NovelToon NovelToon
CINTA MATI BERDARAH

CINTA MATI BERDARAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Anak Lelaki/Pria Miskin / Romantis / Mafia / Cinta Terlarang / Hamil di luar nikah
Popularitas:411
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Bagaimana jika ada wanita kaya yang mempermainkan cinta tulus pria miskin? Apakah wanita itu akan menyesal atau malah bangga melepaskan pria yang tulus mencintainya karena tidak "setara"? Riko Dermanto, anak pemulung dari desa yang pintar sampai mendapatkan beasiswa kuliah di kampus ternama Jakarta. Bertemu dengan wanita kaya yang membuatnya jatuh cinta dan rela melakukan apapun yang wanita itu inginkan. Di malam guntur dengan hujan deras dan sambaran petir, wanita itu ternyata memilih bersama pria lain. Berciuman didepan mata Riko. Membangkitkan amarah serta jiwa pemberontaknya. Dirinya benar benar dimanfaatkan tanpa ampun oleh wanita itu hingga sadar cintanya bertepuk sebelah tangan. Tidak berhenti disitu, Riko melakukan pembalasan yang mampu disebut CINTA MATI BERDARAH! Ia rela bertaruh darah untuk membuktikan cintanya. Ini cinta atau obsesi? Baca novel ini dan dukung yaaa!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DOSEN DENGAN TRICKNYA

Di UGD kini Maya menemani Juan untuk berobat.

"Lihat saja bajingan itu! Dia akan masuk penjara dan gagal jadi sarjana!" gerutu pria yang dibikin babak belur oleh Riko.

"Sudah sudah, Mas. Jangan marah2 terus, dokternya mau datang, nanti dia takut sama kamu" ujar Maya.

"Dia brutal banget jadi orang. Kamu kok bisa kenalan sama dia sih? Kalau ingat wajahnya pingin aku hajar pake batu, sialan anak miskin itu" omel Juan lagi dan lagi.

Maya terlihat menghela nafas panjang.

"Sebelumnya aku udah ceritain dia ke kamu kan. Selama setahun ini aku sama dia ngerjain penelitian dosen sekaligus skripsi kita. Jadi berteman. Aku gak tau kalau dia bisa seobsesi itu sama aku" ucapnya.

"Kamu gak cerita kalau udah dilamar orang hah?" tanya Juan.

Maya geleng kepala.

"Astaga! Kamu juga salah ngasih harapan ke dia. Terus kalau dia udah ngejar kamu begini gimana? Pulang pulang dari Amerika saingan sama pria miskin anak kampung itu" gerutu Juan.

Belum juga Maya menyahuti, suara dokter masuk bilik perawatan.

"Ini pasiennya babak belur tapi masih bisa marah marah ya" sarkasme si dokter karena dari luar bilik suara Juan sudah terdengar.

"Perlu saya lakukan visum untuk bisa melaporkan siapa yang bikin babak belur?" tanya si dokter.

Maya dan Juan menjawab berbeda.

"TIDAK"

"IYA"

Maya menjawab tidak dan Juan pastilah jawab iya.

"Yang bener yang mana nih? Saya lakukan visum apa tidak sebelum perawatan luka?" tanya dokter lagi.

"Mas, tolong kita bisa selesaikan ini baik baik ya. Dia tinggal yudisium aja kayak aku. Kalau dia kena kasus, sayang sekali usahanya selama ini" bujuk Maya.

"Apa peduliku! Dia gak mikirin hidup orang waktu hajar aku tadi" omel Juan.

Dokter hanya bisa geleng geleng kepala melihat pasien didepannya berdebat.

"Saya kasih waktu 5 menit. Putuskan" ucap si dokter lalu keluar bilik pemeriksaan.

"Ya mas, aku mohon. Jangan laporin dia ya. Kita juga udah mau nikah, masa ya ngurusin Riko terus. Aku akan bicara baik baik sama dia besok untuk menyelesaikan salah paham ini" ujar Maya.

"Kamu bicara baik baik sama dia? Mimpi! Aku tidak akan membiarkannya berani muncul dihadapanmu tanpa aku, Maya. Aku akan membiarkan dia lolos dari penjara asalkan dia mau minta maaf kepadaku" minta Juan.

"Dia tidak akan minta maaf, Mas. Dia itu tergila gila denganku, dia pasti akan mengejarku kalau aku tidak memberikan kepastian bahwa aku tidak mencintainya. Dia merasa benar telah membuatmu babak belur tadi" ucap Maya seolah olah membela dan melindungi Riko.

"Kamu kok malah terdengar membelanya hah? Kamu suka sama dia?" tanya Juan dengan satu nada lebih tinggi.

"Ck pikiran apa lagi ini, Mas. Udah deh jangan berdebat soal dia lagi. Kamu makin sakit nanti. Yasudah, aku akan memintanya minta maaf asal kamu tidak meminta visum" jawab Maya.

Juan terdengar menghela nafas panjang.

"Huh, sama anak hukum pasti tidak ada yang mudah" gerutunya.

"Sama anak teknik, bikin pusing karena perhitungan terus" balas Maya dengan senyuman smirk.

Mereka berdua pun tertawa kecil seolah olah masalah mereka selesai. Bersamaan dengan kembalinya si dokter.

"Bagaimana keputusannya?" tanyanya.

"Saya tidak perlu di visum, dok. Cukup obati memar dan luka luka di wajah saya ini" jawab Juan.

Maya bisa bernafas lega.

Sikap Maya dan Juan memang terkesan dekat serta sudah terlihat cukup akrab. Gimana tidak akrab, perjodohan mereka sudah dilakukan oleh masing2 keluarga sejak masa sekolah.

Maya Angelina Putri, anak kedua pasangan pengusaha kaya ibukota yaitu Erlan Yudhistira bersama Raden Ayu Putri Jumantoro, masih memiliki keturunan bangsawan keraton Jogja.

Juan Adi Perwira, anak pertama pasangan Leksono Adi Perwira bersama Jayanti Gina Lestari. Leksono sendiri adalah akademisi senior yang kini menjabat sebagai rektor kampus ternama di Jakarta. Sedangkan Jayanti adalah pengusaha kaya penerus perusahaan keluarganya yang berpartner dengan perusahaan milik keluarga Yudhistira.

Nah kekayaan dan kualitas keluarga mereka berasal dari ayah Erlan dan ayah Leksono yang sama sama pernah menjadi menteri di masa presiden jaman itu. Akhirnya keluarga keduanya dekat dan terjadi lah perjodohan ini.

Saat ini Maya berusia 22 tahun dan Juan berusia 24 tahun, masih terbilang muda untuk pernikahan di keluarga elit. Pernikahan ini dilakukan karena Juan akan melanjutkan pendidikan masternya di Amerika dan Maya juga akan melanjutkan pendidikan di London, Inggris serta bekerja di firma hukum disana selama menempuh gelar masternya juga. Mereka memutuskan untuk menikah dulu sebelum menjalani Long Distance Married (LDM).

Keputusan yang diambil matang matang bersama keluarga mereka.

Jadi siapa Riko itu? Semiskin apa dia sampai berani mencintai putri dari keluarga old money di Jakarta?

Riko Dermanto, anak pertama dari 4 bersaudara di desanya. Ayahnya bernama Suparto dan ibunya bernama Yuliana. Keluarga miskin dari desa pelosok negeri yang bekerja sebagai pemulung dan buruh cuci.

Untung saja Riko tumbuh menjadi anak cerdas, berbakat, dan suka belajar hal baru. Sejak SD, kemampuannya dalam sekolah terlihat. Sering ikut olimpiade dan mendapatkan beasiswa. Hingga kuliah pun, Riko mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah.

Tapi negatifnya, Riko terlalu berani menyuarakan pendapatkanya dengan frontal. Tidak jarang dengan kekerasan karena dia pun bisa bela diri. Meskipun anak penerima beasiswa, Riko mampu menjadi ketua HIMA untuk 1 periode saat tahun kedua dia menjadi mahasiswa.

Riko berusaha menunjukkan diri karena ingin menarik perhatian seorang wanita cantik dan berkelas yaitu Maya. Sejak masuk kuliah hari pertama, Riko langsung jatuh cinta.

Riko mencari tau siapa Maya dan mempelajari silsilah keluarganya. Bukannya minder, malah ia tertantang untuk mencoba mendekati Maya.

Dengan berbagai cara, dari menjadi ketua HIMA, menjadi koordinator kelas, menjadi mahasiswa dengan IPK tertinggi, dan ditambah menjadi pahlawan untuk rekan rekan yang meminta keadilan seperti penurunan UKT ataupun protes lainnya.

Tapi sebenarnya hal ini sangat membuat Maya illfeel. Apalagi tau background Riko adalah mahasiswa penerima beasiswa dan dipastikan miskin. Ia tidak ingin terlibat dengannya.

Namun jika takdir sudah bertindak, manusia tidak bisa berkutik. Akhirnya mereka disatukan dalam project dosen saat memasuki semester 6.

Maya tidak bisa menolak karena dosennya, Pak Hermawan, akan merekomendasikannya untuk mendapatkan persetujuan melanjutkan kuliah di Inggris.

Sedangkan untuk Riko awalnya tidak ingin ikut project dosen karena pasti akan diatur atur, tapi saat tau siapa yang jadi partner penelitiannya, langsung saja Riko siap. Ditambah lagi bonus dari Pak Hermawan untuknya adalah mendapatkan rekomendasi pekerjaan di firma hukum terkenal Jakarta.

Pak Hermawan sangat menyukai Riko. Selama mengajar 20 tahun, Riko menjadi mahasiswa yang bisa ia unggulkan. Namun sayang, sikap keras kepala dan keegoisan Riko, terkadang membuatnya jengkel, kesal.

Maka dari itu, dari pengamatannya, Riko terlihat sangat ingin lebih mengenal Maya yang tidak memberikan Riko kesempatan mendekati selama ini. Gap sosial diantara mereka sangat terlihat.

Dengan kata lain, Pak Hermawan ingin mencomblangkan kedua mahasiswanya, meskipun ia tau latar belakang keluarga mereka yang berbeda.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
SariRani: Diusahakaan 😁🙏🏻 2-3 episode sehari hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!