NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Simpanan CEO

Terpaksa Menjadi Simpanan CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Balas Dendam / Badboy / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: Lintang

Karna ini adalah novel pendek jadi babnya gak terlalu panjang ya..

Mengandung cerita 21+

Ayunanda saputri harus terima kalau, mama yang ia cintai harus rela memilih lelaki yang baru saja menikahinya. Lelaki itu bernama Thomas Killer dia adalah sahabat papanya dahulu.

Dengan penuh perjuangan dia hidup sebatang kara, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Suatu hari dia bekerja di sebuah Bank swasta dan terpaksa menjadi simpanan CEO untuk membalas dendam kepada lelaki yang sekarang menjadi suami mamanya.

Adakah cinta di antara keduanya, simak terus kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permainan HideYoshi

Perusahaan Pertambangan

Hari ini terjadi gonjang-ganjing di perusahaan Thomas, karna kecerobohan Kevin yang sengaja berinvestasi di perusahaan lain. Membuat perusahaan Papanya kembali mendapatkan masalah, bahkan perusahaannya mengalami valid dan dalam keadaan kebangkrutan.

Kevin berbuat seperti itu tujuannya agar keuangan di perusahaannya kembali membaik, tapi perkiraannya malah berbanding sebaliknya.

Thomas yang mengetahui ini mengalami gagal jantung dan langsung di bawa ke rumah sakit, Aluna yang mengetahui hal ini mengajukan protes kepada kakaknya.

"Kak coba jelaskan kenapa hal ini bisa terjadi?." Bukannya menjawab Kevin malah mengabaikan pertanyaan adiknya.

"Lalu apa benar kalau sebenarnya harta yang kita punya itu milik keluarga Yuna?." Kevin mengangguk frustasi.

"Kenapa gak Kakak dekati saja, supaya kita gak kehilangan harta itu Kak?."

"Sudah tidak ada artinya Lun, harta itu sebentar lagi akan musnah. Lihat saja perusahaan saja sudah bangkrut apa lagi yang harus kita lakukan untuk mengembalikannya."

Mendengar ucapan kakaknya hati Luna remuk redam. Luna menangis bahkan ia berniat melakukan sesuatu melalui temannya, dia ingin meminta bantuan Ellena untuk melakukannya. Kali ini ia tidak mengatakannya terlebih dahalu kepada kakak ataupun papanya.

"Kenapa kamu tersenyum sendiri, jangan bilang kamu sedang merencakan sesuatu." Kevin melihat adiknya aneh.

Setelah berbicara panjang lebar kepada kakaknya, kali ini dia berusaha menghubungi Ellena tanpa sepengetahuan kakaknya.

"Hallo Ell, bisa kita ketemu?."

"Bisa, di mana dan ada apa?. Kenapa tiba-tiba ingin bertemu?."

"Saya mau kamu bantu aku, bisa?."

"Bantuan apa?."

"Saya ingin kamu melakukan sesuatu kepada Yuna."

"Oh itu, iya aku mau bantu kamu."

Tak berapa lama mereka sudah bertemu di sebuah cafe, Luna mengatakan keinginannya dan ingin agar Yuna mendapatkan masalah dan tidak di percayai lagi di kantor tempat ia bekerja. Dan bukan hanya itu, ia ingin agar Yuna aegera di pecat juga. Ia tidak mau Yuna hidup dengan layak karna sudah membuat keluarganya mengalami kebangkrutan, walaupun itu tidak ada hubungannya dengan Yuna.

Mengetahui kalau semua kekayaan keluarganya sebenarnya milik Yuna, Luna tidak menerima itu semua. Luna menjadi iri hati dan berbuat nekat dengan inhin menyingkirkan Luna dari kehidupannya.

Sesudah mengungkapkan keinginannya Luna ingin agar rencananya segera di lakukan oleh Ellena. Dengan gerak cepat Ellena mengajak Lian untuk bertemu di cafe sebrang kantor.

Mereka bertemu untuk melakukan keinginan Luna.

"Lian aku mau kau memanipulasi beberapa dokumen kantor dan membuat Yuna yang seolah-olah orang yang bersalah dalam hal ini, kalau perlu tendang Yuna jauh-jauh dari kantor Arya. Apa kamu bersedia?."

Terlihat Lian sedang memikirkan sesuatu, ia nampak memikirkan cara agar tujuannya bisa terencana dengan baik.

"Bagaimana?."

"Saya mau membantu anda Nona. Karna saya suka cemburu kalau Tuan Arya selalu dekat dengan Yuna."

Akhirnya mereka bersalaman setelah menemukan kesepakan untuk menendang Yuna dari kantor tempat ia berkerja.

°°°°°°°

Bank XX

Lian mulai melancarkan aksinya dengan memberitahu Arya kalau ada klien yang ingin bertemu dengannya, karna ia ingin bekerja sama dengan Bank milik Arya. Dan sungguh sangat kebetulan sekali, Arya menunjuk Rendi agar dia yang kali ini bertemu dengan klien barunya.

Lian menunggu dengan santainya di ruangan Arya, saat Arya mencoba menelpon Rendi agar datang ke ruangannya.

Tak lama Rendi datang dengan angkuh dan sombongnya.

"Kenapa kamu memanggilku kemari, kalau ada sesuatu kan kamu bisa datang ke ruanganku. Bukannya aku ini atasanmu?!." Rendi sok galak di depan Arya.

"Maaf Pak Rendi, karna kesibukan saya. Saya mau anda dan sekretaris anda untuk bertemu dengan klien yang akan berkerja sama dengan Bank kita."

"Hanya itu?? serahkan saja padaku. Gelarku kan master, pasti semua dengan mudah ku kerjakan. Katakan di mana tempatnya aku akan segera datang." Rendi dengan tidak sopannya duduk di meja kebesaran Arya, sedangkan Arya hanya mentapnya jengah.

"Katakan di mana tempatnya Lian, agar mereka bisa datang tanpa terlambat."

"Baik Tuan."

Kian segera memberitahu tempat di mana mereka berjanji untuk bertemu,tak lupa Rendi menghubungi Yuna agar mempersiapkan dokumen yang harus mereka sepakati bersama.

Mereka berdua pergi ke sebuah Hotel yang di dalamnya sudah ada restonya.

"Tuan kenapa mereka berjanji bertemu di Hotel segala sih, kan bisa di cafe, atau yang lain tapi kenapa di hotel?."

"Sudahlah gak papa juga, mungkin mereka klien dari luar negri."

"Em, begitu rupanya."

Tak lama mereka tiba di hotel yang di janjikan, seorang lelaki tampan dan memakai pakaian jas lengkap menyambut kedatangan kami. Kami di antar untuk bertemu dengan bos mereka, dan benar saja dia berkebangsaan Jepang terlihat sekali dari logat bicaranya.

"Konichiwa genkidesuke, watashi no namae o shokai sa sete kudasai HideYoshi."

"Genkidesu, Yuna desu Rendi kantokudesu."

"Wah ternyata anda bisa berbahasa Jepang juga ya, Nona Yuna?." Tuan HideYoshi terkagum melihat gaya bicara dan kecantikan Yuna.

"Kebetulan saya juga berasal dari Jepang, terutama Ayah saya Tuan."

Rensi hanya melihat kelihaian Yuna berbicara dengan tenang saat bertemu dengan kliennya. Bahkan dirinya tidak banyak berbicara karena Yuna yang lebih dominan berbicara kepada Tuan HideYoshi.

Hingga obrolan mereka selesai, Rendi begitu tidak memperhatikan yang barusan mereka sepakati. Karna terpesona dengan yaang Yuna ucapkan caranya berbicara, berpenampilan dan satu lagi wangi tubuhnya.

"Tuan mari kita pulang, Tuan HideYoshi sudah pergi." Sentuhan tangan Yuna membuyarkan lamunannya tentang Yuna.

"Emm.. sudah selesai ya, baiklah kita kembali ke kantor." jawabnya sambil tersenyum kecut karna ia tidak berkonsentrasi.

"Ada apa, kenapa sedari tadi anda melihat saya terus?. Dan kenapa anda hanya diam tanpa berpendapat mengenai obrolan kita tadi??."

"Semua ku serahkan kepadamu Yuna kamu pasti bisa!!." Rendi menepuk bahu Yuna dan berlalu untuk masuk ke dalam mobil.

Yuna menggelengkan kepala frustasi menanggapi Rendi yang tidak profesional dalam berkerja.

Tak lama mereka sampai di kantor, Yuna kembali mempelajari apa yang barusan ia sepakati. Ia tidak mau nanti keputusannya tidak berjalan sesuai prosedur perusahaan.

Arya mengirimkan notif pesan, bertanya apakah urusannya dengan Tuan Hide berjalan lancar atau tidak. Yuna yang melihat notif pesan itu segera membalasnya dan bercerita kalau Rendi tidak profesional dalam melakukan pekerjaannya, bahkan ia terlalu santai dalam bertindak. Semuanya di limpahkan kepadanya tanpa mendapat persetujuannya terlebih dahulu.

"Sudah ku duga akan seperti ini, kau dan mamamu memang akan berniat mau memeras uangku saja."

1
Safa Almira
,yey
Wirda Wati
kerennn👍👍👍
Wirda Wati
mampuslah
Wirda Wati
semakinnn seru...👍👍👍👍
Wirda Wati
Luna,elena sama sama matrey
Wirda Wati
💪💪💪💪
Wirda Wati
syukur Arya cepat datang...
Dasar Mak lampir...
ngga bisa lihat orang bahagia.
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
visualnya thort
Wirda Wati
😂😂😂💪💪
Wirda Wati
😂😂😂😂😂
Wirda Wati
💪💪💪💪
Wirda Wati
👍👍👍
Wirda Wati
Syukron semoga tambah bangkrut.
Wirda Wati
visualnya thort...
Wirda Wati
Jangan mau yuna
Wirda Wati
kerennn
Wirda Wati
ceo-nya digudang....
Titik Novrianti
gudang t4 favorit seorang ceo🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Yuli Silvy
d buat baik la Thor
Yuli Silvy
ceritanya bgus n keren ga' pnjg x ga' bertele2 jg suka dgn karya mu Thor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!