NovelToon NovelToon
Kekasih Perwujudan Kucing

Kekasih Perwujudan Kucing

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / CEO
Popularitas:297
Nilai: 5
Nama Author: Seven Introvert

Hanya satu persen dari populasi global, manusia yang memiliki warna mata heterochromia. Lunar salah satunya.

Memiliki warna mata hijau dan biru, Lunar menyembunyikannya ketika hidup di luar Silvanwood yang terisolasi dari teknologi.

Untuk menyambung hidup, Lunar tak menduga menjadi aktris di perusahaan entertainment milik Jackson Adiwangsa dan menjadi kesayangannya.

Hingga kejadian tak terduga membuat apa yang disembunyikan Lunar terkuak. Bagaimana kehidupan Lunar, apakah dia akan tetap tinggal atau kembali ke Silvanwood?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seven Introvert, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua puluh lima

Lunar terkejut ketika melihat berita para penggemar melakukan unjuk rasa di gedung AHP, ternyata sudah dilakukan selama berhari-hari.

Sengaja berita itu ditenggelamkan dengan resepsi pernikahan karena tidak ingin membuat Jackson maupun Lunar merasa bersalah.

Siapa pun yang waras pasti mengatakan sikap penggemar terlalu berlebihan. Publik pun menjadi dua kubu, selain yang protes bagi sebagian hal manusiawi karena Jackson dan Lunar berhak bahagia.

Lunar merasa prihatin bagaimana para pengunjuk rasa yang meminta dirinya dan Jackson diboikot. Sutradara Zhou sebelumnya sudah angkat bicara, selain pro-kontra bahwa pernikahan Jackson dan Lunar akan mengancam saham AHP.

Ketika Lunar membicarakannya pada Jackson, pria itu malah tak mau ambil pusing. Ada benarnya juga yang dikatakan Jackson, bahwa nantinya mereka akan terbiasa mengetahui sang idola bukan lagi lajang. Menurut Jackson, kegaduhan ini akan redup dengan sendirinya.

"Apa yang gadis gila itu lakukan?" Jackson yang tadinya bodo amat mendadak penasaran ketika melihat sang adik di layar kaca.

Naomi memegang alat pengeras suara serta berteriak mengusir pengunjuk rasa. Hal mengejutkan ialah Tom nampak frustasi membujuk adik sang ceo agar tidak ikut campur.

Alih-alih melempari tomat dan telur busuk yang mereka bawa ke gedung AHP, para pengunjuk rasa malah menonton Naomi dan Tom yang berseteru. Secara teknis, permintaan boikot Jackson dan Lunar berganti pertengkaran Naomi dan Tom yang ditayangkan secara live.

"Berani sekali kau menjitakku?!" Naomi melotot.

Jackson menepuk jidat. Jika adiknya benar-benar waras dan ingin memarahi Tom, apa susahnya mematikan toa terlebih dahulu. Jackson geram karena suara Naomi akan terdengar di seantero AHP.

"Non ... jangan buat kegaduhan," Tom mengecilkan suaranya.

"Apa?! Aku yang buat kegaduhan?! Aku hanya ingin menyadarkan mereka jika benar penggemar kakakku seharusnya ikut bahagia dong!" Naomi berbicara sangat kencang.

Tom tahu Naomi jengah dengan keadaan ini. Belum lagi, Jackson dan Lunar dituntut para penggemar dengan alasan tak masuk akal.

Selama ini, Jackson Adiwangsa maupun Lunar Kaelix tak menunjukkan batang hidungnya setelah selesai resepsi ke lima. Mereka dikabarkan tengah bulan madu ke berbagai negara, padahal Jackson dan Lunar tidak pergi ke mana pun.

Tom salah tingkah. Pria itu menyadari kamera-kamera yang tengah menyorotnya dengan Naomi. Gadis itu hanya tak terima karena setelah dijitak oleh asisten kakaknya, sekarang dituduh telah membuat kegaduhan.

"Adik edan!" geram Jackson.

Lunar memperhatikan Jackson yang tengah bersiap hendak pergi tapi Lunar melarangnya. Usapan Lunar di lengan Jackson membuat pria itu melunak. Jackson kembali merebahkan kepala di pangkuan Lunar, mereka menonton aksi pengunjuk rasa di gedung AHP menunggu bagaimana endingnya.

Jackson melihat ponselnya maupun ponsel Lunar. Dua-duanya tidak ada riwayat pesan atau panggilan. Jackson akui pengertian Tom dan Naomi yang tak ingin menggangu waktu mereka berdua.

"Aku akan membuat mereka bubar! Minggir kau gundul!" Naomi masih keras kepala.

Disebut gundul spontan Tom menyentuh kepalanya. Memang benar dirinya gundul, tapi haruskah Naomi menyebutnya? Apalagi seantero AHP mendengarnya. Nyali Tom jadi layu, kameramen di gedung AHP pas sekali menyoroti wajah Tom. Ekspresinya begitu terlihat memprihatinkan.

Jackson berdecak. Nampaknya ejekan gundul Naomi pada Tom membuat pria itu tersinggung. Tom seketika membisu tak lagi menahan Naomi sementara adik sang ceo merasa menjadi pejuang yang akan berperang.

Sikap Naomi tak luput dari sorotan kamera yang ditayangkan live. Jackson tak henti menggeleng, padahal dia sudah mengerahkan bodyguard dan polisi untuk keamanan.

Marahlah Jackson ketika Naomi dilempari tomat busuk. Pria itu spontan bangkit begitupun Lunar. Gadis itu tak lagi menahan Jackson untuk pergi ke perusahaan.

Setelah bersiap mengenakan kemeja dan celana, Jackson pamit pergi. Pria itu meminta Lunar tidak ikut dan hanya ditemani manager dan maid saja tapi Lunar tak menurut. Gadis itu menyusul tanpa sepengetahuan Jackson.

Sesampainya di sana semua orang terdiam. Tom sampai terkejut karena kedatangan Jackson dan si gadis gila itu menangis memanggil kakaknya. Penampilan Naomi terlihat buruk.

"Kenapa, kau tidak menurut pada Tom untuk tidak ikut campur?" tekan Jackson.

Naomi sesenggukan. Gadis itu mempertanyakan kenapa Jackson malah memarahinya sementara dia ingin membela Jackson dan Lunar.

"Huuuu! Kakakku saja tidak menghargaiku!" raung Naomi.

Jackson terkejut karena kehadiran Lunar. Gadis itu kemudian membawa Naomi untuk membersihkan badan. Jackson mengepalkan tangan, jika mereka tidak bubar terpaksa Jackson akan melakukan kekerasan.

"Tuan Jackson! Pernikahan Anda membuat beberapa penggemar Anda depresi dan mengakhiri hidupnya! Termasuk adikku, dia begitu mencintaimu! Dia selalu hadir di fanmeet yang Anda selenggarakan! Dia pun hadir di setiap konser Anda! Seharusnya Anda menjomblo seumur hidup!"

Teriakan seseorang yang menyalahkan Jackson seakan sembilu mengiris hatinya. Jackson bukan tak tahu, bahwa pernikahannya dengan Lunar banyak yang patah hati. Tapi apakah secara keseluruhan itu kesalahannya? Kenapa mereka tidak mengendalikan diri agar tetap waras menjadi penggemar?

Daripada menjawab, Jackson malah pergi. Para bodyguard mengelilingi Jackson sementara para pengunjuk rasa tetap memaki dirinya.

"Bagaimana keadaan Naomi?" tanya Jackson pada Lunar.

"Dia masih menangis, tuan. Coba tuan temui dia," balas Lunar kuatir.

Lunar melihat ke luar gedung AHP. Terpaksa agar mereka bubar diberi gas air mata. Lunar prihatin melihat Jackson yang termenung seorang diri. Pria itu menangis di pelukan Lunar.

"Menjadi terkenal tak membuatku bahagia, Lunar. Sebagai manusia biasa, aku ingin privasi. Aku ingin tenang," lirih Jackson.

Lunar mengusap punggung suaminya. Dia tidak bisa membayangkan, tekanan demi tekanan yang dialami Jackson selama ini. Lunar berdiri di dekat jendela menatap ke luar di mana orang-orang masih belum juga pergi. Andai saja kekuatan Kaelix masih bisa dia kuasai, pasti dengan mudahnya Lunar mengendalikan keadaan semrawut ini.

Akan tetapi, dia tak bisa mengikuti jejak Kaelix. Karena cintanya pada Jackson, gadis itu melanggar pantrangan. Karena itulah Aling mengusir secara halus pada Lunar karena dianggap tidak bisa menjaga kesuciannya.

Lunar meneguk ludah. Mengetahui apa yang terjadi pada Lunar, akhirnya dia diberi pilihan untuk tetap di Silvanwood atau bersama Jackson. Aling memaklumi ketika Lunar memilih Jackson dan ingin hidup seperti manusia biasa. Lunar tidak siap jika menjalani hidup seperti seorang biksu yang meninggalkan keduniawian.

Tiba-tiba saja seantero AHP menjadi gelap. Angin kencang bercampur debu membuat semua orang panik berlarian.

Gelap.

Tak bisa ditembus pandangan mata.

Jackson yang menyadari langsung menghambur mendekati jendela.

Orang-orang lalu lalang. Lunar memeluk erat Jackson. Semua orang menganggap akan terjadi bencana alam. Naomi tanpa sadar memeluk Tom demikian erat. Jangankan bencana, menurut ramalan seharusnya cuaca cerah berawan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!