NovelToon NovelToon
Aku Dan Anak Jeniusku

Aku Dan Anak Jeniusku

Status: tamat
Genre:Supernatural / Single Mom / Anak Genius / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Al fatih

seorang gadis bernama Clarisa Oktaviani harus melahirkan seorang anak karena sebuah insiden yang tidak dia harapkan terjadi kepadanya.

Clarisa terpaksa berhenti kuliah karena memiliki seorang anak di luar nikah dan karena hal itu juga membuat orang tua Clarisa mengusirnya dari rumah dan meninggalkan kehidupan serba berkecukupannya.

mampukah Clarisa Oktaviani menjalani hidupnya bersama anaknya dalam kehidupan yang serba kekurangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al fatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Abi sadar

semilir angin mberhembus lembut menerpa kulit kedua wanita berbeda usia yang sedang asyik bercerita  dikebun, menambah kekhusukan Umi Salamah mendengarkan semua cerita perjalanan hidup Risa dan Abi.

tak... tak...!!

suara langkah kaki terdengar mendekat

bibi Irah datang dengan membawakan dua cangkir teh hijau, lalu dia berikan kepada Umi Salamah dan Risa.

"terima kasih bi Irah." ucap Umi Salamah.

setelah bibi Irah pergi, Risa kembali meneruskan kisah hidupnya kepada Umi Salamah.

jika Risa tak di tolong oleh almarhum ustazah Aisah saat hamil entah bagaimana nasibnya.

Risa kemudian menceritakan betapa susahnya dia di tahun-tahun pertamanya bersama Abi,setelah ustazah Aisah meninggal,Risa memutuskan tinggal dipanti untuk tempatnya bernaung dengan bermodal tekad dan uang seadaya ia mencari uang untuk keperluannya sehari-hari.

cobaan demi cobaan Risa hadapi setiap hari, demi membesarkan putra tercinta, Risa rela berkeliling dibawah terik matahari untuk menjajakan kuenya hanya dengan berjalan kaki, tidak jarang Risa terkadang pulang dengan tangan hampa.

jika jualannya tidak laku, Risa dan Abi hanya memakan kue yang tidak laku terjual sebagai pengganjal perut di hari itu.

tidak terasa Risa sudah 7 tahun bersama Abi, usaha dan kerja kerasnya berhasil membesarkan anaknya hingga seperti sekarang.

pantaslah jika Risa sangat sedih mendengar kabar anaknya yang tertembak, dia sudah mempertaruhkan segalanya hanya demi Abi, mulai dari laki-laki yang tidak bertanggung jawab yang sudah menanam bibit di rahimnya, kuliah yang harus terhenti, dan yang terakhir dia terpaksa harus angkat kaki dari rumahnya karena diusir ayahnya.

setelah Risa selesai menceritakan semua tentang hidupnya kepada Umi Salamah, keduanya terdiam sejenak.

terdengar suara kicauan burung kutilang yang sangat merdu dari atas pohon yang memecah suasana hening diantara mereka.

Umi Salamah mengangkat cangkir tehnya lalu meminumnya.

"bagaimana keputusan Umi setelah mendengar cerita masa lalu saya dan Abi?" tanya Risa.

Umi Salamah hanya tersenyum sekilas.

"mari ikut saya!" ajak Umi Salamah.

mereka berdua lalu beranjak dari tempat duduk.

"apapun masa lalu kamu itu tetaplah masa lalu, tidak bisa lagi diubah, yang kita jalani adalah masa sekarang jangan pernah menjadikan masa lalu yang sudah kamu lewati merusak hidupmu dimasa depan, apa yang kamu lakukan saat ini sudah sangat bagus, kamu sudah jujur agar Umi bisa mempertimbangkan kembali keputusan untuk menjadikan kamu menantu, jawaban Umi tetaplah sama." ucap Umi Salamah bijak.

"bagaimana dengan mas Yusuf?" tanya Risa hati-hati.

"saya yakin Yusuf juga tidak akan mengubah keputusannya." sahut Umi Salamah sambil menerbitkan senyum dibibirnya.

"terima kasih Umi atas ketulusan dan kebesaram hati Umi yang mau menerima Risa dan Abi menjadi bagian dari keluarga Umi." ucap Risa dengan hati yang lega.

Ditempat lain, sebuah rumah sakit kota kairo mesir.

sudah hampir satu minggu Abi koma, Abi terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena insiden penembakan yang alami.

Ustazd Yusuf selalu menjaga disampingnya siang dan malam, dia tidak putus-putus berdoa agar Abi cepat segera bangun dari koma.

"Abi, bangunlah nak!" ucap ustad Yusuf sambil memegang rambut anak mungil yang sedang memejamkan matanya dan di mulutnya terpasang selang oksigen.

tit... tit... tit...

bunyi mesin detak jantung Abi dengan tempo lambat memecah keheningan suasana diruangan tempat Abi dirawat.

tiba-tiba sebuah aktivitas terlihat, jari tangan kanan Abi bergerak perlahan, ustad Yusuf yang melihat itu langsung bereaksi.

"jika kamu mendengar suara saya, bukalah matamu perlahan-lahan Abi!" seru ustazd Yusuf yang langsung menggenggam tangan Abi.

Abi lalu perlahan membuka matanya, lalu menutupnya kembali Abi masih berusaha menyesuikan cahaya yang masuk kedalam matanya,ia membuka kembli perlahan lahan dan yang pertama dilihatnya wajah rupawan ustad Yusuf ada didepannya.

"Apa kita sudah berada di surga?" ucap Abi dengan nada yang pelan dan tempo yang lambat.

ustad Yusuf yang mendengar itu langsung tertawa sambil mengeluarkan air mata.

tanpa kata-kata dan aba-aba tubuh ustad Yusuf langsung memeluk Abi.

tok... tok... terdengar pintu perawatan abi di ketok seseorang.

"masuklah" ucap Yusuf

Bara dan Adam masuk dengan rambut yang sudah berantakan kemeja yang ia gunakan pun tak lagi rapi.

Bara bersama adam duduk di sofa, sambil mengatur nafas terlihat jelas diwajah meraka sangatlah lelah.

"bagaimna keadaan Anak itu?" ucap Adam

"saya berhasil melakukan oprasi dan mengeluarkan peluru yang berada dalam tubuhnya, meski sempat kritis tetapi ia berhasil melewatinya dan kedaannya saat ini sudah lebih baik" sahut yusuf

"Bara bagaimana pelakunya apa kamu berhasil menemukannya?" tanya yusuf

"aku akan menceritakannya padamu tapi bisakah kami meminta air putih terlebih dahulu" ucap Bara

yusuf berjalan  ke sudut ruangan untuk mengambil 2 botol meneral untuk adam dan Bara. sebelumnya yusuf memang meminta seorang petugas ruamah sakit untuk membelikannya air meneral 1 Dus

"terimakasih" ucap keduanya

flas back on

setelah  berpemitan pada Yusuf bara berjalan mencari petugas yang bertanggung jawab atas keamanan gedung.

sesamapinya di depan pintu keluar Bara bertemu scurity gedung.

"pak maaf mengganggu waktunya sebentar, apa bapak melihat laki-laki kira-kira umur 35 tahun memakai pakaian serba hitam dan wajah tertutup masker keluar dari sini?" tanya Bara

"seingat saya tidak ada, apa Taun mencari pelaku penembakan yang baru beberapa menit lalu terjadi?" Tanya scurity itu

"ia pak benar pak" ucap Bara sambil tersenyum ramah.

"jika ciri-ciri yang anda sebutkan belum ada keluar Tuan" Jelas scurity berbadan gemuk itu.

"Apa bapak tau ruang cctv tolong bantu antarkan saya kesana." Minta Bara

"baiklah tunggu sebentar saya penggil teman saya dulu untuk mengantikan saya semantara." Sahut scyrity didepan Bara ramah

tak lama datang seorang laki-laki menghapiri Bara dan scurity gedung mengantikan scurity yang sedang berbicara pada Bara.

"mari ikutlah dengan saya" Ajak scutiry berbadan gemuk

Bara mengikuti langkah scurity didepannya menuju ruang cctv.

sesampainya disana Bara bertemu dengan Adam, yang juga sedang melakukan pengecekan pada rekaman cctv digedung.

Di dalam rekaman tersebut jelas Bara dan Adam melihat, laki-laki berpakaian serba hitam itu menggunakan masker pada wajahnya, hingga tak dapat dikenali wajahnya. laki-laki itu berdiri jauh dari keruman, bahkan ia berdiri  di tempat yang lebih tinggi matanya fokus melihat aktivitas yang ada di tengah pameran. bertepatan dengan Adam mendekat untuk memberikan selamat atas keberhasilan Abi membuat kaligrafi dalam waktu singkat,laki-laki misterius itu mengeluarkan senjatanya ia bersiap menarik pelatuk beberapa detik kemudian terdengar suara.

dor....

suara tembakan yang membuat semua orang panik dan berhaburan

kejadian itu begitu cepat peria misterius itu berlari ke arah timur.

Adam dan Bara segera berpamitan pada petugas yang menjaga cctv di gedung mereka berlari menuju ke arah timur tapi mereka tak menemukan apapun disana

"tidak ada apapun di sini" ucap bara

Adam memandang sekeliling ia melihat kamar kecil umum di sedut kiri. Adam berjalan ke arah kamar kecil itu belum sampai kakinya ke tujan seorang kakek membawa tas ukuran sedang keluar dari salah satu kamar kecil yang ada disana.

"kakek tunggu?" panggil Bara.

1
Aries suratman Suratman
Sebenarnya Alur Ceritanya Menarik... tapi aku kasian sama Tokoh Ratih ibunya
Risa dan Gio Adiknya Risa... Karena Sudah 7tahun berpisah dengan Risa.
.
sementara Ayah biologisnya Abimanyu..
keberadaanya Masih ngga jelas... beda dengan cerita yang lain biasanya Mereka cepat Dipertemukan... Dengan Abimanyu atau Risa.... Kalo soal Hermawan aku nggak peduli....
Aries suratman Suratman
Waaaa....hhhh.... Alur ceritanya cepat banget... tiba-tiba saja udah 7tahun kemudian..... lalu bagaimana dengan Ayahnya Abimanyu Apakah masih terus melakukan pencarian terhadap Risa....🤔✌️💪💪
Dian Indriani
Thor...kenapa Risa blm hamil anaknya Ustd. Yusuf. kan sdh bertahun2 nikahnya...?
Ndugh Zhuzi
ceritanya cukup bagus,sayang kosakatanya kocar kacir.
utk penulisan kata² asing lebih baik lihat kamus dulu
Choky Ritonga
Jangan Abi Jablai " kamu harus tetap jadi peran Utama yg ga mau "" menyakiti musuhmu 😀 " kamu Thor harus tetap seperti William
Choky Ritonga
tolol sdh tahu kenapa ga di habisin " 😀 ini cerita dari negeri dongeng " anak penakut yg di beri kemampuan " 😀😀😀
Choky Ritonga
Thor zaman nabi muhammad tetap perang sama Kafir " bagaimana Abi Hayalan mu bisa Sehebat ini? Aku Feeling kamu itu seperti William "
Iraa Ray Hanna
hiiii, terima kasih banyak sudah mengikuti novelku sampai selesai, mohon maaf jika aku lama vavum menulis karena hal lain sebagainya, dan aku mau menyampaikan sekalian, aku sedang mengerjakan novel terbaru lo, judulnya kembali untuk anakku, jangan lupa mampir ya... /Smile/
A R
makasih kakak, karya nya bagus. dan selalu di tunggu. . di tunggu karya selanjutnya.
Iraa Ray Hanna: oke siap ka terimakasih sudah setia menunggu selama bertahun tahun.
total 1 replies
A R
ya ampub iblisnya msh ada 😫😫
Suharni Nuria46
keren
A R
moga abi dkk berhasil dan selamat keluar dari hutan
A R
makinn seruu
Iraa Ray Hanna
Hi how are you, I hope you are all healthy. I inform you that my latest work "Bayang-Bayang Ijab" has been released, please visit my work page. Thank you
Wahyu Suroso
saya kok pikir ayah kandungnya mlh ustad yusuf ya banyak kemiripan sih
A R
wuahh up lagiii. mksh kakak
Iraa Ray Hanna: Hi how are you, I hope you are all healthy. I inform you that my latest work "Bayang-Bayang Ijab" has been released, please visit my work page. Thank you
total 1 replies
Ibuk'e Denia
aq mampir thor
Nitnot
Luar biasa
Naila Sakielaputri: balu liha jumlah episode ..uda ga mood ..kepanjangan
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
iya bagus itu..dr pada mengharap yg tdak kunjung datng mencari.
Nurlita Raja
satu kata untuk pmeran utama "thololll"l...sekian terima kasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!