NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakak Cantik

Keyla gembira ketika melihat kakaknya Bara menunggu dirinya di depan sekolah. "Kak Bara!" Seru Kayla melambaikan tangan, berlari kecil menuju mobil yang tak jauh darinya.

Bara tersenyum sambil membuka kaca mobil.“Cepatlah masuk!”

Keyla membuka pintu mobil dan duduk di samping kakaknya."Tumben sekali kakak jemput Keyla, biasanya kakak tu sibuk terus.”

“Yaudah, kamu mau kakak Carikan taxi saja kalau begitu!”Celetuk Bara

Keyla tertawa, "Hush, gak mau kakak lagi pula Keyla seneng kok kakak yang jemput, bosen di jemput sama supir terus. Tadi aja hampir telat gara-gara pak Imam lupa ngisi bensin"

Bara menolehkan kepalanya pada Keyla, "Terus kamu tadi bisa ke sekolah sama siapa?"

 memutar-mutar rambutnya dan berpikir lama tak lama ia mengulum senyum, "Tau tidak, tadi ada kakak kakak cantik,dia baik banget sama Keyla, padahal gak saling kenal tapi dia mau bantu Keyla supaya Keyla gak telat ujian”

Nanti aku ceritain ke Mama, ya?" Bara mengangguk, "Oke, tapi jangan lupa ceritain ke kakak juga, ya?" Keyla tersenyum, "Iya, pasti!"

Bara mengangkat alis, "Kakak cantik, siapa.?”

“Aduuh kok Keyla jadi lupa yah siapa nama kakak cantik itu,tapi Keyla tau kok tempat kerjanya. Nanti kita mampir ke sana yuk kak, sekalian Keyla mau ngucapin terimakasih karena sudah di antar kan ke sekolah.”

Bara hanya memanggutkan kepala sambil terus fokus menyetir.“Tapi kamu harus hati-hati Keyla jangan gampang percaya sama orang lain yang belum kamu kenalin sama sekali.”

“Jadi maksud kak Bara, kak Cantik itu orang jahat..?"

Bara langsung menoleh ke Keyla, "Tidak, bukan gitu. Kakak cuma bilang, kamu harus hati-hati saja. Orang baik banyak, tapi orang jahat juga banyak. Kamu harus bisa bedain, oke.

 Keyla mengangguk, "Oke, Kak. Aku paham.Tapi aku yakin kok, kak Cantik itu orang baik beda banget sama kak Diva"

“Loh kenapa kamu jadi membandingkan Diva?"

“Jujur saja yah kak,aku tidak suka dia,tapi entah kenapa mama begitu senang kepadanya.Terus apa kakak setuju jika harus nikah sama Kak Diva yang centil itu!”

Bara tertawa sembari mengusap-usap rambut adiknya.“Husst kamu anak kecil tau apa.mending kamu fokus belajar dulu, urusan kakak biar kakak yang urus.”

****************

Reyhan dan Mira mendekati Aluza pada saat jam makan siang. Mereka memuji kinerja Aluza yang baru satu Minggu bekerja sudah membuat cafe ini terlihat begitu ramai dari biasanya.

“Mungkin karena kamu cantik yah makanya cafe kita ini jadi ramai”Puji Mirah.

Aluza tertawa "Husst Mirah, kamu kalau muji jangan terlalu tinggi.

Reyhan tertawa, "Haha, Mirah emang gak bisa bohong Al!"

Mirah membela diri, "Aku serius, Aluza,Kamu itu udah cantik dan baik, pasti pelanggan suka

 Reyhan mengangguk, "Bukan cuma itu, Aluza. Kamu juga berhasil membuat suasana cafe ini jadi lebih hangat."

Mira menambahkan, "Iya, dan pelanggan kita juga makin banyak! dan semua rata-rata yang datang banyak dari kalangan pria.”

“Apa yang kalian semua bicarakan.?"Tanya Reza yang tiba-tiba muncul sambil membawakan 4 kotak nasi.

Mirah,Aluza dan Reyhan langsung bangkit setelah pemilik cafe datang di saat mereka tenga duduk bersantai.“Mas Reza.”Jawab mereka serempak.

“Hei, apa yang kalian lakukan.Ayo duduk kembali saja mumpung cafe sedang sepi,kita makan dulu kebetulan saya bawa 4 nasi kotak untuk kalian, saya tau kalian belum makan karena caffe sedang ramai hari ini.”

Mereka bertiga langsung duduk kembali, sementara Reza tenga membagikan nasi kotak kepada Reyhan dan mirah.“ini kalian makan dulu.”

“Terimakasih mas,"Jawab Reyhan dan Mirah bersamaàn.

“Aluza, boleh saya bicara dengan mu sambil makan berdua di sana,”Tunjuk Reza pada sofa di ujung dekat jendela.

Aluza agak canggung.“Udah sana gak apa-apa kamu makan sama mas Reza saja, soalnya jarang-jarang loh ada seorang perempuan yang makan berdua sama mas Reza"Goda Mira.

“Kalian gak apa-apa yah, Aluza nya saya pinjam dulu?"Tanya Reza pada Mira dan Reyhan.

“Yah boleh lah mas silakan,”Sambung Reyhan.

“Baiklah kalau begitu, ayo Aluza ikut saya”

Aluza mengangguk, "Oke, Mas Reza." Dia mengambil nasi kotak dan berdiri, lalu mengikuti Mas Reza ke sofa di ujung. Reyhan dan Mirah saling menatap, "Kayaknya mas Reza suka deh sama Aluza" bisik Mirah.

Reyhan mengangguk, "Iya secara Aluza itu cantik sekali, kalau aku belum punya pacar saja Mungkin aku..”

“Mungkin Apa!”Semprot Mirah.

...****************...

“Aluza boleh saya bicara masalah pribadi dengan kamu?”Tanya Reza ketika melihat Aluza tengah membuka kotak nasi.

Aluza menghela nafas.“Boleh mas, memang mau bicara apa?"

Reza mengatur nafasnya sebelum ia memulai bertanya pada Aluza.“Ini tentang Bara,kamu pasti tau tentang Bara kan? dan tentu nya mungkin kamu tau jika saya dan Bara sama-sama bekerja sebagai pilot?”

Aluza mengangguk, tapi ia belum menemukan inti pertanyaan yang harus ia jawab.

“Jadi begini..”Reza melanjutkan kalimatnya lagi.“ tapi maaf sebelumnya Aluza jika pertanyaan saya ini menyinggung perasaan mu.

Aluza tersenyum tipis, meskipun ia merasa jantungnya berdebar karena pertanyaan yang akan Reza tanyakan padanya.

“Aluza apa benar kamu memiliki seorang tunangan yang sudah lama tiada, dan mendiang tunangan kamu itu wajahnya sangat mirip dengan Bara,?”

Aluza menautkan kedua tangan nya, matanya sedikit berkaca-kaca. "Siapa yang bilang mas?" dia bertanya pelan.

 Reza menatapnya, "saya tau ini semua dari pak Andi dia menceritakan semuanya.Tapi tidak apa-apa kalau kamu gak mau bilang. saya cuma ingin tahu."

 Aluza mengambil napas dalam tak terasa air matanya kembali keluar, dan membuat Reza merasa iba lalu mengambil kan tissue untuk Aluza.

“iya, benar mas Reza Tunanganku namanya Ivan, dia meninggal dalam kecelakaan. Dan Bara memang mirip dengannya."

 "Maaf, Aluza. saya gak tahu soal itu."

 Aluza mengangis pelan, "Gak apa-apa mas,aku sudah biasa."

Reza menatapnya lekat, "Tapi apa kamu menyukai Bara karena wajah mereka sangat mirip?"

Aluza menggelengkan kepala,“Meskipun wajahnya mirip Ivan, tapi bukan berarti saya menyukainya mas.”

Reza hanya tersenyum.“Bahkan kamu di pecat itu karena ulahnya kan?”

Aluza kembali menghapus air matanya dengan tissue.“Mas Reza, apa kenal dekat dengan Bara?”

“Asal kamu tau Aluza, saya dan Bara sepupu dekat.Mama saya adalah kakak perempuan dari mamanya Bara.tapi benar yang kamu bilang tentang Bara. Yang kamu bilang Bara itu angkuh,tidak perduli orang lain, itu semua memang kenyataan nya”

“Saya juga heran mas kenapa yah Bara itu harus mirip dengan mendiang tunangan saya!”

“Atau mungkin Bara adalah riekarnasi dari Ivan..?"

......................

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!