NovelToon NovelToon
Suami Kontrakku Pria Desa Mempesona

Suami Kontrakku Pria Desa Mempesona

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Niat hati hanya ingin menolong Putri dari mantan majikan Kakeknya yang hendak melarikan diri, Asep justru di paksa untuk menikahinya.

Hanya tiga bulan, itu yang ia katakan, namun apa benar dalam waktu tiga bulan tak akan ada perasaan yang tumbuh diantara mereka?

Asep ada kecoak! Asep ada tikus! Asep, Asep, Asep, Asep!

“Sial, kenapa dikit-dikit gue terus manggil nama dia?” Ziya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 - Gara-gara makhluk

Ziya membalikkan tubuhnya karena tak melihat sosok yang ingin dilihatnya, ‘Ko gak ada, kemana dia pergi?’ Batinnya bertanya.

Dia pun lantas bangun, saat itu barulah dia melihat ternyata Asep sedang tidur di lantai.

“Asep, ngapain lu tidur disitu?” tegur Ziya, dia bahkan tidur di lantai hanya memakai sarung sebagai pembungkus tubuhnya.

“Eh Neng, saya kira Neng udah tidur,” Ucapnya sembari bangun.

“Sebenernya gue gak bisa tidur,” ungkap Ziya.

“Maaf ya, karena Bapak saya tiba-tiba pulang kita harus tidur sekamar begini,” ucapnya penuh penyesalan.

“Gak usah minta maaf, ini juga bukan salah lu ko. Tapi lu ngapain tidur di lantai mana cuma pake sarung doang, lu gak takut masuk angin apa.”

“Terus saya harus tidur dimana atuh Neng, gak mungkin saya tidur di kursi bisa-bisa Bapak curiga nanti,” ucapnya.

“Y-ya seenggaknya lu kasih alas ke, pake tikar atau apa. T-tapi kalau lu mau, gu-gue bisa ko berbagi ranjang sama lu, cu-cuma dikit doang lu bagian tepinya aja,” ucap Ziya dengan nada gugup.

Asep tersenyum canggung, “gak usah Neng, saya gak papa tidur di lantai juga, nanti saya akan ambil tikar diluar kalau Bapak udah tidur,” tolaknya.

“Ya udah terserah lu kalau gitu,” Ziya kembali membaringkan tubuhnya menyamping seperti semula.

‘Cih, so jual mahal dasar. Harusnya gue kan yang jual mahal sebagai cewek, lagian gak bakal gue apa-apain juga kalaupun kita tidur bareng,’ batin Ziya dia merasa kesal plus malu juga karena ditolak oleh Asep.

Malam kian larut, namun kantuk tak kunjung hadir mungkin karena ada orang asing yang ikut bernapas menggunakan udara yang sama di kamar ini.

Ziya kembali melirik kearah tempat Asep berada, dengkuran halus terdengar darinya, Ziya menggeser tubuhnya pelan, hingga posisi cukup untuk melihat wajah Asep saat tertidur.

‘Bener-bener ya lu Asep, bisa-bisanya lu tidur nyenyak sementara gue gak bisa tidur,’ batin Ziya, dia menatap lamat-lamat wajah tenang itu, Asep tidur dengan posisi terlentang.

Wajahnya benar-benar bisa membuat Ziya betah berlama-lama menatapnya, saat dia tengah anteng memandangi wajah Asep, tiba-tiba dia merasakan sesuatu merayap di punggungnya.

Argh...!! Teriaknya, membuat Asep sontak terbangun karena teriakannya.

“Ada apa Neng? Ada–,” ucapan Asep sontak terhenti karena melihat Ziya membuka bajunya.

Argh..! Ziya kembali menjerit saat melihat Asep terbangun, dia lupa bahwa Asep tidur di bawah ranjangnya saking takutnya pada makhluk yang merayap di punggungnya.

“Tutup mata lo, Asep!” teriak Ziya sambil meraih selimut yang ada di ujung ranjang untuk menutupi tubuh bagian depannya yang hanya menyisakan branya.

“I-iya sa-saya udah tutup mata ko Neng,” ujarnya sambil berbalik memunggungi Ziya.

“Awas kalau lu berani ngintip,” ancam Ziya.

“Saya mana berani atuh Neng, tapi kenapa Neng tiba-tiba teriak sambil buka baju atuh?” tanyanya gugup.

“A-ada sesuatu di punggung gue,” ucap Ziya.

“Sesuatu apa Neng?”

“Gue juga gak tahu, tapi dia jalan-jalan gitu, ahh gue takut, tolongin gue Sep” rengek Ziya setengah menangis.

“Biar saya lihat atuh Neng,” Asep hendak berbalik namun Ziya mencegahnya.

“Jangan! Jangan di lihat, kalau lu berani gue tonjok lu!” ancamnya.

Asep menghela nafas berat, “terus Neng maunya saya gimana, kalau di lihat aja gak boleh,” keluh Asep frustasi.

“Bi-biar gue yang tunjukin, lu ambil lalu buang,” ucap Ziya.

“Ya udah sok atuh saya ngadep kesini Neng ngadep kesana,” ucap Asep, dia duduk di tepi ranjang dengan posisi berlawanan sesuai keinginan Ziya.

“Makhluknya ada di sebelah mana Neng?”

“Kanan, dia jalan ke kanan, ugh...” Ziya merasakan sentuhan tangan Asep di punggungnya, dia menelan Salivanya.

“Gak ada apa-apa Neng,” ujarnya.

“Dia agak naik ke atas, buruan dong Sep,” ucap Ziya dia tipe orang yang takut pada segala jenis serangga.

“Arghh... Asep!” kesal Ziya karena tangan pria itu menyentuh benda terlarang.

“Eh, m-maafin saya Neng saya gak sengaja,” Ucapnya panik dan langsung menarik kembali tangannya itu.

“Gue bilang ke atas, tangan lu malah ke samping!” kesal Ziya.

“Aduh maaf Neng, saya beneran gak sengaja.”

Ziya mendengus kasar, namun dia juga tidak bisa menyalahkan Asep karena tak sengaja menyentuhnya.

“Sa-saya lihat sebentar aja atuh Neng, biar jelas makhluk apa yang merayap di punggungnya Neng, kalau kaya gini terus gak bakal ketemu-ketemu itu makhluknya,” ucap Asep.

“Anjir enggaklah gue malu,” tolak Ziya.

“Kalau gitu Neng lepas aja sendiri tuh makhluk dari punggung Neng, saya gak bisa bantu lagi.”

“Ck ya udah cepetan jangan lama-lama. Awas kalau muncul pikiran kotor di otak lu,” ancam Ziya.

“G-gak bakal atuh Neng, Iman saya kuat,” sahutnya, namun nyatanya Asep benar-benar gugup perlahan dia mengarahkan pandangannya ke punggung Ziya yang hanya tertutup di tengah sedikit, itupun dengan tali branya.

1
Arin
Bagus itu Ziya makin cepat makin bagus putusin tuh si Regan....
Biar si benalu cari duit sendiri
juwita
Ziya org tua g ngerstui sm pacar km. mgkn ada sebabnya.
Susi Akbarini
lanjuttttt...
❤❤😍😍💪💪
Susi Akbarini
ziya jga kurang oeka gk ada yg menjaga seperti Asep..
klao Asep gk cinta ma kmu ziyaa..
🤣🤣😄❤❤❤😍💪💪💪
Susi Akbarini
lanjutttttt❤❤😍😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
🤣🤣😄😄😄😍❤❤💪💪💪
Rubyred
lanjut makin seru ceritanya..🤭🤭
Rubyred
menarik
Susi Akbarini
asep lagi ganti baju..
ziya auto njerittt..

aaaaa..
🤣🤣😄😄😍😍😍❤💪💪💪
Susi Akbarini
waaaahhhh..
jangan samlai pak raden manfaatin ziya yaaa😍❤❤❤❤💪💪💪
Whidie Arista 🦋: Nggak Kak, Bapaknya Asep itu baik ko yang serem cuma penampilannya aja hehe
total 1 replies
Arin
Jawab Ziya...... iya gitu. Jangan sampai bapak mertua berusaha misahin. Karena gak ada cinta buat Asep😁😁😁
Susi Akbarini
waaaddduuuuhhhh..

jgn sampai siti curiga..
klao perlu ziya cium asep di depan siti..

🤣🤣😄😍❤❤❤❤
Whidie Arista 🦋: /Facepalm/
total 1 replies
Rubyred
haha.....matilah kau ziya bisa ketahuan tu bohongnya....🤭🤭🤭
Susi Akbarini
lanjutttt...
😍💪😍😍💪💪❤❤❤
Rubyred
kasian ziyanya cemburu tu asep🤭🤭🤭
Susi Akbarini: betul3..

🤣😄😄😍😍❤❤
total 1 replies
Ayu
menarik dan tidak membosankan bacanya /Smile/
Susi Akbarini
lanjutttt❤❤❤💪😍😍❤❤
Susi Akbarini
waahhhh..

aseppp..
siap2 aja macn netinamu ngamuk3..
🤣❤❤💪😍😄
Susi Akbarini
lanjuttttt❤❤💪😍😄
Susi Akbarini
waduhhhh...
bakal ada salah paham ini..
moga gak panjang salah pahamnya..


❤💪💪💪😍😍😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!