NovelToon NovelToon
Perjodohan Dengan Pria Arogan

Perjodohan Dengan Pria Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: mul

"Daddy, bagaimana bisa menjodohkan Lily dengan pria Arogan itu?" pertanyaan Lily meronta-ronta di hadapan Daddy-nya menunjuk Lucas yang duduk disofa dengan wajah datarnya.

"Lucas itu pria yang baik, Daddy sudah menjodohkan kalian sejak kecil" pernyataan Daddy menatap Lucas yang sejak kecilnya sudah dia anggap seperti anak sendiri.

"Sejak kecil apanya, Lily baru lahir dia sudah tua" komplen Lily, selain terkenal arogan Lucas juga beda 8 tahun darinya.

"Lily menolak perjodohan dengan pria Arogan itu" pernyataan Lily.

"Berani kamu menolak saya?" pertanyaan Lucas dengan suara beratnya.


Yuk baca cerita Lily.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 Tidak jadi Berbaik Hati

Lucas mengeluarkan ponselnya yang sudah retak dari saku celana yang langsung diambil Lily.

"Ponselku jatuh dari gedung lantai 3 saat survei proyek," pengakuan Lucas duduk di tepi ranjang melepas jas dan melonggarkan dasinya.

"Kok bisa jatuh, Kakak nggak apa-apa kan?" tanya Lily menatap Lucas detail.

"Sudah aku bilang yang jatuh ponsel bukan aku," kata Lucas menepis tangan Lily yang akan menyentuh lehernya.

"Ya kirain, soalnya Kak Lucas pulang lama, biasanya jam 4," kata Lily.

"Terus kalau aku pulang lama kenapa?" tanya Lucas menatap Lily dengan tatapan datar.

"Emang Lily nggak boleh ya, khawatir kalau Kak Lucas pulang lama," kata Lily dengan polos, jujur saja tadi dia memang khawatir karena Lucas nggak ada kabar.

"Kamu mengkhawatirkan aku, kenapa? Cemas kalau ATM kamu ini mati," ketus Lucas menunjuk dirinya.

"Mmmmh, Kakak kenapa sih marah-marah nggak jelas, jangan-jangan ponsel itu habis dibanting lagi," kata Lily menatap ponsel yang masih dipegangnya.

"Ehhhhh, tapi nggak mungkin juga, masa sekali banting sehancur ini," sambung Lily setelah beberapa saat.

"Tapi kenapa ponselnya dibawa pulang Kak? Minta asisten Dave perbaiki dulu, mungkin data-data di dalamnya masih bisa didapatkan kembali," kata Lily.

Lucas adalah seorang pebisnis pasti banyak data-data penting dalam ponselnya.

"Aku tidak sudi melihat data itu sekali lagi," ketus Lucas menggulung lengan kemejanya lalu masuk ke dalam kamar mandi.

"Kak Lucas itu kenapa?" heran Lily menyimpan ponsel Lucas di dalam laci.

Tok

Tok

"Apa, mau ikut mandi bersamaku?" ketus Lucas yang sudah melepas baju berdiri di ambang pintu ketika Lily mengetuk pintu kamar mandi.

"Tadi Lily pinjam handuk Kak Lucas, ini," kata Lily memberikan.

Lucas menatap Lily dengan tatapan menyorot lalu mengambil handuk itu dan langsung menutup pintu sampai Lily terkejut dibuatnya.

......

"Akkkkkh," teriak Lily yang bermain ponsel dalam selimut ketika Lucas tiba-tiba menarik dan membuang selimutnya ke lantai.

"Temani aku makan," kata Lucas memegang tangan Lily dan langsung berjalan.

"Kakak belum makan?" tanya Lily yang berjalan mengikuti Lucas.

"Jika sudah makan, ngapain aku makan lagi," ketus Lucas berjalan semakin cepat sampai Lily serasa diseret karena tidak mampu mengimbangi langkah lebarnya.

"Ya kali aja udah makan, Kakak kan dari luar," kata Lily menjelaskan maksudnya.

.......

"Isikan piringku," kata Lucas pada Lily, dia menolak saat Alena akan mengisi piringnya.

Lily mengisi piring Lucas dengan nasi dan beberapa lauk serta sayuran, lalu mempersilakan Lucas makan.

"Silakan makan ATM-ku," batin Lily tersenyum manis pada Lucas yang wajahnya datar sekali.

"Ikut makan bersamaku," perintah Lucas yang malas makan sendirian.

"Baik," kata Lily langsung mengisi piring di hadapannya dengan makanan.

Walaupun sudah makan, tapi kalau disuruh makan lagi itu bukan masalah untuk Lily.

"Kamu belum makan malam?" tanya Lucas melihat Lily yang malah makan lebih lahap darinya.

"Udah," kata Lily yang membuat Lucas langsung geleng kepala.

Selera dan porsi makan gadis itu benar-benar no limit!

......

"Ayo tidur," ajak Lily setelah mereka selesai makan.

"Baru juga selesai makan, tunggu beberapa saat," ucap Lucas yang masih duduk di meja makan.

"Iya, kita nunggunya di kamar aja sambil rebahan main ponsel," kata Lily.

Sesampai di kamar Lily naik ke atas ranjang begitupun Lucas yang duduk bersandar ke kepala ranjang.

"Sini ikut Lily nonton daripada Kakak melamun," tawar Lily setelah beberapa saat karena Lucas benar-benar hanya duduk melamun karena ponselnya rusak.

"Mmmh, aku tidak suka melihat yang tidak ada manfaatnya," kata Lucas yang melihat Lily sedang scroll video random di ponsel bukan mengerjakan sesuatu.

"Ihhhh, yaudah Kakak melamun aja," ketus Lily jadi kesal mendengar pernyataan Lucas lalu berbaring memunggungi pria itu dan lanjut scroll.

Lucas mengeluarkan buku dari laci dan membacanya, karena kalau langsung tidur walaupun sudah malam Lucas belum lama selesai makan.

.....

"Aihhhhh, besarnya," gemas Lily melihat otot dan punggung lebar seorang di ponselnya.

"Behhhh, perutnya," geram Lily yang jadi ingin meraba.

Lily mematikan ponselnya dan tiba-tiba berbalik menghadap Lucas yang ternyata masih duduk membaca buku.

"Yahhh, aku pikir udah tidur," batin Lily jadi kecewa sendiri karena berpikir Lucas sudah tidur.

"Kak," panggil Lily mendekati Lucas.

"Mmmmh," Lucas hanya bergumam masih fokus membaca buku.

"Mau minta jatah boleh?" kata Lily yang sudah kelewat penasaran.

"Jatah apa?" tanya Lucas membalik halaman buku yang dibacanya.

"Uang kamu sudah habis?" tanya Lucas setelah beberapa saat, karena Lily memang boros.

"Yaudah nggak jadi," kata Lily malu juga untuk mengatakannya secara langsung.

Melihat Lily yang kembali berbaring memunggunginya Lucas menutup bukunya.

"Lily, ponselku sedang rusak dan sekarang sudah malam, besok pagi aku minta Dave untuk transfer," ucap Lucas berbaring dan menarik selimut.

"Lily," kata Lucas meraih Lily yang hanya diam itu agar menghadapnya.

"Kamu dengar tidak apa yang aku katakan?" tanya Lucas.

"Dengar, tapi aku tidak minta uang," bete Lily.

Apa di mata Lucas yang Lily inginkan hanya uang dan uang!

"Jadi kamu ingin minta jatah..." ucap Lucas terhenti begitu dia menyimpulkan sesuatu.

"Kita akan melakukannya besok, sekarang belum ada kontrasepsi," ucap Lucas dengan wajahnya yang perlahan terasa panas ketika Lily menagih hal itu padanya.

"Mmmmh, Lily nggak mau diperkosa," kata Lily yang langsung meronta-ronta ketika Lucas malah berpikir Lily ingin berhubungan.

"Astaga Lily, jadi jatah apa yang kamu inginkan?" tanya Lucas melihat istrinya yang malah tantrum, sementara Lucas benar-benar tidak tahu apa yang diinginkannya.

Lily membuka kembali ponselnya dan melihatkan pada Lucas.

"Jangan-jangan Kak Lucas nggak punya lagi?" ucap Lily, namun bibirnya langsung ditarik Lucas.

"Perasaan aku sering bertelanjang dada di hadapan kamu, apa otak kecil ini sudah amnesia sampai masih mempertanyakan hal itu," ketus Lucas.

"Yaudah, lihat," rengek Lily dengan tidak sabarnya mengangkat baju Lucas ke atas.

"Lily, hehhhh, benar-benar tidak malu, ya kamu, main buka aja baju orang," ucap Lucas yang jadi ngeri melihat Lily yang agresif sekali.

"Hehhhh, ingat pasal terakhir kontrak pernikahan kita," kata Lily yang kini duduk di atas perut Lucas yang berbaring telentang.

"Kak Lucas itu punya Lily," kata Lily, makanya dia tidak ragu-ragu lagi untuk menyentuh Lucas.

"Baiklah, Ingat juga pasal kedua," kata Lucas berbaring menjadikan telapak tangannya bantal, menatap Lily yang duduk di atas perutnya.

"Mmmmh, nggak mau, Lily masih takut," kata Lily menekan-nekan otot dada Lucas.

"Nggak apa-apa, tumpuk saja jatahku Lily sampai nanti genap 30 hari," kata Lucas yang membuat Lily serasa disambar petir mendengarnya.

"Haaaaaa, yang udah lewat kan nggak dihitung Kak," kata Lily dengan wajah cemasnya.

"Sejak kapan peraturannya seperti itu, sesuai dengan aturan yang aku buat," kata Lucas dengan ekspresi wajah sombong dan angkuhnya.

Lucas masih sakit hati melihat Lily jalan dengan pria lain, jadi dia ingin menghukum Lily atas itu dan tidak jadi berbaik hati.

1
Yel
yuk bisa yuk lily bucin wkwk🫠
Linda Ayu Tong-Tong
gue gak suka alena titik.
Linda Ayu Tong-Tong
aku gk suka alena
I Pehh
lanjut kak💪
Yel
lucas udh mulai bucin, tinggal nunggu lily aja 🤭
Yel
lanjutt 🤭
Linda Ayu Tong-Tong
iih apaan lu lukas lu yg nyuekin bini lo ug kasar sma bini lu..giliran bini dideketin lelaki lain ngamukk..lucu lu tuh🤣
Astrid Fera
kenapa cerita yg lma GK dilanjutin kak
mul: karena ceritanya tidak lulus kontrak kak 🙏
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gtu kek kas gk usah galak² ke lily....
Linda Ayu Tong-Tong
alena gatel sih mangkanya ditendang 🤣🤣🤣 syukurin
Linda Ayu Tong-Tong
telat lukas kau menyadarinya..memang kau boodoh..cemburu sma lily krna ortunya syang sma anak mereka sendiri...oon lu ya🤣🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
wakakkaka hayoloh dikecupi lily tantrum gk lu
Yel
wkwk 🤣 baper
Yel
kecintaan nih nanti dua2 nya wkwk. up lagi thorr
Linda Ayu Tong-Tong
good lily🤣
Yel
wkwk jarang nih cerita author cewenya g bisa masak 🤣
falea sezi
lanjut👍
falea sezi
ini anak Mely kah
falea sezi
lah di sebelah lily aja belom nongol🤣
Sastri Dalila
😅😅👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!