NovelToon NovelToon
Sistem Tangan Dewa

Sistem Tangan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.

Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.

Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membeli Budak

Dengan tambahan 2 Poin Atribut hasil mengerjakan misi harian dan 4 Poin Atribut hasil mengerjakan Misi Sistem, Xuan Hao mengalokasikan poin-poin itu pada kekuatan, kecepatan, dan daya tahan tubuhnya.

Masing-masing statusnya meningkat 2 Poin, membuatnya semakin kuat.

“Dari obrolan mereka yang aku dengar, pernikahan itu akan terjadi satu bulan lagi. Jadi aku memiliki waktu satu bulan untuk terus berlatih, dan di waktu yang sama aku akan menciptakan pasukanku sendiri. Seorang Pangeran tanpa pasukan miliknya sendiri, keberadaannya akan semakin dipandang hina~”

Biasanya Xuan Hao tidak peduli dengan yang namanya reputasi.

Tetapi kini segalanya berubah sejak adanya Sistem, dan ia tidak ingin reputasinya selama ini menjadi semakin buruk di hadapan wanita yang akan menjadi istrinya.

Oleh karena itu ia ingin membentuk pasukannya sendiri, dan hari ini juga ia akan pergi ke pasar budak, membeli paling sedikit 100 budak untuk dilatih menjadi pasukannya.

Waktu sebulan memang bukan waktu yang panjang, tapi dalam kurun waktu itu Xuan Hao yakin bisa memiliki pasukan sekuat pasukan Kavaleri milik Pangeran Xuan Lie, sang Jenderal Agung Kekaisaran Tian Tuan.

“Sebelum membeli budak, terlebih dahulu aku akan membeli rumah besar jauh di pinggiran ibukota, menjadikan rumah sebagai tempat berlatih calon pasukanku!” gumam Xuan Hao yang dalam waktu singkat berhasil menyusun rencana masa depannya, meski itu hanyalah rencana jangka pendek.

Melihat matahari semakin meninggi. Xuan Hao yang telah mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sedikit lebih rapi, ia hanya pamit pada kedua pelayannya, dan setelahnya sosoknya pergi tidak lewat gerbang depan, melainkan langsung melompati pagar tembok di belakang Paviliun Qingfeng.

Pergerakannya saat ini sangat cepat, membuat hanya segelintir orang yang bisa menandingi kecepatannya.

Hanya dalam kurun waktu satu pembakaran dupa (30 menit). Xuan Hao yang sudah hafal seluk-beluk ibukota, ia akhirnya tiba di pasar budak terbesar, dimana perbudakan di Kekaisaran Tian Yuan masih diperbolehkan, dengan catatan memperlakukan budak setara pelayan.

“Tuan Muda, selamat datang di tempat yang sederhana ini! Jika ada yang Tuan Muda butuhkan, silahkan sampaikan pada orang tua ini!” sambut Shang Tai, pria tua pemilik pasar budak.

“Aku bukan orang yang suka basa-basi. Aku ingin seratus budak pria ataupun wanita, tapi mereka harus yang masih muda!” ucap Xuan Hao.

Mendengar itu, Shang Tai tau ia sedang dihadapkan pada pelanggan besar, dan cepat ia mempersilahkan Xuan Hao ke tempat terbaik yang dimilikinya.

“Tuan Muda datang ke tempat yang tepat. Orang tua ini sepertinya memiliki apa yang Tuan Muda inginkan!” ucapnya, “mari Tuan Muda ikut dengan saya!” lanjutnya.

Shang Tai memimpin jalan, sementara Xuan Hao mengikuti tepat di belakangnya.

[Ding!]

[Terdeteksi 50 pemuda yang memiliki keterampilan beladiri dasar. Mereka berasal dari perbatasan, dan terpaksa menjual diri sendiri demi mendapatkan uang untuk diberikan pada keluarga di perbatasan. Tuan, beli mereka!]

“Tunjukkan padaku dimana mereka!” ucap Xuan Hao melalui transmisi suara.

[Ding!]

[Lurus saja, dan Tuan akan menemukan mereka di ruangan nomor dua. Kebetulan mereka semua ditempatkan di dalam satu ruangan.]

Mendengar itu Xuan Hao mengangguk puas, dan begitu tiba di depan ruangan yang dimaksud Sistem, tampa basa-basi dia langsung menanyakan harga 50 budak di dalam ruangan.

“Beritahu aku berapa harga mereka semua yang ada di dalam ruangan ini!” ucap Xuan Hao tegas.

“Pilihan Tuan Muda sangat-sangat tepat, tapi karena mereka semua masih muda dan memiliki tenaga besar, harga mereka tidaklah murah,” ucap Shang Tai.

“Cukup sebutkan harga, dan kamu akan menerima uangnya!” balas Xuan Hao cepat.

“Tuan Muda tunggu sebentar, saya akan cepat menghitungnya!” Menggunakan alat hitung khusus, Shang Tai cepat melakukan penghitungan harga, dan tak lama harga telah terjumlah sempurna.

“Tuan Muda, masing-masing dari meret seharga tiga puluh sampai empat puluh koin perak. Setelah saya total, harga mereka semua adalah 1.800 koin perak,” ucap Shan Tai.

Ingin cepat menyelesaikan pembayaran, Xuan Hao langsung saja menyerahkan dua keping koin emas pada Shang Tai.

“Bantu aku mendapatkan lima puluh budak lainnya, dan aku akan memberikan bonus besar padamu!” ucap Xuan Hao membuat Shang Tai semakin bersemangat.

Sudah ada dua koin emas di tangan, dan ia yakin sebentar lagi akan mendapatkan koin emas lainnya.

“Tuan Muda, kita bisa pergi ke ujung ruangan ini! Di tempat itu ada puluhan wanita muda yang dijual ke pasar budak oleh guru mereka sendiri, dimana mereka berasal dari sebuah perguruan beladiri di wilayah perbatasan!”

Tidak aneh mendengar sebagian besar budak berasal dari perbatasan. Bagaimanapun juga, perang yang berkepanjangan diperbatasan telah membuat banyak hidup rakyat di perbatasan menderita, meski sebenarnya perang belum lama ini telah usai.

Xuan Hao sendiri setelah mendengar apa yang disampaikan Shang Tai, ia dengan langkah tenang tiba di tempat yang dimaksud oleh orang itu, dan benar saja di dalam ruangan itu ada puluhan wanita muda, bahkan ada beberapa yang masih berusia di bawah 10 tahun.

[Ding!]

[Ada 40 wanita dewasa, dan 20 anak-anak.]

Xuan Hao belum sempat menghitung, tapi Sistem sudah lebih dulu membantunya menghitung.

‘Jumlah mereka sudah cukup,’ batin Xuan Hao, dan cepat ia menyelesaikan pembayaran, dimana dalam waktu yang begitu dekat ia telah menghabiskan enam koin emas, dimana satu koin emas lainnya digunakan untuk membeli kuda, yang mana selain menjual budak, ternyata Shang Tai juga menjual kuda-kuda kualitas terbaik.

Dengan satu koin emas yang setara 1000 koin perak, Xuan Hao mendapatkan 100 kuda dengan perlengkapan yang sudah sangat lengkap, membuat kuda tinggal ditunggangi.

“Tuan Shang Tai, apa Tuan memiliki kenalan seseorang yang bisa membantuku membeli rumah besar di pinggiran ibukota?” tanya Xuan Hao.

“Hahaha~, Tuan Muda bertanya pada orang yang tepat. Kebetulan orang itu saya sendiri, dan saya punya rekomendasi rumah terbaik jika Tuan Muda menginginkannya!”

“Harga tidak masalah, tapi yang jelas rumah itu harus mampu menampung mereka semua!” Xuan Hao memandang ke arah budak yang telah ia beli.

“Tuan Muda, rumah itu sangat luas dengan halaman yang cukup untuk menampung ratusan orang. Jadi kalau hanya untuk menampung mereka, kediaman itu lebih dari cukup,” ucap Shang Tai.

Mendengar itu Xuan Hao mengangguk puas, dan setelah Shang Tai menunjukkan lokasi pasti rumah itu, sama sekali tidak ada masalah dengan lokasinya, dimana itu lokasi yang benar-benar jauh dari pusat keramaian, tapi masih berada di wilayah ibukota.

Tidak perlu menunggu nanti. Bersamaan dengan kepergian Xuan Hao dan Shan Tai melihat rumah yang ingin dibeli, saat itu juga seratus kuda dan seluruh budak mengikuti keduanya, dimana mereka melewati jalan rahasia, membuat pergerakan besar itu tidak terendus prajurit penjaga ibukota, walau pergerakan dilakukan di siang hari.

1
Ferry Zhou
lanjut ngab
hahaahaha
Luar biasa
Chi Fuyu
lah masih ongoing
Fatur Fatur
cepat banatai jinQuan Thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
baguss
Naga Hitam
hebat kali kau
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
sedikit amat thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap gan..
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab.
SiPemula: ok ngab, lanjut
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: besok ngab....
total 1 replies
Naga Hitam
kurang puas thor
SiPemula: besok dilanjutkan gan...
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap ngab...
total 1 replies
Naga Hitam
lanjut
SiPemula: gas lanjut...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!