NovelToon NovelToon
Chef Do

Chef Do

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Kontras Takdir / Romantis / Balas Dendam / Konflik etika / Gadis Amnesia
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: originalbychani

Seorang wanita bernama Eun Chae hampir memutuskan untuk mengakhiri hidupnya yang membosankan setelah mendapatkan diagnosa mengidap penyakit linglung atau amnesia di usianya yang baru 30 tahun. Terlebih parahnya, Eun Chae tidak ingat bagaimana dirinya telah kehilangan kedua orang tuanya setahun yang lalu, dalam sebuah kecelakaan saat berlibur ke luar negeri. Siapa sangka pria yang menolongnya ternyata seorang chef terkenal di media sosial?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon originalbychani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 19 : Identitas

(*Alur cerita mundur; recap*)

Hari ke-4 setelah keributan di media sosial belum juga mereda. Para chef yang penasaran tengah berkumpul di sebuah cafe, kecuali Chef Ik Jun.

"Min Ho-ya, apa kau tahu kemana dia pergi?" tanya Chef Geum Bi.

"Tidak tahu. Dia tidak bilang, aku juga malas bertanya," lirih Chef Min Ho.

"Percuma saja mendesak Min Ho, dia takkan peduli. Lebih baik kita coba menghubunginya sekali lagi," saran Chef Jang.

"Mungkin Ik Jun oppa sedang bersenang-senang di suatu tempat. Bukankah dia cenderung tidak bisa berdiam diri dalam rumah? Makanya, muka Min Ho sekusut ini," alih Chef Na Rae.

"Omongan apa itu? Aku hanya sedikit lelah," geram Chef Min Ho.

"Walau begitu, dia tidak pernah terlambat menjawab jika dihubungi. Apa dia sedang menemui seseorang?" nalar Chef Jang.

Sementara itu, Chef Ik Jun sedang berdiri di dekat pintu luar salah satu kampus besar di kota Seoul.

"Jun-ah, kenapa kamu sampai kemari? Padahal, sudah kubilang kita bisa bertemu nanti sore," panggil seorang lelaki yang nampak lebih tua.

"Se Hwan-hyeong, aku telah merindukanmu! Ei, justru karena pembahasan ini penting, aku tidak punya waktu untuk menundanya," ujar Chef Ik Jun.

"Kalau begitu, cepatlah sebelum jam istirahat siangku berakhir. Kenapa kau memerlukan bantuan seorang dosen sepertiku?" tanya Se Hwan, yang dikenal dengan sebutan Dosen Yun di tempat itu.

"Di antara semua kenalan seniorku, mana ada yang seorang wartawan sekaligus dosen magang? Tentu saja, aku memerlukanmu," sebut Chef Ik Jun cerdik.

"Apa itu pujian? Memangnya, kau terlibat dalam kasus apa lagi?" selidik Se Hwan.

"Hus, ini bukan tentang masa laluku! Bantulah aku membela kebenaran," sahut Chef Ik Jun.

"Membela kebenaran? Kamu sudah terlalu tua untuk bermain peran superhero," tegur Se Hwan.

"Bukan begitu. Maksudku, menolong seseorang," tegasnya.

"Siapa orangnya? Kau yakin dia memerlukan bantuanmu? Apa kau tidak hanya akan memberinya masalah?" sindir Se Hwan.

"No no, pokoknya dengarkan aku dulu," sanggah Chef Ik Jun, lalu menceritakan kronologi liputan media massa.

"I see. Kalau begitu, aku akan mengumpulkan data akurat seperlunya, lalu kukirimkan padamu. Soal Lee bersaudara, hanya adiknya yang pernah berkuliah di kota ini. Sedangkan, kakaknya lulusan Harvard, fakultas sociology," terang Se Hwan, lalu disetujui oleh lawan bicaranya.

"Social science? Memangnya, orang itu masih punya rasa kemanusiaan?" ulang Chef Ik Jun, nyaris tidak percaya.

"Dia memang punya reputasi buruk yang tak tersentuh oleh publik. Semoga berhasil," dukung Se Hwan, sebelum keduanya berpisah.

Berkat bantuan Se Hwan, informasi mengenai latar belakang setiap pihak yang mungkin terlibat mudah didapatkan oleh Chef Ik Jun. Berdasarkan bukti yang benar dan tak bercela, terpikirkan solusi terbaik untuk diteruskan pria itu secara daring.

Dalam 2 hari penuh, hingga beberapa jam sebelum keputusan juri diumumkan, Chef Ik Jun telah berhasil membentuk opini publik.

Keempat orang yang tidak tahu apa-apa mendadak dijadikan aliansi penting untuk mendukung jerih payahnya itu.

"Buset. Dia sudah gila rupanya," ucap Chef Min Ho tergeragap, saat mengecek ponselnya.

"Ada apa?" tanya yang lain, lalu sama terkejutnya dengan chef termuda itu.

"Aku akan berpura-pura tidak mengenalnya. Tak kusangka, dia masih senekat dan sebodoh ini pada usianya sekarang!" decak Chef Jang, satu-satunya teman lama si pembuat ulah di antara mereka.

Di sisi lain, Bapak Lee tengah mendapatkan laporan mengenai penyebaran video dan berita viral itu.

"Apa-apaan ini? Cepat hubungi Seong Woon!" perintah Bapak Lee gusar.

Seorang dari banyak suruhannya pun langsung menyampaikan situasi mendesak itu kepada Se Na, sang sekretaris, lalu didengar oleh Seong Woon.

"Ternyata, ada yang berani melawanku. Lee Ik Jun katamu? Lumayan juga," kata Seong Woon santai, hingga terkesan meremehkan.

Saat itu, Seong Woon sedang berolahraga di atas ring tinju dan setiap pukulan ganasnya membuat Se Na mengerjapkan mata waspada.

"Benar, Tuan Muda. Saya sudah menyelidiki latar belakangnya secara ringkas. Dia salah satu peserta kompetisi memasak yang lolos ke babak semi-final, bersama dengan Chef Do dan seorang lagi," jelas Se Na, namun terhenti seketika Seong Woon memberinya isyarat tangan.

"Diam kau. Begitu mendengar namanya saja aku langsung tahu siapa dia. Kau pikir aku bodoh sepertimu?" bentak Seong Woon.

"Maaf, Tuan--"

Sebelum Se Na memohon ampun, Seong Woon sudah beranjak dari ring, lalu mengusir wanita itu.

Dipenuhi perasaan lega, Se Na merangkul tubuhnya sendiri. Bisa lolos dari kesalahan tanpa terluka atau dihukum adalah harapan kecilnya.

"Aku benar-benar menyedihkan. Bahkan, aku tidak ingat kapan hidupku terasa normal," ujarnya lesu, sambil memeriksa jadwal harian bosnya untuk berjaga-jaga.

Konyolnya, keluarga dan semua kenalan wanita itu menganggapnya sangat beruntung diperkerjakan sebagai asisten pribadi seorang penerus keluarga konglomerat. Itu karena Se Na tidak memiliki keberanian ataupun kesempatan untuk mengaku. Lagipula, siapa yang akan membelanya?

Namun, ada sesuatu yang menarik perhatiannya mengenai Lee Ik Jun. Selain aksi berani dan heroiknya kali ini, rupanya istri pria itu adalah seorang jaksa yang berpindah haluan menjadi pengacara semenjak 3 tahun lalu.

Karena memahami peran jaksa dan pengacara yang berlawanan, semestinya wanita bernama Shin Sae Mi itu berpandangan luas dan mampu menguraikan perkara secara adil.

Dalam pikiran Se Na, timbul rencana untuk menemui Ibu Shin tanpa dicurigai oleh siapapun.

(*Alur kembali ke suasana terkini*)

"Oppa?" panggil Eun Chae.

"Hmm?" balas Chef Do, nampak sibuk mengerjakan sesuatu dengan ipad-nya.

"Tumben oppa tidak sibuk di dapur, malahan sibuk dengan internet," ujar Eun Chae.

"Tidak juga. Aku cuma mengonfirmasi kiriman paket dari luar negeri, lalu mencaritahu sedikit tentang Bapak Calon Pejabat Lee dan keluarganya."

Mendengar kalimat belakang itu, Eun Chae langsung penasaran.

"Selain pernah berhubungan dengan keluargaku, memangnya ada yang lain?" renung Eun Chae.

"Kemarilah. Mulai hari ini, kamu harus menghafalkan wajah-wajah dan status mereka," ajak Chef Do.

"Eh, bukankah ini Chef Ik Jun?" tanya Eun Chae heran, masih mengikuti arahan pria itu.

"Benar. Lalu, wanita di sebelah Chef Ik Jun ini adalah istrinya. Dia seorang penegak hukum yang cukup terkenal," bahas Chef Do.

"Tak kusangka, biodata mereka pernah dimuat dalam situs internet," simak Eun Chae.

"Aku bahkan pernah melihatnya di surat kabar dan majalah. Tapi, yang ingin kuajarkan padamu adalah taktik untuk menilai karakter seseorang dan melindungi dirimu sendiri," tambah Chef Do.

"Oh," respon Eun Chae terkesima.

"Aku yakin, dengan banyak belajar kamu akan semakin percaya diri. Walau dunia ini tidak selalu menawarkan kebaikan, kamu harus berpegang pada apa yang menurutmu benar," bimbingnya.

Dengan sukarela, Chef Do mulai menceritakan tentang pengalaman pribadi dan tugas-tugas yang dikerahkan padanya selama menjadi seorang chef.

Perlahan, Eun Chae pun paham bagaimana pria itu bertahan dalam industri kuliner, hingga meraih ketenaran dan dihormati oleh sejumlah besar kalangan masyarakat. Semakin mengenal pria itu, semakin kagum Eun Chae dibuatnya. Apalagi, kini keduanya tak terpisahkan.

- Bersambung -

1
SM
lanjut 👍
SM
kasian Si Eun Chae
SM
Hmm keliatan tabiat seong jun yg sembrono.. trs kakakny seong woon tabiat mafia.
ig@__02chani
Dear readers, mulai hari ini karyaku Chef Do telah dikontrak oleh NT. Terima kasih atas dukungan kalian🙏💜🧧selamat merayakan CNY 2026 bagi yg merayakan, salam sehat & sukses selalu~ dari author Chani.
henryy: KeRenn 💪👍
total 9 replies
bambam
Hoott y elahh🤣😍
bambam
Favoritaqugg👍
bambam
Highlight👍
Itadango 🍡
Salutt😍
Itadango 🍡
wafvg❤️‍🔥💋😇/Kiss//Applaud/
Itadango 🍡
gq ngrtiin perasaanmu chae /Scowl//Heart/
Luca
garagarany udah ktmu yun seok wkwkk
Luca
hmmn ada sesuatuu tu
Penulis Soi
sipp👍
Penulis Soi
omgg🤭🤣
Penulis Soi
wahhh 😍
Penulis Soi
ngakakk loe chae 🤣🤭
Little Cat
Hiiikk sereeemm
Little Cat
eun chae ketemu cwe yg sifatny kebalikan ama dia 🤔 penasaran gue baklan gmn
Tuan Gong
menggugah selera makan + selera baca💯👍🏻happy CNY in advance utk authornyaa.
ig@__02chani: makasih kak🧧🙏🏻💜
total 1 replies
Tuan Gong
hmmm antagonis muncul.💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!