Mendorong Azwa untuk mencari Azwar lewat sebuah mimpi yang penuh teka-teki. Awalnya Azwa tidak mengerti akan maksud mimpi yang menghampirinya setiap hari, hingga seorang tafsir mimpi menemukan petunjuk itu.
Menuntun Azwa mengunjungi salah satu kota penghasil minyak bumi, mencari serpihan hati yang telah lama hilang. dapatkah Azwa menemui Azwar? sang pria yang dijodohkan dengannya sejak lahir...
Jodoh dan cinta tau kemana ia harus pulang, perasaan batin yang begitu kuat pasti akan mempertemukan dua insan yang telah terpisah.
Azwa[r], aku jatuh cinta!
pada pandangan pertama 😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cece Virgo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24. Membuka jati dirinya
🍃🍃
"Azwar??" Azwa menyapa pelan nama pria itu, membuatnya mengkerutkan kening mengapa bisa wanita asing ini mengetahui namanya.
Mereka berdua tertegun, saling menatap satu sama lain
"Gimana kamu tau nama saya?" katanya, bingung.
Deg!!
Azwa dengan tidak tahu malunya, langsung memeluk tubuh tinggi itu tanpa permisi. menenggalamkan wajahnya di dada bidang pria itu dengan erat. membuat si empu risih dan heran. Sungguh tak dimengerti
Ia pun mulai bereaksi
"Lepas!!" memegang kedua pundak Azwa lalu mendorongnya, menjauhi dari tubuhnya
"Azwar, ini aku Azwa!"
"Apa hubungannya sama saya! kita tidak kenal ya!" sanggah pria itu, merasa muak ia pun langsung mengambil tangan Azwa dan menaruh dengan keras cemilan favorite milik Azwa itu. setelahnya ia pun pergi meninggalkan Azwa yang sangat sedih.
Azwa mengejarnya. "Tunggu-tunggu! kamu lihat ini? ini gelang kita, ada nama kita disini. gelang semasa kita bayi. aku yakin kamu pasti punya. asal kamu tau kita itu sudah dijodohkan sama orang tua kita, orang tua kandung kamu!" Azwa berceroteh, membuka jati diri Azwar yang sebenarnya. Azwar mendengar, namun ia tetap mencueki wanita itu dengan wajahnya yang datar nan dingin seraya melebarkan langkahnya hingga mmebuat wanita ini harus berlari.
"Azwar!! stop!" Azwa menghadang langkah pria itu. dia terpaku, menatap kesal pada wanita asing ini.
"Kamu salah orang wahai Nona!" tandasnya.
"Tidak! aku punya bukti kalau kamu itu anak tante sekar dan om gilang! kamu harus kembali ke Jakarta"
"Hahahahahahaha!!" pria itu tertawa dengan cukup keras, menatap wanita tidak tau malu ini akan kelucuan yang dibuatnya. bagaimana bisa dia mengatakan kalau orang tuanya bernama sekar dan gilang, sungguh lucu!
"Kok ketawa" gumam Azwa
"Permisi! oyah, banyak yang bernama Azwar di muka bumi ini dan jelas saja kamu itu salah orang! bye!" pria itu kembali melangkah meninggalkan Azwa.
Disisi lain, Keysha yang sedang memilih-milih belanjaan, sayup-sayup ia dapat mendengar kegaduhan dari seberang sana. Ia pun bergegas pergi menemui Azwa dan benar saja, sahabatnya itu tengah bercekcok bersama pria lain.
Disatu sisi pun begitu, Siska kekasih Azwar juga turut mendengar kegaduhanan. Ia celingak celinguk mencari kekasihnya namun tak jua ia dapati. namun ia penasaran siapa yang bergaduh di muka umum tersebut dan mencoba mencari asal suara. Betapa kagetnya, seorang wanita asing bercerocos panjang lebar dengan kekasihnya dan bahkan memegang tangan itu. Hingga ia terkesima,, Azwar pergi meninggalkannya.
"Sayang, udah siap belanja? ayo kita pergi" ajaknya dengan tergesa-gesa. Siska mengerutkan dahi menatap wajah dingin kekasihnya dan beralih menatap wanita disana
"Siapa dia??"
"Entah,"
"Lalu mengapa dia kayak gitu? apa kalian saling kenal?" menatap penuh menyelidik
"Dia salah orang. dia mengira aku Azwar yang dijodohkan dengannya sejak dulu," Siska menyimak, Azwar melanjutkan, "Dan lucunya kalau orang tuaku ada di Jakarta. Hahahaha!!" pria itu tergelak. Namun tidak untuk Siska yang menatap tajam wanita itu.
"Ayo cepat bayar! aku malas sekali bertemu dengannya lagi" desak Azwar. Siska menurut.
Sepeninggal Pria itu, Azwa menceritakan pada Keysha bahwa pria itu adalah Azwar. dirinya pun menceritakan jati diri pria itu dengannya, namun tak jua ditanggapi. Keysha kaget, tanpa banyak bicara ia langsung menarik tangan Azwa untuk mengejar pria itu.
"Ayo cepat, kita harus kejar tu orang!" desak Keysha, Azwa menurut
Keysha langsung membayar barang belanjaannya. sedangkan Azwa tampak celingak-celinguk mencari keberadaan pria itu.
"Mana dia?? gak mungkin sudah pergi" batin Azwa
Azwa berinisiatif mnelusuri Mall itu, menatap dari kejauhan namun tak jua ia jumpai pria tersebut. mencari di setiap lorong rak demi rak namun tak jua ia temui.
"Sial!!" umpatnya kesal. Azwa kembali menemui sahabatnya yang sepertinya telah selesai sedari tadi
"Huh! orangnya gak ada lagi" keluh Azwa
"Gimana bisa? apa dia sudah pergi duluan?"
"Entahlah, gue cari juga gak ada, disetiap lorong bahkan di pintu keluar juga nihil"
"Gue rasa dia belum pergi. mending kita tunggu didekat sana. jangan sampai dia melihat kita" rencana Keysha, berbisik
"Ide cemerlang. ayo" Azwa setuju
Kedua gadis itu pun bergegas pergi meninggalkan pusat perbelanjaan itu.
🍃🍃
p Padang
D Dharmasraya Yo otor??
semangat kakak untuk sllu berkarya