya pada wanita itu,,saat jaring itu ingin dilepaskan, tiba-tiba terdengar teriakan yang lebih keras lagi.
" mas komandan ku aku juga mencintaimu,,,yuhuuuuu.... aku datang menyelamatkan calon suamiku. hahahahahaha.....ini yang aku tunggu-tunggu, akhirnya kita akan menikah,,,," teriak seorang wanita yang ternyata itu adalah dinda, dia bergelantungan di bagian tali kapal.
terlihat dia tertawa bahagia mendengar pengakuan sang komandan,dan yang sebenarnya sudah dari tadi dia melihat semua yang terjadi.
dia sengaja belum bertindak karena ingin menunggu ucapan yang terdengar dari mulut sang komandan yang arogan itu.
hensel dan semua orang tercengang melihat kedatangan wanita itu ,mereka merasa tidak percaya melihat aksinya yang menurut mereka diluar nalar,, tiba-tiba terdengar suara benda jatuh satu persatu.
dengan wajah kaku teo dan sam berbalik badan dan melihat hansel dan anggota lainnya, sudah tergeletak di lantai karena pingsan melihat aksi wanita itu.
sedangkan nathan yang mendengar teriakan itu terkejut ,matanya melotot melihat dinda yang bergelantungan di tali kapal, jantung nya berdebar kencang dia berusaha mengatur nafasnya.
" hoss...hoss...dia....dia datang..dia datang karena mendengar pengakuan perasaan ku ? dan dia terlihat seperti tarzan ? " ucapnya terbata-bata, terlihat juga mulutnya menganga.
Darko ? Dia terjatuh melihat kedatangan wanita yang menurutnya sangat diluar ekspektasi nya.
" dia...diaaaa..apakah dia wanita siluman ikan " Ucapnya dengan ketakutan, apalagi melihat wanita itu yang melompat sembari tertawa bahagia.
kembali lagi dengan aksi Dinda,,,Dia melompat dengan menjepit tali kapal dan menangkap sang komandan dengan bahagia, sedangkan nathan menatap dinda dengan tatapan kosong,dan tiba-tiba dia merasakan tubuhnya melayang dan pelukan hangat dari wanita yang dia cintai membuat jantungnya berdebar kencang.
" mas komandan tenanglah aku datang menyelamatkanmu,,, aku tau kamu mencintai ku dan kata-kata itulah yang saat ini aku ingin dengar" ucapnya dan memeluk nathan. kemudian dia melayang di tengah-tengah laut dan mendarat di atas kapal dengan sempurna.
sedangkan Darko melihat aksi dinda merasa ketakutan,dia menatap pengawalnya dengan tajam.
" apa lagi yang kalian tunggu ! Cepat tembak kedua orang itu ! terutama wanita siluman ikan itu ! " teriaknya dengan suara bergetar ,dia takut menjadi tumbal wanita yang dianggap sebagai siluman.
" baik bos " ucap mereka dengan wajah terlihat ragu dan mereka mengarahkan senjatanya kemudian melepaskan pelurunya.
dor
dor
mata nathan melotot ,dia terkejut melihat tembakan yang mengarah pada mereka,dia yang ingin melindungi dinda dari tembakan itu terdiam dengan nafas tercekat.
matanya terbelalak dan mulutnya menganga,saat melihat dengan santainya dinda menangkap peluru itu dengan tangan kosong.
" jadi hanya ini kehebatan kalian ? aku tidak akan mati hanya karena peluru ! " ucap Dinda dengan tersenyum remeh.
dor
dor
teo dan sam tercengang melihat aksi wanita itu. mereka mengucek mata beberapa kali.
" apa aku sedang berhalusinasi ? dan itu bukannya wanita itu kekasihnya komandan kita ? " tanya teo dengan menggoyangkan kepalanya karena ingin memulihkan pandangan nya.
" benar itu dia ,,dia memang wanita yang sama yang saat itu mendatangi komandan kita di markas. dan aku merasa dia wanita misterius. aku tidak percaya ini ! dia menangkap peluru itu dengan santai,apa dia punya kekuatan ? " ucap sam dengan suara bergetar.
dia merasa takut dengan dinda apalagi melihat senyumannya.
" pantas saja hensel pingsan karena melihat kedatangan wanita itu,aku saja rasanya juga ingin tergeletak di bawah " gumam teo dalam hatinya, sembari melirik hansel yang pingsan.
Darko yang melihat itu ngompol di celananya ,dia merasa ketakutan melihat hal mustahil yang dilakukan wanita itu.
" dia memang benar-benar wanita siluman " gumamnya dalam hati.
dinda yang sudah merasa cukup dengan permainan mereka ,dengan tatapan tajam dia langsung menangkap peluru itu lagi.
" sekarang giliran ku yang menembak " ucapnya dengan dingin dan tangannya mengembalikan peluru itu pada pengawal Darko.
syuuuuuutttttt
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk
syutttttttttttttttttttttt
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk
mereka yang terkena peluru itu langsung tewas ditempat dengan mata melotot, nathan yang melihat itu langsung pingsan didalam pelukan dinda dengan shock.
" lah kenapa kamu juga ikut pingsan sayang ? " tanya dinda pada orang yang sudah tidak sadarkan diri lagi.
apa kah dia sudah beranak-pinak
semangat thor