kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
lain dimulut lain dihati
Ditengah dinginnya malam tokyo,murayama merebahkan tubuhnya diatas kasur bersama dengan yuna,dengan tatapan yang penuh harap akan masa depan, yuna membelai wajah murayama yang sedikit terlihat berkerut.
"kenapa menatapku seperti itu..??
"hei...murayama...sudah berapa banyak wanita yang kau tiduri...??
Seketika murayama membalikan badannya dan berhadapan langsung dengan yuna yang masih melihtnya dengan kasih sayang.
"kau...??kenapa kau bertanya seperti itu..??
"aku tidak tau maksud dari perkataanmu sebelumnya..,,tapi setelah aku berpikir dengan matang,akhirnya aku tau semuanya....,,dan....kenapa aku masih ingin bersamamu murayama..??apa kau mengerti perasaanku..??
Seketika air mata yuna menetes disaat yuna berbaring miring menatap wajah murayama yang sedari tadi menatap yuna dengan wajah yang panik.
"maafkan aku yuna...,,sebenarnya aku sudah membuang semua perasaanku saat melakukan pekerjaan ini,,
Murayama bangkit dari kasur dan bergeser ke tepi kasur sambil duduk dengan tenang memandang langit yang terlihat dari jendela apartemen miliknya.
"aku tidak bisa membunuh orang,aku hanya bisa berkelahi,untuk itu aku menjual diriku, menjijikan bukan..?? kehidupanku sangatlah datar. tak seekor lalat pun yang mau hinggap pada ranting kering sepertiku,namun akhirnya aku bisa melihatmu kembali, aku pikir aku sudah melupakan segalanya,namun sepertinya daun baru mulai tumbuh,aku menjadi serakah dan menginginkan lebih,tapi aku tau posisiku..,,aku tidak ingin menyakitimu apa lagi hatimu yuna...,,
Dengan perasaan campur aduk yuna bangkit dan memeluk murayama dengan sangat erat,punggung yang lebar dan bertato yakuza sudah menandakan bahwa murayama bukanlah orang yang baik, tetap saja hatinya tidak bisa dibohongi meskipun mata yuna harus keluar melihat kenyataan itu.
"apa yang kau lakukan...!! Aku pikir kau akan pergi dariku..,,kenapa seperti ini.?
"aku semakin tidak ingin meninggalkanmu murayama,kau pasti merasa kesepian kan...??aku juga begitu murayama...,,
"kau benar-benar bodoh...!!!
Dengan tangan panjangnya murayama meraih rambut yuna dan mengelusnya dengan lembut yang sedang bersandar di punggungnya.
"oh iya...ini soal keponakanmu...,,
"kenapa..??
Murayama membalikan badan dan berhadapan langsung dengan yuna sambil memasang wajah serius.
"begini...,,runa sebenarnya bekerja di bar,kau pasti tidak tau kan..?
"apa..!!! Kenapa..??
"aku tidak tau alasannya,tapi dia menjadi dirinya sendiri disana, kau yang katakan dia orang yang diam dan apa lah pokoknya,tapi dia sangat senang kalau bermain musik,,
"sungguh..?apa tempat itu tidak berbahaya..?
"haa...kau sedang meragukanku sekarang..?
"bukan begitu...,,
Wajah kekhawatiran terukir jelas pada yuna yang sedang menundukan kepalanya.
murayama menegakan bahu yuna dan memberinya penjelasan yang membuatnya lebih tenang.
"kau tenang saja..,,ada aku yang menjaganya,dan juga orang orangku,
"siapa...??naoya...??
"ah benar...mereka berdua seperti kucing dan tikus,dan juga tsuki dia menyeramkan tapi setelah kedatangan runa,suasana menjadi hangat sekarang, yah...kau tau sendiri keponakanmu seperti apa..,,sepertinya dia dirumah mendapat banyak tekanan oleh bibinya,,"jelas murayama sedikit mengejek.
"apa....!!!
"pffftt....
"mungkin kau benar,,aku terlalu keras padanya atau tidak peduli padanya hingga dia menjadi pribadi yang sangat murung,haah....apa aku harus mengatakan padanya untuk berhenti bekerja ditempatmu..??
Yuna menyandarkan kepalanya pada bahu murayama dan mengelus dada murayama yang terbuka lebar.
"biarkan saja dia seperti itu,kau malah akan membuatnya semakin tertekan, kau beri dia kesempatan untuk mengutarakan perasaannya....,,
"pemikiranmu dewasa juga murayama,,apa aku boleh mencintaimu lagi...??
"dengan senang hati....,,
Malam berlanjut panas,murayama dan yuna saling berciuman dan tidur bersama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ditengah malam yang sama runa berjalan melewati gang pertokoan untuk menuju rumah milik bibinya dan sesampainya disana runa membuka pintu yang selalu terkunci.
"aku pulang....,," ucap runa dengan lirih.
"sepertinya bibi tidak ada dirumah,kalaupun ada pasti rumah ini seperti kapal pecah...,,
Runa melihat diseluruh sudut ruangan yang terlihat rapi seperti sebelum dia pergi bekerja.kemudian runa memutuskan untuk pergi istirahat dengan membayangkan keesokan harinya yang akan bertemu dengan idolanya.
"kring....kring....kring....
Alarm berbunyi,runa segera bangkit dari tempat tidur dan pergi mandi secepat mungkin.
"apa bibi sudah berbelanja...??
runa berjalan menuju dapur sambil memakai handuk dikepalanya,dan membuka lemari pendingin,satu persatu bahan runa kelurakan dan memasak seadanya bahan untuk sarapannya dan bibinya kalau-kalau dia pulang.
"ah...karena sekarang aku tidak kuliah,sebaiknya aku berbelanja,tidak apa-apa kan menggunakan uang hasil sendiri untuk keperluan sendiri..??
Dengan semangat runa memasak dan segera pergi kepertokoan depan untuk membeli beberapa pakaian yang akan dia kenakan ke festival.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"hah....aku pikir hari ini bisa berkencan dengannya,,,katanya dia mengidolakannya...malah melewatkannya begitu saja....,,dasar bidadari cantikku....,
Naoya bersandar di atas meja dengan malasnya dan memandangi pesan dari aoi yang tidak bisa pergi bersama naoya karena ada kepentingan keluarga,hatinya terasa hampa dan membuatnya malas bekerja.
"dubrag....!!!
"oi...bocah...,,kenapa kau bermalas-malasan,lihatlah aku yang setua ini harus bekerja keras didapur dan kau bersantai disini...??!!!
Paman koki memukul meja yang sedang digunakan naoya untuk bersandar dan membuatnya terkejut setengah mati sampai terjatuh dari tempat duduk.
"ba..baik...paman...!!!
Naoya lari terbirit-birit ke depan toko dan bekerja kembali menarik pelanggan.
"sialan....dia bisa saja membuatku sebagai adonan mochi nanti...,,seram sekali...,,
Karena ada sebuah festival di ginza maka disekitar tokyo tidak terlalu ramai seperti hari biasanya,paman dan karyawan lain menutup toko lebih cepat dari biasanya.
Naoya yang kebingungan memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar kota dan pada akhirnya dia pergi ke festival sendiri.
"fuuhh....membosankan...!!!
Naoya merasa kesepian dan bosan hanya langit yang dia pandangi sampai lehernya terasa kaku dan menunduk sambil berjalan lurus.
"bukk....,,.
"haah...maaf...maaf....,,
Suara yang tidak asing baginya namun dengan penampilan yang berbeda.mata naoya tertuju pada gadis dengan rambut terurai dan pakaian yang membuatnya semakin menonjol.
Gadis itu terbangun setelah menjatuhkan beberapa kertas yang dia jatuhkan didalam ransel yang dia bawa saat bertabrakan dengan naoya.
"hei...apa kau cupu...??
Gadis itu menoleh ke wajah naoya yang sedang memanggilnya.
"kenapa kau disini naoya-san..??
"aah....benar..,,wah..aku sampai tidak mengenalimu runa...,,eh..sejak kapan kau sopan padaku..??
"itu karena....,,lupakan..!! Aku sudah terlambat nanti aku tidak bisa melihatnya dengan dekat..,,
Runa berlari sambil membawa ransel dipundak sebelah kirinya menuju keramaian di bawah panggung.
"gadis aneh,kenapa dia membawa ransel segala,apa yang akan dia lakukan...??
Naoya mengikuti runa kedalam keramaian dibawah panggung sambil menanti kenshi tampil.
"🎵oohh...hooo...hooo...hooo....🎵"
"gawat...sudah mulai...,,,"
"ceg..!!
Naoya menghentikan runa dan menarik ransel yang dia bawa,
"kenapa kau repot sekali..,,sini biar aku yang bawa...!!
"apa aku tidak dengar...!!!
Naoya berjalan diantara himpitan banyak orang dan berhasil meraih tangan runa yang terbawa oleh gelombang orang-orang yang sudah menikmati alunan musik yang dimainkan.
"biar aku bawa ranselmu..!!!"ucap naoya ditelinga runa.
Runa melepaskan ranselnya dan memberikan pada naoya tanpa pikir panjang,
🎵Zankoku na unmei ga sadamatteru toshite
Sore ga itsu no hi ka boku no mae ni arawareru toshite
Tada isshun kono isshun iki ga dekiru nara
Dou demo ii to omoeta sono kokoro wo🎵
🎵Mou ichido
Tooku he ike tooku he ike to
Boku no naka de dareka ga utau
Doushiyou mo nai hodo netsuretsu ni🎵
runa begitu bersemangat dan melompat-lompat sambil ikut bernyanyi dan melemparkan senyum yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya,
Naoya yang tidak tahu apa-apa hanya berdiam diri ditengah keramaian itu dan memperhatikan runa yang sedang menikmati kebahagiaannya.
"kau harus membuat simbol seperti ini pada jarimu dan angkat tanganmu ke atas...,,
"a...apa...!!!
Runa menarik baju naoya dan membungkuk dihadapan runa sambil mendengarkan perkataan runa yang tidak naoya dengar sebelumnya,namun dengan adanya musik yang keras, detak jantung naoya yang berdebar-debar tidak terdengar oleh runa tapi wajahnya terlihat memerah dan gugup.
"ba..baiklah...,,
"sial...apa yang terjadi,,dia membuatku gugup saja..,,
Naoya mengikuti instruksi yang diberikan oleh runa dan membuat simbol peace pada jarinya dan mengangkatnya ke atas,
"aahh...aku seperti orang bodoh yang tidak tau apa-apa dan ikut ikutan saja..."
"🎵Saraba kakagero piisu sain
Korogatteku sutoorii wo
Kimi to mirai wo nusumi egaku hineri no nai sutoorii wo"🎵"
"Terimakasih banyak,selamat malam semua,,sampai jumpa....,,,"
"kyaaa.....kenshi-san aku menyukaimu...."
Runa berteriak kegirangan dan seperti orang yang berbeda membuat naoya terheran heran dan ingin sekali mengejeknya.
"ayo naoya-san aku mau meminta tanda tangannya...!!!
"kenapa kau menariku..??kau saja yang pergi..,,
"kau yang membawa ranselku...,,cepatlah..!!
Runa berlari sambil menarik tangan naoya yang pasrah mengikuti kemana runa pergi dengan sangat bahagia,dan sampai di sebuah tenda yang berjajar,di tempat idolanya istirahat dan menerima jumpa fans disana.
"tunggu...tunggu....,,
"kenapa kau berhenti mendadak..!! Aku tidak memeiliki rem seperti mobil tau..!!
"lihat...lihat aku...,,apa aku sudah rapi..??
runa memperbaiki pakaiannya dan rambutnya agar terlihat rapi saat bertemu idolanya.,
"sudah....,,!!"jawab naoya dengan malas.
"apa aku sudah cantik...??
"iya kau cantik dan imut....,,,"
"alamak keceplosan,,"
naoya memalingkan pandangannya dan jantungnya berdebar debar melihat wajah runa yang memakai sedikit riasan dan terlihat sangat imut bagi naoya pada malam itu.
"bagus...,,
Runa mendekati naoya yang menunduk memalingkan wajahnya.
"mau apa kau..!!
"apa..??aku mau mengambil laptopku..,,aku akan meminta tanda tangannya di laptopku,kau kenapa..??
"oohh...tidak tidak...hahaa....,
"apa kau tidak mau bekerja naoya-san ini sudah malam loh...,,"ucap runa sambil melepaskan ransel dipundak naoya.
"gawat....!!!
Saat naoya tersadar sudah malam,runa sudah berjalan meninggalkan naoya sambil melambaikan tangan padanya.
"dah...terimaksih....."
"sial....bocah itu benar-benar menipuku...!! Awas saja besok kalau dia bekerja...,,aku akan meminta bayaran..!!