NovelToon NovelToon
Terjebak Di Pulau Zombie

Terjebak Di Pulau Zombie

Status: tamat
Genre:Pembunuhan / Zombie / Misteri / Tamat
Popularitas:326k
Nilai: 4.7
Nama Author: DF_14

Ini cerita tentang sebuah pulau yang penghuninya zombie semua.

Hingga suatu hari ada beberapa korban kecelakaan pesawat yang selamat dari ancaman maut dan terdampar di pulau zombie.

Bukannya mendapatkan pertolongan disana, tapi malah mati satu persatu diserang makhluk yang mengerikan itu.

Akankah ada yang selamat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Marsell!" Ana sangat marah sekali pada marsell yang telah menginjak-injak remote itu.

Ana segera memberikan senter itu pada Rere.

Ana menghampiri Marsell dengan penuh amarah. "Kenapa kamu merusaknya? Tega banget kamu ya."

Marsell melah tertawa kecil, "Aku hanya ingin mengabulkan perkataan kamu itu, kalau aku ini pria yang jahat dan egois."

Ana menggeleng-gelengkan kepala, dia sangat emosi sekali padanya. Percuma saja dia menampar Marsell lagi, tidak akan membuat Marsell sadar.

Alan diam saja, memilih menjadi penonton.

Sementara itu Rere tidak sengaja menjatuhkan senternya ke lantai mungkin karena sangat kelelahan dan hatinya tidak tenang karena Ana tau dia menjadi selingkuhan Marsell, dia segera mengambil kembali senter itu dan mengarahkan cahaya ke bawah sana untuk mengelabui zombie itu lagi.

Sayangnya ada beberapa zombie yang berpencar kembali, apalagi mereka mencium bau darah, ada salah satu dari kedelapan orang itu yang terinfeksi walaupun lukanya tidak begitu parah karena langsung melawan.

Bahkan banyak zombie memasuki gedung apartemen dan berlarian ke atas menaiki anak tangga untuk menyerang mereka.

"Sial! Ada zombie mengejar kita." keluh Diego. Dia yang berada di jajaran terakhir, sambil berlari dia harus mengarakan pedang ke bawah untuk melawan mereka jika menyerang nanti.

Kedelapan orang itu berlari menaiki anak tangga satu persatu dengan begitu cepat.

Sementara itu Ana tidak ada pilihan lain selain dirinya yang harus mengelabui para zombie yang ada di koridor itu.

"Mereka pasti datang sebentar lagi, aku harus mengelabui pada zombie di koridor. Kamu jaga disini." pinta Ana pada Rangga. Dia lebih percaya pada Rangga dibandingkan Marsell dan Alan.

Rangga menganggukan kepala. Dia berdiri di depan pintu.

Ana memasukan satu bola bisbol ke dalam saku celananya, dan tangan kanan dan kiri pun juga sama, memegang bola itu. Untuk mengelabui mereka jika ada zombie muncul di koridor sana.

Ana sebenarnya sangat ketakutan, apalagi dia mendengar suara raungan mereka, mungkin karena mendengar suara decitan pintu.

"Aaagghhrrkkk....Aagghhhrrrkkk...!"

Ana segera melempar satu bola bisbol saat ada zombie yang akan berlari menyerangnya, para zombie disana berlarian mengejar bola itu. Dia sangat bernafas lega, akhirnya dia bisa mengelabui mereka.

Victor yang masih setia menggendong Adel, dia berada di urutan pertama, dia segera membuka pintu exit dan memasuki koridor, disusul oleh Dave, Mira, Rachel dan Cindy. Sementara Tio dan Diego harus melawan para zombie yang ada ditangga.

"Ana kenapa kamu ada disini?" tanya Dave begitu melihat Ana yang menunggu mereka di koridor sana.

"Ayo cepat kalian masuk." Ana malah menyuruh mereka masuk daripada harus menjawab pertanyaan Dave.

Mungkin karena mendengar suara langkah mereka yang terburu-buru, pada zombie di koridor berlarian untuk menyerang mereka. Victor segera memberikan Adel pada Ana, dan Dave memberikan tongkat bisbol pada Victor, sementara dia hanya mengandalkan pisau dapur saja.

Dave dan Victor terpaksa harus melawan serangan mereka.

Mira bergegas menggedor pintu apartemen, "Cepat buka!"

Sialnya beberapa kali Mira menggedor pintu, tak ada yang membuka sama sekali karena Marsell telah mengancam Rangga. Di tambah dengan Alan yang takut ada yang terinfeksi. Rere dan Rangga tidak bisa melawan karena Marsell mengancam akan mengusir mereka dari apartemen.

Ana sangat emosi sekali, padahal dia sudah berpesan pada Rangga untuk segera membuka pintu jika mereka telah sampai ke koridor depan.

Ana menggedor-gedor pintu. "Cepat buka pintunya!"

Rachel juga ikut menggedor-gedor pintu, dia sangat kelelahan dari tadi harus berlari sambil menggendong Cindy.

"Mama, Cindy takut. Cindy mau pulang." Cindy menangis, anak berusia 5 tahun itu sudah tidak bisa menahan rasa takutnya.

"Kita pasti pulang ya sayang." Rachel mengelus-elus punggung Cindy untuk menenangkannya. Cindy memeluk Rachel kembali.

Ana berfirasat tidak enak, pasti Marsell tidak mengizinkan siapapun masuk ke dalam. Dia harus membantu Dave dan Victor, dia melempar bola bisbol ke arah zombie itu, ada sebagian zombie reflek memperebutkan bola bisbol itu.

Ana melempar satu lagi, beberapa zombie berlarian mengejar bola bisbol. Memudahkan Dave dan Victor melawan mereka yang masih fokus menyerang mereka.

"Kita lari saja ke rooftop!" suruh Victor kepada mereka yang ada disana.

Mereka pun menyetujui usulan Victor, harus melewati tangga darurat lagi.

Di tangga sana, Diego dan Tio sangat kewalahan. Jumlah zombie semakin banyak karena mendengar kegaduhan, apalagi Marsell menyuruh Rere untuk berhenti mengelabui para zombie di luar sana.

"Kalian pergi duluan. Kami harus bantu mereka melawan monster itu." ucap Dave pada semua perempuan yang ada disana.

Mira menganggukkan kepala, dia segera berlari menaiki anak tangga, disusul oleh Ana yang menggendong Adel dan Rachel menggendong Cindy. Mereka harus pergi ke rooftop. Sementara Dave dan Victor turun ke bawah untuk membantu Diego dan Tio.

1
Khoerun Nisa
penasaran gmn menemukan diegonya
aas
ga berasa udh end aja
Mega Arum
Luar biasa....makasih Thor,
Rita Juwita
seruuu thor.. /Good//Good/
Dani
akan terlalu sangat amat konyol jika marcell yg sudah seperti itu masih dipercaya
Nuraishah❤💚
👍🏻
Robby Tom
cerita yg membagongkan, walaupun singkat
retno❤️
Akhirnya selesai baca novel ini... Ya ampun bener2 seruuu dan menegangkan... kayak lihat film aslinya. Pokoknya semua novel Kak Othor bagus2 dan keren ceritanya... Alhamdulillah sdh baca semuanya... tinggal nunggu cerita Noah yg lg up. Semangat trs berkarya Kak Othor... Sukses selalu ya 🙏🏻👍🏻🥰
DF_14 ᴶᵘʳᵃᵍᵃⁿ ᴱˢ ᴮᵃᵗᵘ: terimakasih🙏
total 1 replies
Pipitputriamanda Amanda
cerita nya menarik aku suka semat thour💪
Wiska Suandini
dijadiin film keren nih..
Lusi Sabila
sumpah baca novel ini ikut tegang.. deg-degan !!
Alexa Juliana
Alhamdulillah Diego dapat bertemu lg dgn klrg nya..Ayo reunian kalian dgn Dave, Ana, Mira dan Adel..
Alexa Juliana
Siallan benar si Marsell..Ya ampun Rangga sungguh kasihan kamu dikorbanin sama si Marsel..Smg dia juga dapat karmanya di cabik2 sama Zombi
Alexa Juliana
Mambahasib ---> membasahi
Alexa Juliana
Kasihan Rangga ada disana...
Alexa Juliana
Setelah Nino, lalu Pak Tio yg mengorbankan dirinya demi menyelamatkan teman2nya..
Alexa Juliana
Kenapa malah org2 baik yg jd korban Zombie..Knp g org ky si Marsel dan yg ninggalin istrinya tuh
Alexa Juliana
Lemparin aja tuh si Marsel ke para zombie
Alexa Juliana
Korban pertama di pulau itu Willy..Kasihan 😭😭😭
Alexa Juliana
Handphone nya bagus wlw sdh terkena air laut tp msh berfungsi...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!