NovelToon NovelToon
Infinity

Infinity

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:57.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Canda

Elizabeth Stuart memiliki lukanya sendiri hingga enggan untuk membuka lembaran baru dalam hidupnya bersama lelaki lain. Kegagalan dalam rumah tangganya dengan sang mantan suami membuat Elizabeth memilih hidup sebagai orang tua tunggal.


Hingga suatu hari, apa yang telah ia rencanakan dan susun dengan baik hancur begitu saja dalam sekejap karena takdir berkata lain.



Hadirnya sosok lelaki yang hangat dan penuh cinta membuat Elizabeth perlahan mulai melupakan rasa sakitnya, dan belajar membuka hati.



Namun, lagi-lagi seolah takdir mempermainkan hidupnya. Sang mantan suami datang, dan memohon dengan penuh rasa cinta agar Elizabeth kembali bersamanya.


Elizabeth kini kini menjadi dilema, akankah ia lebih memilih sang mantan suami demi kebahagiaan kedua anaknya, atau justru ia lebih memilih lelaki baru yang membuatnya bangkit dan menjadi utuh kembali sebagai seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Canda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Retaliation

Wanita itu menatap Daniel dan Lizzy dengan penuh rasa kebencian, seolah ia ingin melenyapkan mereka berdua. Disaat ia harus mulai berjuang agar tetap bisa hidup mewah, pria itu justru dengan mudahnya melupakan dirinya.

Aku tidak akan melepaskanmu Daniel sayang, kau akan kuikat hingga kau kesulitan bernafas, akan kukuras habis semua hartamu, dan setelah semuanya selesai, akan kutendang kau jauh-jauh dari hidupku. Itu adalah pembalasan karena kau berani melupakanku. Dan kau wanita ******, akan kuhancurkan hidupmu. Akan kubuat Alex membencimu setengah mati, hingga kau merasa tak layak hidup di dunia ini. Aku adalah Angeline, kalian tidak akan bisa menghancurkanku.

Daniel membantu Lizzy untuk berdiri, namun sayang kaki Lizzy ternyata terkilir dan itu menyebabkan ia meringis kecil saat menyadari kakinya terasa nyeri sekali.

"Sepertinya kau tidak bisa berjalan Lizzy, ayo aku akan menggendongmu saja, aku akan meminta bantuan petugas resort untuk memanggilkan dokter untukmu."

Lizzy menolak saat Daniel menyelipkan tangannya dibawah kedua kaki Lizzy dan di balik punggungnya,

"Kurasa tidak perlu Daniel, aku masih bisa menahan rasa sakitnya dan berjalan menuju kamar. Aku hanya minta tolong biarkan aku memegang lenganmu sebagai penopang tubuhku, bolehkah?"

"Tidak Lizzy, aku akan menggendongmu saja, jika kau memaksakan diri untuk berjalan, kakimu akan semakin terasa nyeri nanti," tanpa aba-aba Daniel menggendong Lizzy ala bridal style, secara reflek Lizzy melingkarkan kedua tangannya pada leher Daniel. Sebelum mereka berdua berjalan, sejenak Daniel berbalik menghadap Angeline, menatapnya dengan marah dan berucap "Akan kubuat kau tidak melupakan kesalahanmu ini, aku akan mengurusmu nanti," kemudian ia berbalik dan berjalan meninggalkan Angeline seorang diri di sana.

Angeline yang licik, hanya tersenyum sinis dan justru mengambil gambar mereka berdua dengan kamera ponselnya. Ia berniat mengirimkan gambar-gambar itu kepada Alex, dengan tujuan agar Alex memutuskan pertunangannya dengan Lizzy, sekali tepuk dua nyamuk mati. Begitulah yang ada dalam pikiran Angeline sekarang.

Daniel dengan segera berjalan kearah kamar milik Lizzy, ketika sampai di depan pintu, ia menurunkan Lizzy.

"Kau bisa turun sebentar untuk membuka pintunya, lalu aku akan kembali menggendongmu masuk ke dalam."

"Tidak perlu Daniel, biarkan aku turun, aku masih bisa berjalan," Lizzy menjejakkan kakinya, dan berusaha menyembunyikan rasa sakitnya. Ia merogoh kantung celana dan mengeluarkan kunci pintu kamarnya. Ia berjalan dengan cara di papah oleh Daniel, kemudian ia duduk di sofa panjang yang ada di kamar itu.

Daniel mengambil telepon yang tersedia dan menghubungi petugas resepsionis, meminta untuk dipanggilkan seorang dokter. Setelah itu ia berjalan ke kamar mandi dan menyalakan keran air hangat, ia membasahi handuk kecil yang ada di sana.

"Lizzy, biar aku kompres dulu kakimu yang terkilir, mari kubantu melepaskan sepatumu," Daniel segera berlutut di hadapan Lizzy berniat membuka sepatunya, tapi Lizzy segera menepis tangan Daniel.

"Tidak Daniel, kau tidak perlu melakukan itu, aku bisa membukanya sendiri, bangunlah, jangan berlutut di hadapanku."

Daniel tersenyum hangat, dan mengangguk tanda setuju, ia beranjak dari posisinya dan duduk di samping Lizzy. Setelah Lizzy membuka sepatunya, ia menarik kaki Lizzy dan diletakkan di atas pangkuannya, kemudian ia mengompres kaki Lizzy yang mulai terlihat sedikit membiru dengan hati-hati.

"Maaf Lizzy, aku membuatmu berada dalam posisi seperti ini."

"Posisi seperti apa yang kau maksud Daniel?" Lizzy mengerutkan keningnya.

"Kau harus celaka karena wanita gila itu."

Lizzy tertawa mendengar ucapan Daniel, karena ia tahu pasti siapa yang pria itu maksud. Sebenarnya ia sudah memperkirakan bahwa Angeline tidak akan diam semenjak pertemuan pertama mereka di apartemen milik Alex tempo dulu, hanya saja ia tak menyangka, bahwa kini alasan wanita itu untuk menyakitinya semakin kuat.

"Kau tidak perlu meminta maaf Daniel, sungguh. Aku sudah memperkirakan semua ini pasti akan terjadi, cepat atau lambat. Kami sudah pernah bertemu sebelumnya, aku dan Angeline, di apartemen milik Alex. Saat itu kurasa dia datang untuk mencoba merayu Alex lagi, namun sayangnya Alex terlanjur membencinya. Alex memintaku membantunya untuk bersandiwara menjadi tunangannya, dan yah kejadian selanjutnya kau pasti sudah bisa membayangkannya. Dan yah seharusnya yang meminta maaf itu Alex bukan kau."

"Benarkah apa yang baru saja kau ucapkan Lizzy? Alex melakukan itu?" Daniel mengerutkan dahinya.

"Tentu saja, apa aku terlihat seperti sedang berbohong?" Lizzy mengangkat sebelah alisnya.

Daniel menggelengkan kepalanya. "Tidak, tentu saja kau tidak sedang berbohong, hanya saja itu terdengar sedikit konyol bagiku. Alex bahkan tidak pernah mencari seorang wanita, para wanita itulah yang mencari Alex. Tapi kenapa dia memintamu untuk bersandiwara menjadi tunangannya?"

"Entahlah, dia memang seperti itu. Dia memang seorang playboy. Hanya saja saat ia merasa ditipu oleh salah seorang wanitanya, maka ia akan mencari cara aman, agar bisa terlepas dari jeratan wanita itu dan dia menjadi sedikit defensif."

"Sudah berapa kali kau bersandiwara menjadi tunangan Alex Lizzy?"

"Sudah beberapa kali," Lizzy tertawa karena mengingat kekonyolan yang ia lakukan bersama kakak semata wayangnya itu.

" Memangnya mereka tidak ada yang tahu bahwa kau adalah adik dari Alex?"

"Tidak Daniel, mereka hanya tahu Alex memiliki seorang adik bernama Elizabeth Stuart, bukan Elizabeth peony. Dan fotoku yang beredar di internet selama ini kebanyakan adalah fotoku saat bertugas sedang memerankan peran menjadi orang lain, dan yah aku lebih dikenal dengan nama Elizabeth Peony."

" Pantas saja, kau tersembunyi dengan baik nona, aku bahkan tidak mengenalmu kau tidak seperti wanita lain yang justru akan berjalan dengah pongah jika mereka ada di posisimu."

Lizzy lagi-lagi tertawa renyah mendengar ucapan Daniel. Ya tentu saja ia tersembunyi dengan baik, karena kedua orangtuanya dan juga Alex menjaganya dengan begitu baik. Bahkan setelah ia menikah dengan Jacob, semua itu masih terjadi.

"Aku tidak dididik untuk berfoya-foya dan menjadi pongah. Kedua orangtua kami mendoktrin kami sejak kami masih kecil, mereka bilang aku tidak boleh sombong dengan apa yang aku punya, karena sewaktu-waktu Tuhan bisa mengambil semuanya dalam sekejap dan apa yang aku miliki sekarang hanyalah merupakan titipan."

Daniel tersenyum mendengar penjelasan Lizzy, sungguh ia tak menyangka cara didik pasangan Stuart sungguh luar biasa. Disaat mungkin orangtua lain mengajarkan anak mereka untuk mengangkat kepala tinggi-tinggi saat di hadapan orang lain, mereka justru mengajarkan anak mereka untuk mensejajarkan kepala di hadapan siapapun.

Ibunya benar, Lizzy adalah wanita yang tepat untuknya. tapi beranikah ia? sekedar untuk bermimpi pun ia tak sanggup apalagi jika harus menjadi kenyataan. Terlalu banyak hal yang membuatnya merasa tidak percaya diri jika berada di hadapan Lizzy. Ia hanya bisa menyimpan semuanya dalam hati, mengagumi dalam diam, dan menjaga wanita itu dengan baik.

"Hei Daniel, kenapa kau melamun?" Lizzy mengguncang bahu Daniel perlahan.

Daniel terlihat sedikit tergagap saat Lizzy mengguncang bahunya. "Tak apa Lizzy, aku hanya...yah sedikit memikirkan perkataanmu."

Setelah menunggu selama tigapuluh menit, dokter itu pun datang dan memeriksa kondisi kaki Lizzy. Alhasil kaki Lizzy harus dibebat dan ia harus mengistirahatkan kakinya selama beberapa hari dan minum obat pereda nyeri. Setelah dirasa semuanya selesai Daniel meninggalkan Lizzy di kamarnya. Mereka merubah rencana, yang pada awalnya mereka berniat berlibur selama beberapa hari saja, mereka menambah masa liburan mereka sampai kaki Lizzy sembuh. Karena Lizzy tidak ingin orangtuanya menjadi khawatir apalagi Alex yang sudah pasti akan murka jika ia tahu Lizzy terluka karena perbuatan mantan kekasihnya.

***

Daniel kembali ke kamarnya untuk berganti pakaian dan membersihkan diri. Ia sengaja berlama-lama di bawah kucuran shower untuk sekedar mendinginkan kepalanya yang sejak tadi memerintahnya untuk menyerang Angeline. Ia tak habis pikir, kemana Angeline yang ia kenal dulu? Seorang wanita yang lembut, anggun, dan penuh perhatian. Atau selama ini ia yang bodoh karena tertipu oleh sandiwara wanita licik itu?

Untunglah Lizzy tadi meminta masa liburan mereka diperpanjang sampai kakinya sembuh. Karena kalau tidak ia tidak akan sanggup menghadapi pertanyaan semua orang karena tidak bisa menjaga Lizzy dengan baik, meskipun itu bukan murni kesalahannya. Andaikan saja dulu ia tidak berhubungan dengan wanita licik itu, mungkin semua ini tidak akan terjadi.

Angeline terlihat sedang sibuk menelepon seseorang di kamarnya, ia terlihat sedang membujuk lawan bicaranya di seberang sana. Ia sesekali meyakinkan lawan bicaranya. Tak lama ia menutup telepon, dan menyeringai licik.

"Kali ini kau akan habis wanita sialan, aku benar-benar akan membuatmu menangis darah."

Ia merubah rencananya, ia ingin menyebarkan foto wanita itu yang sedang berada dalam dekapan Daniel. Ia ingin bisa memukul dengan telak wanita itu dan juga Alex. Jika berita mereka berdua bisa menjadi trending topik, itu artinya nama baik Alex dan keluarganya pun ikut terancam. Dan ia akan mendekati Alex sebagai seorang mantan kekasih yang peduli padanya, mendapatkan simpati publik, dan juga bisa menggiring opini bahwa ialah wanita yang pantas bersanding dengan Alex Stuart, bukan wanita itu.

***

Lizzy sedang duduk di atas ranjang resort saat ia menonton sebuah acara berita di televisi, ia menjatuhkan rahangnya saat tak sengaja ia melihat foto dirinya yang sedang berada dalam gendongan Daniel tadi pagi, dan yang lebih mengejutkan adalah judul berita itu.

Lizzy memijit keningnya yang terasa berdenyut, ia tahu siapa pelakunya. Tapi ia juga tidak tahu harus berbuat apa. Ia tidak pernah berhadapan dengan seorang wanita licik dan pecemburu seperti ini. Tiba-tiba ponselnya berdering, tertulis nama Alex di sana. Kakaknya Alex pasti sudah mendengar berita itu dari asistennya.

"Halo Alex..." Lizzy menyapa dengan suara lemah

"Apa yang terjadi Elizabeth Stuart? Kenapa sampai ada berita tentang dirimu?" suaranya rendah namun syarat akan emosi.

"Aku bisa menjelaskan semuanya Alex, dan itu adalah ulah mantan kekasihmu yang licik itu."

"Siapa yang kau maksud?"

Lizzy memutar matanya dengan malas, ia bertanya dalam hati, kakaknya itu benar-benar tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu?.

"Jangan berpura-pura bodoh Alex, kau tahu dengan benar, siapa yang aku maksud."

Terdengar helaan nafas di seberang sana, ya Alex tahu. Sebelum ia menghubungi adiknya, ia sudah lebih dulu mencari tahu siapa pelakunya. Ia hanya ingin memastikan jika adiknya juga sudah tahu siapa dalang dibalik ini semua.

"Ya Lizzy, kau benar. Aku sudah tahu siapa pelakunya. Aku ingin kau berhati-hati, dia memang bukan siapa-siapa jika dibandingkan dengan dirimu, tapi dia adalah wanita licik yang akan menggunakan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Tadi orangku menelepon, dia bilang kakimu terkilir karena perbuatan wanita itu. Kuharap kau menunda kepulanganmu, kembalilah jika kakimu sudah sembuh. Aku akan membereskan berita itu dari sini."

"Baiklah Alex, aku memang berencana kembali ke rumah setelah kakiku sembuh, terima kasih karena kau mau membereskan kekacauan ini."

"Baiklah kalau begitu Lizzy, sampaikan salamku pada Daniel, sampai jumpa."

"Sampai jumpa Alex."

Ia memutus panggilan, dan terhenyak di tempat duduknya. Baginya lebih mudah menghadapi seorang penjahat kelas kakap daripada menghadapi media. Ia tak pernah menyukai media. Karena ucapan yang memprovokasi bisa lebih berbahaya dibandingkan dengan sebuah pisau tajam.

Luka yang diakibatkan oleh kalimat yang memprovokasi pun lebih menyakitkan. Dan waktu penyembuhannya seolah tak berujung.

***

Ia meremas rambutnya dengan frustasi karena tak menyangka kemenangan yang sempat diraihnya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Ia tak menyangka jika wanita itu ternyata bukanlah wanita sembarangan, sepertinya wanita itu memiliki jaringan pertemenan yang kuat dengan para petinggi awak media, hingga berita itu langsung menghilang begitu saja tanpa jejak apapun seolah hanya sebuah iklan tak berguna.

Sepertinya aku harus turun tangan, menghabisi wanita itu dengan tanganku sendiri, aku tidak akan membiarkan dia hidup tenang dan melenggang dengan bebas. Dia adalah sebuah penghalang untuk kesuksesanku.

Kemudian ia berjalan keluar kamar dan mencari letak dapur. Ia memang sengaja menginap di resort itu setelah melihat Daniel dan Lizzy pada saat makan malam kemarin lalu. Ia ingin mengikuti mereka dan bermaksud untuk mencelakai Lizzy. Mengenyahkan Lizzy yang menjadi penghalang untuk mendekati Daniel lagi, namun siapa sangka, Lizzy ternyata juga adalah wanita yang waktu itu diakui Alex sebagai tunangannya. Bagaikan memenangkan sebuah jackpot, ia juga berniat untuk menyingkirkan wanita itu untuk mendapatkan Alex. Tidak peduli jika akhirnya wanita itu bersama Daniel.

Ia menyelinap ke dalam dapur yang nampak ramai, para karyawan yang bekerja sedang berkonsentrasi menyiapkan pesanan para pelanggan, hingga tak ada satu orangpun yang melihatnya masuk.

Angeline masuk ke sebuah ruangan yang menyimpan berbagai peralatan masak, ia mencari-cari alat yang bisa ia gunakan untuk menyakiti wanita itu. Ia tidak berniat membunuhnya, ia hanya ingin memberi sedikit peringatan dengan melukai wajahnya, dan agar tak ada lagi pria yang sudi menatap wajah wanita itu.

Ia menemukannya. Sebuah pisau kecil dengan ujung yang sangat tajam. Ujung pisau itu mampu membuat luka sayatan yang cukup dalam. Ia menyeringai jahat seketika. Merasa mendapatkan apa yang dia inginkan. Ia membungkus pisau itu dengan sebuah kain yang ada disana, dan menyelipkannya di bagian atas celana dan tertutup baju atasannya di balik pinggangnya.

Kembali, dengan mengendap-ngendap ia keluar dari ruangan itu dan segera keluar dari dapur. Siap melaksanakan misinya, ia tinggal menunggu kesempatan untuk menyerang wanita itu. Tentu saja saat wanita seorang diri, sehingga tidak ada saksi mata yang bisa merepotkannya nanti.

Dari kejauhan, Daniel menatap Angeline dengan curiga. Karena ia melihat Angeline baru saja keluar dari dapur dan menghembuskan nafas lega, seperti seorang maling yang takut ketahuan sedang mencuri sesuatu. Ia baru saja kembali dari lari sorenya, dan berniat ke dapur untuk meminta dibuatkan kudapan sore untuknya dan juga untuk Lizzy, namun ia justru melihat Angeline.

Ia berniat untuk menangkap Angeline, dan memaki wanita itu, dengan tergesa ia menghampiri wanita yang pernah menjadi kekasihnya itu.

"Apa yang sedang kau lakukan di sini Angeline?" Daniel menatap wanita itu dengan curiga, memindai tubuh wanita itu dari atas kepala, dan saat tatapannya sampai di bagian tengah, ia melihat ada sesuatu yang janggal.

"Apa yang kau sembunyikan di balik pakaianmu itu Angeline?"

1
💠Rhaenyra 🈂️s
I Love You Cand
Aini Kenik
Tapi aq berharap lizzie kembali sama jacob😇😂
Aini Kenik
ehm cerita yang sangat menarik... sukaa
Yani Basith
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 ... thor pinter banget ngaduk hatikuuuu
Yani Basith
thoooor .. bikin galau aja .. mau mihak nih ...
rike
bagus ,, bagus 👍👍👍
rike
baguuuus , mewek jadinya. puitis bgt 👍👍👍
Dwi Anggii Verina
terharu thor 😭
Fani Husniyyah
NYESEKKKKKK
Dwi Anggii Verina
suka 🤗🤗🤗
Dea Ellisa
hai thor.. aku pendatangng baru... baru baca smp bab ini tpi udh suka sekali... 😍
Yastriza Yesti
Senengnya... Pada akhirnya Lizzy memilih yang sesuai dengan hatiku. ❤ U Thor😍😍
Yastriza Yesti
Yap... kau benar sekali Daniel. Waktu adalah sang penyembuh terbaik untuk setiap luka hati👍😇😌
Edonajov Bangngu Riwu
Sedikit kecewa saja karena berakhir Lizzy dan Jakob bersatu kembali dan Daniel bisa menerima kenyataan 😭😭😭😭
Edonajov Bangngu Riwu
Lizzy bimbang dan kasian Daniel yang sdh terlanjur mengagami Lizzy
NuFi
hallo mampir yuk ke NovelKu judulnya :


1. My Innocent Girl (up)
2. I Love You Badly (masih new)

jangan lupa mampir ya guys, aku tunggu loh ya like, komen, dan juga vote okeeyyy? okey dongg wkwkk :v🙏

kenapa harus like dan komen?
-yaa karena like dan komen kalianlah yang bisa bikin Author semangat🤗

Sekian dan terimakasihh luvv🙏💛✨🤗
Amyamore
Ceritanya bagus Thor 🤗
b.e.f: (aku izin promo ya kaka author..)

👋🏻hai kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya ^^RASANYA MENIKAH^^.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂

pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh..
ATAU pas juga pasangan yg mo flashback gmn awal2 nikah dulu, duhhh.. 🙊

gabung yuk sama kaka2 readers lainnya yg udah melting disana. bisa banget langsung di klik profil ini. nuhunnn..🙏🥰
total 2 replies
Ani Jayanti
sy suka..bikin degdekan...semangat thor
b.e.f: (aku izin promo ya kaka author..)

👋🏻hai kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya ^^RASANYA MENIKAH^^.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂

pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh..
ATAU pas juga pasangan yg mo flashback gmn awal2 nikah dulu, duhhh.. 🙊

gabung yuk sama kaka2 readers lainnya yg udah melting disana. bisa banget langsung di klik profil ini. nuhunnn..🙏🥰
total 2 replies
Ani Jayanti
keren
Vidia_Iya
Bagussss ceritanya.. Semangat berkarya thor 💕
b.e.f: (aku izin promo ya kaka author..)

👋🏻hai kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya ^^RASANYA MENIKAH^^.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂

pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh..
ATAU pas juga pasangan yg mo flashback gmn awal2 nikah dulu, duhhh.. 🙊

gabung yuk sama kaka2 readers lainnya yg udah melting disana. bisa banget langsung di klik profil ini. nuhunnn..🙏🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!