NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Seorang Mafia

Cinta Tulus Seorang Mafia

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:74.2k
Nilai: 5
Nama Author: Reni Juli

Mendapat kabar akan kematian kekasihnya membuat Lucy Hart hancur. Dunianya mendadak gelap, dia jatuh ke dasar yang paling dalam namun seseorang, menariknya dari tempat gelap itu. Jared Levin, adalah sahabat baik kekasih Lucy. Dia telah bersumpah pada Daniel untuk menjaga dan mencintai Lucy. Dia selalu ada untuk Lucy bahkan ketika Lucy mengalami kecelakaan yang membuatnya mengalami kelumpuhan, Jared selalu ada untuknya. Dapatkah Lucy melihat ketulusan Jared dan melupakan kekasihnya yang telah pergi dan ketika Jared memutuskan kembali ke Amerika, apakah Lucy akan mencegahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Berbohong

Selama di perjalanan, Lucy lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar. Dia selalu menggunakan obat penahan rasa sakit agar dia tidak kesakitan karena cedera di kakinya yang begitu parah.

Dia tidak pernah sanggup ketika rasa sakit itu menyerang. Kedua kakinya masih membengkak, dari telapak kaki sampai ke lututnya dan ketika pengaruh obat penahan rasa sakit habis, kedua kakinya seperti dipukul oleh palu besar.

Lucy merintih kesakitan di dalam kamar. Kedua kakinya berdenyut hebat. Dia bergerak tak menentu tapi apa yang dia lakukan justru membuat rasa sakit yang dia rasakan semakin menjadi.

Jared berusaha mencari obat di luar sana. Dia tahu Lucy membawanya tapi obat itu ada di kabin dan entah berada di tas yang mana. Dia harus mencarinya satu persatu tentunya dengan bantuan para pramugari.

"Cepat!" Dia berteriak. Suara rintihan Lucy semakin membuatnya tak sabar untuk menemukan obat itu.

Dia tahu bagaimana rasa sakitnya karena dia sudah sering mendapatkan tembakan dari musuh tapi itu tidaklah seberapa dengan rasa sakit yang sedang dirasakan oleh Lucy saat ini.

“Kami menemukannya!” seorang pramugari memberikan sebuah tas kecil berisi obat cair dengan beberapa jarum.

“Bereskan semua itu!” Jared meraih obat itu dan bergegas kembali ke dalam kamar.

Lucy masih merintih sambil memegangi kedua kaki ketika dia masuk ke dalam kamar. Jared pun tidak membuang waktu, dia bergegas menghampiri dan mengeluarkan obatnya.

“Sakit, Jared. Sakit!”

“Tahanlah sebentar lagi!” Jarum suntik dan obat penghilang rasa sakit dikeluarkan. .

“Sakit, Jared. Cepatlah!” Rasa sakitnya membuat dadanya nyeri dan jantungnya berdegup cepat. Untuk bernafas saja rasanya sulit karena rasa sakit yang tak tertahankan.

Jared penyuntikan obat itu ke area pinggangnya. Butuh waktu beberapa detik untuk menunggu obat itu bereaksi dan dengan perlahan, Lucy mulai sedikit tenang. Rasa sakit itu mulai tidak dia rasakan bahkan dia tidak merasakan keberadaan kakinya lagi.

Lucy berbaring, dengan nafas yang memburu. Rasanya sangat lelah, entah sampai kapan dia akan mengalami rasa sakit itu yang pasti, dia membutuhkan seseorang di sisinya.

“Apa kau baik-baik saja?” Jarum suntik diletakkan, Jared menghampiri dan mengusap dahinya yang berkeringat.

“Tidak, aku tidak baik-baik saja!” Lucy mengatur nafas.

“Sudah tidak apa-apa sekarang. Aku hanya terlambat mengambil obat itu.”

“Sampai kapan akan terus seperti ini, Jared?” Lucy mengangkat kepala dan melihat kedua kaki yang ditutup dengan perban.

“Kau baru mengalami kecelakaan beberapa hari yang lalu, jadi rasa sakitnya tentu saja tak tertahankan tapi setelah beberapa minggu, keadaan kakimu pasti akan semakin membaik dan rasa sakitnya akan berkurang.”

“Apakah kedua kakiku akan diamputasi?” Dia tidak tahu bagaimana keadaan kakinya di balik perban itu tapi dia mendengar jika kedua kakinya mendapatkan banyak luka yang begitu parah akibat pecahan lampu. Dia juga mendengar tulang kering di kaki kanannya keluar dari kulitnya. Membayangkannya saja sudah membuatnya takut.

“Tidak akan. Setelah kita tiba, aku akan mencari dokter terbaik untuk menyembuhkan kakimu jadi kau tidak perlu khawatir karena kakimu tidak akan diamputasi!”

“Jangan membohongi aku. Aku sudah bertanya dengan perawat itu jika luka yang aku dapatkan begitu parah dan kemungkinan besar tak dapat disembuhkan. Mereka pun berkata kaki bagian kanan berpotensi di amputasi akibat luka serpihan kaca dari lampu sorot itu serta tulang yang sudah patah dan tidak bisa disambung lagi!”

“Jangan mendengarkan mereka, percaya saja denganku!” Meskipun dia sudah tahu akan kondisi itu tapi dia tetap optimis dapat menemukan seorang dokter yang dapat menyembuhkan kedua kaki Lucy. Tapi seandainya tidak dapat sembuh seperti semula, dia akan berusaha mengobati luka-luka yang ada supaya kedua kakinya tidak diamputasi.

“Mereka sudah mengatakan padaku jika peluangnya kecil, Jared!”  Lucy menutupi matanya dengan lengan. Air matanya pun mengalir.

“Jangan membohongi aku hanya supaya aku senang di saat keadaanku seperti ini!” Dia tidak perlu dihibur jika memang kenyataan itu harus dia hadapi.

“Lucy,” Jared naik ke atas tempat tidur lalu berbaring di sisinya. Dia tahu hal itu pasti berat untuk Lucy tapi dia tidak ingin Lucy menyerah dengan keadaan.

“Mereka memang memprediksi seperti itu tapi percayalah ada sebuah keajaiban yang bisa kau dapatkan. Aku akan berusaha agar kedua kakimu tidak diamputasi!”

“Bagaimana jika memang harus diamputasi? Bukankah lebih baik kau meninggalkan aku?”

“Jangan memulai. Sudah aku katakan aku tidak akan meninggalkan dirimu sekalipun kau tidak memiliki kedua kaki. Tidak perlu sedih, aku akan menjadi kakimu mulai sekarang!”\

"Aku tidak senang mendengar perkataanmu ini!"

"Jika begitu, kau harus mulai terbiasa denganku. Ubah pola pikirmu, dan terima keberadaanku. Cukup nikmati saja hidupmu, jangan memikirkan hal yang tidak penting karena aku akan selalu bersama denganmu!"

“Kau pria aneh yang sulit dimengerti!”

“Begitu juga dirimu!” Jared mengusap kepala Lucy dengan lembut. Kecupan di dahi yang dia berikan sedikit menenangkan.

“Bagaimana sekarang. Kau sudah tidak merasakan sakit lagi, bukan?”

“Tentu saja. Mau kau pukul atau mau kau tendang. Aku tidak akan merasakan apa pun!”

“Bagus!” Tangannya berada di paha Lucy dan mengusapnya tanpa maksud apa pun.

“Sudah berapa lama kita terbang, Jared? Apakah masih lama?” Jujur dia tidak sabar untuk segera tiba,

“Sepertinya sudah tidak lama lagi,” Jared melihat jam yang melingkar di tangannya.  mereka sudah terbang selama belasan jam dan sebentar lagi mereka akan tiba.

“Apa kau akan meninggalkan aku di rumah sakit?”

“Tidak. Kau akan menjalani perawatan di rumahku. Aku akan memanggil seorang perawat untuk menjagamu karena aku harus pergi setelah aku tiba!”

Semua sudah dia siapkan karena dia tahu, banyak yang harus dia lakukan begitu mereka kembali. Dia tidak akan meninggalkan Lucy seorang diri oleh karena itu diua telah menyiapkan semuanya.

“Dua jam lagi kita akan mendarat. Masih ada waktu. Sebaiknya kau tidur saja!”

“Apa kau mau menemani aku?!” Obat penahan rasa sakit itu membuatnya mengantuk. Lucy memberanikan diri untuk memeluk Jared tapi tidak jadi dia lakukan karena dia sedikit canggung. Bagaimanapun dia harus belajar beradaptasi.

“Tidurlah!” Jared kembali mencium dahinya. Dia juga belajar beradaptasi akan hubungan mereka berdua.

Rasanya sedikit aneh setiap kali dia mencium dahi Lucy. Dia bukan perjaka yang tidak pernah melakukan hubungan badan. Dia sudah sering melakukannya akan tetapi, memperlakukan wanita dengan penuh perasaan, itu hal sulit yang harus dia lakukan karena dia tidak pernah melakukan hal seperti itu sebelumnya.

Lucy kembali memberanikan diri untuk memeluknya. Meski rasanya malu, tapi dia melakukan hal itu. Senyum tipis menghiasi wajah Jared. Sepertinya Lucy sudah mulai bisa menerima dirinya. Mungkin saja ini akan menjadi awal baik untuk hubungan mereka berdua.

1
Ikoh Jenggung
selalu bagus emang dan sayang untuk di tinggalkan
Ikoh Jenggung
jared ganteng
Ikoh Jenggung
benci sama cinta beda tipis
Ikoh Jenggung
nyimak dulu
Aisilia Putri
udah lah lucu ikut saja mau mati kalau blom waktunya mati tidak akan mati lucu jangan bodoh
Aisilia Putri
maaf baru mampir thor tidak tahu kalau ada karyamu lagi di NT, aku ngikutin yg di pijo kukira yg disini gak lanjut
DG s
rekomend
Lilee
Luar biasa
gia nasgia
Terimakasih kak Ren untuk kisah bahagia nya Jared and Lucy 😘👍💪
gia nasgia
Ternyata Daniel menjaga jodohnya Jared dgn sangat baik
gia nasgia
Congrats Jared and Lucy semoga di beri kebahagiaan dan anak"yg menggemaskan😍 🥰🥰
gia nasgia
Aku rasa Lucy bisa menerima Jared dgn berjalannya waktu apalagi melihat kesungguhan Jared
gia nasgia
Jared benar"menepati janjinya ke Daniel meskipun dgn sedikit memaksa
gia nasgia
kayaknya Lucy baru sadar kalau ucapan Jared tdk main"meskipun nyawanya jadi taruhan
gia nasgia
Good Jared dari awal kedatangan Mikail sdh membuat curiga
gia nasgia
Ini kisahnya Jared and Lucy tapi jadi rindu dgn family Smith😘
gia nasgia
Next
gia nasgia
Waduh kenapa seperti sdh di rencanakan🤔🤦‍♀️
gia nasgia
visualnya Lucy cantik
gia nasgia
Tenang aja Robert sebab Jared tahu bagaimana cara menjaga Lucy, visualnya cocok dgn karakter nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!