NovelToon NovelToon
Ainomaru

Ainomaru

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Berbaikan
Popularitas:902
Nilai: 5
Nama Author: Jauhadi

"Arina Andrews!" Panggil seorang guru saat Arin hendak berlalu.

Arin lalu berbalik dan mendapati jika orang yang memanggil dirinya adalah sang guru. Orang yang membuat dirinya merasa hidup. Namun Arin terkejut saat mengetahui gurunya hendak menikah. Baginya Ibu Sarah adalah ibu baginya.

"Ibu guru tidak akan melupakan sayakan ?" Tanya Arin...

Ibu Sarah hanya terdiam, dia lalu mengelus kepala anak muridnya itu..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jauhadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Bab 18

Beberapa berlalu...

Kini Arina, dan Rania sudah lulus...Mereka berdua mendapatkan beasiswa ke Singapore sesuai impian mereka. Arina, dan Rania berpelukan, mereka berdua sangat bahagia mendengar berita beasiswa mereka yang sudah turun.

"Akhirnya turun juga, aku tidak sabar pergi ke Singapore bersama denganmu Rania." Ujar Arina pada Rania.

"Aku juga tidak sabar." Balas Rania.

Sementara itu Bagas melihat kebahagian Arina, dan Rania, begitu juga Selo. Mereka berdua merasa sedih, karena cinta mereka bertepuk sebelah kanan kiri. Mereka sedih, tidak bisa menyusul Arina, dan Rania ke Singapore. Andai saja mereka berdua bisa menyusul ke Singapore, pasti mereka akan menyusul kedua sahabat itu.

"Arina, apa kau sungguh akan pergi ke luar negeri?" Tanya Bagas pada orang yang di sukainya itu.

"Ya tentu saja, ini kesempatan langka. Tentu aku tidak akan melewatkan kesempatan ini." Ujar Arina bersemangat.

"Tidak bisakah kau tidak pergi? Aku....Aku...Aku menyukaimu Arina." Bagas akhirnya mengutarakan isi hatinya pada Arina.

"Tentu saja aku akan oergi ke luar negeri, Bagas, lagi pula kamu tahu tipe ku seperti apa, aku suka lelaki yang bisa melawanku, dan kamu bukanlah lawanku, baik dari fisik maupun akademik. " Arina menolak Bagas, sesuai dengan yang di duga.

"Beri aku satu kesempatan lagi Arina." Ujar Bagas pada Arina. Arina meraih tangan Bagas.

"Aku menolak." Ujar Arina lalu pergi bersama Rania.

Di sisi lain, Rania tadi juga sempat menolak Selo. Kedua sahabat itu menolak penyataan dari dua orang yang sangat menyukai mereka, hanya saja rasa suka itu bertepuk sebelah tangan. Mereka berdua tidak ingin mengurus percintaan atau semacamnya sekarang, mereka ingin mengejar impian, dan cita-cita mereka.

Arina melirik pada Rania, Rania mengerti, dia akan memesan kursi untuk makan di restoran favorit mereka berdua.

...

Asap mengepul di hadapan Rania, tampak daging yang di panggang s tengah matang di hadapannya. Tak lupa Rania memesan dua minuman bersoda untuknya, dan untuk Arina. Mereka berdua jarang sekali keluar untuk makan di restoran, mentok-mentok juga makan di warung. Itu karena Arina, dan Rania terbiasa hemat sedari kecil.

Arina, dia tak lupa meminum sodanya setelah makan daging. Dia jarang sekali minum soda sebab soda tidaklah sehat. Air putih lebih sering dia minum dari pada soda.

Rani juga sama, meski soda rasanya enak, dia tidak terbiasa minum soda, dia sama seperti Arina, membiasakan minum air putih.

Mereka berdua pun puas dengan perayaan kelulusan kecil-kecilan mereka.

"Arina, aku mau cumi bakar." Ujar Rania merengek pada sahabatnya.

"Belilah, kamukan sudah di kasih kartu dari ayah." Ujar Arina pada Rania.

"Aku mau kamu yang pesan, nanti aku yang bayar." Ujar Rania kesal, sebab dari tadi dia terus yang memesan.

"Baiklah kalau begitu." Arina lalu memanggil pelayan resto, dia memesan dua porsi cumi bakar, dan gurita bakar.

Saat datang Rania sangat bahagia. Dia sangat senang bisa makan-makanan yang di mau olehnya. Arina senang melihat sahabatnya makan dengan lahap. Arina juga makan dengan lahap, dia memanggang bolak-balik cumi-cumi di atas panggangan.

Tak lama berselang Arina, dan Rania selesai makan. Rania lalu membayarnya bukan dengan uang yang di berikan oleh Thomas Andrews, melainkan dengan uang hasil penjualan baju miliknya.

Ya Rania, dan Arina memang di perlakukan sama oleh Thomas Andrews. Meskipun Rania bukan putri Thomas Andrews, namun sahabatnya Arina itu sudah di anggap seperti putrinya sendiri. Thomas Andrews tidak pernah membeda-bedakan antara Arina Andrews, dan Rania Putri.

Arina merasa heran kenapa Rania tidak menggunakan uang dari ayahnya.

"Kenapa tidak pakai uang dari ayah saja?" Tanya Arina pada Rania.

"Aku baru dapat komisi dari jualan di toko. Pelanggan beli banyak beberapa waktu ini. Tidak apa. Uang dari ayah bisa buat kebutuhan di Singapore nantinya." Ujar Rania pada Arina.

Arina lalu menganggukan kepalanya mengerti. Dia juga harus berhemat sama seperti Rania, agar nantinya bisa belanja kebutuhan di negeri orang dengan aman. Meski sebenarnya Arina sendiri tidak akan kehabisan uang, karena kartu miliknya adalah kartu black card, dan ada kartu lain yang selalu di transfer uang oleh Thomas Andrews.

Arina, dan Rania pun pergi dari restoran, mereka akan pergi ke mini market untuk membeli kebutuhan untuk di luar negeri, termasuk bumbu-bumbu Indonesia yang akan sangat mahal jika di Singapore nanti, mereka lebih memilih beli di Indonesia agar nantinya tidak perlu mengeluarkan banyak uang di luar negeri.

Meski masih sebulan lagi, mereka tidak ingin menyia-nyiakan waktu. Sebab seminggu kemudian mereka akan liburan ke Rusia. Arina tidak sabar untuk pergi ke Rusia. Mereka sudah pernah ke Jerman sebelumnya, sekarang mereka ingin pergi ke Rusia. Arina, dan Rania belum pernah ke Rusia sebelumnya.

Rania menemui Arina, mereka pun membayar semua keperluan mereka di luar negeri nantinya.

"Arin, sebelum ke liburan ke luar negeri, aku ingin ingin ke Bromo sebelum kita liburan." Ujar Rania pada Arina.

Rania ingin pergi ke Bromo, sudah lama dia tidak menikmati pemandangan hamparan kebun edelweis. Arina mengerti kerinduan sahabatnya yang sedari kecil sudah bersamanya. Rania memang sangat suka dengan pemandangan gunung. Tapi sepertinya mereka tidak bisa mengajak Sarah, sebab Sarah takut oada ketinggian. Mereka akan mengajak Tion Andrews saja.

Tion pasti mau, dan akan lebih baik jika mau mengajak Alexa Lin juga. Arina mengirimkan pesan pada Tion. Dia ingin mengajak kakaknya ke Bromo, sekali liburan, dia sebenarnya ingin mengajak Tion ke Rusia juga, tapi dia yakin Tion gak akan ada waktu.

Tion melihat pesan yang Arina tulis, dia membacanya.

"Kakak, aku akan liburan ke Bromo bersama Rania sebelum ke Rusia, meski kamu gak bisa ke Rusia, ayo kita ke Bromo bareng." Ujar Arina pada Pesannya.

Tion segera membalas. "Aku akan tanya Alexa Lin, apamah dia ada waktu atau gak buat ke Bromo bareng."

Arina membaca pesan chatting dari Tion Andrews dengan harap-harap cemas. Dia takut kakaknya tidak bisa ikut bersamanya.

Dan Akhirnya tak lama kemudia Tion membalasnya lagi. "Alexaa bilang, kamu tidak akan sibuk sampai beberapa waktu ini. Aku bisa menemani kamu adikku."

Arina sangat bahagia saat membaca teks pesan chatting tersebut. Dia kemudian menata keperluan untuk liburan nantinya.

"Rania, dua hari lagi kita berangkat ke Bromo, setelah itu seminggu dari sekarang kita ke Rusia." Ucap Arina pada sahabatnya sibuk makan camilan itu.

Rania menganggukkan kepalanya mengerti, dia lalu ikut dengan Arina membereskan barang-barang mereka. Dia tidak sabar untuk pergi ke gunung. Mereka akan pergi ke pasir berbisik, dan pergi ke perkebunan edelweis, juga naik gunung dengan travel. Dia tidak sabar untuk semua itu.

Selesai membereskan barang-barang mereka berdua pun pergi makan. Rania memasak untuk Arina, sementara Arina membuat minuman. Rania memang paling bisa memasak. Arina sebenarnya juga bisa memasak, hanya saja tak seenak masakan Rania.

Mereka berdua menikmati makanan mereka, Arina sangat suka dengan masakan Rania sampai mengjabiskan tanpa sisa makanan yang Rania buat. Begitu juga Rania, menghabiskan tanpa sisa makanannya.

Mereka lalu membereskan piring mereka, dan mencucinya. Kali ini para pelayan tidak lagi mencegah mereka melakukan pekerjaan rumah. Mereka membiarkan saja Arina melakukannya, mereka tahu jika majikan mereka itu selalu mandiri tanpa perlu bantuan mereka. Mereka akan melaksakan tigas lain yang Arina suruh.

1
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎ˢ⍣⃟ₛ🦁
sukses selalu
𝑫𝒆𝒘'𝒂⁹⁹
sukses uha
↳。˚ 🖇️')auh∆di♪♪⁠┌┘⁠♪: makasih kak wawa
total 1 replies
Raja
/Ok/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!