NovelToon NovelToon
Sumpah Di Bawah Bayangan Kaisar

Sumpah Di Bawah Bayangan Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Dijodohkan Orang Tua / Matabatin / Reinkarnasi / Nikah Kontrak / Mengubah Takdir
Popularitas:232
Nilai: 5
Nama Author: Laila ANT

Tabib Wi Lu mendapati dirinya dituduh meracuni Kaisar dan dipaksa menikahi Putri Yu Ming, pewaris tahta yang penuh dendam. Dengan reputasi tercoreng dan pengawasan ketat, Wei Lu harus melawan intrik licik Pangeran De, paman Kaisar, yang sebenarnya merencanakan kudeta dengan memanipulasi ilmu farmasi. Saat Yu Ming menjadikannya musuh, Wei Lu diam-diam menggunakan kejeniusan medisnya untuk membongkar konspirasi Pangeran De, menyelamatkan Kekaisaran dari wabah buatan, dan akhirnya mengungkap kebenaran di balik kematian Kaisar. Perjalanan ini memaksa Yu Ming menghadapi prasangkanya dan secara bertahap belajar mempercayai Wei Lu , mengubah pernikahan politik mereka menjadi pernikahan sejati yang di dasari cinta, kejujuran, dan penyembuhan bagi seluruh kerajaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laila ANT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senyum Manis Sang Paman

Wei Lu menahan napas sejenak, membiarkan kehangatan teh Chrysanthemum yang mengepul di cangkirnya menyamarkan respons yang penuh perhitungan. Pangeran De duduk di hadapannya, bukan di kursi tamu biasa, melainkan di kursi yang biasanya disediakan untuk konsultan pribadi, seolah-olah dia sudah mengklaim hak atas ruangan itu.

Cahaya dari lentera istana memantul di mata Pangeran De, membuatnya terlihat terlalu bersemangat untuk seseorang yang sedang berduka.

"Saya menghargai kepedulian tulus Anda, Yang Mulia Pangeran," jawab Wei Lu, nadanya datar. Dia mengambil cangkir tehnya, tetapi tidak meminumnya.

"Sudah menjadi kewajiban saya untuk memastikan bahwa tidak ada keraguan tentang pengobatan Kaisar. Terutama karena Mandat yang beliau tinggalkan telah menempatkan saya di posisi yang begitu sensitif."

Pangeran De mengangguk, senyumnya tetap terjaga, namun matanya memicing sedikit.

"Sensitif, memang. Kau tahu, Wei Lu, Yu Ming itu anak yang berapi-api. Dia sangat mencintai ayahnya. Saat ini, dia tidak melihat kebenaran; dia hanya melihat bayangan. Bayangan yang diarahkan ke arahmu."

"Saya yakin Ratu akan melihat fakta-fakta begitu semua terungkap," balas Wei Lu.

Dia sengaja menggunakan gelar resmi Yu Ming, Ratu, untuk mengingatkan Pangeran De bahwa otoritas tertinggi kini ada di tangan wanita yang baru saja membanting pintu di wajahnya.

Pangeran De menghela napas panjang, seolah menghadapi kebodohan seorang anak.

"Fakta? Tentu. Tapi kita harus membuatnya mudah baginya. Kau harus memahaminya, Tabib. Yu Ming tidak pernah menyukai farmasi. Dia selalu curiga pada ramuan yang terlalu kuat. Dia tidak memiliki ketenangan pikiran untuk memahami nuansa dari ekstrak Sanguis Draconis yang kau berikan."

Wei Lu merasakan bahaya dalam kata-kata itu. Pangeran De berbicara tentang ramuan paling rahasia yang ia gunakan untuk Kaisar, ramuan yang hanya diketahui oleh lingkaran dalam. Bagaimana Pangeran De bisa begitu akrab dengan detailnya?

"Ramuan itu disetujui Kaisar sendiri, Yang Mulia," ujar Wei Lu tegas.

"Beliau memiliki pemahaman yang mendalam tentang kondisi beliau. Kami telah membahas setiap penyesuaian dosis secara rinci dalam enam bulan terakhir."

"Tepat, enam bulan terakhir," gumam Pangeran De, memainkan tutup cangkir tehnya.

Jari-jarinya yang tebal dan gemuk mengetuk porselen dengan ritme yang lambat dan mengganggu.

"Dan itu adalah periode yang harus kita fokuskan. Kita perlu menyajikan bukti yang tidak dapat disanggah oleh emosi Yu Ming. Kita harus membuktikan bahwa setiap bahan baku yang kau pesan, setiap catatan yang kau buat, adalah murni. Tanpa cela."

Wei Lu tahu, jika Pangeran De ingin menyelidiki, dia pasti akan mencari celah. Pangeran De tidak mencari kebenaran, dia sedang mencari cara untuk memalsukan kebenaran.

"Saya akan menyerahkan semua arsip saya untuk diaudit," kata Wei Lu.

"Sebagai Perdana Menteri, saya bertanggung jawab penuh. Namun, Yang Mulia, audit ini harus dilakukan oleh ahli farmasi independen yang diakui, bukan hanya pejabat politik."

Pangeran De tersenyum lebih lebar, seolah Wei Lu baru saja mengucapkan garis yang sempurna dari naskah yang sudah ia tulis.

"Ah, tentu saja. Tabib yang jujur selalu menginginkan kejelasan. Tapi kau harus tahu, Tabib Wei, tabib independen yang kredibel di kerajaan ini sangat sedikit. Dan mereka semua memiliki hubungan dengan istana. Aku akan membentuk komite yang ketat. Aku akan memastikan tabib terbaik yang tersisa di istana, bersama dengan beberapa menteri senior, yang akan memverifikasi. Kau tidak perlu khawatir, aku akan memastikan catatanmu tidak disentuh oleh tangan yang tidak terlatih—atau tangan yang emosional, seperti Yu Ming."

Ada penekanan sinis pada kata "emosional" yang membuat Wei Lu sadar bahwa Pangeran De sengaja meremehkan Yu Ming untuk mendapatkan kepercayaannya. Pangeran De ingin Wei Lu melihatnya sebagai sekutu yang rasional melawan Ratu yang histeris.

"Saya berterima kasih atas dukungan logistik Anda," kata Wei Lu, memilih kata-kata dengan hati-hati. Dia tahu menolak tawaran ini akan memberikan Pangeran De alasan untuk mengklaim bahwa Wei Lu menghalangi investigasi.

"Mohon berikan saya daftar nama komite audit. Saya ingin memastikan semua anggota memiliki akses penuh ke arsip saya."

"Luar biasa," Pangeran De berseru, bangkit berdiri dan mengambil cangkir teh kedua yang masih penuh di atas meja Wei Lu.

"Aku tahu kita bisa bekerja sama. Kau dan aku, Wei Lu, kita adalah satu-satunya orang di istana ini yang dapat berpikir jernih saat ini. Sisanya hanya tenggelam dalam kesedihan atau, yah, ambisi."

Dia tertawa kecil, suara yang serak dan tidak menyenangkan. Pangeran De kemudian berjalan ke pintu, membukanya sedikit, dan berhenti.

"Jaga dirimu, Perdana Menteri," katanya dengan nada yang terlalu akrab.

"Pernikahan yang sulit. Kau harus menunjukkan kepada Ratu bahwa kau adalah suami yang stabil, tempat dia bisa bersandar. Begitu audit ini selesai dan namamu bersih, kebenciannya pasti akan mereda. Aku akan mengurus detail komite dan segera menyerahkan daftar namanya."

Pangeran De melangkah keluar, menutup pintu di belakangnya, meninggalkan Wei Lu dalam keheningan yang kini terasa lebih berat.

Wei Lu berdiri dan berjalan ke jendela kantornya. Bulan purnama menembus langit, menerangi halaman Istana Perdana Menteri. Dia bisa melihat punggung Pangeran De berjalan santai di koridor utama. Sikap Pangeran De menunjukkan kepuasan yang luar biasa, seolah-olah ia baru saja memenangkan negosiasi yang paling penting.

Dia ingin mengontrol audit. Dia ingin catatan itu, untuk memanipulasinya, pikir Wei Lu, tangannya mengepal.

Dia menyadari Pangeran De tidak hanya ingin menjebaknya dalam narasi kematian Kaisar, tetapi juga ingin mengunci semua jalur penyelidikan Wei Lu sendiri.

Tiba-tiba, Pangeran De berhenti di tengah koridor, tepat di bawah bayangan pohon willow yang besar.

Dari arah Gerbang Timur, muncul sosok lain. Itu adalah Tuan Lin, Kepala Menteri Keuangan, seorang pria yang dikenal karena perhitungan dingin dan loyalitasnya yang ambigu. Lin seharusnya sudah pulang sejak lama, mengingat jamuan berkabung yang melelahkan.

Menteri Keuangan Lin, yang biasanya berjalan dengan langkah tergesa-gesa, bergerak perlahan, hampir seperti bayangan yang merayap. Dia berhenti tepat di hadapan Pangeran De.

Wei Lu menyipitkan mata. Jaraknya terlalu jauh untuk mendengar percakapan, tetapi bahasa tubuh mereka berbicara banyak. Pangeran De tidak membungkuk atau menunjukkan formalitas. Dia hanya berdiri tegak dan menatap Menteri Keuangan Lin.

Pangeran De mengeluarkan sesuatu dari balik jubahnya—sebuah gulungan kecil, terikat dengan pita sutra merah tua, warna yang terlalu mencolok untuk malam berkabung. Dia menyerahkan gulungan itu kepada Menteri Keuangan Lin, bukan dengan jabatan tangan formal, melainkan dengan gerakan cepat dan rahasia.

Menteri Keuangan Lin menerima gulungan itu, segera menyembunyikannya di dalam jubahnya.

Mereka bertukar beberapa kata singkat, dan Wei Lu melihat senyum yang sangat berbeda di wajah Pangeran De—senyum yang tidak mengandung kehangatan palsu, tetapi perhitungan murni dan kesepakatan yang mengerikan. Senyum yang mengatakan, rencana kita berjalan lancar.

Menteri Keuangan Lin kemudian membungkuk dalam-dalam, jauh lebih dalam daripada yang ia lakukan kepada Wei Lu di Aula Singgasana sore itu, dan berbalik, menghilang kembali ke dalam bayangan Gerbang Timur.

Pangeran De berdiri sejenak, mengusap dagunya, matanya menatap ke arah kantor Wei Lu—seolah ia bisa merasakan tatapan Wei Lu menembusnya—lalu ia melanjutkan langkahnya, menuju kediamannya sendiri dengan langkah yang ringan dan penuh kemenangan.

Wei Lu bersandar di bingkai jendela. Konspirasi ini jauh lebih dalam daripada sekadar tuduhan pembunuhan. Jika Pangeran De bersekutu dengan Kepala Menteri Keuangan, ini bukan lagi hanya masalah medis atau suksesi.

Ini adalah masalah keuangan, sumber daya, dan kontrol penuh atas kekaisaran. Pangeran De tidak hanya memanipulasi kematian Kaisar, dia sedang membeli dan menjual seluruh pemerintahan.

Wei Lu melihat sisa-sisa teh yang dingin di cangkirnya. Dia telah menerima "bantuan" Pangeran De, dan sekarang dia tahu harganya. Wei Lu harus membiarkan Pangeran De berpikir dia memiliki kendali penuh atas catatan medis Kaisar. Tetapi jika Pangeran De sudah mulai menggunakan otoritas fiskal untuk tujuan konspiratifnya, Wei Lu harus mengalihkan fokusnya dari pertahanan medis ke—

Wei Lu merasakan getaran dingin menjalar di punggungnya saat dia menyadari implikasi dari interaksi singkat itu. Gulungan rahasia itu, yang diserahkan dalam kegelapan, menghubungkan racun dengan uang. Dan jika uang yang terlibat, maka konspirasi yang ia hadapi tidak hanya mengincar takhta, tetapi juga inti dari kekaisaran itu sendiri.

Dia harus mulai menghitung, bukan denyut nadi Kaisar yang telah tiada, tetapi jejak uang dingin yang mengalir di balik bayangan Pangeran De. Dia harus mencari tahu apa yang dibeli oleh sang paman Kaisar, dan—

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!