NovelToon NovelToon
Sahabat Sejati Dari Sd

Sahabat Sejati Dari Sd

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan / Chicklit
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: ludra

sahabat sejati itu memang nyata, maski pernah asing 3 tahun karna beda sekolah dan keadaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ludra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sahabat sejati dari SD Episode 20

"gak" ucap apri dengan ekspresi yg tegar, "kalau gitu ya udah, aku gak di ajak dan kalian gak mau kan? oke" sambung apri dengan muka yv sangat datar dan tatapan nya yg sangat membuat saya merasa bersalah. "ya oke!!! kalau apri sadar" ucap saya yg langsung memalingkan muka saya dan dengan gaya yg bodo amat.

apri pun terduduk di teras kelas yg kebetulan udah di lap sama yg lain, jadi teras itu bersih. saat duduk dia terdiam tanpa satu patah kata pun. hanya melihat ke arah depan dan sesekali menundukan kepalanya

Mungkin untuk meringan kan rasa sakit hati nya karna ulah kita. tapi saya tetap ada di tempat saya tadi berdiri dan melihat Apri. "lah, kasian juga ya ni anak kalau lagi murung. gue keterlaluan gak ya? eh lagi pula kan cuman prank doang" ucap saya dalam hati.

semua teman teman udah pulang kecuali aku, ani, apri, gina, gita, amelia, caca, billa, dan vina. kita belum pulang karna memang males untuk pulang. tapi apri bersih keras ingin pulang dan mengajak saya.

apri :"heh silah, ayo pulang"

saya :"tunggu sebentar"

apri :"udah kalau gak pulang sekarang. gue duluan"

saya :"ya udah lo duluan aja pri"

ani :" iya pri!!! kamu duluan aja kita lagi ngobrol"

apri tidak menjawab dia langsung keluar kelas dan berjalan menuju kegerbang. "bruk bruk bruk" suara sepatu apri. apri sangat kesal campur sedih, sampai sampai langkah kakinya di keraskan

Namun di sisi lain kita udah merencanakan hal yg takkan di duga oleh apri di gerbang sana. gina dan ani sedang menuggu apri lewat. mereka bersembunyi di gerbang itu

"apri, " panggil saya pada apri yg saat itu udah hampir keluar gerbang.

apri menoleh ke arah saya dengan mata yg berkaca kaca yg membuat saya gak tega melihat nya. saya pun menghampiri nya, pada saat itu saya tidak memperdulikan semua rencana yg udah di susun oleh kami. saya berlari menuju ke arah gerbang tepat nya di mana apri berdiri.

"apri, lo kenapa" ucap saya.

"gak papa" jawab apri dengan mata yg berkaca kaca dan suara yg tak beraturan.

"gue cuman bercanda!!!!! lo gak papah kan" ucap saya pada apri.

"ya udah, sekarang lo balik lagi ke kelas!!! kan sekarang kalian udah gak butuh gue lagi, kalian udah gak butuh kehadiran gue, gak peduli kalau gue ikut atau gak nya dan gak peduli lagi sama gue" ujar apri

apri udah gak bisa menahan air mata nya, sambil bicara ia tak sadar bahwa air mata nya mulai berjatuhan ke pipi nya.

"dah sekarang gue kan bukan bagian dari kalian lagi!!!!! sekarang gue mau pulang, dan lo silah balik lagi sana" ucap apri dan langsung membalik kan badan nya. apri melanjutkan langkah nya menuju ke gerbang dengan air mata nya yg terus menerus keluar.

namun,

" surprise " ujar ani dan gina.

"ihhh apri, kamu nangis" ujar ani.

"ini cuman prank apri,"ujar gina.

"iya apri jangan nangis" ucap ani sambil mengusap air mata apri.

namun apri semakin mengeluarkan air mata nya. dia tidak menyangka bahwa kami sedang ngisengin dia.

"selamat ulang tahun, selamat ulang tahun, selamat ulang tahun aprii!!!! ulang tahun"ucap kami sambil membawa kan kue ulang tahun untuk apri.

"ih ini semua rencana kalian" ucap apri yg terharu melihat semua ini.

"iya, apri jangan nangis lagii ya" ujar vina.

"iyaa maaf ya apri" kata caca

"ihh gak nyangka, bener gak sih" ucap apri

"kan ulang tahun aku udah kelewat" sambung apri

"sengaja supaya apri gak sadar kalau kita ber-7 membuat rencana" ujar ani.

"oke oke, yaaa udah ya, suasana haru ini cukup, dan sekarang apri tiup lilinnya ya" ujar amelia dan langsung menyodorkan kue nya ke hadapan apri.

"tiup lilin nya tiup lilin nya tiup lilinnya sekarang juga. sekarang juga" semua nya

apri pun meniup lilinnya.

"yeyyyyy" suhut semuanya sambil bertepuk tengan.

"makasih ya semuanya, aku beruntung sekali punya teman kaya kalian, aku kira kalian udah berubah tadi, sekali lagi makasih ya" ucap apri pada kami.

gina :"iya apri sama sama"

amelia. :"oke, tapi apri berhenti ya menangis. nya"

ani :"iya, kan kita teman"

saya :"iyaa, maaf ya tadi aku bikin apri sedih dan kecewa. sampai membuat apri nangis" ucap saya yg berada di sebelah ani.

"gak papah silah, tapi jangan gitu. lagi" jawab apri.

"etttttt tunggu" ucap billa.

"belum apdol ya kayanya kalau apri gak kita kasih pewarna" sambung billa dan langsung

mengaurkan pewarna ke baju apri.

"ehhh iya" suhut ani.

semua nya memberikan pewarna makanan da mengejar apri. kami saling mengejar sampai sampai satu sekolah kita lewati. semuanya tertawa bahagia termasuk apri.

sungguh sangat bahagia di hari itu, kita semua saling mengejar dan memberikan pewarna. mungkin hari itu tak kan terlupakan kan oleh apri. karna saya juga masih ingat sekali hari itu, tanggal 26 oktober 2019. sekitar jam 10-11 siangan. apri saat itu memakai baju pramuka, baju pramuka yg memang baru di pakai nya. selamat ulang tahun apri.

tak sadar ternyata hari-hari telah. berlalu. Semester 1 telah berakhir, dan tahun 2019 akan segera berganti dengan tahun 2020. Saya merasa bahwa waktu telah berlalu begitu cepat.

Saya mengingat kembali momen-momen yang telah saya alami selama semester ini. Momen-momen bahagia, sedih, dan menantang. Saya telah belajar banyak hal, tidak hanya tentang pelajaran sekolah, tetapi juga tentang persahabatan, kepercayaan diri, dan bagaimana menghadapi tantangan.

Saya melihat ke depan, ke tahun 2020 yang akan datang. Saya merasa bahwa tahun ini akan membawa banyak perubahan dan tantangan baru. Tapi, saya siap untuk menghadapinya, dengan persahabatan yang kuat, semangat yang tinggi, dan hati yang terbuka

Memasuki tahun 2020.

Tahun 2020 menjadi tahun yang tidak terlupakan bagi kami. Sekolah kami diliburkan oleh pemerintah karena wabah penyakit yang mematikan. Kami hanya bersekolah selama tiga bulan saja sebelum liburan panjang yang tidak terduga.

jadi kami jarang berjumpa, lebih tepat nya gak pernah berjumpa selama libur panjang itu.

namun ada suatu hari kita di suruh ke sekolah oleh pak dani. untuk memberikan informasi!!!!

kita pun bertemu setelah sekian lama. kita bercerita. tentang hari hari yg kita lalui.

"eh kalian mau di lanjutin kemana?"tanya saya pada semua nya.

"emmm kalau gue mah mau ke SMP negri sama amelia" jawab caca.

"eh gue juga sama mau ke sana (SMP negri)" jawab gita

"kalau kamu gina?"tanya saya.

"gue mah mau ke mts" jawab gina

saya terdiam dan karna sekolah baru saya nanti hanya saya yg daftar dari SD ini, Jadi otomatis hanya saya saja yg meneruskan sekolah ke sekolah itu.

"kalau lo silah mau kemana?" tanya caca

"gak tau" jawab saya, saya tidak memberitahukan mau kemana saya di lanjutkan sekolah.

"kalau kamu ani mau kemana?" tanya saya yg. berharap bahwa ani bakal masuk ke sekolah yg sama dengan saya.

"oh!!! sama, aku mau ke SMP negri, bareng sama caca, amelia, dan gita" jawab ani.

saya pun menghelan nafas karna gak ada teman saya yg akan masuk ke sekolah yg sama dengan saya.

"eh apri!!!! lo mau kemana?" tanya billa.

"em aku mau ke mts" jawab apri.

Saya merasa sedih ketika mendengar bahwa tidak ada teman saya yang akan masuk ke sekolah yang sama dengan saya. Saya merasa bahwa saya akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga, yaitu persahabatan kami.

"sedihhhh!!! kita akan pisahh" ujar Caca dengan nada yang sedih.

"Iyaa ya, kita akan pisah" jawab billa dengan mengangguk.

Saya merasa bahwa saya tidak bisa berbicara lagi. Saya hanya bisa mendengarkan percakapan mereka dengan perasaan sedih.

Tiba-tiba, ani berbicara dengan nada yang lembut, "Jangan sedih, kita masih bisa bertemu dan berbicara, meskipun kita tidak sekolah di tempat yang sama."

Saya merasa bahwa kata-kata ani membuat saya merasa sedikit lebih baik. Saya menyadari bahwa persahabatan kami tidak akan pernah berakhir, meskipun kita tidak sekolah di tempat yang sama.

Pada saat perjalan nan pulang, saya masih merasa sedih karna tinggal menghitung hari.

setelah kelulusan di berikan mungkin itu akan menjadi hari terakhir bagi aku dan teman teman aku bertemu termasuk sama apri dan ani.

Saat itu, apri bertanya kepadaku, "silah, kamu mau melanjutkan kemana?" Aku menjawab dengan percaya diri, "Aku, mau melanjut kan sekolah ke sekolah yang ada di arah timur.

rumah ku"

.

1
KnuckleBreaker
Gagal fokus kerja karena kepikiran endingnya yang bikin penasaran.
Nenk Lusi: semangat ya bacanya
total 1 replies
Nami/Namiko
Teruslah menulis, kami semua menantikan kelanjutan cerita yang seru ini!
Nenk Lusi: iya makasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!