NovelToon NovelToon
HASRAT SANG TUAN MUDA

HASRAT SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah / Obsesi / Mengubah Takdir / Keluarga / Romansa / Pembantu / Tamat
Popularitas:28.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mae_jer

Follow My IG : @mae_jer23

Geyara, gadis kampung berusia dua puluh tahun yang bekerja sebagai pembantu di rumah keluarga Cullen. Salah satu keluarga terkaya di kota.

Pada suatu malam, ia harus rela keperawanannya di renggut oleh anak dari sang majikan.

"Tuan muda, jangan begini. Saya mohon, ahh ..."

"Kau sudah kupilih sebagai pelayan ranjangku, tidak boleh menolak." laki-laki itu terus menggerakkan jarinya sesuka hati di tempat yang dia inginkan.

Tiga bulan setelah hari itu Geyara hamil. Masalah makin besar ketika mama Darren mengetahui sang pembantu di hamili oleh sang anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah rahasia tuan muda

Yara berhenti di tempat yang sepi, duduk di sebuah bangku kosong dan menangis tersedu-sedu. Ia sudah menahannya sejak tadi. Gadis itu terisak kuat. Saat ia melihat Darren sudah berdiri di hadapannya, Yara cepat-cepat menyeka air matanya.

Pasti dirinya terlihat menyedihkan sekali di depan tuan mudanya ini. Laki-laki itu pasti sedang menertawakannya sekarang.

"Tuan muda pergilah, saya pengen sendiri." kata Yara mengusir secara halus. Namun Darren yang tidak mengatakan apapun sejak tadi kini sudah duduk di samping Yara.

Darren belum pernah membujuk perempuan yang sedang menangis sebelumnya. Itu sebabnya dirinya merasa bingung. Yang pasti melihat Yara menangis pedih begini hatinya ikut terenyuh. Darren merasa aneh dengan dirinya sendiri.

"Jangan menangisi pria seperti itu lagi. Kau terlalu baik untuknya." ucap Darren. Hanya itu kalimat yang ada dalam otaknya sekarang. Yara tidak menanggapi apa-apa. Dia hanya ingin menenangkan diri sekarang karena otaknya sudah penuh.

"Tolong tuan muda pergi saja." katanya lagi.

"Jangan harap. Aku tidak ingin melihatmu menangis seperti ini. Hatiku ikut sakit. Aku akan menemanimu." tangan Darren terangkat mengusap air mata di pipi Yara.

Kalimat terakhir yang dia ucapkan berhasil membuat Yara terdiam. Apa katanya? Hati laki-laki itu ikut sakit? Sepertinya ia salah dengar. Karena tidak mungkin. Tuan muda kaya itu dari awal memang hanya berniat main-main dengannya. Seperti laki-laki kaya kebanyakan. Perempuan sepertinya hanya akan menjadi alat pemuas nafsu mereka.

"Ayo ikut aku. Tidak baik orang lain melihatmu menangis seperti ini." Darren menarik tangan Yara lembut.

Yara tidak menolak. Lagipula dia juga tidak tahu mau kemana sekarang. Ia membiarkan Darren membawanya kemanapun. Saat ini otaknya sedang tidak siap untuk bekerja. Ia sudah terlalu lelah. Mereka menempuh perjalanan yang cukup lama. Kira-kira dua jam barulah mereka tiba di sebuah pantai pribadi milik Darren.

Darren membeli pantai ini dua tahun lalu dengan uangnya sendiri. Pria itu akan datang ke tempat ini kalau lagi ingin menyendiri. Orangtua dan teman-temannya tidak ada yang tahu dia membeli pantai ini. Hanya orang-orang yang gaji untuk merawat tempat ini.

Di dekat pantai ada sebuah rumah yang dia bangun. Rumah yang memiliki tiga tingkat dan tampak mewah. Mata Yara ikut dimanjakan saat mereka turun dari mobil.

"Di luar terlalu berangin. Ayo ke dalam saja." ucap Darren. Lelaki itu mengambil jaket miliknya dari dalam mobil dan memakaikannya kepada tubuh Yara. Gadis itu terpaku sesaat. Perlakuan Darren padanya hari ini begitu manis.

"Kenapa menatapku begitu." Yara menggeleng cepat. Tidak mungkin dia bilang dirinya gugup dan terenyuh dengan sikap lembut pria itu bukan?

"Ayo,"

Mereka pun memasuki halaman rumah pantai. Baru sekarang Yara datang ke pantai yang sepi sekali tidak ada orangnya. Seperti terisolasi dari orang-orang. Di dalam rumah besar itu pun hanya ada sedikit orang.  Yara pikir rumah ini semacam penginapan. Ia belum tahu kalau orang-orang tersebut adalah orang-orang yang bekerja untuk Darren.

"Tuan muda," nanti setelah mereka menyapa barulah Yara bisa menyimpulkan.

"Kalian pergi dulu. Aku ingin berduaan dengan kekasihku di sini." Yara mendongak ke Darren.

Kekasih? Sejak kapan dia jadi kekasih pria mesum ini?

"Baik tuan muda."

Setelah itu para pembantu tersebut menghilang dalam sekejap mata. Yara keheranan namun tidak mengatakan apa-apa. Begitu mereka naik ke lantai tiga, matanya langsung dimanjakan dengan pemandangan yang teramat indah. Sungguh indah pemandangan laut dari sini.

"Kau suka?"

Tanpa sadar Yara menganggukkan kepala. Mereka sudah duduk di sofa panjang. Angin yang menerpa kulit Yara terasa begitu segar. Tempat ini sangat indah.

"Pantai seindah ini, kenapa tidak ada pengunjungnya?" Yara bergumam heran. Darren tertawa dengan kepolosan gadis ini. Harusnya dia bisa langsung mengerti kalau tempat ini adalah private beach.

"Pantai dan rumah ini adalah milik pribadiku. Jelas tidak akan ada pengunjung selain diriku sendiri dan orang-orang yang aku bawa."

Yara memiringkan kepalanya menatap Darren. Ternyata pria itu duduk sangat dekat. Kalau dia tidak hati-hati tadi bibir mereka pasti sudah bertabrakan. .

"Jadi pantai ini milik tuan muda?" Yara masih tidak percaya.

"Mm, aku membelinya dua tahun lalu." jawab Darren. Orang berduit memang beda. Dapat membeli apa saja yang mereka mau. Yara jadi iri."

"Kau tahu? Kau adalah wanita pertama yang kubawa ke sini." gumam Darren pelan. Tatapannya menggoda dan untuk sesaat membuat Yara terpaku. Tapi gadis itu cepat-cepat menyadarkan dirinya sendiri.

Tidak mungkin kalau dia adalah perempuan pertama yang ke sini. Anak majikannya ini terlihat sekali adalah seorang playboy kelas kakap. Paling kalimat tadi hanya salah satu akal-akalannya untuk melancarkan aksinya dan membuat Yara merasa diperlakukan berbeda.

"Aghh! Sesaat kemudian Yara memekik karena Darren tiba-tiba mengangkat tubuhnya membuatnya dia duduk di pahanya dengan posisi membelakangi pria itu.

Bokongnya dan junior pria itu saling menyentuh. Gadis itu gugup seketika. Untuk sesaat dia melupakan kesedihannya akan perselingkuhan orang-orang terdekatnya karena sekarang pikirannya di penuhi dengan Darren yang mungkin akan melakukan sesuatu terhadapnya.

Darren membenamkan kepalanya di belakang leher Yara. Tangannya bergerak melingkarkan tangannya di pinggang ramping gadis itu. Hidungnya menghirup aroma tubuh sang pembantu.

Aroma yang menenangkan. Darren suka aroma tubuh Yara. Rambutnya pun sangat wangi. Wangi yang menyegarkan.

"Kau wangi," gumam Darren di telinga Yara. Kemudian memberikan gigitan kecil di daun telinga gadis itu. Lelaki itu mengikatkan rambut Yara kemudian dengan gelang rambut yang dia ambil dari pergelangan tangan Yara. Darren melakukan itu untuk memudahkan dirinya menjelajahi leher Yara nanti.

Sekarang mulutnya mengecup pundak Yara. Darren melakukannya dengan lembut hingga Yara tidak dapat menolak. Yara memang tidak bisa menolak. Ia sudah berjanji akan melakukan apapun yang laki-laki ini mau asalkan meminjamkannya uang.

Saat Darren menghi-sap lehernya dengan kuat memberikan tanda kepemilikannya di sana Yara tercekat. Matanya tertutup. Rasanya cukup sakit. Setelah itu telapak tangan Darren menyentuh dagu Yara dan membuatnya menoleh ke belakang.

Tatapan mereka bertemu. Yara berusaha menghindari kontak mata dengan si tuan muda tampan ini namun Darren seolah tidak mengijinkannya menatap ke arah lain. Sesaat kemudian bibir Darren sudah menempel di bibir lembut Yara. Lelaki itu menciumnya.

1
anonim
Waduh Zia kena tampar mamanya karena pulang sekolah tidak langsung pulang - sadis juga mama kandung rasa mama tiri.

Lah kok anak haram tidak berguna, mamanya bilang - kan dia yang mengandung.

Wooo...hamil dengan pria lain ini mamanya waktu mengandung Zia. Bukan suami yang sekarang.

Komik-komik Zia di bakar mamanya.

Zia adiknya Zidane ternyata - beda ayah.

Bakal Seru ini kalau Bian tahu Zia adiknya Zidane
anonim
Zia ini kehidupannya kok rada gimana gitu - seperti tertekan di rumahnya.

Diajak makan Rara tahu ada Bian kok langsung ngibrit lari - alasannya mamanya sudah pulang.
anonim
Zia di panggil bu Laura pelatih cheerleader sekolah. Bu Laura kenal pelatih Zia waktu masih di SMP Pelita Jaya. Zia ikut cheerleaders waktu itu.

Sekarang bu Laura menghendaki Zea untuk bergabung menjadi anggota cheerleaders.

Bakal sering ketemu pujaan hatinya ini Zea - menerima menjadi cheerleaders.
anonim
Wow Zia si gadis ceroboh yang nabrak Bian dua kali - ternyata mengidolakan Bian.

Oo ternyata sebelumnya Bian dan Zea pernah ketemu. Lucu juga pertemuan pertamanya.
anonim
Perlakuan Bian terhadap gadis yang mau mengambil pecahan piring - bikin iri cewek yang ada di kantin.

Waduh mau berkelahi lagi ini Bian dan ke tiga temannya. Karena ulah Zidane, Raka hampir mati - mereka tidak terima.
Magichand01 86
udh lama gak update
anonim
Damian berlaku bijaksana mensikapi sepak terjang Bian. Selama itu tidak membahayakan Bian yang sudah dianggap seperti anak kandungnya sendiri.

Brandon dan Kanara melihat Bian sebagai anak baik-baik. Tidak dengan Damian sang mantan mafia - dia tahu sepak terjang Biar di luar. Perlindungan Damian terhadap Bian melalui anak buahnya selalu ada untuk memastikan keselamatannya.
anonim
Zora memang berhak berbahagia. Damian sangat menyayangi adiknya. Danian sudah yakin, Arsen pria yang pantas mendampingi adiknya.

Mama Indah sangat bahagia - doanya selalu untuk Arsen dan Zora segera diberikan momongan.

Terima kasih Author ceritanya bagus. Di tunggu ceritanya Bian.
anonim
Damian tahu orang tua Arsen menyayangi Zora - tapi tetep serasa musuh kalau sama Arsen 😄.

Mama Indah seneng bakal menimang cucu. Bima gimana ? pasangannya siapa ? Kenzo si polos wkwkwk - peetanyaannya itu lo 😄
anonim
Selamat Zora dan Arsen - calon papa dan mama
anonim
Dokter Julian yang mengoperasi Raka. Operasi berjalan lancar.

Arsen ketakutan, dikiranya istrinya yang sakit atau celaka.

Zora semoga hamil
anonim
Zora belum tahu kalau adiknya Dira yang dibelain Bian. Bian saat terluka pulangnya kan ke rumah daddy Damian - Zora yang mengobati luka-lukanya.
anonim
Zora yang baik hati membantu Dira dengan memberikan uang untuk tambahan biaya operasi adiknya.

Dira segera di suruh pulang ke rumah sakit untuk menemani adiknya yang mau menjalani operasi.
anonim
Kebahagiaan Zora pantas untuk di dapat. Kasihan hidupnya di masa lalu yang penuh tekanan. Penuh fitnah. Sekarang mempunyai kakak yang sangat sayang dan melindungi yang belum lama bertemu. Dan suami yang sangat mencintai.
Ketut sariani Sariani
lnjut dong thor
.
knp y 🙄🙄🙄
kisah ttg ka bian krg menarik🤔🤔
mimief
yah keceplosan 🤣🤣😜
kakaknya langsung 🫣🙄
mimief
janji mu..
sampai mana kira kira akan kau tepati 🥹
🌸🍣わたなべ_Ryuzu👘🌸
💪😍👍👍
Jane Nguyễn
/Smile//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!