NovelToon NovelToon
PESONA Kakak Tiri

PESONA Kakak Tiri

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:663.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: Encha

Memiliki Kakak tiri dengan segudang pesonanya membuat Neira berperang dengan perasaannya.!

Bagaimana bisa Neira harus menahan dirinya untuk tidak menyukai Kakak tirinya dengan semua perhatian yang dia dapatkan juga semua perlakuan manis darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Valentine - Coklat

Neira membuka matanya dan menatap jam yang ternyata sudah jam 7 malam berarti dia tidur cukup lama.

Setelah sampai Neira memang langsung menuju tempat tidurnya dan malah dia terlelap.

Dia pun beranjak bangun dengan menggulung rambutnya acak, berjalan keluar karena memang dia merasa sangat haus.

Sementara di ruang tengah, Gevan bersama Alfar, Panji juga Romi tampak menatap Neira yang berjalan turun.

Neira tampak sangat cantik membuat mereka langsung menatapnya tanpa berkedip.

"Gila bangun tidur aja cantik banget." Ucap Panji

"He'eh memang Neira cantik banget." Lanjut Romi.

Berbeda dengan mereka, Gevan tampak menatap tajam Neira apalagi saat ini Neira hanya memakai kaos oversize dan celana Hot pan yang menampilkan kaki jenjangnya.

"Eh, Maaf kak." Ucap Neira saat baru menyadari jika ada teman-teman Gevan.

"Baru bangun tidur Nei"

"Iya Kak, Nei ke dapur dulu."

Neira buru-buru ke dapur untuk mengambil minumnya.

"Eh,-

Neira hampir mengumpat saat tiba-tiba seseorang menghampirinya.

"Kak Gevan, ngagetin aja sih."

Gevan menatap Neira tanpa berkedip, memang benar Neira sangat cantik bahkan di saat bangun tidur.

"Kenapa turun."

"Hah-

"Kenapa turun Neira, kamu juga pakai baju seperti ini."

"Memangnya kenapa Ka?"

Gevan menghela napasnya dan membuang pandangannya.

"Di sana banyak teman-teman gue, dan Lo keluar pakai baju kayak gini."

Neira menatap tampilannya.

Bukannya wajar jika berada di rumah memakai pakaian seperti itu.

"Nei gak tau ada mereka lagian Nei juga haus Kak."

"Sekarang masuk kamar, jangan keluar selama mereka belum pulang."

"Tapi Kak,-

"Nurut Neira."

Neira menghentakkan kakinya dan berjalan keluar dia langsung kembali ke dalam kamarnya.

Sementara Gevan mengusap wajahnya kasar, bagaimana bisa Neira memperlihatkan kulit mulusnya di depan cowok lain apalagi dengan dia yang mengikat rambutnya semakin membuat terlihat cantik.

Gevan keluar dengan membawa juga juga beberapa cemilan.

"Mau di bawa kemana Ge" Ucap Panji.

"Kamar Neira."

"Suruh gabung aja Neira, kenapa di kamar "

Gevan langsung menatap tajam Panji yang tersembunyi sikuk dengan tatapan Gevan yang begitu tajam.

Neira duduk di tepi ranjang dengan memainkan ponselnya, padahal di juga lapar tapi Gevan malah menyuruh berada di kamar.

Ceklek.

Pintu terbuka membuat Neira mendongak.

"Kalau mau sesuatu telp atau Chat gue jangan turun."

"Kak Gevan mau turun lagi?"

"Kenapa Hm, Lo mau gue temani?"

"Eh, bukan gitu maksudnya Kak."

Gevan tersenyum dan mengusap pucuk rambut Neira.

"Makan dulu dan gak usah mandi udah malam."Ucap Gevan mengusap pucuk rambut Neira dan berjalan keluar.

Neira diam mematung dengan tingkah Gevan, jantungnya tidak aman jika terus mendapatkan sikap manis Gevan.

Jantung gue..

Lama-lama gue bisa mati muda karena sikap Kak Gevan.

Belum tenang dengan jantungnya, Neira kembali Melihat pintu terbuka.

Gevan kembali masuk dengan membawa sesuatu di tangannya.

"Buat Lo." Ucapnya memberikan paper bag kecil dari tangannya.

"Apa ini Kak."

"Buka aja, buat Lo tapi jangan langsung semua di makan nanti sakit gigi."

Neira membukanya dan terlihat beberapa coklat di dalam sana.

"Ini-

Gevan tersenyum dan berjalan keluar membiarkan Neira yang masih bingung dengan semua itu.

Neira tersenyum, dia tidak menyangka jika akan mendapatkan Coklat di hari kasih sayang.

Biasanya dia akan selalu mendapatkan Coklat dari Alex tapi itu dulu karena hubungan mereka yang sudah putus.

******

Sementara Alex masih menemani Elisa belanja, Elisa bahkan terus meminta Alex untuk membelikannya banyak barang.

"Aku boleh ya beli tas ini, aku udah lama pengin" Ucap Elisa manja.

Alex hanya bisa mengangguk dan mengeluarkan Black Cart miliknya.

Padahal dulu selama bersama Neira, Alex lah yang sering kali ingin memberikan sesuatu untuk gadisnya namun Neira selalu menolaknya.

Bahkan Neira sama sekali tidak pernah meminta apapun kepadanya.

"Sayang, kamu lupa kalau hari ini hari kasih sayang. Kamu gak pengin beliin aku sesuatu?"

Alex menautkan kedua alisnya heran, Dia tidak membelikan sesuatu terus apa yang ada di tangan Elisa saat ini bahkan kedua tangan Alex pun tampak menjinjing belanjaan Elisa.

"Aku mau coklat, kita beli coklat ya."

Alex hanya bisa mengangguk pasrah, dia mengikuti Elisa dan membeli beberapa coklat bahkan bukan hanya berhenti di sana Elisa menarik Alex masuk ke dalam restoran karena dia lapar.

Hari pun semakin malam,

Neira masih berada di kamarnya namun dia sudah berganti dengan memakai piyama tidurnya tampak meringkuk dengan ponsel yang masih berada di tangannya.

Ceklek..

Pintu terbuka, terlihat Gevan yang berjalan masuk dia berjalan masuk dan melihat Neira yang tengah tertidur.

Gevan menggeleng melihat Neira yang tertidur dengan posisi yang begitu lucu.

Dasar Bocil.. Gumam Gevan mendekat dan mengambil ponsel di tangan Neira.

Namun matanya menatap sebuah foto dimana Neira bersama seorang laki-laki tengah tersenyum dengan Neira yang memegang coklat juga bunga mawar.

Gevan terus menatapnya, dia tau jika itu adalah mantan Neira, laki-laki yang sudah membuat Adiknya itu menangisi.

Gevan meletakkan ponselnya diatas meja dan membenarkan posisi tidur Neira.

Dia pun tidak lupa menyelimuti tubuh Neira.

Gevan lantas duduk di sisi ranjang, menatap wajah polos Neira cantik walau sedang tertidur.

Tangannya terulur menyentuh wajah cantiknya, entah lah dia begitu ingin membuat Neira bahagia dia selalu ingin dekat dengannya dan membuatnya nyaman. Apa perasaan seorang Kakak laki-laki akan seperti itu namun Gevan merasa jika dia senang jika dekat dengannya.

Cup,,

Gevan mengecup singkat pucuk rambut Neira, dan mengusapnya lembut.

Good Night bocil...

Gevan beranjak bangun dan keluar kamar, Namun baru saja keluar ponselnya bergetar membuatnya merogoh saku celananya terlihat Widia yang menelpon.

"Halo Kak" Ucap Widia saat Gevan menjawabnya.

"Ya Mom"

"Kamu belum tidur Nak?"

"Belum Mom, Gevan baru masuk kamar."

"Maaf sayang, Apa kamu lihat Neira.

Mama telpon dari tadi tapi tidak di jawab Mama Chat juga gak di bales."

"Neira sudah tidur Mom."

"Pantas tidak jawab telpon Mama,

Gimana Neira, dia tidak merepotkan kamu kan Sayang, Mama minta maaf ya karena belum bisa pulang. Kamu sabar ya jagain Neira yang manja."

"Neira gak merepotkan kok Mom, Gevan juga gapapa."

"Makasih ya Sayang, ya sudah sekarang kamu istirahat jaga kesehatan kalian ya."

"Mama juga di sana jaga kesehatan sama Papa."

Gevan menutup telponnya dan merebahkan tubuhnya, hubungan antara dirinya dengan Widia semakin dekat apalagi Widia tampak menyayangi nya sama seperti Neira.

Gevan pun sudah bisa menerima Widia sebagai Mama nya.

Gevan mulai memejamkan matanya, karena besok dia harus datang lebih pagi ke Kampusnya untuk acara Camping.

1
Tatan Utari
Gpp nikah juga kan beda ibu beda bapak
Nur Intan
👍
Bunda Dzi'3
ihh knp ga lanjut Thor....
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya, trmksh🙏
total 1 replies
Bunda Dzi'3
Elisa hamil kah?
Evi Lusiana
widya jg gmn sih thor,awalny stuju knp jd ikut²an si almer
Evi Lusiana
bijak bgt si gevan,tenang tdk mudah terpancing emosi y
Evi Lusiana
kapok lo amer,malu kn lo anak lo aj udh duluan nany k ustd sblum dia ungkapin prasaan ny k neira
Evi Lusiana
bagus widya
Evi Lusiana
kasihan kenan cm d jadi in alat dr ke egoisan si almer
Evi Lusiana
bagus widya,ancem aj almer dgn cerai,cm papa sambung tp egois bgt,anakny aj udh smp nany ustd boleh tdk y menyukai sdr tiri,msa pp ny bodoh bgt
Evi Lusiana
kabur aj nei,plg k rmh lama mu
Evi Lusiana
knp sih widya lembek bgt ngadepin ke egoisan almer,cm ppapa sambung aj,
Evi Lusiana
gedeg deh sm si almer,egois bgt suka bgt njodoh²in anakny
Evi Lusiana
pinter gevan d banding ortuny,dia aj udh nany dluan k ustad tntn boleh tdk ny menyukai sdr tiriny
Evi Lusiana
ayo gevan perjuangkan cintamu smp pp mu sadar dn tdk egois lgi
Evi Lusiana
ckup menguras emosi thor,gregeten sm almer
Evi Lusiana
cowok idaman yg brani blg klo aku slh tlg kasih tahu
Evi Lusiana
jalang elisa
Evi Lusiana
critany bagus thor,semangat👍
SisAzalea
katanya dulu sikap Elisa dewasa banget
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya😌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!