Menikah dengan bos iblis musuh bebuyutan di kantor. Apa yang akan kamu lakukan?
Begitulah yang di rasakan Shera,ia harus menikah dengan bos sekaligus musuh bebuyutannya di kantor.
"Kalian benar benar jahat! menjodohkan aku dengan lelaki macamnya yang selalu bermain dengan banyak wanita!"
Tentu saja sebagai sekretaris pribadi,Shera sangat paham berapa banyak wanita yang menggelantung di sisi kiri dan kanan pria iblis itu.
Bagaimana Shera menjalani kehidupan rumah tangga bersama sang iblis?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain Asny Dakarai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 23
#Shera POV
malam ini cuaca sangat dingin karena hujan sejak sore tadi belum berniat untuk berhenti. Aku rindu dia,rindu saat ia menggodaku,rindu dengan kelakuan mesumnya dia. kupejamkan mataku dan mencoba untuk tidur. tiba tiba pintu kamarku terbuka dan aku melihat sosoknya disana tersenyum kepadaku. aku kembali memejamkan mataku karena ini hanyalah mimpi aku tidak ingin berkutat dengan mimpi indah ini. aku mendengar langkah kakinya yang mendekati tempat tidurku. aku merasakan telapak tangannya mengusap wajahku dan merasakan bibir manisnya yang mencium bibirku. entah karena cuaca yang dingin atau karena apa? aku menikmati permainan lidahnya didalam mulutnya.
"eemmpttt aaahhh say,,,,hangg" desahku saat ia menciumi leherku penuh gairah.
tiba tiba sepasang tangan kecil memelukku dan aku membuka mata melihat jagoan kecilku berbaring di hadapanku. aku menolehkan kepalaku mencari sosoknya namun aku tak menemukannya.
'yah,,lagi lagi aku bermimpi tentangnya. mungkin karena aku terlalu merindukannya'
Setelah itu selama satu bulan aku selalu bermimpi tentang dia, dia yang menghampiriku mencumbuku dengan mesra.
Aku sudah lama juga tidak bertemu Ray, entah dia menghilang atau meninggal akupun tidak tahu tetapi satu hal yang membuatku penasaran adalah Vincent yang selalu pulang pergi Kalimantan Malaysia. saat aku tanya ia hanya menjawab ia sedang memiliki pekerjaan penting disana.
"apakah kau akan pergi lagi ke Malaysia?" tanyaku kepada Vincent
"iya fanya,aku serahkan urusan kantor kepadamu ya" ucap Vincent sembari menggaruk tengkuknya
"kau harus memberiku ekstra bonus" ucapku kesal
"berapapun yang kau minta nyonya" ucap Vincent
"apa sudah siap?" tanya Kiki yang tiba tiba datang
"ya, aku sudah menitipkan perusahaan kepada Fanya" ucap Vincent
"Fanya maafkan kami merepotkan kamu dan aku janji ini yang terakhir" ucap Kiki
"baiklah baiklah, pergilah kalian dan kembali dengan selamat" ucapku sembari mendorong Kiki dan Vincent.
"terimakasih Fanya,aku akan membawa suami kamu pulang" samar samar aku mendengar teriakan Kiki entah benar atau tidak,dalam hati aku berharap itu benar.
Sementara itu di Malaysia.
"kita harus menyembunyikan Ray terlebih dulu. karena aku tidak ingin nyawanya menghilang" ucap Leon
"baik pak" jawab orang orang di sekitar Leon.
"hari ini Gea akan menemui Ray di salah satu hotel di Kuala lumpur. kita harus bergerak cepat dan memusnahkan wanita itu" ucap Leon sembari mengepal erat tangannya.
"kami datang" teriak Kiki
"syukurlah kalian cepat datang" ucap Leon
"kau tau bagaimanapun Fanya itu sangat sulit untuk di titipkan perusahaan dan dia meminta banyak bonus dari kami rasanya setelah ini perusahaanku akan bangkrut karena Fanya" keluh Vincent
"jangan mengejek istriku. itu tandanya insting kewanitaannya masih berfungsi dengan baik" ucap Leon kesal
"ok ok bos." ucap Vincent sembari mengangkat kedua tangannya.
merekapun merancang strategi untuk menangkap Gea.
"rencana ini tertunda sampai selama ini. maafkan aku" ucap Leon
"tidak masalah bos karena bagaimanapun kejadian setahun lalu benar benar di luar kendali kita" ucap salah satu orang didalam ruangan itu.
"semoga kali ini kita berhasil" ucap Leon dan membakar semangat yang lainnya.
Sebelum bergerak,Leon tampak menelpon seseorang.
"jaga dia baik baik,apapun hasilnya nanti aku harap kamu bisa tetap menjaganya" ucap Leon.
"baik bos, semoga semuanya lancar" terdengar suara imut dari seberang sana.
setelah itu Leon menelpon seseorang yang sangat berarti baginya.
shera sedang memeriksa beberapa berkas yang baru saja chacha antarkan kepadanya.
"memang sial Vincent ini, dia meninggalkan perusahaan beserta semua tugas yang belum selesai" keluh shera
Drrttt,,,ddrrtt (Daddy calling)
shera terkejut melihat itu, itu adalah nomor Leon yang sudah lama tidak pernah aktif berapa banyakpun dia mencoba menghubungi Leon. lengan shera bergetar hebat dan berusaha untuk menjawab telepon itu,ia tempelkan ponsel di telinganya.
"hallo sayang" suara yang selama ini dia rindukan saat ini ia benar benar mendengarnya tidak hanya di dalam mimpinya ini nyata.
"ha,,,ha,,hallo" ucap shera gugup
"kamu baik baik saja?" terdengar suara dari ujung sana.
"PERSETAN BAIK BAIK SAJA, KAU MENGHILANG SATU TAHUN DAN SEKARANG KAU TANYA AKU BAIK BAIK SAJA?" maki shera kesal dan terdengar suara tawa di ujung sana.
"Ya ya, maafkan aku. aku akan segera pulang" ucap Leon
"MASIH INGAT PULANG? MATI SAJA KAU" shera terus memaki dan meluapkan semua kekesalannya selama ini.
"kamu masih tetap menjadi istriku yang ganas", ucap Leon sembari terkikik
"sudah jangan ganggu, aku sedang bekerja" ucap shera sembari memutuskan sambungan teleponnya.
sejak Rey di bawa plg dr singapore...koq ga ada kabar lg...?
Dan wkt Shera kabur sembunyi di pobtianak hny membawa Zozo....bgmn dgn Rey....
and ank siapakah Rey koq bisa mirip Leon....apakah anak Ray kembarannya Leon...?