"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Evans cemburu?
"Sayang sadar tidak kita menjadi pusat perhatian." Ucap Evans.
"Sadar itu hal yang aku inginkan." Kata Lisa.
"Bagaimana jika di luar rumah aku memanggil mu Lisa saja, tidak pakai sayang." Ucap Evans.
"Tidak ada tetap sayang, perkataan ku mutlak sayang." Kata Lisa.
"Evans." Annita berlari mendekati Evans.
"Hey apa-apaan kau." Annita mendorong Lisa.
"Apa maksud mu, kau berani-berani nya." Ucap Lisa yang tidak terima.
"Annita, apa maksud mu." Bentak Evans.
"Sayang kau baik-baik saja kan." Tanya Evans.
"Sayang kamu bilang, siapa dia Evans."
"Kau tidak tau aku, aku istri dari Evans. Sayang apa kamu tidak mengundang nya." Tanya Lisa sambil mengusap wajah Evans.
"Istri, Evans kau sudah menikah, kau mengkhianati ku."
"Annita apa maksud mu, aku tidak pernah menganggap mu, apa kau gila." Ucap Evans.
"Kau pasti memaksa Evans menikah dengan mu, kau wanita gila."
"Sayang tunjukkan apa aku memaksa mu menikah." Lisa mencium bibir Evans, dan Evans yang tidak pernah bisa menolak ciuman dari Lisa langsung membalas nya.
"Kalian Gila." Annita berlari meninggalkan Evans dan Lisa.
Mereka berdua masuk ke dalam ruangan Evans, sekarang Lisa sudah bebas menyentuh apapun di ruangan itu, termasuk Evans sendiri.
"Sayang ada yang mengetuk." Ucap Lisa.
"Suruh dia masuk." Kata Evans.
"Kamu menganggap ku pembantu." Tanya Lisa.
"Jika tidak mau tidak papa." Evans ingin bangkit dari tempat duduk nya.
"Sayang kamu mudah sekali marah." Lisa berjalan mendekati pintu.
"Wah cantik sekali." Ucap Satria.
"Satria siapa dia." Tanya Jack.
"Aku tidak tau, mungkin pacar atau teman pak Evans." Jawab Satria.
"Masuk tampan." Ucap Lisa sambil tersenyum pada Satria dan Jack.
"Evans kenapa kamu tidak bilang jika siswa mu setampan ini." Kata Lisa.
"Apa kalian tidak ingin berkenalan dengan ku." Tanya Lisa.
"Tentu mau aku Satria."
"Aku Jack."
"Aku Lisa bisa panggil kak, atau Lisa juga boleh."
"Ada apa kalian berdua ke sini." Tanya Evans.
"Pak nilai kami bagaimana, bukan nya kami sudah mengerjakan semua tugas yang bapak berikan."
"Sudah pergi lah, aku sudah menyelesaikan nya." Ucap Evans.
"Nanti boleh pak, saya ingin berbincang bersama Lisa." Kata Jack.
"Lisa bisa kita ke kantin bersama aku yang akan membayarnya." Ucap Satria.
"Lancang sekali kalian, dia istri ku." Bentak Evans.
"Sayang jangan marah-marah, mereka hanya mengajak ku makan." Lisa sengaja ingin memancing rasa cemburu Evans.
"Ah kamu sudah menikah dengan pak Evans Lisa." Tanya Jack.
"Sudah tapi aku ingin makan bersama kalian berdua, kalian sangat tampan." Jawab Lisa.
Mereka berdua bingung dengan perkataan Lisa, padahal selama ini banyak wanita dia kampus ini memuji ketampanan Evans baru kali ini ada wanita yang mengatakan jika mereka berdua tampan di depan Evans.
"Apa boleh pak." Tanya Satria.
"Makan lah sana, aku memberi mu izin." Ucap Evans.
"Terimakasih sayang." Ucap Lisa dan langsung menggandeng Jack dan Satria.
Setelah Lisa pergi ntah kenapa pikiran Evans tidak tenang, ia sangat takut Lisa berbuat aneh pada mereka berdua.
"Ah sial." Evans menyusul Lisa ke kantin.
Lisa sudah menduga Evans akan datang, aksi nya ia lanjutkan dengan menyuapi makan Jack dan Satria.
"Sayang." Lisa terkejut saat Evans menarik nya dan langsung menempel kan tubuhnya ke tubuh Lisa.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..