NovelToon NovelToon
Terjebak Di Tubuh Sang Antagonis

Terjebak Di Tubuh Sang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / CEO / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Sabrina Rasmah

Yang Chi, seorang mahasiswi sekaligus penulis novel amatir, terbangun di dalam dunia ceritanya sendiri setelah menyelesaikan bab tragis tentang kematian sang Permaisuri, Yang Nan. Namun, bukannya menjadi pahlawan, ia justru terjebak dalam tubuh Xiao Xi Huwan, putri dari kerajaan tetangga sekaligus antagonis utama yang baru saja membunuh Permaisuri tersebut.
Kini, Yang Chi harus berhadapan dengan murka Kaisar Long Wei, pria yang seharusnya menjadi pelindung permaisurinya namun kini bersumpah akan memenggal kepala Xiao Xi dengan tangannya sendiri. Berbekal pengetahuannya sebagai penulis tentang rahasia istana dan plot masa depan, Yang Chi harus memutar otak untuk membersihkan namanya, menghindari hukuman mati, dan mengungkap konspirasi gelap yang ternyata jauh berbeda dari apa yang ia tulis di atas kertas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Sabrina Rasmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke istana setelah malam yang panas

"Maaf Tuan, kalau aku begitu lancang," bisik Yang Chi dengan suara bergetar. Ia segera melepaskan pelukannya dan bangkit dari tubuh Long Wei, berusaha merapikan gaun birunya yang berantakan dengan tangan gemetar. Wajahnya terasa panas membara, lebih merah dari warna tirai sutra di kamar itu.

Yang Chi menunduk, tidak berani menatap mata Long Wei. Ia sadar tindakannya tadi sangat berisiko. Di zaman ini, menyentuh kaisar apalagi sampai membuka jubahnya adalah pelanggaran besar yang bisa berujung hukuman mati.

Long Wei perlahan duduk tegak di pinggir ranjang. Ia merapikan kembali jubahnya yang tersingkap, menutupi dada bidangnya dengan gerakan yang kaku. Kamar itu seketika menjadi sangat sunyi, hanya menyisakan suara detak jantung mereka yang masih berpacu cepat.

"Kau..." Long Wei menggantung kalimatnya. Ia menatap Yang Chi yang berdiri mematung di depannya. Kemarahan yang tadi sempat memuncak entah mengapa menguap begitu saja, berganti dengan rasa canggung yang luar biasa.

"Kau melakukan itu untuk menyelamatkanku, bukan?" tanya Long Wei dengan suara yang lebih lembut dari biasanya, meski tetap terdengar berat.

Yang Chi mengangguk pelan tanpa mendongak. "I-iya, Tuan. Kalau mereka lihat muka Tuan, habis sudah kita. Saya tidak punya cara lain selain akting jadi... ya, begitu tadi."

Long Wei berdiri, melangkah mendekati Yang Chi hingga jarak mereka sangat dekat. Ia mengangkat dagu Yang Chi dengan jarinya, memaksa gadis itu menatap matanya.

"Lain kali, jangan pernah melakukan hal seperti itu tanpa izin dariku," ucap Long Wei dengan tatapan yang sangat intens. "Keberanianmu itu... terkadang membuatku takut akan apa yang bisa kau lakukan selanjutnya."

Yang Chi menelan ludah, terpaku melihat sisi lain dari Long Wei yang tidak dingin seperti biasanya. "Ba-baik, Tuan. Saya janji tidak akan lancang lagi... kecuali kalau terpaksa."

Long Wei mendengus pelan, hampir saja sebuah senyuman tipis muncul di sudut bibirnya. Ia kemudian mengambil kembali topeng porselennya yang terjatuh di lantai. "Ayo pergi lewat jendela belakang. Tempat ini sudah tidak aman, dan aku tidak mau berada di dalam kamar rumah malam ini sedetik pun lebih lama bersamamu."

Yang Chi cengengesan, rasa takutnya mulai hilang. "Iya, iya, Tuan Kaisar yang Malu. Ayo kita kabur!"

Tanpa buang waktu lagi, Long Wei langsung menyambar pinggang Yang Chi dan melompat keluar lewat jendela belakang. Mereka berlari menembus kegelapan gang-gang kecil, menghindari patroli musuh, hingga akhirnya berhasil masuk kembali ke dalam istana melalui gerbang rahasia.

Begitu sampai di dalam kamar kaisar yang aman, Long Wei langsung membanting pintu dan menguncinya rapat-rapat.

"Hah... hah... akhirnya sampai," Yang Chi langsung ambruk duduk di lantai marmer, napasnya tersengal-sengal. "Capek banget, Tuan! Serasa lari maraton keliling Shanghai—eh, keliling kerajaan!"

Long Wei juga tampak mengatur napasnya. Ia melempar topengnya ke meja dengan kasar, lalu menatap Yang Chi yang masih terduduk lemas di lantai dengan jubah putihnya yang kotor.

"Sudah kubilang, pasar malam itu berbahaya. Untung saja kau tidak mati tadi," ucap Long Wei sambil berjalan mendekati Yang Chi.

Bukannya marah lagi, Long Wei justru mengulurkan tangannya untuk membantu Yang Chi berdiri. "Sekarang cepat ganti pakaianmu dan istirahat. Aku tidak mau tawananku mati karena kelelahan."

Yang Chi menerima uluran tangan itu dengan lemas. "Iya, Tuan. Saya juga sudah capek banget... mau tidur seribu tahun rasanya."

Long Wei membiarkan Yang Chi naik ke atas ranjang, lalu ia sendiri duduk di kursi kerjanya, menjaga pintu kamar dengan pedang di sampingnya. Malam itu berakhir dengan kesunyian di dalam kamar istana, sementara di luar sana, badai pengkhianatan masih terus mengintai.

1
Fatur Fatur
thor bikin adegan romantis thor bikin adegan dia pas namnya pulih bikin dia kabur dari istana itu bikin kaisar kejar dia thor
Fatur Fatur
cepat update lagi thor cerita seru
Nur Sabrina Rasmah: like aja kagak /Sob/🙏🙏🙏🤣, bercanda
total 1 replies
Fatur Fatur
cepat bersihkan nama mcnya thor bikin kaisar itu jatuh cinta pada mcnya bikin mcnya pergi dari istana kaisar itu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!