Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .
Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .
Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰
Happy Reading 📖
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berjalan Dengan Lancar
.
.
tepat jam satu malam suasana di markas sangat sepi hanya ada beberapa anggota Red ZL yang belum tidur , dengan semangat nya Jakob menuju penjara bawah tanah .
Sedangkan Jenifer kini wanita itu bersembunyi tidak jauh dari pintu sel Hanabi ia sudah menyusun semua rencananya dengan mateng.
sedangkan Hanabi wanita itu duduk di dalam sel yang gelap tidak ada pencahayaan di dalam sana , tetapi ia memasang pendengaran nya dengan baik , karena ia tau jika malam ini Jenifer akan melakukan sesuatu untuk membantunya keluar dari tempat terkutuk ini .
Tak
Tak
Tak
Suara langkah kaki semakin mendekat , Jenifer manarik senyuman smirk nya dengan sebuah pisau tajam yang ia pegang .
" Billar .... Kau dimana " ucap Jakob dengan suara pelan nya .
Jenifer keluar dari tempat persembunyian nya dengan tangan kanan nya berada di belakang tubuh nya .
Jakob tersenyum pada saat ia melihat Jenifer yang ia kira Billar itu berdiri tidak jauh dari nya . Dengan langkah semangat nya Jakob mendekati Jenifer .
" aku sudah tidak sabar ... wanita itu sangat lah can___"
splattt
Jenifer menusuk perut Jakob dengan pisau tajam yang ia pegang , hingga membuat ucapan Jakob terhenti .
pria itu memegang perut nya dengan matanya yang membulat sempurna .
" a..apa yang kau lakukan " ucap Jakob dengan suara lemah nya
Jenifer kembali tersenyum smirk di balik masker nya setelah nya ia mencabut pisau tajam yang menancap di perut Jakob dengan sangat sadis .
" aaaarrrrrggggggghhhhh " Jakob meringis kesakitan dan pria itu terjatuh di atas lantai begitu saja dengan perut nya yang terus mengeluarkan darah
tidak sampai di situ saja , Jenifer kembali menusuk perut Jakob hingga pria itu benar-benar tidak bernapas lagi .
setelah di pastikan Jakob sudah meninggal Jenifer dengan cepat membuka kunci sel di mana Hanabi berada .
Setelah pintu terbuka dengan cepat Hanabi berdiri , dan menghampiri Jenifer " ayo cepat ... kita tidak punya banyak waktu " ucap Jenifer
Hanabi melangkah semakin cepat setelah keluar dari sel itu ia melihat seorang pria terbaring dengan berlumuran darah di atas lantai .
" pakai ini , jangan sampai ada yang mengenali mu " ucap Jenifer seraya memberikan jaket kulit kebanggan Red ZL yang ia ambil di ruang ganti .
Hanabi meraih nya dan memakaikannya dengan cepat . " mayat orang ini mau kau apakan " tanya Hanabi
" bantu aku memasukkan nya ke dalam sel " setelah nya Hanabi dan Jenifer membawa masuk mayat Jakob yang berlumuran darah itu kedalam sel lalu mengunci sel itu dengan rapat .
Setelah selesai keduanya segera pergi dari sana sebelum ada yang datang dan melihat nya.
Hanabi dan Jenifer berjalan keluar dari markas dengan keduanya menggunakan masker dan kacamata hitam .
tidak ada yang mencurigai mereka , karena mereka berdua memakai jaket kebanggan klan Mafia itu .
Hanabi dengan cepat masuk kedalam mobil , tetapi baru saja Jenifer juga ingin melangkah masuk tiba-tiba ada yang menghampiri nya.
" kau mau kemana di tengah malam seperti ini " tanya rekan nya itu
Jenifer kembali menutup pintu mobil setelah nya ia menulis di atas kertas " aku ingin ke rumah sakit memeriksa keadaan ku , kau tenang saja aku sudah minta izin kepada tuan Zean , beliau mengizinkan ku .... Asalkan aku kembali sebelum matahari muncul " itu lah yang di tulis oleh Jenifer .
pria yang membaca tulisan Jenifer itu menganggukkan kepalanya tetapi ia tidak menyadari keberadaan orang lain di dalam mobil itu karena Hanabi berpindah ke kursi belakang dan bersembunyi di sana .
" pergi lah .... jangan sampai kau melanggar peraturan tuan Zean dan tuan Zilong kau tau konsekuensinya kan ? " ucap pria itu
Jenifer menganggukkan kepalanya setelah nya ia masuk kedalam mobil itu dan melajukan nya pergi dari sana .
pria itu menggelengkan kepalanya saat melihat mobil yang ia kira adalah Billar itu melaju dengan sangat kencang .
Sedangkan Hanabi ia kembali duduk di kursi depan seraya ia membuka masker dan kacamata yang menutupi wajah nya.
Begitu pun juga dengan Jenifer ia juga membuka masker dan kacamata nya seraya ia menyetir mobil dengan kecepatan yang tinggi .
Hanabi menatap sahabat nya itu dengan matanya yang berkaca-kaca " terimakasih Jeni .... Aku tidak tau harus membalas semua kebaikan mu dengan cara apa " ucap Hanabi
Jenifer melirik Hanabi sekilas dengan tersenyum lembut " kita ini adalah sahabat Han jangan berkata seperti itu .... Jika aku tidak menemukan surat yang kau simpan di kamarmu dan sampai terjadi sesuatu kepadamu maka aku akan menyalakan diriku sendiri " ucap Jenifer
" sekali lagi terimakasih Jeni .... jika tidak ada dirimu mungkin aku sudah di bunuh oleh pria itu " ucap Hanabi
" itulah gunanya sahabat Han .... Kau juga pernah menyelamatkan ku saat aku melakukan misi dan di ketahui oleh target dan sekarang kita impas ,... Sudah lah jangan di bahas lagi .... Sekarang kita mau kemana. ? " tanya Jenifer
" langsung ke bandara kita akan ke Hongkong dalam waktu yang cukup lama " jawab Hanabi
" dan mobil ini kita apakan ? " tanya Jenifer lagi
" bakar saja .... Supaya mereka mengira pria yang kau ambil indentitas nya itu meninggal dalam kecelakaan mobil " jawab Hanabi
" baiklah Nona Hanabi .... Idemu cukup bagus .... " ucap Jenifer dan menambah kecepatan mobil itu
Dan pada saat mereka sampai di jalan yang sepi Jenifer menghentikan mobil nya dan tempat itu tidak jauh dari apartemen Jenifer.
" kita bakar mobil nya di sini " ucap Jenifer seraya ia keluar dari mobil tetapi Hanabi wanita itu seperti mencari sesuatu di dalam mobil itu ia mengacak seluruh isi mobil itu
" ayo keluar Han .... kita tidak punya banyak waktu " ucap Jenifer
tetapi Hanabi tidak menanggapi nya hingga wanita itu tersenyum seraya memegang benda kecil " ketemu " ucap nya
Setelah nya Hanabi juga keluar dengan memegang benda kecil di tangan nya " kau ngapain aja ... Kita tidak punya banyak waktu , sebelum matahari muncul kita harus meninggalkan negara ini " ucap Jenifer .
" aku mencari ini ... ternyata mobil ini memiliki cctv kecil yang tersembunyi dan mungkin kita berdua sudah di rekam oleh benda kecil ini " ucap Hanabi memperlihatkan cctv kecil yang ia dapat kan di dalam mobil itu
Jenifer mengambil benda itu setelah nya ia meletakkan benda kecil itu di atas aspal dan membakar nya sampai menjadi abu .
setelah nya kedua nya mengeluarkan bensin mobil itu setelah bensin mobil berwarna hitam itu keluar keduanya menjauh .
Jenifer kembali menyalakan korek apinya dan melempar kan korek api yang sudah menyala itu ke arah mobil dan
DORRR
mobil itu meledak kobaran api mulai terlihat bersamaan dengan asap hitam .
Hanabi dan Jenifer membuka jaket kulit kebanggaan Red ZL yang mereka pakai setelah nya mereka berdua melempar jaket itu di kobaran api yang menyala.
" selesai .... Ayo pergi " ucap Hanabi
Kedua nya segera pergi dengan berjalan sangat buruh-buruh karena apartemen Jenifer tidak lah jauh dari tempat ini.
.
.
.
Jika ada typo nya dan kata yang kurang tepat mohon di koreksi ya guysss 🙏😊
Jangan lupa like , komen dan Vote 🤗🤗
.
.
.