NovelToon NovelToon
Dokter Cantik Milik Gus Al

Dokter Cantik Milik Gus Al

Status: tamat
Genre:CEO / Dokter Genius / Romansa / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Ayra Khansa Adiba Dokter muda yang menjadi korban ke egoisan ke dua orang tuanya, ia hidup sendiri di ibu kota.
ia tak tau kemana ibunya pergi, sedangkan ayahnya sudah hidup bahagia dengan keluarga barunya.
Ayahnya memang bertanggung jawab atas pendidikan dan kehidupan Ayra, namun itu semua tidak di sukai oleh Ibu sambung dan saudara tirinya.
Yang membuat Ayra geram dan jengkel, dan Ayra bertekad untuk mengembalikan, semua uang ayahnya yang di keluarkan untuk membiayai kuliahnya.
Namun satu hal terjadi karena ulah kakak tirinya,yang membuat hidup Ayra berubah,apakah hidup Ayra berubah lebih apa atau malah memburuk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DCMGA 8

Ayra dan Zahira kini berada di apartemen milik Zahira, Apartemen yang cukup luas, namun masih kosong, hanya ada beberapa barang.

" Ra gue enggak maksud buat sembunyiin ini semua, tapi beneran dech, kejadiannya beneran mendadak dan tidak sesuai rencana awal" Zahira mencoba menjelaskan kepada Ayra.

Sebenarnya Ayra tidak marah, ia hanya kesal tapi lama- lama dia tidak tega juga dengan sahabatnya itu, Ayra kemudian merangkul sang sahabat.

" gue gak marah kok, tapi cuma kesel dikit" bisik Ayra.

Zahira kemudian menepis tangan Ayra dan mendudukan dirinya di kasur miliknya " ah tau gitu dari tadi gue enggak bujuk loe" gerutu Zahira.

 Ayra terkejut mendengar ucapan sahabatnya, " ohh gitu okay ,cu....." ujar Ayra.

" ahh cuma becanda,maaf ya.... sahabat till jannah ku, gue sayang banget sama loe, andai aja yang ini sama kakak Al,loe gue bakal bahagia banget , apa lagi Umma sana aba " celetuk Zahira.

plaaakkkkk

" aduh, sakit bego" pekik Zahira ketika tangannya mendapat pukulan dari Ayra.

Ayra menggelengkan kepalanya tidak percaya jika sahabat di depannya adalah Ning saking bar- bar nya sang sahabat , "gue ragu lagi, kalau loe Ning" ujar Ayra.

" yahh gue sendiri aja ragu, apalagi orang lain Ra" jawab Zahira di luar prediksi Ayra.

Zahira tersenyum kala melihat Ayra mengenakan Abaya yang ia pilih, ia sengaja memilihkan abaya untuk sahabatnya.

" Aduh MasyaAllah calon kakak ipar" gumam Zahira.

plaakkk

" Aduh sakit Ra, hobby banget mukul gue" pekik Zahira.

" lagian dari tadi tuh mulut kalau ngomong, kagak pernah di saring" Ujar Ayra.

Ayra juga bingung dengan Zahira yang sedari menyebut dirinya kakak ipar, namun ia tak mau ambil pusing.

" kan ngomong itu adalah doa, yaaa... udah gue doa, semoga loe jadi kakak ipar gue" jawaban Zahira membuat Ayra memggelengkan kepalanya.

" ngawurr, kakak loe aja udah mau nikah sama kakak tiri gue, dengan gampangnya loe ngomong supaya gue jadi kakak ipar loe"

Berdebatan antara dua manusia terbuat di bumi ini, baru saja di mulai, namun terhenti karena ketokan dari luar.

tok..

tok...

" dek udah belom? kenapa lama sekali?" tanya seorang pria yang sedari tadi menunggu dua wanita di dalam kamar berganti baju.

" Iya kak, ini udah selasai" teriak Zahira dari dalam kamarnya.

Alfarezeel hanya menggelengkan kepalanya kala mendengar suara sang adik yang begitu melengking di telinganya.

clekkkk

Suara pintu terbuka,kala itu entah dorongan dari mana mata Gus Al tertuju pada wanita yang mengenakan Abaya Hitam dan hijab pasmina warna khaki yang di lilitkan ke leher.

" MasyaAllah " guman Alfarezeel tanpa sadarkala melihat Ayra.

" hei kak jangan di lihat begitu, dia sudah ada yang punya walaupun berbeda acara ibadahnya" sindir Zahira pada sang Sahabat.

" Astagfirullah " gumam Alfarezeel kembali ketika sadar dari lamunannya.

Sedangkan Ayra menatap tajam ke arah sang sahabat, mereka memang bar- bar, namun Zahira lebih parah, terkadang jika berbicara asal.

" sudah ayo berangkat, kasian suamimu dan aba menunggu" ujar Alfarezeel kemudian berlaku keluar dari apartemen sang adik.

Ayra dan Zahira pun mengekori Alfarezeel, mereka berjalan berdampingan dengan baju yang hampir sama, membuat mereka seperti anak kembar.

" Ra loe minggu depan kosongkan?" tanya Zahira saat berada di dalam mobil.

" emm minggu gue full Ra,sorry yaa..... senin gue libur " jawab Ayra.

"loe masih ambil job make up ya Ra..., plissss lah Ra.. loe juga perlu istirahat, loe perlu liburan Ra, emang loe enggak capek apa?, shubuh loe bikin roti sama cake, nanti agak siangan dikit loe praktik sampai sore kadang malam, dan loe di weekend masih ambil job make up, emang uangnya masih kurang buat ngembaliin semua biaya kuliah loe " ujar Zahira.

Alfarezeel awalnya di mau ikut dengan obrolan dua wanita yang berada di dekatnya,tapi saat adiknya bilang Ayra dengan segala jobnya ia mulai menguping, dan setau Alfarezeel ia juga anak dari Kiyai Luqman, calon mertuanya.

Alfarezeel mengingat kinerja Ayra yang cukup bagus, dan juga ia sedang memerlukan banyak uang, ini kesempatan Alfarezeel untuk mengajak Ayra bergabung di rumah sakitnya.

" ekhmmmn"

Deheman Alfarezeel membuat dua sahabat tersebut terdiam.

" kenapa kak? haus? atau caper?" tanya Zahira tanpa berfikir.

" caper sama siapa?" Alfarezeel memang sedikit terkejut dengan ke asbunan adiknya tersebut.

" Caper sama Ayra lah, masak sama aku, yaa.... sapa tau kan, kakak berubah pikiran untuk ganti calon pengantin Ayra juga anaknya kiyai Luqman, anak kandungnya malah, sapa tau kan kakak udah sadar dari sirih si Ning jadi- jadian itu" jawab Zahira dengan panjang, membuat Ayra menatap tajam ke arah Sahabatnya.

" Kamu kenapa sih enggak suka sama Ning Naura? " tanya Alfarezeel yang memang penasaran, pasalnya orang yang paling menentang pernikahannya adalah adiknya itu.

" yaa karena aku tau sifatnya, luarnya aja berhijab, tapi kalau suka menindas dan juga dugem no.. no... sih" Jawab Zahira, selang beberapa detik ia tersadar dengan mulutnya yang tak bisa di rem.

" Jangan asal nuduh dek, jatuhnya fitnah" Balas Alfarezeel.

Sedangkan Ayra hanya menyimak saja tanpa mau ikut campur.

" serah sih kalau gak percaya, aku udah ingetin,oh yaa kemarin aku ada pasien Ning Hafa, dia baru saja keguguran" .

citttttr

Alfarezeel spontan menginjak rem mendadak, membuat semua terpental ke depan apalagi Ayra yang tak memakai pengaman.

"aduh" pekik Ayra sambil mengusap keningnya.

" kakakkkkkk, bisa enggak sih rem jangan mendadak" pekik Zahira dan memukul lengan Alfarezeel.

"Maaf, maaf kakak kaget, maaf dokter Ayra,saya tidak sengaja" ujar Alfarezeel menoleh ke belakang .

" Iya dok"

" kenapa sih kak? kakak masih cinta sama Ning Hafa yaa, inget kan Ning Hafa sudah punya suami, move on kali kak"

" apa sih dek"

1
YanS
Kan sampeyan yg sedari awal sebelum menikah sudah menyiapkan kontrak pernikahan, tak ada sentuhan fisik setelah menikahi Ayra dan akan menceraikannya
YanS
Kejadian ditusuknya jam berapa, ditemukannya jam berapa (ada gitu gunting buat apa di hotel?)...habis dah tuh darah Kyai Luqman...miris banget nasihnya berakhir di tangan anak tiri yg selalu disanjung dan dibela sampai mengabaikan bahkan menyingkirkan anak kandung, lupa ajaran agama tentang kewajiban sebagai imam bagi istri dan anak apalagi anak perempuan
YanS: Gus Al ini tumbuh besar di lingkungan pesantren, abah, aba, dan pamannya, masing² punya pesantren...bisa²nya buat kontrak pernikahan yg salah satu isinya niatan menceraikan istrinya, Ayra...serius dia ini layak disebut Gus?
Meski ada pendapat yg berbeda tentang hal tersebut tetapi ke-hati²an tetap nomor satu, yaitu adanya pendapat kontrak tersebut membatalkan pernikahan yg ada, tanpa suami mengucap cerai sudah jatuh talak ke istri, jadi segala sentuhan Gus Al ke Ayra meski sudah ada akad tetap menjadi haram, kalau masih ingin melanjutkan pernikahan Gus Al harus melakukan ijab qabul lagi...ngeri ih, coba tanyakan atau sampaikan ke para kyai itu tentang kelakuan "Gus" Al ini...
total 1 replies
YanS
Tuh berdua mau shalat malah tertunda gara² saling usil...sekarang pintu kamarnya di-ketok² ngabari ayahnya terluka parah...jangan² lewat tuh shalat Ashar-nya
YanS
Ayra anak kyai tappi tidak paham bahwa laki² harus menjaga pandangannya dari perempuan yg bukan mahramnya...hehehe...dan akhirnya ketika Gus Al melihat penampilan Ayra yg mempertontonkan aurat...dilepaslah hoddy Gus Al untuk menutupi aurat Ayra, meski mungkin juga tidak akan cukup untuk menutup sampai ke kaki
YanS
Ayra dengan Lucas sudah pacaran dari zaman kuliah, bisa jadi sudah hampir satu dekade karena mereka sekarang sudah pada jadi dr spesialis...ngapain juga bertahan menghadapi tembok kuat dantinggi nian, sama² teguh dengan keyakinan masing²...atau saling menunggu siapa yg berbalik duluan...bodoh atau tidak dewasa?
YanS
Kok jadi bingung...Naura sering banget di As-Salam bareng ustadzah Aisha, ngapain ya? Bukan nyantri?
Kalau nyantri di As-Salam kapan dia dugemnya dan melewati batas sampai hamil?
Zahira tahu dari mana kalau Naura suka dugem dan bukan gadis baik²?
Naura sengaja mau jebak Gus Al dan nati kalau lahiran bilang lahir prematur....Naura lupa kali kalau mereka keluarga dokter dan pemilik RS...
Zahira baru 25th tapi sudah dr spesialis Obgyn...sama dan seusia dengan Ayra...perempuan² hebat, entah lulus SMA usia berapa, karena lulus dr umum saja perlu waktu 7 tahun dan spesialis Obgyn 4tahun....hhhmmmmmm
YanS: Kapan Ayra berterus terang ke Lucas tentang kejadian bersama Gus Al dan keputusan Kyai Ibrahim dan Umma Annisa?
total 1 replies
YanS
Kalau Gus Al akhirnya menikahi Ayra, ada yg seneeeennnggg banget, Zahira...
YanS
Di mana Gus Al ketemu Naura dan jam berapa?
Apa Naura masih di As-Salam dan belum baik ke pondok Kyai Luqman? Apa mereka tidak dipinggit?
Kenapa Naura kasih Gus Al kopi yg sepertinya sudah di-"jampi² cabul"?
Resepsi Zahira dan suami barengan dengan resepsi Gus Al dan Naura, satu minggu atau satu bulan lagi sih, Thor?
YanS
Lha...kalau Gus Al tidak cinta sama Naura, pertimbangan apa Gus Al melamar Naura tanpa proses ta'aruf?
Apa hanya karena ingin melupakan Ning Haifa? Oalah Gus...Gus...wis gedhe tuwo kok mikire isih koyo balita imut...
YanS
"Ning" depan nama Naura ternyata ning jadi²an...pantaslah...jangan² ibunya pelakor dan ayah Ayra tak kuat iman...jadilah ibu Ayra kabur...?
YanS
Jadi ibu Ayra kabur? Kenapa ya?
Ayra dibesarkan dan dididik siapa?
Si Gus Al tidak lihat Naura menampar Ayra? Dia melindungi Naura dengan menahan tangan Ayra yg mau membalas Naura...Gus-nya rodho², padahal dia dr spesialis jantung hebat...luar biasa ya di cerita ini, dua cucu Kyai dr² spesialis keren, yg satu punya RS...gimana cucu² lainnya ya?
YanS
Apakah Kyai Idris dan keluarga kecuali Zahira tidak tahu ayah kandung Ayra? Atau Zahira hanya tahu kisah sedih Ayra tentang ayah, ibu, dan saudara tirinya tapi tidak tahu nama² dan sosoknya?
Ayra tidak berhijab, hanya menutup rambut sekedarnya? Manggil pacarnya juga beb...hihihi..."geli"...ayahnya seorang kyai lho, apa ibunya mengajari Ayra tentang agamanya ya...?
Jadi kepo bener...
YanS
Ning Naura, putri pak Kyai Luqman, biasanya sebutan ning untuk putri pemilik pondok pesantren, sepertinya model serigala berbulu domba...dan Gus Al memutuskan untuk melamarnya...Gus Al ini pastilah model laki² yg senang pakai kaca mata kuda.. cocoklah...🤭
YanS: Ayra adik tiri Ning Naura, berarti punya sebutan Ning juga, tapi Ayra tak berhijab dan tidak menganut aturan pondok, bahkan berpacaran dengan laki² yg berbeda aamiin-nya...hhhmmmm...kepo siapa dan bagaimana kehidupan Ayra dan ibunya/Frown/
total 1 replies
Syafha lee
kalo baca novel rasanya jd makin benci sm suami
yeni kusmiyati
apa ayra diancam sama maura
Namira Puja Najya
ga ada Ektra part giru thor
echa purin
👍
Rahmaniar
suka banget ceritanya,alurnya bagus,cerita nya gak bertele tele juga mudah di pahami jalan ceritanya,sukses berkarya untuk mu Thor👍👍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 jangan lupa baca cerita ku yang lainnya ya kak🙏
total 1 replies
Nurazizah Kenz
🤣🤣🤣🤣
Anonim
Yg b ex
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!