NovelToon NovelToon
Chef Do

Chef Do

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Kontras Takdir / Romantis / Balas Dendam / Konflik etika / Gadis Amnesia
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: originalbychani

Seorang wanita bernama Eun Chae hampir memutuskan untuk mengakhiri hidupnya yang membosankan setelah mendapatkan diagnosa mengidap penyakit linglung atau amnesia di usianya yang baru 30 tahun. Terlebih parahnya, Eun Chae tidak ingat bagaimana dirinya telah kehilangan kedua orang tuanya setahun yang lalu, dalam sebuah kecelakaan saat berlibur ke luar negeri. Siapa sangka pria yang menolongnya ternyata seorang chef terkenal di media sosial?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon originalbychani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 14 : Terbukanya Rahasia di antara Kita

Di tengah kebisingan orang banyak yang bergosip, tiba-tiba muncul para wartawan dan detektif yang memaksa masuk pintu IGD.

"Biarkan kami masuk sebentar saja! Chef Do pasti ada di dalam sana," seru mereka, sementara dihalangi oleh para petugas keamanan.

"Mohon jangan membuat onar. Ini rumah sakit, banyak pasien perlu ketenangan," tegur kepala perawat IGD, seraya memberi arahan kepada para staf bawahannya.

"Apa yang harus kulakukan?" pikir Chef Do, walau sedang buntu.

Beberapa orang di ruangan IGD mengamati Chef Do yang berdiri dan berjalan mondar-mandir. Lalu, seorang anak kecil mendekatinya sambil membawa boneka.

"Ajeossi, berita itu tidak benar kan? Padahal aku dan ayah adalah penggemar video tutorial memasak ajeossi," tanya anak itu tiba-tiba, salah satu tangannya menarik ujung celana panjang Chef Do.

Chef Do menoleh, lalu berjongkok untuk berbicara dengan anak itu.

"Tidak. Itu tidak benar," kata Chef Do yakin.

"Sungguh? Kalau begitu, aku dan ayah akan terus mendukungmu," ujar anak itu.

Mendengar kalimat polos dan jujurnya, Chef Do tersenyum.

"Terima kasih, bocah. Namamu siapa?" tanya Chef Do, sembari mengelus kepala anak itu.

"Eun Byeol," jawab si kecil.

"Byeol-ah, kamu sedang apa?" panggil sang ayah, seperti baru saja menemukan putrinya.

"Appa. Aku menemukan chef idola kita. Katanya, dia tidak mungkin melakukan hal kejam seperti yang dikatakan dalam berita. Berarti, dia difitnah, ya kan?" celoteh anak perempuan kecil yang menggemaskan itu.

Ayah Byeol terdiam sesaat dan membalas tatapan Chef Do dengan canggung, kemudian menjelaskan maksud putrinya.

"Benar. Jika tidak ada bukti akurat, berita semacam itu hanya prasangka dan bukan fakta. Byeol-ah, ayo pergi," katanya dengan suara yang cukup keras untuk didengar setiap orang di ruangan IGD itu, seraya menggendong anaknya.

Berkat dukungan yang tak terduga itu, timbul dorongan kecil dalam hati Chef Do agar pantang menyerah.

"Terima kasih," ucap Chef Do tulus, hingga membungkukan badan.

"Astaga, Chef tidak perlu sampai begini. Tidak apa-apa, kami paham. Pasti sulit menghadapi sorotan wartawan awam dan komunitas muda, terutama bagi sepasang kekasih seperti kalian," balas ayah Byeol.

"Kekasih? Ah, bukan. Hubungan kami tidak seperti itu.. Haha," dalih Chef Do, nampak sedikit gelisah.

"Tidak apa-apa. Sebenarnya, saya sudah memperhatikan sedari Chef tiba di ruang IGD hingga berita itu tersebar. Bersemangatlah, demi kalian berdua," ulas pria itu.

Kalimat menguatkan itu kini mengambil alih keraguan dan keputusan awal Chef Do.

"Terima kasih banyak," katanya lagi.

Semenit kemudian, seorang perawat memanggil Chef Do dengan tergesa.

"Sepertinya, pasien Kim Eun Chae telah bangun dan meninggalkan ruangan."

Mendengar pemberitahuan itu, ayah Byeol langsung menyanggah sebelum Chef Do bergegas mencari Eun Chae.

"Chef, para wartawan sudah menunggu di pintu depan. Mustahil bisa lolos dari mereka. Jadi, saya sarankan lewat pintu darurat di belakang sana saja," tunjuk pria itu.

"Baik. Terima kasih!" balas Chef Do, lalu segera beranjak.

Baru berjalan cepat menuruni tangga darurat, Chef Do menemukan Eun Chae yang rupanya sedang menangis seorang diri.

Wanita itu meringkuk di pojokan tangga, seolah dunia telah berpaling darinya.

"Eun Chae-ya," panggil Chef Do lembut, sembari mendekat dan berlutut di dekatnya.

"Chef?" respon Eun Chae, dengan bimbang dan perlahan mengangkat wajahnya.

Tanpa berkata-kata, pria itu memberikan pelukan hangat dan berbisik kepadanya.

"Semua akan baik-baik saja. Aku tidak akan meninggalkanmu."

Kalimat itu begitu menyentuh hati Eun Chae, hingga gadis itu menangis lagi dalam pelukan erat Chef Do.

"Chef--!" isaknya, dengan wajah bersemu merah.

Entah karena malu ataupun senang, Eun Chae menenggelamkan wajahnya pada jaket Chef Do. Hatinya berdebar kencang, seketika jemari pria itu menyentuh wajahnya.

Dengan manis dan penuh arti, bibir keduanya saling bertemu hingga bercumbu dalam keheningan.

Beberapa saat kemudian, Chef Do menggandeng tangan Eun Chae pergi meninggalkan tempat itu.

"Sepertinya di sini sepi. Yuk, kita duduk di sini sambil berbicara," ajak Chef Do, di atap sebuah ruko usang yang tak jauh dari rumah sakit.

"Ini tempat apa?" tanya Eun Chae polos.

Chef Do terkekeh pelan, lalu memperhatikan wajah Eun Chae.

"Ke-- kenapa, Chef? Jangan menatapku seperti ini, aku bisa tersipu," ujarnya malu, seraya mengalihkan pandangan seperti biasa.

"Tenang saja. Aku takkan berbuat macam-macam padamu. Ini hanya tempat yang biasa kulewati. Aku sengaja mengajakmu kemari, karena pada akhir pekan tempat ini kosong," jelas Chef Do, setengah menggoda.

"Oh, begitu," jawab Eun Chae, masih belum berani menatap wajah Chef Do.

"Sekarang, kamu bisa menceritakan apapun isi hatimu padaku," alih Chef Do.

"Eh? Anu..," respon Eun Chae bimbang.

"Apa kau takut padaku?" tanya Chef Do terang-terangan.

"Tidak. Tidak mungkin seperti itu," kata Eun Chae cepat.

"Manis sekali."

Lagi-lagi, ucapan Chef Do membuat Eun Chae nyaris mabuk kepayang.

"Chef. Bagaimana dengan hasil kompetisi tahap ini?"

Eun Chae balik bertanya, seketika teringat akan situasi yang semestinya terjadi.

"Hmm, aku juga tidak tahu. Mungkin kita telah mengacaukan semuanya," balas Chef Do.

Walau sedih, kini Eun Chae ingin menghibur gurunya dengan pelukan. Di mata mereka hanya terpantul sosok satu sama lain.

"Aku senang kau tiba-tiba memelukku seperti ini," kata Chef Do.

"Aku juga senang. Tapi, aku akan jauh lebih senang jika Chef menang," ungkap Eun Chae jujur.

"Sekalipun kita tereliminasi secara tidak adil dalam kompetisi ini, aku hanya tidak ingin kehilanganmu. Aku yakin kita bisa memenangkan kompetisi berikutnya, saat kesempatan itu tiba."

Mendengar reaksi Chef Do yang disayanginya, Eun Chae tersenyum bahagia.

"Ah, benar juga. Sebenarnya, aku teringat akan sesuatu yang sangat-- penting dan menyakitkan," ulas Eun Chae.

"Apa itu bagian dari ingatanmu?" tanya Chef Do, sambil mendengarkan dengan seksama.

"Benar. Sepertinya, aku sudah mengenali siapa kedua orang tuaku. Lalu, apa yang terjadi setahun lalu di luar negeri. Saat itu, aku dan kedua orang tuaku sedang berlibur untuk melupakan sebuah masalah, meski aku belum teringat sepenuhnya. Di sana terjadi kecelakaan dan--," ucap Eun Chae perlahan, meski hatinya pilu.

Chef Do memeluknya lagi, sembari memberi kesempatan bagi wanita itu untuk bercerita.

"Dalam kecelakaan itu-- aku menyaksikan secara langsung-- kedua orang tuaku- meninggal dunia. Karena hanya aku yang selamat, aku--," isak Eun Chae, tidak kuasa menahan tekanan batin dari fakta tersebut.

"Aku mengerti. Aku sudah cukup mendengar kisahmu, kamu tidak perlu berkata apapun lagi jika hal ini menyakitimu," ujar Chef Do, lalu mengecup kening Eun Chae.

Kini, Eun Chae tidak perlu menjalani kehidupan yang ambigu dan penuh kengerian seorang diri lagi.

- Bersambung -

1
SM
lanjut 👍
SM
kasian Si Eun Chae
SM
Hmm keliatan tabiat seong jun yg sembrono.. trs kakakny seong woon tabiat mafia.
ig@__02chani
Dear readers, mulai hari ini karyaku Chef Do telah dikontrak oleh NT. Terima kasih atas dukungan kalian🙏💜🧧selamat merayakan CNY 2026 bagi yg merayakan, salam sehat & sukses selalu~ dari author Chani.
henryy: KeRenn 💪👍
total 9 replies
bambam
Hoott y elahh🤣😍
bambam
Favoritaqugg👍
bambam
Highlight👍
Itadango 🍡
Salutt😍
Itadango 🍡
wafvg❤️‍🔥💋😇/Kiss//Applaud/
Itadango 🍡
gq ngrtiin perasaanmu chae /Scowl//Heart/
Luca
garagarany udah ktmu yun seok wkwkk
Luca
hmmn ada sesuatuu tu
Penulis Soi
sipp👍
Penulis Soi
omgg🤭🤣
Penulis Soi
wahhh 😍
Penulis Soi
ngakakk loe chae 🤣🤭
Little Cat
Hiiikk sereeemm
Little Cat
eun chae ketemu cwe yg sifatny kebalikan ama dia 🤔 penasaran gue baklan gmn
Tuan Gong
menggugah selera makan + selera baca💯👍🏻happy CNY in advance utk authornyaa.
ig@__02chani: makasih kak🧧🙏🏻💜
total 1 replies
Tuan Gong
hmmm antagonis muncul.💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!