NovelToon NovelToon
CINTA MATI BERDARAH

CINTA MATI BERDARAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Anak Lelaki/Pria Miskin / Romantis / Mafia / Cinta Terlarang / Hamil di luar nikah
Popularitas:411
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Bagaimana jika ada wanita kaya yang mempermainkan cinta tulus pria miskin? Apakah wanita itu akan menyesal atau malah bangga melepaskan pria yang tulus mencintainya karena tidak "setara"? Riko Dermanto, anak pemulung dari desa yang pintar sampai mendapatkan beasiswa kuliah di kampus ternama Jakarta. Bertemu dengan wanita kaya yang membuatnya jatuh cinta dan rela melakukan apapun yang wanita itu inginkan. Di malam guntur dengan hujan deras dan sambaran petir, wanita itu ternyata memilih bersama pria lain. Berciuman didepan mata Riko. Membangkitkan amarah serta jiwa pemberontaknya. Dirinya benar benar dimanfaatkan tanpa ampun oleh wanita itu hingga sadar cintanya bertepuk sebelah tangan. Tidak berhenti disitu, Riko melakukan pembalasan yang mampu disebut CINTA MATI BERDARAH! Ia rela bertaruh darah untuk membuktikan cintanya. Ini cinta atau obsesi? Baca novel ini dan dukung yaaa!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SARAN KAKAK IPAR

Lingga dan Hania sampai di rumah sakit Singapura langsung menuju ruang rawat Maya. Mereka sampai sekitar jam 6 sore waktu disana.

Ceklek!

Pintu terbuka. Maya yang sedang makan malam bersama Laras terkejut melihat siapa yang datang.

"Ka..kak" lirih Maya.

"Astaga Maya! Kenapa kamu gak kasih tau kakak keadaanmu sekarang hah?" ucap Lingga langsung dengan ekspresi khawatir.

Hania berdiri disamping suaminya. Laras langsung menepi karena saat ini ia menjadi adik dari tersangka kekerasan.

"Aku tidak apa apa, Kak" jawab Maya.

"TIDAK APA APA BAGAIMANA HAH? CALON KEPONAKANKU TELAH PERGI DAN KAMU GAPAPA?!!" seru Lingga dengan emosi.

"Cukup Mas, kenapa kamu malah marahin Maya? Dia yang seharusnya merasa paling kehilangan dari kamu" tegur Hania.

"Bukan hanya itu, kenapa kamu masih betah bersama pria tamperamen penuh amarah seperti Juan? Pria brengsek" ucap Lingga.

"Mas, cukup. Aku bilang cukup ngomelnya. Adikmu gak butuh kamu omelin" tegur Hania lagi.

"Kalau kamu masih tidak paham kondisi saat ini, keluar dari sini dan tenangkan dirimu dulu baru masuk lagi" lanjutnya.

Lingga terlihat sangat marah tapi memandang wajah istrinya yang juga marah padanya, ia memilih menghela nafas panjang lalu duduk disofa.

Laras merasa malu dan ia memilih untuk keluar dari ruangan.

Hania yang kini berbicara dengan adik iparnya.

"Bagaimana kondisimu sayang? Maaf, kakak terlambat datang kesini" ucapnya.

"Alhamdulillah sudah membaik kok Kak. Gak usah minta maaf, aku memang salah" sahut Maya.

Beberapa detik kemudian, Maya jadi penasaran darimana kakaknya tau jika dirinya terluka dan berada dirumah sakit.

"Oh ya, Kak. Kak Hania sama Kak Lingga kok tau keadaanku? Siapa yang memberitau kalian?" tanya Maya.

Lingga menatap tajam adiknya dari sofa.

"Kenapa hah? Kamu akan marah jika tau siapa yang membocorkan keadaanmu yang mengenaskan seperti ini? Jika mommi dan daddi tau, keadaan mereka pun akan syok" sahut pria itu.

"Mas. Keluar aja kamu. Bikin gaduh aja. Omonganmu itu memperparah keadaan pasien" kesal Hania pada suaminya.

"Huft!" ucap Lingga sambil memalingkan wajahnya kesamping.

Kedua mata Maya sudah berlinang air mata.

"Gak usah dibawa ke hati omongan kakakmu, dia hanya sangat khawatir saat tau kondisimu, Maya. Tadi dia tiba tiba jemput aku dirumah sakit dan membeli tiket ke Singapura. Dia tidak bisa lembut kalau panik" ujar Hania dan Maya mengangguk mengerti.

"Sebenarnya apa yang terjadi padamu dan Juan? Apa yang menyebabkan dia mengamuk begitu?" tanya istri Lingga itu.

"Aku telah selingkuh dan dia menuduh janin yang aku kandung bukan anaknya. Aku yang salah, Kak" jawab Maya dengan derai air mata.

"Hah? Selingkuh?" tanya Hania tak percaya. Lingga sampai berdiri dan berjalan mendekati brankar.

"Kamu selingkuh?" tanya Lingga memastikan.

"Ya. Selama 5 tahun ini, ternyata aku mencintai pria lain sehingga Mas Juan marah dan kecewa padaku. Selama 5 tahun ini ia bertahan denganku. Aku salah...aku yang membuatnya terluka" jawab Maya.

"Apa..apa yang kamu lakukan Maya? Kamu sudah membangunkan kejahatan dari suamimu sendiri" ucap Lingga.

"Mangkanya aku bilang...aku salah..aku telah membuatnya seperti ini" sahut Maya.

"Apa pria yang bersama Maya sebulan lalu di rumah sakit?" batin Hania. Ia tidak berani menebaknya didepan sang suami.

"Kamu telah membuat suamimu jadi monster" ujar Lingga.

"Tapi aku sebagai kakak mu tetap tidak rela jika kamu disakiti seperti ini. Lebih baik kalian bercerai" lanjutnya.

"Aku tidak akan bercerai dari Mas Juan. Aku yang salah dan aku akan memperbaiki rumah tangga kami. Aku akan memulai mencintai suamiku" sahut Maya membuat muka Lingga semakin memanas karena amarah.

"TIDAK! KAKAK AKAN MEMBUATMU BERCERAI DARI JUAN! DIA TIDAK PANTAS UNTUKMU DAN KAMU PUN TAK PANTAS DENGANNYA!" seru Lingga.

"Jika kamu masih kekeh bersama suami brengsekmu itu, jangan salahkan jika aku melibatkan mommi dan daddi dalam masalah ini. Mereka harus tau apa yang dialami putrinya" lanjutnya lalu keluar ruangan sebelum mendengar sahutan dari sang adik.

Saat keluar ruangan dan melihat Laras, Lingga cuek dengan raut wajah kesal. Mengabaikan adik Juan itu lalu pergi entah kemana.

Hania memahami emosi sang suami, tapi cara Lingga memang agak kasar.

"Kakakmu hanya kecewa dengan dirinya sendiri karena tidak berhasil melindungimu, Maya. Tolong dimaklumi" ucapnya dan Maya mengangguk.

"Tapi apakah keputusanmu untuk mempertahankan rumah tangga dengan pria yang melakukan KDRT padamu sudah kamu pikirkan baik baik?" lanjut Hania.

"Aku rasa dengan tetap bersamanya, aku bisa memulai hidup baru dengan Mas Juan. Aku menyesal telah mencintai pria lain yang bukan suamiku selama pernikahan ini" sahut Maya.

"Hmmm bolehkah aku menebak sesuatu, May?" tanya Hania dan Maya mengangguk pelan.

"Apakah pria yang kamu cintai selama 5 tahun ini adalah pria yang kamu peluk di parkiran rumah sakit sebulan lalu saat Juan dirawat?" lanjutnya.

Deg!

Maya langsung kaget dengan tebakan sang kakak ipar. Bagaimana Hania bisa mengingat moment itu saat dirinya bersama Riko?

"Waktu itu kamu belum menjawab pertanyaanku tentang siapa pria itu" ucap Hania.

Maya terlihat kebingungan untuk menjawab apa. Bohong juga percuma.

"Benar, Kak. Dia pria itu. Kita baru bertemu saat negosiasi pergantian direktur Perusahaan RaSwa. Selama 5 tahun aku gak tau kabarnya, tiba tiba dia datang lagi dihadapanku" sahut Maya.

"Dia pria 5 tahun lalu yang disakiti oleh Juan?" tanya Hania lagi dan adik iparnya itu mengangguk.

"Astaga! Rumit sekali hubungan kalian" ujar Hania tak habis pikir dengan kisah cinta Maya.

"Jangan bilang pria itu datang memang berniat untuk memisahkanmu dengan Juan? Dia datang kembali setelah 5 tahun untuk merebutmu?" tanya istri Lingga lagi penuh penasaran.

"Aku tidak tau jika memang ia sengaja merencanakan hal itu, tapi yang aku tau dia sengaja datang ke Singapura untuk memancing amarah Mas Juan" jawab Maya.

Hania hanya bisa geleng geleng kepala.

"Aku tidak habis pikir dengan cinta yang dimiliki pria itu. Apakah cinta memang harus memiliki sampai dia melakukan hal ini? Sengaja membuat Juan marah lalu menyakitimu?" tanyanya.

"Cinta yang dia miliki hanya palsu, Kak. Aku sadar bahwa cintaku kepadanya selama 5 tahun ini juga palsu karena rasa bersalah dihatiku. Aku juga sadar bahwa cinta Mas Juan kepadaku juga tidak semurni itu. Cintanya sudah hangus dibakar cemburu dan ketakutannya sendiri" jawab Maya.

"Jika Mas Lingga tau siapa pria yang menghancurkan rumah tanggamu, dia tidak akan diam saja" ujar Hania.

"Mas Lingga juga tidak akan diam saja jika kamu masih bersama Juan" lanjutnya.

"Tapi aku akan tetap bersama suamiku. Aku sudah membatalkan tuntutan KDRT pada Mas Juan. Aku tidak akan membawanya ke jenjang pengadilan" ucap Maya.

"Apa kamu serius? Aku tau kamu sudah beberapa kali mengalami kekerasan dalam rumah tangga kan? Kenapa kamu menyiksamu lebih lama lagi dengan hidup bersama pria yang menyakitimu?" sahut Hania.

"Karena aku tidak ingin memberikan kesempatan pada pria yang berniat menghancurkan pernikahan ku untuk mendapatkan ku. Aku akan membuat usahanya sia sia. Calon anakku yang jadi korban" ujar Maya.

"Aku tidak tau siapa pria itu, tapi aku rasa lebih baik tidak dengan keduanya. Kamu bisa hidup independen sampai menemukan pria yang benar benar mencintaimu dan kamu mencintainya. Bukan obsesi dibalut cinta atau balas dendam dengan cinta. Kamu bisa menggunakan waktumu untuk menyenangkan diri sendiri" saran Hania.

"Jika aku single, Riko akan semakin gencar mengejarku, Kak. Aku takut dengan cintanya" sahut Maya.

"Oh namanya Riko ya. Oke tidak untuk Juan atau Riko. Kamu perjuangan hidupmu sendiri sampai benar benar sembuh dan bahagia, bagaimana? Setelah bercerai, kamu bisa menghilang kemanapun yang kamu mau tanpa diketahui mereka. Aku dan kakakmu akan mengurusnya" bujuk Hania.

Maya terlihat mempertimbangkan saran kakak iparnya dalam diam.

"Coba pikirkan dulu. Kami semua hanya ingin kamu bahagia" ucap Hania lalu memeluk Maya.

Keduanya berpelukan untuk sesaat sebelum Lingga kembali masuk ke kamar sambil membawa makanan.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
SariRani: Diusahakaan 😁🙏🏻 2-3 episode sehari hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!