NovelToon NovelToon
Sang Legenda

Sang Legenda

Status: tamat
Genre:Akademi Sihir / Fantasi Timur / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Qian Shan

Mengisahkan seorang pemuda yang terlahir dari keluarga mantan murid jenius slah satu sekte.
Yang dengan tekad, kemauan dan kerja keras menapaki jalan kultivasi, tanpa menggunakan nama besar kedua orang tuanya.
Hingga berada di puncak kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qian Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakek Paman

"Junior Jian?! ambillah hadiah dari pertarungan pertamamu!!! " Semua senior kini berkumpul melingkar di tempat bekas pertarungan mereka.

Wang Yun, meminta Wu Jian mengambil inti roh dari iblis Serigala api yang berhasil Wu Jian bunuh.

Namun, Wu Jian yang tak mengerti hanya celingukan seakan akan mencari hadiahnya...

"Haissss...... maksudku!!! inti roh dari iblis itu, Junior" Wang Yun harus menegaskan kembali perkataanya pda Wu Jian, sambil menunjuk ke arah tubuh Serigala api.

Wu Jian yang kini mengerti hanya cengengesan dengan wajah hampir tak lagi dapat di kenali karena darah....

"hehehe.... maaf senior??! " ucapnya, lalu mengambil apa yang menjadi haknya, yaitu inti roh dari iblis tingkat 5 tahap puncak.

"Apa kalian sudah selesai??? "

"Jika sudah? kita kembali ke benteng pusat, sekarang!!! " Komandan Fu Chao tak lagi ingin berlama lama di tempat itu, dan meminta semua pasukan untuk kembali ke benteng pusat.

"Sebagian dari kalian!! urus jenazah saudara kita!! jangan biarkan mereka menjadi makanan binatang binatang sialan itu" Lanjut Komandan Fu Chao dengan perintahnya.

Di sisi lain,,, Hao Chun mendekat pada Wu Jian....

"Jian'er? ikutlah dengan paman!! paman akan mengenalkanmu pada seseorang" bujuk Hao Chun

"Siapa paman?? "

"Nanti kau akan tau sendiri, siapa?! "

"mm... baiklah!! tapi Jian'er mohon izin dulu pada senior Wang, Paman" tutur Wu Jian, namun niatnya segera di sahuti oleh Wang Yun...

"Pergilah bersama tetua Chun, junior!!kita akan berkumpul di barak nanti!! " ucap Wang Yun.

Wu Jian merasa senang karena mendapatkan izin dari seniornya.

"Mari kita kembali sekarang!!? " ajak Hao Chun pada semua pasukan.

Langkah mereka terlihat gagah penuh semangat,dengan kegembiraan karena keberhasilan dari misi yang seharusnya dapat di selesaikan berbulan yang lalu.

Namun siapa sangka??? sekelompok kecil dari wakil yang di kirimkan Sekte Pedang Biru, menjadi pembeda dan menjadi factor utama atas kemenangan mereka semua setelah sekian lama.

Di atas benteng pertahanan... Jendral Xun menatap bangga pada semua pasukan yang kini mengarah kembali ke benteng pusat.

Namun kebanggan itu, tidak lebih besar dari rasa penasaranya pada sosok Bocah yang berjalan beriringan di samping Hao Chun.

"Siapa identitas dari anak ini?? " gumam sang Jendral yang merasa seperti ada sebuah ikatan dalam jiwanya.

meski begitu,,,, Jendral Xun sabar menunggu mereka memasuki gerbang benteng pertahanan pusat.

"Komandan Fu Chao, telah kembali.... buka gerbang!!!!! "

Teriak komando penjaga gerbang..

Komandan Fu Chao beserta semua pasukan memasuki gerbang.

Sementara Wu Jian dan Hao Chun yang berada paling belakang, harus di kagetkan oleh Jendral Xun yang melompat dari atas benteng dan mendarat tepat di hadapan keduanya.

Wu Jian yang belum mengenali Jendral Xun, mundur bbrpa langkah di belakang Hao Chun dengan sikap siaga.

Akan tetapi,,, Hao Chun mengangkat tanganya memberi tanda pada Wu Jian untuk tidak gegabah.

Sang Jendral, sambil memanjakan dagunya terlihat santai menatap bocah yang wajahnya berlumur darah binatang iblis yang mulai mengering itu.

"Hao Chun?? kau bergesrlah!!! biarkan aku melihat bocah ini!! " ucap sang Jendral.

Tanpa Ragu!! Hao Chun menggeser tubuhnya membiarkan sang jendral menatap secara jelas Wu Jian.

Sang Jendral berjalan mendekati Wu Jian selangkah demi selangkah,dengan mata yang sama sekali tak beralih.

Wu Jian kebingungan mendapat tatapan aneh Sang Jendral.

"Mm...... siapa nama mu bocah?? " Sang Jendral mendekatkan wajahnya sambil sedikit berjongkok dan bertanya tiba tiba.

Hal itu mengagetkan Wu Jian dan hampir saja menjatuhkanya.

Hao Chun yang memperhatikan sikap Sang Jendral hanya bisa menggelengkan kepala, dengn kelakuan Jendral benteng pertahanan pusat itu.

Sementara Wu Jian kembali mengambil sikap tegap dan menghadap lurus dalam sikap prajurit.

"Nama Junior,, Wu Jian Tetua!! " tegasnya mengenalkan diri pada Jendral Xun.

"Wu.... Ji... an???? " ucap Sang kendral pelan sambil wajahnya menoleh ke Hao Chun.

Hao Chun menanggapi Sang Jendral dengan anggukan.

Sang Jendral lalu menarik sudut bibirnya tersenyum,, namun tak terlihat oleh Wu Jian, hingga terbesit dalm pikiran Jendral Xun untuk sedikit menggoda Wu Jian.

"Saya tidak dengar!! sebutkan identitasmu dengan jelas,, Junior!!! " pinta Jendral Xun dengan tegas.

"Siap tetua!!! Nama Junior adalah Wu Jian,putra dari Ayah Wu Feng dan Ibu A Yin, serta Murid perwakilan dari Pedang Biru " Wu Jian kembali mengulang dengan identitas lengkap.

"Bocah!!! kau mengatakan nama ayah dan ibumu seakan aku mengenal mereka"ledek Jendral Xun

"Berapa usiamu!! "

"Siap,,, Junior hampir berusia 13 tahun tetua!! "

"Apa ke ahlian mu?? "

"Siap,, junior adalah murid Guru Kai dari akademi penempaan senjata Pedang Biru tetua!! " Wu Jian tak bergerak tetap pada sikap berdiri sempurna.

Sedangkan Hao Chun hanya senyum senyum sendiri melihat tingkah Jendral Xun.

"Apa kau mengenaliku?? "

"Siap,,, maafkan Junior!! Junior belum mengenal Tetua! "

merasa sudah cukup dengan ke isenganya,,Jendral Xun pun mengenalkan diri...

"Namaku......... A Xun!! ingat itu!! "

"Siap tetua A.........??? " Wu Jian tak meneruskan ucapanya, lalu bocah itu memaksakan wajahnya menatap sang Jendral.

"kenapa dengan wajah bodohmu itu bocah?? apa kau pernah mendengar namaku?? "

Bruggghh.........

Wu Jian menjatuhkan diri dan mangmbil sikap berlutut dengan satu kaki.

"Jian'er memberi hormat pada kakek Paman Xun"

"Mohon kakek paman memaafkan ketidak tahuan Jian'er!!! "tutur Wu Jian.

Mendapat peradatan dari cucunya yang merupakan anak dari keponakan kesayanganya,,, Sang Jendral bertubuh tinggi kekar itu, bahkan tak kuasa membendung air yang hendak mengalir dari matanya.

Jendral A Xun membiarkan Wu Jian tetap dalam sikap hormatnya, agar bocah itu tak melihat bahwa saat ini matanya nanar memerah menatapnya.

"Jian'er?? " ucapnya pelan.

Tak mau larut dalam emosinya,, Sang Jendral segera memaksakan diri untuk kembali pada wibawanya sebagai seorang Jendral, dan memegang kedua pundak cucunya agar berdiri.

"Apa Kau tak mau memeluk kakek paman mu??? " bujuk Jendral Xun, yang sejatinya,,, dialah yang sangat ingin meraih tubuh cucunya yang sudah sangat lama dia rindukan.

Mendapat izin dari kakek pamanya,,, Wu Jian tidak menunggu,,, sebagai seorang Cucu, tentu saja Wu Jian sangat ingin memeluk sosok panutan yang menurut ibunya,kakek pamanya sangat baik dan sangat menyayangi ibunya.

Semua pasukan yang berada di atas benteng pertahanan, menyaksikan pertemuan antara kakek dan cucunya.

Mereka semua ikut bahagia untuk Sang Jendral,,, terlebih Hao Chun yang saat ini hanya bisa berdiri di samping keduanya.

Tak berapa lama setelah Selesai dengan semua hal Jendral Xun mengajak Wu Jian dan Hao Chun memasuki benteng pertahanan.

"Bagaimana kabar Ayah dan Ibumu Jian'er?" sambil berjalan, Jendral Xun menyempatkan diri menanyakan keadaan kedua orang tua Wu Jian

"Ayah dan ibu, baik baik saja kek" jawabnya.

Jendral Xun, yang sedari lama ingin mendengar ada yang memanggilnya dengan sebutan kakek, merasa senang.

Di sepanjang jalan, Jendral gagah itu tak hentinya tersenyum bahagia karena pertemuanya dgn Wu Jian.

1
Rajo kaciak
karya yg luar biasa , pokok nya g akan nyesal bacanya ,apa lagi benar2 Tamat , sukses slalu thor/Sun//Sun//Sun//Sun//Sun//Sun//Sun//Sun//Sun//Sun/
Rajo kaciak
kurang satu lagi thor Bing Qhi san🤣🤣🤣
Rajo kaciak
kok jadi sedih sih/Sob//Sob//Sob/
Rajo kaciak
main sosor aja, kasih aba2 dulu kek 🤣🤣🤣🤣
Rajo kaciak
mantap
Rajo kaciak
kereeen
Rajo kaciak
saking asik dan enak baca nya , sampai lupa kasih like 🙏
Rajo kaciak
jadi manusia terdubuk tuh🤣🤣🤣
Rajo kaciak
kereen
Rajo kaciak
💪💪💪💪
Rajo kaciak
luar biasa , didikan author nya, Ops salah , urang tua nya maksud nya🤣🤣🤣
Rajo kaciak
bibit mantu nih 🤣🤣🤣
Junet Net
bagus
Megi Mariska
Makasih Thor... 2 vote untuk novel mu ini 🙏🥰
Megi Mariska
Karya yg luar biasa... Alur ceritanya bagus, tata bahasa nya juga rapi, mudah dipahami, karakter MC nya yg keren, ga kek novel2 sebelah yg kegatelan ma cewe2 yg kegatelan juga...
Wu Jian bisa mempertahankan hati, cinta n kesetiaan nya pada 1 istrinya...
Makasih banyak Thor... Semoga season 2 nya semakin keren n ga kecewa in
Sukses selalu 🙏🥰💕
Megi Mariska
Katany udah pendekar bergelar tingkat puncak, kok ga bisa merasakan kehadiran mata2 yg mengawasi ???🤔🤔🤔🤔
wong ndeso
bing sul an
Harman Loke
Wu Jian sudah terlalu lama kamu tidak pernah meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi
Harman Loke
seharusnya langsung di bunuh
Travis Scott
asikk
Agen One: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!