NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara 2

Kultivator Pengembara 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan novel kultivator pengembara

Jian Feng berakhir mati dan di buang ke pusaran reinkarnasi dan masuk ke tubuh seorang pemuda sampah yang di anggap cacat karena memiliki Dantian yang tersumbat.

Dengan pengetahuannya Jian Feng akan kembali merangkak untuk balas dendam dan menjadi yang terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Guntur Emas

​Di dalam kamarnya yang pengap, Jian Feng duduk bersila dalam keheningan yang menyesakkan.

Di hadapannya, botol-botol kecil berisi pil pemurnian tingkat rendah telah kosong.

 Ia baru saja menelan semuanya sekaligus—sebuah tindakan ceroboh bagi orang biasa, namun bagi Jian Feng, ini adalah risiko yang terukur.

​Energi dari pil-pil tersebut mulai bergejolak, membakar jalur meridiannya yang masih sempit.

​"Aku bisa merasakan kotoran di sumsum tulangku mulai luruh. Sudah lama sekali aku tidak merasakan sensasi terbakar yang meremajakan seperti ini." gumam Jian Feng dalam hati.

Ingatannya melayang pada sosok Guru Luo, pria tua yang pertama kali mengenalkannya pada rasa sakit yang membawa kekuatan.

​Keringat dingin bercampur cairan hitam yang berbau busuk merembes keluar dari pori-porinya.

Rasa sakitnya luar biasa, seolah-olah ribuan jarum panas sedang ditusukkan ke setiap inci sarafnya.

​"Ugh! Rasanya seperti ditusuk jarum raksasa!"

​Ketika energi Qi di dalam tubuhnya mencapai titik didih, Jian Feng memutar telapak tangannya, membentuk pola lingkaran yang rumit di udara.

Seketika, sebuah lingkaran cahaya misterius terbentuk di sekeliling tubuhnya. Lingkaran itu memancarkan radiasi energi biru yang menyambar-nyambar, memberikan sengatan listrik statis yang sangat kuat ke seluruh raganya.

​"Seni Guntur Biru: Pembersihan Jiwa!"

​Dengan satu tarikan napas panjang, lingkaran cahaya itu mengerut dan masuk ke dalam pori-porinya dalam ledakan energi yang sunyi. Cahaya biru berkilat di pupil matanya sebelum akhirnya meredup kembali menjadi normal.

​"Ranah Pengerasan Dasar Tingkat 5... tercapai," ucapnya datar.

​Ia tersenyum bangga. Dahulu, Guru Luo mengajarkannya elemen petir dengan sabar, namun sekarang, Jian Feng sadar bahwa pemahamannya tentang hukum guntur telah jauh melampaui gurunya sendiri.

​Jian Feng menutup mata sejenak, membiarkan memori masa lalu mengalir. Ia teringat saat-saat paling rapuh dalam hidupnya: ketika istrinya, Lin Xue, sekarat karena penyakit yang merusak paru-parunya, dan Guru Luo datang bagaikan penyelamat.

Guru Luo menjadikannya murid, memberikan seluruh ilmunya dalam waktu singkat, sebelum akhirnya sang guru wafat karena tubuhnya terkena racun yang telah mencapai batas.

​"Guru..." Jian Feng tersenyum pahit. "Apa kau tahu? Saat aku berada di Alam Atas dulu, aku bertemu dengan Senior Han Xue. Dia adalah kekasih yang kau tinggalkan, bukan? Dia masih tampak begitu muda dan cantik, seolah waktu berhenti untuknya. Kau sungguh tega meninggalkannya sendirian di puncak kesepian itu."

​Wajah Jian Feng mengeras, matanya memancarkan keteguhan. "Tapi aku akan membalas budi. Aku tidak hanya akan mencari Lin Xue, aku juga akan menghidupkanmu kembali dan mempertemukanmu dengannya. Aku berjanji atas nama Jian Feng!"

​Ia berdiri, merasakan kekuatan baru yang mengalir di otot-ototnya.

Ia mengangkat tangan kanannya, dan seketika gumpalan petir berwarna emas yang padat muncul, berderit-derit seperti ribuan burung yang berkicau.

​"Petir Emas." desisnya.

​Lalu, ia memusatkan energi di tangan kirinya. Perlahan, uap air di udara memadat membentuk bola air bening yang bergoyang-goyang dengan lembut. Dua elemen yang saling bertolak belakang kini berada di tangannya.

​"Penyatuan dua elemen... mari kita lihat seberapa besar naskah ini bisa menahanku."

​Jian Feng mendekatkan kedua bola energi tersebut. Begitu keduanya bersentuhan, gesekan energi yang ekstrem menciptakan riak ruang yang tidak stabil. Suara dengungan yang memekakkan telinga memenuhi ruangan.

​DRTTT! BOOM!

​Ledakan hebat terjadi. Dinding kamar Jian Feng retak, dan atapnya jebol, mengirimkan kepulan asap hitam yang tebal ke langit malam kediaman Xiao.

​Jian Feng keluar dari puing-puing kamarnya dengan wajah yang gosong tertutup abu hitam. Bukannya marah, ia justru tertawa rendah.

​"Hahaha! Sepertinya aku baru saja mengundang para serangga untuk datang." ucapnya sambil menatap ke arah gerbang paviliun.

Ia bisa merasakan getaran langkah kaki yang berat dan penuh kemarahan mendekat.

​Ia melihat ke arah tangannya. Di sana, sebuah bola energi gabungan petir emas dan air bening berputar dengan indah, memancarkan tekanan yang luar biasa.

Dengan satu kibasan tangan, bola itu memanjang dan memadat, berubah menjadi sebilah pedang transparan yang dialiri kilat emas di dalamnya.

​"Ada apa ini?! Xiao Feng! Sebenarnya apa lagi yang kau lakukan, hah?!"

​Suara gelegar itu berasal dari seorang pria paruh baya dengan pakaian mewah yang kini berdiri di depan reruntuhan kamar.

Wajahnya merah padam, menatap Jian Feng dengan campuran antara rasa malu dan amarah.

​"Sudah kubilang berapa kali, jangan pernah mencoba berkultivasi lagi! Kau tidak memiliki bakat! Tindakanmu ini hanya membuang-buang sumber daya keluarga dan mempermalukan namaku!"

​Jian Feng menatap pria itu. Meskipun ia tidak memiliki memori emosional dari Xiao Feng yang asli, ia tahu dari garis wajah dan aura otoritas yang dipaksakan itu siapa orang di depannya. Sang Kepala Keluarga Xiao, ayah yang hanya peduli pada reputasi.

​Jian Feng menyunggingkan senyum sinis yang provokatif, membiarkan pedang petir-airnya berdengung pelan di samping tubuhnya yang penuh abu.

​"Ah... selamat malam, Pak Tua. Maksudku... 'Ayah' yang terhormat." sapa Jian Feng dengan nada yang sangat meremehkan.

1
MF
💪/Hunger//Hunger/💪💪💪💪💪💪
aku
sedikit
Agen One: Hehe, Nuhun pisan🤣🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aku
ber arti adeganngewetidakpernahterjadiyathor
aku
lalu emas yg banyak itu,sdh masuk cincin ya thor.
thor lu kaya Jiang Feng
Ra_Lathia
knp jadi tubuh ganda, cb tetep pke tubuh satu tp kmdian jd kultivator yg menipu "penulis takdir", tp ttp bgus laah👍
Agen One: /Rice//Rice//Rice//Rice/
total 1 replies
Ra_Lathia
pembukaan season yang bagus👍
MF
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Adibhamad Alshunaybir
mantap kak author lanjutkan up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!