Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.
Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.
Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Peningkatan Level Sistem
“Mei Yun, gunakan tombak kayu ini untuk berlatih, dan ini ada Kitab Jurus yang cocok untukmu!”
Sebuah kitab jurus dan satu tombak kayu yang kokoh diserahkan Xuan Hao pada Mei Yun.
“Lan Xi, aku merasa kamu cocok menggunakan pedang ganda sebagai senjata. Jadi Kitab Jurus ini cocok untukmu, dan karena ini masih latihan, sama seperti Mei Yun, kamu gunakan pedang kayu ini untuk berlatih!”
Xuan Hao menyerahkan kitab jurus dan sepasang pedang kayu pada Lan Xi.
“Sekarang kalian bisa mulai berlatih, dan kita akan berlatih bersama!” ucap Xuan Hao.
Kedua pelayan yang sudah tau seberapa keras kepala sifat Xuan Hao, mereka tidak banyak bicara, dan dengan tenang mulai berlatih.
Hal pertama yang mereka lakukan adalah membaca Kitab Jurus, yang kebetulan mereka memang bisa membaca.
Membaca lalu memahami jurus yang akan dipelajari, keduanya tampak serius membaca lembar demi lembar, dan hal serupa juga dilakukan oleh Xuan Hao, dimana saat ini pria itu tengah mempelajari jurus pedang, tapi tingkatan jurus itu hanyalah sedikit lebih baik dari jurus pedang tingkat dasar.
Waktu terus saja berlalu, dan saat matahari mulai meninggi, Mei Yun dan Lan Xi mulai melakukan gerakan sederhana, dan itu adalah gerakan dasar dari jurus yang mereka pelajari.
Xuan Hao sendiri, ia sudah lebih dulu mempraktikkan jurus pedang yang dipelajarinya dari kitab warisan Ibundanya.
Itu memang hanya jurus pedang yang satu tingkat di atas jurus pedang dasar, tapi saat dikombinasikan dengan kecepatan dan kekuatan, jurus itu terasa memiliki kekuatan lain, sebuah tingkat kekuatan yang lebih mematikan dari tingkat aslinya.
Swusng!!!
Tombak kayu di tangan Mei Yun berdengung pelan saat ia mulai serius melakukan berbagai gerakan mengikuti Kitab Jurus yang sebelumnya telah dipahami samapai ke detail terkecil.
Tak jauh darinya, Lan Xi dengan gerakan cepat dan lincah, ia mengayunkan kedua pedang di tangannya, dan semakin lama ia berlatih, tebasan pedangnya terasa semakin tajam dan mematikan.
Xuan Hao hanya sesekali melihat ke arah mereka, dan ia dibuat takjub sekaligus kagum melihat perkembangan keduanya.
“Bukan hanya cepat dan kuat, tapi tingkat pemahaman mereka terhadap hal baru sangatlah cepat, lebih cepat dariku saat belum mendapatkan peningkatan dari Sistem,” gumam Xuan Hao, merasa kedua pelayannya jauh lebih berbakat dibandingkan dirinya di masa lalu.
Saat matahari tepat berada di atas kepala, Xuan Hao menyudahi latihan, menyuruh kedua pelayannya istirahat, sementara ia melakukan meditasi di bawah pohon besar untuk sekedar menenangkan pikirannya, dan mempertajam konsentrasi.
[Ding!]
[Sistem telah berhasil ditingkatkan ke Level 3.]
[Hadiah Peningkatan Level: 20 Poin Atribut, 100 Poin Sistem, 100 Poin Pengalaman, Kemampuan Beladiri-Tingkat Guru Beladiri, Jurus Langkah Bayangan.]
[Dibutuhkan 1.500 Poin Pengalaman untuk peningkatan Level Sistem ke Level 4.]
“Sistem, akhirnya kamu kembali,” ucap Xuan Hao senang.
[Ding!]
[Sistem telah kembali.]
[Apa Tuan ingin melakukan penyesuaian dengan Kemampuan Beladiri dan Jurus Langkah Bayangan?]
“Ya, segera lakukan!” ucap Xuan Hao.
[Ding!]
[Peringatan! Tuan akan merasakan rasa sakit selama proses penyesuaian dengan kemampuan baru, sekaligus peningkatan tubuh yang melonjak secara signifikan.]
“Untuk mendapatkan kekuatan yang diinginkan, semua itu membutuhkan perjuangan yang tidak mudah, juga rasa sakit yang bisa merenggut nyawa. Jadi, aku siap dengan rasa sakit untuk mendapatkan kekuatan!” ucap Xuan Hao.
[Ding!]
[Memulai proses penyesuaian!]
Baru juga Sistem selesai bicara, seketika itu juga rasa sakit datang tanpa permisi.
‘Uh, aku harus bertahan!!!’ batin Xuan Hao.
Saat ini otot-otot di tubuh Xuan Hao sedang diperkuat, menimbulkan rasa sakit seolah tubuh sedang dipelintir dan dikembalikan ke posisi semula.
Rasa sakit yang dirasakan diiringi dengan sebuah pengalaman yang menyatu secara alami dengan tubuhnya, baik itu pengalaman beladiri tingkat tinggi, maupun pengalaman penggunaan Jurus Langkah Bayangan.
***
Waktu terus berjalan, dan seiring dengan kekuatan Xuan Hao yang semakin kokoh, rasa sakit yang dirasakan semakin memudar, membuat keadaan saat ini terasa lebih baik dari sebelumnya.
[Ding!]
[Proses penyesuaian telah selesai, dan kini Tuan telah mengalami peningkatan besar dalam berbagai Atribut, membuat Tuan kini memiliki kekuatan setara dengan 100 sosok Pangeran Xuan Lie.]
Mendengar itu sepasang mata Xuan Hao melotot lebar, sulit percaya kalau saat ini ia telah menjadi sosok yang begitu kuat, jauh lebih kuat dari Jenderal Agung Kekaisaran Tian Yuan.
“Dengan kekuatan ini, aku mungkin telah menjadi yang terkuat di Kekaisaran ini, tapi semua ini tidak akan aku tunjukkan pada siapapun! ~”
“Biarkan saja orang di luar sana masih beranggapan kalau aku ini orang lemah, tidak berguna, dan sosok yang merupakan sampah di keluarga Pangeran Xuan Lie!” gumam Xuan Hao sembari tersenyum penuh arti.
Saat ini tubuh Xuan Hao basah oleh keringat, dan ternyata saat ini matahari mulai condong ke barat, tapi ia tetap akan pergi ke rumah besar di pinggiran ibukota, menyaksikan hidup calon pasukannya.
“Sebaiknya aku bersih-bersih dulu sebelum pergi,” gumam Xuan Hao.
***
Membawa serta kedua pelayannya, Xuan Hao pergi menemui mereka yang merupakan calon pasukannya di masa depan.
Mei Yun dan Lan Xi yang baru pertama kali melihat puluhan orang yang tunduk pada Pangeran mereka, keduanya merasa terkejut sekaligus kagum.
Mereka tidak menyangka kalau Xuan Hao memiliki orang-orang yang begitu tulus tunduk padanya, dimana semua itu jelas terlihat dari sorot mata mereka.
Saat Xuan Hao sedang menemui para pria, Mei Yun dan Lan Xi datang melihat para wanita, sampai tiba-tiba~
“Saudari Mei Yun, saudari Lan Xi!” panggil Mu Lan, wanita yang pernah diselamatkan oleh Su Yulan di masa lalu, dan ternyata ia mengenali kedua pelauan Xuan Hao.
“Mu Lan!!!~” seru keduanya.
Cepat keduanya menghampiri Mu Lan, di mana mereka dulu tinggal di satu Desa yang sama, dan selain Mu Lan, ternyata masih ada Mu An dan Mu Yi, dua wanita lainnya yang baru saja keluar dari dapur.
Mereka berlima saling mengenal satu sama lain, apalagi di masa lalu Mu Yi dan Lan Xi sudah seperti anak kembar yang tidak terpisahkan.
Tetapi perang dan pengungsian juga keberuntungan yang tidak sama membuat mereka terpisah, dan akhirnya bertemu kembali di tempat yang berada di bawah kekuasaan Xuan Hao.
Mereka saling melepas rindu, dan semua itu disaksikan oleh Xuan Hao dari kejauhan.
[Ding!]
[Tuan, mereka dulu tinggal di sebuah Desa, tapi karena perang Desa itu hancur, membuat hidup mereka tercerai-berai, sampai akhirnya mereka dipertemukan kembali di tempat ini.]
Xuan Hao menerima informasi dari Sistem, sebuah informasi tentang hubungan kedua pelayannya dengan tiga wanita lainnya.
“Baguslah mereka bisa bertemu kembali,” gumam Xuan Hao pelan, dan setelahnya ia kembali fokus dengan para pria, dimana setelah kesehatan mereka pulih, saat itu juga latihan akan mulai dilakukan.
Saat ini karena terlalu lama berada di pasar budak dengan fasilitas yang apa adanya, mereka mengalami kekurangan nutrisi, membuat tubuh mereka tidak berada dalam kondisi terbaik.
Setidaknya membutuhkan waktu dua sampai tiga hari sebelum mereka siap memulai latihan.