NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:695
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

Hari ini adalah hari pertama dimana gea melanjutkan studinya menjadi maba (mahasiswa baru) di sebuah universitas terfaforit di Busan.

Semesta pun mendukung dengan langit yang cerah nan biru di hiasi awan-awan kecil di atas sana.

Namun gea lha yang tak mendukung karna sifat malasnya mulai muncul, ia menjadi terbiasa bangun siang selama liburan. Hingga terbawa sampai hari penting pertamanya masuk kuliah.

"Geeaaaa… " Suara mama gea begitu menggema saking kerasnya.

Gea yg menyadari panggilan itu segera bangun dengan malasnya dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 06.40 pagi.

"WWHHAATTTT… " Mata gea seketika melotot tajam.

Ia langsung berlari menuju kamar mandi dan bersiap dengan cepat karna 20 menit lagi, kelas pertamanya akan di mulai.

Sebelumnya gea sudah pernah kuliah S1 dan sekarang ia melanjutkan pendidikannya S2, karena ia berpikir pendidikan itu penting untuk seorang perempuan di era globalisasi yang semakin tahun semakin maju.

Cukup 10 menit gea bersiap, untung lokasi kampus dari rumah gea cukup dekat tapi tetap saja membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai ke sana jika jalanan tak macet.

"Mama kenapa tak membangunkanku… " Celoteh gea sambil berusaha memakai sepatu nya dengan buru buru.

"mama sudah membangunkanmu sejak jam 6 pagi gea, tapi kamu malah menjawab 5 menit lagi begitu seterusnya, lama - lama mamamu ini stress karna membangunmu saja sesusah itu" Mengomeli gea dengan memijit pelipisnya.

"Sudah sudah, kamu cepat berangkat gea sebelum terlambat" Ucap papa. gea berusaha menyudahi perdebatan antara ibu dan anak itu.

Benar saja gea sudah terlambat 10 menit, semua mahasiswa baru sudah berkumpul di aula.

Ia berjalan membungkuk menuju barisan agar tak di ketahui oleh dosennya. Namun sialnya ia sudah di ikuti oleh salah satu dosen di kampus itu dari belakang. Namun gea tak mengetahuinya.

"Huufff untung saja.. "

"Untung apa? " Suara dosen yang tiba tiba menyahut itu mampu membuat gea terkejut.

"Ya Tuhan bapak ngangetin aja, hampir copot jantung saya"

"Berdiri di belakang angkat satu kaki, tak ada penolakan"tegas dosen tersebut.

Gea berjalan ke arah aula belakang dengan tertunduk lesu, hingga ia menyadari jika bukan cuman dia saja yang terlambat tapi ada salah satu maba juga yang terlambat.

Maba itu cukup tampan, dengan badan yang atletis namun dia sangat pendiam.

Gea akan menyapa dulu namun ia ragu karna laki laki itu terlihat cuek dan cool. Tapi ia tetap berusaha menyapa.

"Terlambat juga ya? " Awal ucapan gea untuk memecah keheningan di antara mereka berdua.

"Hhmm" Balasnya cuek.

" Cuek banget sih, aku kan cuman mau kenal karna sama-sama terlambat" cerutu gea dengan suara pelan tapi masih di dengar oleh laki-laki itu.

"Hyunjin" Tiba-tiba saja laki-laki itu bersuara.

"Hah, ohh aku gea, ambil jurusan apa?" Dengan gugup gea menjawab.

"Ilmu komputer"

Batin gea "ihh kok sama sih atau jangan-jangan sekelas sama aku, omo omo cowok tampan ini sekelas sama aku"

Hyunjin yang menyadari jika gea tersenyum senyum sendiri mulai keheranan.

"Dasar cewek gila senyum senyum sendiri" Ucapnya dengan sangat berintonasi.

Gea yang mendengar itu sontak kaget dan memukul lengan hyunjin.

"Enak aja kalau ngomong, aku tuh masih waras tau, dasar nyebelin" Gea langsung menjauhkan dirinya dari hyunjin.

Beberapa saat kemudian semua murid maba di persilahkan mulai mencari kelasnya masing-masing.

Butuh setengah jam gea mencari ruang kelasnya karna terlalu banyak gedung dan ia belum sepenuhnya mengenal denah kampusnya tersebut.

"Akhirnya ketemu juga" Gea kembali bersemangat saat menemukan kelasnya. Namun saat ia memasuki ruang kelasnya ia di kejutkan dengan kehadiran hyunjin yang sudah terduduk manis di bangku paling belakang pojok.

Batin gea "sudah ku duga aku akan sekelas dengannya"

Ia menuju tempat duduk kosong yang bertepatan di depan bangku hyunjin karna hanya itu yang tersisa.

Tiba-tiba ada salah satu perempuan yang lumayan nyentrik penampilan nya menghampiri gea.

"Ngapain kamu di sini, pindah… " Gertak yuna.

"Tapi ini.. "

Sebelum gea menyelesaikan kalimatnya, yuna menyahut dengan sombongnya.

"Yang boleh duduk di dekat kak hyunjin itu cuman aku, kamu itu siapa, pindah sana" Sambil menarik lengan gea agar pindah dari tempat duduk itu.

Hyunjin yang mulai muak dengan tingkah para gadis itu segera membuka suara.

"Pergilah jangan ganggu gadis ini, aku yang menginginkan nya duduk di sini" Celetuk hyunjin sambil sibuk membaca buku.

Kalimat hyunjin sukses membuat yuna dan teman temannya tercengang tak percaya.

"Tapi kak aku lebih cantik dari dia" Jawab yuna.

"Kalian terlalu berisik, enyahlah sebelum aku berlaku kasar" Hyunjin menatap tajam yuna dengan serius.

Hyuna yang kesal menunjuk gea dengan berkata

"Awas kamu, kali ini kau bisa lolos tapi tidak untuk lain kali"

yuna dan teman-temannya pergi ke bangkunya yang sedikit agak jauh dari bangku gea.

****

waktu istirahat pun tiba. Gea yang sudah membuat janji dengan yoona untuk bertemu pun segera pergi ke kantin.

"Haayy geeaa di sini… " Teriak yoona sambil melambaikan tangan ke arah gea.

Gea yang segera menyadari keberadaan yoona langsung menghampiri yoona dan duduk di sampingnya.

Namun di sisi lain yuna dan teman-temannya sedang memperhatikan mereka berdua. Terselip niat jahat di hati yuna.

BBRRAAAKKK!!!!

Seketika baju gea basah kuyup terkena air sup rumput laut yang di bawa yuna, ia sengaja berpura-pura jatuh demi membuat gea malu dengan bajunya yang kotor dan tentunya saja basah kuyup.

" Uuuppss maaf gea aku gak sengaja, aduh gimana dong" yuna berbicara seakan merasa bersalah.

Yoona yang tak Terima sahabatnya di perlakuan seperti itu mulai tersulut emosi.

"Kamu punya mata gak sih, tanggung jawab dong, baju temen ku jadi basah gara-gara kamu" Bentak yoona.

"Aku gakpapa kok yoona, ini masih bisa di bersihkan kok" Titah gea.

"Kamu denger sendiri kan temanmu ini bilang apa" Jawab yuna dengan senyum smirknya.

"Sengaja banget sih kamu" Ucap yoona dengan emosinya yang makin tinggi.

Hyunjin yang melihat keributan di kantin segera menghampiri gea.

Ia melepaskan jaketnya untuk menutupi tubuh gea dan membawanya menuju toilet.

Yoona, yuna dan seisi kantin tercengang dan tak percaya melihat Hyunjin yang bak superhero yang menyelamatkan tuan putri dari kejahatan.

"Aaakkhhhh kenapa sih dia selalu jadi tameng si gea itu, apa hebatnya dia?" Protes yuna sambil menendang kursi kantin.

"Karna kau kalah cantik dengan gea wlleekkk!! " Ucap yoona dengan gaya meledek yuna.

Yoona segera berlari mengikuti gea dan hyunjin.

*****

"Ganti bajumu, pakai saja jaketku untuk menutupi tubuhmu" Kata hyunjin dengan dinginnya.

Gea segera masuk ke toilet untuk mengganti pakaian nya.

"Apakah dia baik baik" Tanya yoona ke hyunjin.

"Hmm, aku pergi dulu" Jawab hyunjin sambil berlalu meninggalkan yoona di depan toilet.

"Ihh kok masih ada sih cowok dingin bagaikan kulkas 100 pintu seperti itu, gimana mau dapat jodoh kalau" Gerutu yoona.

Tiba-tiba gea keluar toilet dengan keadaan bersih. Namun yoona keheranan dengan hyunjin kepada gea.

"Kamu pakai jaket siapa gea? Aku tak pernah melihat jaket seperti itu di rumahmu? " Tanya yoona.

"Aahh tadi hyunjin yang meminjamkan nya" Jawab gea dengan tersenyum.

"Sepertinya hyunjin suka sama kamu ge"

"Mana mungkin cowok kulkas itu suka sama aku yoon, dia itu dingin sekali, aku yang duduk di depannya saja selalu merasakan hawa dingin selama pelajaran" Jawab gea.

"Tapi aku dengar dari teman-teman kampus kalau hyunjin itu tak pernah bersikap seperti itu, ia selalu cuek dengan keadaan sekitar" Celetuk yoona.

"Perasaan mu aja itu yoon, udah lah kita pulang yuk, kamu udah gak ada jam kuliah lagi kan" Ucap gea mengalihkan pembicaraan.

"Ayokk tapi pulang bareng yuk"

"Tumben banget ngajak pulang bareng? " Tanya gea dengan heran.

"Gakpapa pengen pulang bareng aja sama kamu ge, ayoklah cepet jalan nya" Paksa yoona.

Sesampainya di depan gerbang kampus tiba-tiba sebuah mobil hyundai palisade berwana putih berhenti di depan mereka berdua.

"Mobil siapa ini yoon kok berhenti di depan kita" Tanya gea.

Kaca mobil yang mulai turun sontak membuat gea terkejut karna di dalamnya ada suga yang menyetir.

Suga yang melihat gea pun juga Ikut terkejut sampai gugup di buatnya.

"Udah ahh jangan saling melotot gitu, ayo masuk ge" Ucap yoona sambil membuka pintu mobil depan dan memaksa gea duduk di depan dan ia duduk di belakang.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Annyeong yorobundel..

Aku nulisnya gugup kek suga

Mohon pencerahan nya…

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!