NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 25 terasa berbeda

Xyra duduk di sisi ranjang dengan tatapan kosong kedepan.

Keceriaan di meja makan dan kata kata sang ibu mertua tadi kembali memutar jelas di kepalanya.

Kembali..

Bulir bulir bening air mata yang terasa hangat luruh membasahi ke dua pipinya.

" siapa aku sebenarnya ?! Tidak bisakah sekali saja aku tahu siapa mereka ?!

Aku ingin mengenal mereka....aku ingin tahu bagaimana rasanya berada di sekitar mereka...." cicitnya pelan.

Kedua orang tua....

Di usianya yang masih 20 tahun ini, Xyra masih sangat merindukan mereka.

Kebersamaan Yari di meja makan tadi bersama keluarganya membuatnya iri dan kembali teringat akan ketidak beruntungannya itu.

Perih sekali rasa hatinya...

Ia ingin sekali memiliki tempat untuk berbagi kesedihan seperti saat ini.

Xyra perlahan merebahkan tubuhnya dengan posisi miring.

Membiarkan air matanya membasahi bantalnya.

Entah kemana dan sedang apa Yari sehingga laki laki itu tak segera datang menemui sang istri.

Xyra akhirnya terlelap di dalam pelukan kesedihannya.

Sementara itu di halaman samping rumah,

Udara malam terasa dingin, angin sepoi sepoi menerpa tubuh Yari yang nampak berdiri tegak di sana sambil menatap rembulan yang mulai menampakkan ujudnya

Hujan deras telah reda beberapa waktu yang lalu, dan angin di atas sana sukses mengusir awan yang menutup wajah sang rembulan.

Wajah Yari nampak sedikit sendu,

Perlahan ia mengeluarkan ponselnya dan menatap layar ponselnya kembali.

layar yang menunjukkan foto Xyra sedang berdiri tegak di sebuah tempat wisata bertema out door dengan pesan....

" jaga dia baik baik atau aku akan merebutnya...."

Yari menarik nafas panjang dan kemudian menghembuskannya dengan berat.

Diam diam ucapan sang ibu tadi di meja makan mengganggu pikirannya.

Sore tadi,

Ia sedang bersiap untuk pulang ketika tiba tiba sebuah pesan dari nomor yang tidak ia kenal masuk.

Jantungnya seketika berdetak kencang ketika ia membuka pesan itu.

Dengan cepat ia keluar dari showroomnya dan melajukan mobilnya ke vila tempat sang istri kerja.

Sesampainya di sana tubuhnya terasa melemas ketika ia mendengar penjelasan jika sang istri sedang tidak berada di tempat kerja.

Ia tak ingin berpikir buruk tentang Xyra, ia percaya dan yakin...

Istrinya bukan wanita murahan. Tidak mungkin Xyra berselingkuh di belakangnya.

Cicitnya....

Yari kembali terdengar menghela nafas, tak lama ia memutuskan untuk kembali ke kamar.

Dengan langkah sedikit berat, Yari melangkah masuk ke dalam rumah dari pintu bekakang.

Yari melangkah masuk ke dalam kamar setelah ia membuka pintu kamar dengan pelan dan hati hati sekali.

Laki laki berwajah lembut itu melangkah mendekat kearah ranjang di mana saat ini sang istri sedang tidur.

Dengan gerakan pelan, Yari duduk di sisi ranjang di sisi Xyra.

Di tatapnya wajah cantik yang terpejam dengan posisi miring itu.

Lama Yari menatap Xyra.

" benarkah.... kau selingkuh di belakangku ?! " cicit Yari pelan.

Hatinya terasa sakit saat ia berucap seperti itu.

Matanya berubah sendu menatap Xyra, perlahan ia mengulurkan tangannya mengusap lembut pipi Xyra.

Bersamaan dengan itu, kening Yari berkerut.

" sayang....kamu demam....?! " ucap Yari lagi dengan wajah khawatir.

Yari segera bangkit dari duduknya dan mencari kotak obat.

Sementara itu di tempat lain,

Malam yang kian larut dan udara yang terasa dingin seperti tak berpengaruh sedikitpun pada sosok laki laki yang saat ini sedang duduk di bangku kosong yang ada di sebuah taman.

Sosok itu yang tidak lain adalah Bryan, sudah hampir dua jam lebih duduk di tempat itu.

Laki laki itu hanya duduk diam sejak tadi.

Satu tangannya nampak menggenggam sebuah ponsel.

Sebuah foto telah ia kirimkan kepada seseorang sore tadi.

Dan saat ini....

Sejujurnya ia tengah menunggu reaksi.

Tapi hasilnya nihil....

Tak ada reaksi apapun, tak ada sebuah chat atau bahkan sebuah panggilan.

Bryan nampak meremas kuat ponsel di dalam genggamannya itu.

" aku tidak akan menyerah....

karena itu jelas bukan aku, aku tak perduli meski karena itu....

aku harus terbakar dan menjadi abu di neraka.

aku menginginkanmu....

hanya menginginkanmu....

tidak yang lain meski aku bisa ....

Xyxi..... "

🍀

Pagi telah mengganti malam, udara pagi terasa lebih segar.

Xyra nampak bergerak pelan di atas ranjang.

Tubuhnya terasa sakit dan kepalanya terasa pusing.

" tidak usah bangun...tidur lagi saja "

Ucap Yari lembut ketika ia merasakan pergerakan di sisinya dengan tangan yang melingkar di pinggang sang istri.

Semalam.....

ia sudah memutuskan untuk tidak percaya dengan foto yang entah dikirimkan oleh siapa kepadanya itu.

Cintanya jauh lebih besar kepada sosok yang kini ia bawa kembali ke dalam dekapannya itu.

Xyra menoleh sejenak kearah sang suami yang tidur miring menghadap ke arahnya sambil meraba sesuatu yang terasa sedikit berat di keningnya.

" semalam badan kamu panas, aku mengompresnya.... " ucap Yari lagi dengan tatapan terus terarah kepada wajah sembab di hadapannya itu.

Sangat jelas jika semalam ia menangis.

Tangan Yari terulur menyentuh kening Xyra, tak lagi sepanas semalam meski masih terasa hangat.

" tidak usah turun....biarkan bi Marto yang menyiapkan sarapan dan bersih bersih rumah hari ini..." ucap Yari lembut.

" tapi mas...."

" aku yang akan bicara sama ibu " ucap Yari lagi sambil bangkit dari tempat tidur kemudian melangkah ke arah kamar mandi.

Sikap dan perhatian Yari tetap sama, tapi entah kenapa Xyra merasakan ada yang berbeda.

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵💪
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘳𝘺
shinta
waduh degdegan nih, dimana mereka akan bertemu, rumah sakit atau di pertemuan perusahaan. ahhhh kak Thara, gantung kita kayak jemuran iniiihhh
Widia Aldiev
jika Bryan ketemu baby Syakil jangan di persulit ya kak Tara 🙏🙏
Widia Aldiev
ayo Bryan selangkah lagi kamu bakal ketemu anak kamu ❤️❤️❤️
Titin Rosediana
wah.. nanggung bnyk up donkzz❤️❤️❤️🙏🙏🤭
nur hayati
makin seru
Widia Aldiev
ayo Bryan sedikit lagi kamu akan bertemu benihmu yg kini tumbuh menjadi Batuta yg tampan seperti kamu,semoga mereka bertemu di rumah sakit ❤️❤️❤️ g sabar nunggu nanti siang 🔥🔥
novi💜💜
berjuang bry,,,, ada bocil juga yg harus di perjuangin tuh
shinta
sepertinya perjuangan Bryan akan dimulai😍😍😍😍
novi💜💜
waaah suasana desa tempt tinggal xyra mengingatkanku di desa saat masa kecil thor, disana juga pada garap lahan milik perhutani di tanami jagung, ketela padi dan banyak lainnya.banyak tengkulak datng kesana untuk beli hasil panennya.tetep semangat thor
novi💜💜: aku orang jawa tengah ka, desa masa kecil persis banget kayak yg d cerita kaka ini
total 2 replies
Susanti
suka
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢🤔
Widia Aldiev
takdir benang merah masih terikat antara Xyra dan Bryan kalau sudah terhubung sejauh apapun Xyra berlari maka benang merah itu yg akan menuntun ya Kembali pada Bryan...yg buruk akan Tuhan singkirkan dan yg baik akan Tuhan dekatkan..karena semua sudah ada pada garis masing-masing ❤️❤️❤️
Siti Nurhasanah
aduuuhh...takdir oh takdir
takdir menuntun Xyra bertemu Bryan melalui kerjasama bisnis komoditi hasil pertanian Xyra dengan perusahaan Bryan, PT. YU SNACK & FOOD
shinta
bukankah itu perusahaan Bryan??
indy
senangnya Xyra sudah sukses. darah bisnis keluarganya mengalir deras pada xyra
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘶𝘬𝘴𝘦𝘴 𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢💪
Siti Nurhasanah
benar. uang dari Yari berhasil membangun harga firi dan kehormatan Xyra. Semangat Xyra.
Semangat, Author, secangkir kopi halu untukmu ☕😘😍😘
khitara: makasih kakak🙏
total 1 replies
shinta
Xyra tetaplah kuat.... semoga Klian cepat dipertemukan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!