NovelToon NovelToon
Di Balik Kontrak Pernikahan

Di Balik Kontrak Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romantis / Nikah Kontrak
Popularitas:15.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kaka's

Pernikahan kontrak atau karena tekanan keluarga. Mereka tinggal serumah tapi seperti orang asing.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Pengakuan di Bawah Hujan Makam

Tiga hari aku menghilang di Yogyakarta, dan selama itu pula aku merasa tak lebih dari seonggok mayat yang berjalan. Namun, ada satu tempat yang akhirnya menarik langkah kakiku yang lemas, makam Ibu. Di sinilah satu-satunya tempat aku bisa mengadu tanpa takut dihakimi. Sebuah tempat sunyi di mana aku bisa menumpahkan segala kotoran yang menyumbat dadaku.

​Langit Yogyakarta sore itu mendung pekat, seolah-olah ikut memikul duka yang kubawa jauh-jauh dari Jakarta. Aku bersimpuh di samping nisan Ibu yang dingin. Tanah makam itu masih lembap, menyisakan bau khas setelah hujan tadi siang. Aku mengusap permukaan batu nisan itu dengan jemari yang masih gemetar.

​Bu, Kiki gagal, bisikku parau. Air mata yang kukira sudah kering kerontang, kembali merembes keluar. Kiki pikir dia adalah rumah yang aman. Ternyata, dia cuma panggung sandiwara yang lain. Harusnya Kiki tahu dari awal, kebahagiaan itu bukan diciptakan untuk orang seperti Kiki.

​Aku terisak, membiarkan dahiku bersandar pada nisan yang membeku itu. Di tengah isak tangis yang menyesakkan, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki mendekat. Suara sepatu yang menginjak dedaunan kering dan tanah yang becek. Aku tidak menoleh, kupikir itu mungkin hanya penjaga makam yang sedang lewat. Namun, sebuah aroma parfum maskulin yang sangat kukenal, aroma yang sempat menjadi candu bagiku, tiba-tiba menyeruak di antara bau tanah basah.

​Kiki.

​Suara itu. Suara yang seketika membuat bulu kudukku berdiri sekaligus membuat hatiku terasa perih luar biasa. Aku segera berdiri dan berbalik dengan cepat. Di sana, Fikar berdiri dengan kemeja putih yang sudah kusut masai, rambutnya berantakan, dan matanya merah. Ia tampak seperti pria yang sudah tidak menyentuh tempat tidur selama berhari-hari.

​Jangan mendekat, teriakku spontan. Aku mundur selangkah, hampir saja tersandung gundukan tanah di belakangku. Bagaimana kamu bisa tahu aku di sini?

​Aku tahu kamu tidak punya siapa-siapa lagi selain Ibu, Ki. Tolong, dengarkan aku sekali saja, suaranya parau, hampir hilang ditelan deru angin sore.

​Dengarkan apa lagi, Mas? Dengarkan tentang bagaimana kamu membelikan kenyamanan untuk Clara dengan uangmu? Atau dengarkan tentang foto kalian di rumah sakit yang dikirim wanita itu padaku? Aku tertawa hambar, sebuah tawa yang penuh dengan rasa jijik pada diri sendiri. Kamu memberikan cincin di satu tangan, tapi tanganmu yang lain memeluk wanita yang mengandung anakmu. Kamu luar biasa, Mas. Benar-benar luar biasa.

​Tepat saat itu, guntur menggelegar di atas kepala dan hujan deras langsung tumpah membasahi kami tanpa ampun. Fikar tidak bergeming. Ia membiarkan tubuhnya basah kuyup, menatapku dengan sorot mata yang sangat menyakitkan.

​Foto itu, itu bukan seperti yang kamu lihat, Ki! teriaknya berusaha menembus suara hujan. Ia melangkah maju dengan nekat, lalu meraih bahuku dengan kuat agar aku tidak lari lagi. Clara mengancamku! Dia punya video malam itu, video saat aku dijebak oleh musuh bisnisku dan dia adalah alatnya. Kalau video itu sampai tersebar, bukan hanya namaku yang hancur, tapi perusahaan yang menghidupi ribuan orang akan kolaps seketika. Aku memberinya uang agar dia menghapus video itu, bukan karena aku peduli padanya!

​Lalu anak itu? teriakku balik di bawah guyuran hujan yang semakin menderu. Apa video itu juga yang membuat rahimnya terisi? Kamu mengaku mabuk, tapi hasilnya nyata, Mas! Hasilnya hidup dan bernapas!

​Fikar terdiam sejenak, bahunya merosot lesu. Air hujan mengalir dari wajahnya seperti air mata yang tidak kunjung henti. Aku tidak tahu itu anak siapa, Ki. Dia mengklaim itu anakku karena dia memang ingin menghancurkan kita. Aku ke rumah sakit hanya untuk memaksanya melakukan tes DNA secara diam-diam, tapi dia justru menjebakku dengan foto itu. Aku bersumpah demi Tuhan dan demi makam Ibumu, aku tidak pernah menginginkan siapa pun selain kamu.

​Aku menyentak tangannya, melepaskan cengkeramannya dari bahuku. Tapi kamu merahasiakannya dariku. Kamu membiarkan aku merasa menjadi wanita paling bahagia di dunia, sementara kamu sendiri sedang menyimpan bom waktu ini. Kamu tidak pernah menganggapku sebagai istri, Mas. Kamu hanya menganggapku sebagai beban yang tidak sanggup mendengar kebenaran.

​Aku takut kehilanganmu! Fikar berteriak frustrasi. Ia jatuh berlutut di tanah makam yang becek, tepat di depanku. Aku pengecut, Ki! Aku takut kalau aku jujur, kamu akan pergi sebelum aku sempat membuktikan bahwa aku bisa menyelesaikannya. Aku baru saja menemukan cintaku, aku tidak siap kehilanganmu secepat itu.

​Aku menatap suamiku yang kini bersimpuh di tanah, bersimbah lumpur dan air mata. Pemandangan ini seharusnya membuatku iba, tapi hatiku sudah terlalu beku oleh pengkhianatan yang berulang. Kejujuran yang datang terlambat bukanlah kejujuran, melainkan sekadar pembelaan diri agar tidak ditinggalkan.

​Kamu sudah kehilangan aku, Mas, kataku dingin, meski hatiku sendiri menjerit kesakitan sampai ke dasar. Saat kamu memutuskan untuk merahasiakan Clara, saat itulah kamu sendiri yang membunuh pernikahan kita. Pergilah. Urus wanita itu, urus anak itu. Jangan pernah cari aku lagi.

​Aku berbalik tanpa menoleh lagi, meninggalkan Fikar yang masih meraung memanggil namaku di bawah hujan deras pemakaman itu. Setiap langkah yang menjauh darinya terasa seperti pisau yang mengiris jantungku perlahan, namun aku terus melangkah. Aku tidak ingin lagi menjadi bagian dari sandiwara berdarah ini. Di belakangku, suara tangis Fikar perlahan tenggelam oleh suara guntur yang menyambar, menandai akhir dari sebuah pengakuan yang sia-sia di atas pusara yang tetap bisu.

1
SHLDC’s Company
kalau pernikahan sama kiki sdh 2 th,harusnya anak clara sdh lahir ya.
aku kok bingung bacanya...
Murni Dewita
👣
Hunk
Apakah ini yang di sebut Cinta karena terbiasa. Atau Aris hanya khawatir jika Arini terluka sandiwara nya bakal terbongkar atau ibu nya akan khawatir.💪🙏
Val07
sok2an kai aris, ntar kmu yg ga bsa lepas dr arini.😡
ntar giliran kewajiban nuntut, tp hak sbagai suami ga d jalankan.
Serena Khanza
udahlah arini mending abaikan aris aja gak usah berharap banyak sama dia. ego nya aris lebih besar tertutup ego yang segede gunung salju😌
Panda
kak kok kayanya aku pernah baca yaaaaa
Kaka's: baca di mana hayoo... 🤭🤭🤭
total 1 replies
deepey
kasihan aris
𓆩🍾⃝─ͩ─ᷞ⋆ͧ⋆ᷡ⋆ͣʀɪɪᴬᴸᶻ Ⓥⓘⓥⓘⓐⓝ𓆪
Sebaiknya jarang terlalu berharap lebih Arini, kalo tidak sesuai ekspetasi, nanti km bakal jauh lebih sakit dari sekarang.
deepey: semoga benar-benar muncul harapan buat arini
total 1 replies
Serena Khanza
najis banget ketemu model laki kek aris.. kek nya nama aris dimana mana nyebelin ya😏 yang viral itu juga namanya aris, eh disini namanya aris juga 🙄😌
ku doain semoga arini ketemu laki laki lain yang memperlakukan dia dgn baik, biar aris ini menyesal seumur hidup
Hunk
Dalem banget bagian ini… dialognya kerasa dingin tapi justru nusuk. Aris kelihatan realistis, tapi di saat yang sama kejam tanpa sadar. Sementara Arini posisinya bikin miris—dia jatuh cinta pada versi yang bahkan mungkin nggak pernah benar-benar ada. Konflik emosinya kerasa kuat dan relate, apalagi soal pernikahan yang cuma “kesepakatan”. Penasaran banget kelanjutannya bakal sejauh apa perasaan Arini bertahan atau malah hancur.
𓆩🍾⃝─ͩ─ᷞ⋆ͧ⋆ᷡ⋆ͣʀɪɪᴬᴸᶻ Ⓥⓘⓥⓘⓐⓝ𓆪
Miris banget nasib Arini harus hidup dibawah keputusan orang lain, bahkan untuk mendapatkan hak nya sendiri, hak untuk bahagia aja engga bisa 🙃
Fra
Kasihan sekali kamu Arini, demi membantu keluarga juga lho ini ;(
Sedih
Serena Khanza
aku suka sama ceritanya , bener2 kehidupan pernikahan yang tanpa cinta tapi disini dikemas dengan cerita yang menurutku asik gitu buat di baca nya gak berat gak yang rumit gitu.. semangat terus thor 💪🏻
Serena Khanza
sejauh ini untuk di awal bab kerasa banget sih dua manusia yang menikah tanpa cinta, yg satu ingin sedikit aja ada perhatian/setidaknya kek aku disini loh ada gitu, sedangkan yang satu kek naif, sok gak butuh, sok gak peduli atau mungkin ada sesuatu nih..
Hunk
Bagus cerita nya tentang nikah kontrak.

Tapi maaf sebelum nya, apa narasi nya ke copy dua kali🙏🙏 Soal nya ada bagian yg sama pas ngebahas perjanjian pernikahan mereka.
Hunk: iya sama sama. Senang bisa membantu🙏
total 2 replies
𓆩🍾⃝─ͩ─ᷞ⋆ͧ⋆ᷡ⋆ͣʀɪɪᴬᴸᶻ Ⓥⓘⓥⓘⓐⓝ𓆪
Begini lah gambaran nyata kalo menikah tanpa perasaan
deepey
arini big hug for u
deepey
semangat berkarya ya kk 💪
Kaka's: trimakasih kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!