[NAMA KARAKTER DALAM NOVEL INI SEDANG DALAM TAHAP REVISI, HARAP MEMAKLUMI NAMA NYELENEH DAN TERKESAN TIDAK BAGUS INI, TERIMAKASIH]
"Gue yang diperkodok, kok Om yang takut sih? Tapi gapapa Om gue seneng dan merasa tersanjung kok, soalnya Om bilang punya gue enak," ujar Nanas frontal.
"Kamu gila yah!" jawab Anthony meringkuk dengan menutupi badannya dengan selimut.
Hanya Sefruit kisah yang dialami oleh Nanas, karena sebuah tantangan konyol dengan iming-iming Aston Martin, Nanas harus tidur didalam kamar hotel selama dua puluh empat jam, tanpa mengunci pintunya.
Namun siapa sangka, kejadian taruhan itu benar-benar menjungkirbalikkan hidup Nanas dalam satu malam.
ANTHONY GILBERT CHOW x NANAS AMANDA AFDARIANTO
WARNING INI ADALAH AREA BEBAS TERTAWA😂
#SEFRUIT KISAH 01
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25 | Jomblokiawan
Happy Reading!
•••••
"Namanya adalah, Ah gausah lah Om, pamali nyebut nama bayi sekarang." jawab Nanas yang membuat Anthony mati penasaran.
"Demi tuhan, aku tidak rela kalau nama Anakku nanti adalah Alpukat Atau Apel dan semacamnya." batin Anthony menunggu Nanas selesai.
•
•
Hari ini adalah hari kepulangan Anthony, Nanas, Melon dan Terasi ke indonesia setelah menghabiskan tiga hari full di Cappadocia.
Kembali ke rutinitas sehari-hari setelah refreshing itu membuat pikiran mereka berempat segar kembali, terutama Anthony yang Minions-nya benar-benar dimanja oleh Nanas selama menjalani bulan madunya.
"Sedang apa?" tanya Anthony pada Melon yang menyeret kopernya menatap lalu lalang pris dewasa yang berjalan disana.
"Lagi nyariin Om-Om semalam," jawab Melon. "Ah kapan lagi coba gue bisa kesini lagi, selain nikmati pemandangan, cuci.mata juga sangat berdampak positif disini."
Anthony menggelengkan kepalanya menatap adik satu-satunya itu. "Jadi? Kamu mau nikah sama Om-Om?"
Melon mengangguk. "Kalau Kak Thony bisa salah kamar, aku juga bisa salah ruangan! Liat aja aku bakal nikah sama orang yang gak terduga."
"Terlalu banyak berhalusinasi." bisik Anthony berjalan meninggalkan Nanas masuk ke mobil. "Mau di situ? Atau masuk? Beberapa menit lagi pesawat berangkat,"
Melon menarik napasnya panjang kemudian menghembuskannya pelan lalu berlari ketengah jalanan. "Tuhan! Pengen nikah sama Om-Om!"
Pitt! Sebuah klakson panjang dari sebuah mobil mengagetkan Melon. "Ga jadi Tuhan."
Melon kemudian berjalan masuk kedalam mobil dimana Terasi dan Nanas sedang tertawa puas atas tingkah Melon.
"Liat kan? Lo gak ditakdirkan nikah sama Om-Om." bisik Terasi menahan tawanya.
"Diam ah, bacot!" jawab Melon melipat kedua tangannya.
Anthony kemudian kembali menjalankan mobilnya menuju bandara, tak butuh waktu lama untuk sampai disana, setelah mengembalikan dan membayar sisa uang sewa mobil yang dipakai Anthony selama di Turki, akhirnya mereka berdua masuk kedalam pesawat sebelum pesawat tersebut lepas landas.
Beberapa jam diperjalanan tidak terasa oleh Anthony, Nanas, Melon dan Terasi, mereka kini sudah tiba di bandara dan sampai di jakarta, disana sudah ada Mangga yang menunggu kedatangan mereka.
"Bro, ini kunci mobilmu, bagaimana liburanmu?" tanya Mangga menyerahkan kunci mobil Anthony.
"Menyenangkan. Oh iya Thanks! Maaf merepotkan mu." jawab Anthony menepuk bahu Mangga.
"Jangan seperti itu, lagipula aku senang kalau membantumu, semenjak menikah dengan Nanas muda mu, kau kan sudah resmi keluar dari Genk Duda kami." ujar Mangga melirik Nanas yang membuang jauh mukanya. "Sekarang hanya tinggal aku dan Salak,"
"Hah Salak?" tanya Nanas memastikan.
"Iya, Gunawan Salaka. aku, Anthony dan dia adalah sahabat yang baik." jawab Mangga pada Nanas.
"Berapa banyak lagi nama, buah-buahan yang harus gue denger?" tanya Nanas dalam hati.
"Okey, kalau begitu. Kami pamit dulu, sepertinya kami butuh istirahat." ujar Anthony disambut anggukan oleh Mangga.
Mereka berempat kemudian berjalan masuk kedalam mobil sementara Mangga hanya menatap mereka sebelum mengingat sesuatu.
"Eh iya, Gradasi!" panggil Mangga pada Terasi.
Terasi membalikkan badannya dan menatap Mangga sebelum menunjuk dirinya untuk memastikan apa dirinya yang dipanggil oleh Mangga.
"Gelang mu, pasti terjatuh saat kau ingin ke Cappadocia tempo hari." ujar Mangga menyerahkan gelang milik Terasi.
Terasi yang sadar bahwa gelangnya hilang hanya mengangguk kemudian mengambil gelang tersebut dari tangan Mangga.
"Nama gue Terasi," jawab Terasi pada Mangga. "Asih Tianingsih Terasisnawati Ningrat, lebih tepatnya."
"Oh, Maaf." Mangga tersenyum menawan membuat Terasi kembali gugup.
"T-Terima kasih." ujar Terasi.
"Ur Welcome!" jawab Mangga.
Terasi kemudian segera menyusul Anthony, Melon dan Nanas masuk kedalam mobil sementara itu Mangga masih ada ditempatnya sampai mobil Anthony meninggalkan area itu.
"Dia gadis yang menarik." batin Mangga masuk ke mobilnya sendiri dan bertemu dengan Salak yang memang ikut bersamanya kesana, jika tidak bagaimana Mangga bisa membawa dua mobil sekaligus.
"Kenapa tidak turun tadi?" tanya Mangga menjalankan mobilnya sementara Salak menutup ponselnya.
"Adik Anthony, Melon, dia mantanku, dan sebagai Duda yang pernah gagal dalam pernikahan kemudian gagal dalam hubungan pacaran, benar-benar memalukan bertemu mantan pacar sendiri." jawab Salak.
"Itukan menurutmu." ujar Mangga tersenyum pada Salak.
Sementara itu Terasi yang bersama Anthony, Melon dan Nanas tampak berbunga-bunga, cuaca mendung tak membuat hatinya yang ceria gentar.
"Ternyata Kak Mangga itu Duda?" batin Terasi.
Walaupun hanya sekilas hatinya benar-benar berdebar, Terasi kemudian membuka jendela mobil dan mengeluarkan kepalanya disana. Menatap langit mendung dan berteriak kencang.
"TUHAN! PENGEN NIKAH SAMA DUDA!"
Duar! Suara kilat yang menyambar mengagetkan Terasi yang membuat Terasi kembali masih ke mobil. "Ga jadi Tuhan."
Nanas yang melihat itu hanya tertawa puas, dan menatap remeh kedua sahabatnya. "Kayaknya cuma gue, yang ditakdirkan nikah sama Om-Om atau Duda."
Nanas dan Terasi memutar bola matanya malas dan menatap jengkel Nanas yang mencoba meledek mereka. "Terus?"
"Kalian gak di restuin alam dan takdir, udahlah terima aja predikat jomblokiawan itu." jawab Nanas yang membuat Melon dan Terasi semakin kesal.
"Gue tandain muka lo! Punya Kakak dan Kakak Ipar kelakuannya kek Setan semua." ujar Melon melipat kedua tangannya.
"Terasi? Melon?" Nanas memanggil kedua sahabatnya itu sehingga membuat Terasi dan Melon yang membuang muka menghadap ke arah Nanas.
Nanas kemudian mencolek Anthony sehingga Anthony berbalik kearahnya dan langsung dicium oleh Nanas, membuat kedua sahabatnya panas seketika melihat keromantisan Nanas dan Anthony.
Terasi dan Melon saling bertatapan dan saling mengangguk, Melon mengeluarkan ponselnya sementara Terasi membuka kaca mobil lebar membiarkan angin masuk dan membuat rambutnya tergerai beterbangan.
"Lagu Rossa On."
"Kumenangis-" Lagu tersebut menjadi backsound ala-ala Vidio klip dengan angin sepoi-sepoi yang membuat Rambut Melon dan Terasi yang tergerai beterbangan ke sana-kemari.
Nanas yang melihat itu hanya tertawa puas, melihat Melon dan Terasi adalah dua orang yang paling ternistakan saat ini.
"Pemirsa dikabarkan, dua remaja mati bunuh diri karena tidak sanggup melihat kebucinan seorang Mahasiswi dan eks Duda." Suara dari speaker radio yang dinyalakan Anthony.
Nanas, Melon, dan Terasi membulatkan mata sempurna dan saling bertatapan.
"Gue gak mau bunuh diri." ujar Melon dan Terasi bersamaan dengan ledakan tawa Nanas yang kesekian kali nya.
- TBC
Makasih yah buat Readers yang sudah banyak saranin nama Buah salah satunya Mangga dan Salak ahahaha aku suka komentar kalian, Loveyuuu
Terasi
Melon
Nanas dan Anthony
iya gk seehhh....???
kok iso yooo....😩😩😩
Mau nikahin seorang cowo yg belok? anjirrlah, (ga TW yah bisa atau ga berubahnnya) TPI kek dia udah pernah menikmati rasanya jadi Pria yg Aihh sudahlah. Intinya dia ga normal anjirrr emng bisa berubah TPI cowo yg prnah ga normal itu teruss tiba² berubah normal, itu kek ibaratnya gini (cowo kan harga dirinya tinggi apalagi soal kejantanan, dis udah prnah jdi pria ga normal aja kek aib ga sih+ga tau malu juga) masa jodohnya melon serandom ini sih😭 kenapa ga sama cowo bule Turki itu aja deh😭
THORRR KULIAH LOH INI, GA DI DROP OUT MAHASISWI MODELAN KEK GINI NIHP😭