NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:864.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fitting Baju Pengantin

Saran dari Davin agar Ella pulang saja ke rumahnya. Wanita cantik itupun menurut dan pasrah apa yang Davin katakan. Ella yakin kalau Davin punya rencana lain di balik itu semua.

Pagi ini, Ella berjalan keluar dimana pagi ini dia memesan sebuah sarapan. Dewi yang melihat itu hanya bisa menghela nafas panjang saja. Sejak malam itu Ella tak lagi mau makan satu meja dengannya bahkan dengan yang lain.

Bukan tak menghargai, Ella malas ingin berdebat dan selalu di salahkan. Dia juga seorang manusia kan? Bukan robot yang bisa di setir sana sini manut dan kalau di salahkan pun tak akan banyak protes.

Ella membawa makanan yang dia pesan itu ke dalam kamarnya. Setelah sarapan, Ella harus segera bersiap karena sebentar pagi dia dan Araka hendak melakukan fitting baju pengantin.

Ella dengan santai menyantap sarapannya hingga sebuah ketukan pintu terdengar.

"Ella, Ada Araka.. Katanya kalian mau fitting baju pengantin.." Ella terdiam, Itu suara Mamanya.

"Iya.." Hanya itu jawaban Ella. Dia segera pergi ke kamar mandi setelah itu barulah Ella bersiap.

Ella turun dari kamarnya setelah semua siap. Dari atas tangga, Dapat dia lihat bagaimana Lentera menempel di tubuh Araka bak perangko. Menggeliat bak cacing kepanasan.

"Kak.. Setelah ini kan kakak mau fitting baju pengantin. Aku di belikan juga kan?" Tanya gadis itu, Araka tersenyum. Sebelah tangan pria itu terangkat mengusap rambut Lentera dengan penuh perhatian. Sedangkan Ella? Kapan dia di perlakukan seperti itu? Tidak, Jangankan di elus manja seperti itu bicara lembut saja Araka tidak pernah.

"Iya dong... Jelas kamu juga akan aku belikan gaun yang indah. Setelah kita nikah kita juga akan melakukan acara resepsi.." Kata Araka, Lentera terlihat begitu bahagia sekali. Sekali lagi, Dia merasa ada di atas awan kali ini dengan mengalahkan Ella.

"Ekhemm!" Sontak saja kedua manusia itu kaget dengan kehadiran Ella. Lentera segera mundur, Sementara Ella maju dengan wajah datarnya. Wajah yang tak pernah Araka lihat sebelumnya.

Dulu Ella selalu full senyum, Meski berulang kali Araka bersikap tak baik padanya. Namun sekarang, Wajah manis itu telah hilang..

"Ayo kita berangkat.." Araka mengangguk, Lentera pun ikut meraih tasnya.

"Kau mau kemana?" Lentera tersenyum tanpa dosa.

"Aku di ajak kak Araka untuk ikut fitting baju pengantin juga, Ya kan kak??"

"Apa?" Araka menyikut lengan Lentera.

"Owh, Maksudku ku itu.. Aku di ajak Kak Araka untuk ikut ikut memilih baju pengantin.." Ucap Lentera membenarkan ucapannya yang salah tapi. Ella menatap Araka..

"Kau mengajaknya?" Tanya Ella pada pria itu, Tanpa rasa bersalah Araka mengiyakan.

"Biarkan saja Lentera ikut, Apa salahnya.." Ella menoleh, Dewi datang dan selalu membela adiknya itu.

"Terserah!!

Akhirnya Lentera pun ikut pergi. Gadis itu dengan semangat berlari ke arah mobil Araka.

Saat Lentera hendak membuka pintu depan, Ella menarik kasar lengan gadis itu kemudian di hempaskanlah membuat Lentera hampir saja tersungkur.

"Aaaaacchh!!

"Ella! Kau..

"Apa? Kau mau marah? Sekali lagi kau marah.. Aku adukan pada nenek. " Araka akhirnya diam. Kalau sudah berkaitan dengan neneknya Araka tak dapat berkutik.

Araka membantu Lentera, Sebelum itu Ella sudah masuk lebih dulu ke dalam mobil di kursi bagian depan.

"Kaak.." Rengek Lentera..

"Sudah, Lebih baik kau duduk di belakang.. " Lentera berdecak kesal dan terpaksa duduk di kursi bagian belakang saja.

...****************...

Tak ada pembicaraan selama di dalam perjalanan hingga Lentera membuka suara..

"Kak, Bagaimana kalau gaun pengantinnya kita cari di butik XX saja.." Ucap Lentera memberi usul.

"Itu ide yang bagus..

"Aku tidak setuju.. Kita cari gaun pengantinnya dibutik Rose in Fashion saja..." Ucap Ella dengan tegas. Lentera merasa tak suka dengan usulan itu.

"Tapi kan..?

"YANG SEBENARNYA MAU MENIKAH INI AKU ATAU KAU SIH? BANYAK NGATUR!!

Araka dan Lentera terkejut dengan bentakan Ella barusan.

"Dan kau Araka! Yang tunanganmu ini aku bukan dia.. Kenapa kau selalu menuruti keinginannya? Kau mau menjadi budaknya??"

"Aku bukannya..

"Ah sudahlah..Lebih baik cepat. Jangan lama-lama.. " Araka ikut kesal dengan sikap Ella yang terlalu semena-mena menurutnya.

Di belakang, Lentera tak kalah kesal. Dia juga ikut kesal dengan Araka yang menurut saja hari ini. Tapi tak apalah, Yang penting setelah ini dia akan di belikan gaun pengantin yang pastinya jauh lebih mewah ketimbang milik Ella.

Sekitar tiga puluh menit, Mobil yang di kendarai oleh Araka telah sampai. Pria itu turun lebih dulu sebelum akhirnya menggandeng tangan Lentera.

Kedatangan mereka langsung di sambut dengan baik. Baru saja masuk, Mata Lentera langsung berbinar melihat begitu banyaknya gaun yang terpajang rapi disana.

"Aku juga mau gaun pengantinnya.." Ella menoleh..

"Untuk apa,?

Lentera terdiam, Dia harus punya alasan yang masuk akal untuk mengelabui Kakaknya ini.

"Tidak apa-apa.. Lagian kan Lentera besok-besok juga akan menikah dengan pria pujaannya.. Tidak salah kan kalau beli sekarang gaun pengantinnya. Supaya nanti tak perlu beli lagi. .." Seperti biasa, Araka selalu membela Lentera. Pria itu memberikan alasan yang sekiranya masuk akal. Sayangnya alasan itu tidak masuk akal sama sekali. Ya maklum, Namanya juga mencari alasan. Tapi tenang saja, Ella sudah tahu rencana mereka berdua tentang hal ini..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Kak.. Aku mau yang ini??" Lentera menunjuk gaun berwarna gold yang terpajang rapi dan indah. Ella masih diam saja hingga seorang wanita paruh baya yang masih cantik datang. Dia adalah Mommy Ayra..

"Nona Cinderella?" Ella tersenyum..

"Iya..

"Mari ikut saya.. Gaun milik anda sudah di siapkan oleh Nenek Cahya.." Ucap Mommy Ayra, Dia sengaja menyebut Nenek Cahya karena nenek dari Araka tersebut sudah saling bekerja sama dengan Davin semalam. Padahal sebenarnya gaun itu adalah dari Davin sendiri.

Araka dan Lentera mengikuti Ella dari belakang. Gadis itu ingin tahu seperti apa gaun yang sudah di pesan Nenek Cahya khusus untuk Ella.

Sungguh gaun yang di tunjukkan Mommy Ayra adalah gaun yang lebih mewah ketimbang yang di tunjuk Lentera tadi. Gaun yang berada di hadapannya ini adalah gaun yang sangat indah. Dengan warna putih Gading, Berlengan panjang serta banyak berlian asli yang menempel di sekitarnya.

Lentera pun ikut terkesima dengan gaun itu. Tidak! Ella tidak boleh memakai gaun itu, Gaun itu adalah miliknya.

"Aku mau yang ini saja Kak Araka.. Aku mau yang ini.." Lentera hendak menyentuh gaun itu namun tangannya di cegah oleh pegawai yang lain.

"Maaf, Gaun ini sudah di pesan seseorang untuk Nona Cinderella. Itu artinya gaun ini telah resmi menjadi milik Nona Cinderella.. Dan siapapun tidak boleh ada yang memiliki nya.." Ucap Mommy Ayra tegas. Enak saja, Gaun ini memang sudah di siapkan khusus untuk calon menantunya. Dan gadis ini dengan gampangnya ingin merebut, Dasar...

Lentera melipat kedua tangannya di dada. Matanya menatap angkuh Mommy Ayra. Sungguh sombong sekali...

"Berapa harga gaun ini? Saya sanggup beli, Ya kan kak.." Araka mengangguk mantap.

"Iya berikan saja gaun itu pada Lentera.. Untuk Ella biar aku carikan yang lain.." Mommy Ayra tersenyum sinis. Sungguh pasangan yang sangat serasi.

"Sudah saya bilang, Gaun ini di pesan Nenek Cahya khusus untuk Nona Cinderella.. Kalau kalian mau kalian bisa membayarnya dengan harga tiga kali lipat dari harga nya yang asli..

"Berapa?

"Tiga puluh milyar.. Bagaimana?

"APA??

Araka dan Lentera cukup kaget dengan harga itu. Araka tak menyangka kalau harga gaun yang sudah di sediakan oleh Neneknya bisa semahal itu.

"Bagaimana? Kalau kalian setuju saya akan menelfon nenek Cahya sekarang juga.."

"Jangan.. " Araka menatap Lentera.

"Kita cari gaun yang lain saja...

"Tapi kak aku mau yang ini..." Rengeknya seperti anak kecil..

"Kau ingin memerasku?

" Enggak, Bukan gitu.."

"Ayo..." Araka menarik Lentera entah kemana. Kini hanya tinggallah Ella disana.

"Seperti itulah mereka memperlakukan mu setiap hari nya sayang..." Tanya Mommy Ayra lembut, Ella mengangguk. Mommy Ayra hanya bisa menghela nafas panjang.

"Kamu tenang saja.. Setelah kamu dan Davin menikah. Kamu akan hidup penuh kebahagiaan.. Biarkan saja, Mommy yakin mereka akan mendapatkan balasannya..." Ella tersenyum haru. Akhirnya dia menemukan orang yang baik dan tulus padanya..

"Terima masih Mommy...

TBC

1
Rina Arie
good book
Mamah Dini11
mama maureen top markotop, sehat slalu mom
Mamah Dini11
du sini yg murahan atau pelacur siapa lentera, maling teriak maling, kmu pantas mendapatkan karma itu lentera karna kmu sudah bikin hati kakamu sakit hati karna ulahmu, nikmati saja buah dari hasilmu ngelacur lente, gk malu udh jual diri minta tanggung jawab lgi harusnya malu ath euyyy 🤭😄😄😄😄😄😄😄
Mamah Dini11
sekarang hidup Ella udh lbh bahagia semoga gak ada penggangu2 yg lain lgi,, kmu berhak mendapatkan semua Ella, itu buah kesabaranmu selama 20 tahun, makasih thor buat Ella bahagia.
Mamah Dini11
itu iklan yg lewat tuan Davin 🤣🤣🤣
Nurlaila Hasan
suka dgn ceritanya
Mamah Dini11
tuhhh handuknya jatuh Davin, itu kode ngerti gk sih kmu 🤣🤣🤣😄😄😄
Mamah Dini11
harusnya sadar kmu araka bkn nyalahin orang lain, itu karma buat kmu araka slalu dalam pd Ella, sadarlah dgn kesalahan sendiri 🤭
Mamah Dini11
super duber suami Ella, yg lain pd kalah semoga samawa ya kalian 👍👍👍👍👍
Mamah Dini11
aduuh bu Dewi pak Hendra yg terhormat putrimu hamil, selamat ya, sudah terpukul tertimpa beton pula 🤭🤣
Mamah Dini11
rasakan Hai orang2 berhati busuk🤭 , selamat Ella Davin kmu sudah resmi jdi pasutri, ayo Ella km7 pantas bahagia, biar orang2 dolim pdmu melihat ke benaran, di saksikan banyak orang
Mamah Dini11
semangat Ella masih banyak yg sayang dn bela kmu, tunjukan pesonamu besok, 💪💪💪 dn kmu akan hidup bahagia bersama pria yg benar2 tulus mencintaimu, dn kluarga dari mamamu akan merasakan apa yg kmu rasakan tentu dgn rasa malu yg gk habis2, tersenyumlah Ella kmu anak baik, dan akan berpasangan dgn pria baik juga, semoga lancar semuanya.
Mamah Dini11
kluarga besar Davin udh tau semuanya, bagus itu Ella biar lancar semua rencana nya, dn kmu harus bersukur ell kluarga Davin baik semua , menerimamu dgn tulus.
Mamah Dini11
mungkin hamidun tuh si lentera gantung,
Kira N
b
Mamah Dini11
oky Thor, asal Ella jgn tersakiti lgi, dn jdi perempuan yg kuat tak mudah di tindas 👍🤭🙏
Mamah Dini11
sekarang kmu bisa tegas Ella bagus itu 👍👍💪💪💪
Mamah Dini11
semoga Ella cepet ketemu dgn ayahmu, mereka orang baik semua Ella, mungkin itu balasan sm kmu yg selalu mengalah dn sabar, ayo Ella dikit lgi
Mamah Dini11
amiiin Thor, semoga perjalanan author lancar sampai tujuan 💪💪💪
Mamah Dini11
biarin Ella yg sudah mh, nanti juga bakal datang karma nya sm orang 2 yg telah menyakitimu, itu pasti, kmu sm Davin aja dia bener2 cinta sm kmu, kmu udah taukan kelakuan si araka dn tujuan ny, ayo semangat Ella jgn mau di sakiti lgi sm mereka, lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!