NovelToon NovelToon
Di Kejar Mantan Suami

Di Kejar Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

Duo kembar mengajak bermain ke mall di kota agak jauh dari tempat tingal kami dan tidak segaja malah bertemu papanya padahal aku menyembunyikan keberadaan mereka dari papanya
kami di jodohkan orang tua dia tidak pernah menerima perjodohan ini kerena dia punya kekasih bahkan aku sempat di madu
Saat dia menceraikan aku dia tidak tahu kalau aku hamil dan aku sembunyikan kehamilanku dengan bersembunyi di tempat lain memang tak mudah perjuanganku hamil anak kembar tetapi semua aku jalani dengan dukungan adek almarhum ibu yang selalu mendukung ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 Kedatangan Oma dan Opa nya si kembar

 flashback of

       Setelah melamun panjang dan mengingat ke masa lalu dan di tegur bi endang aku tidur walau sudah larut malam dan pagi aku bangun sholat subuh dan aku malas jadi aku tidur lagi dan anak anak juga ikut tidur karena libur

" Bangun Kalian nggak ada yang lapar ya" tanya bi endang sambil masuk kamar dan ikut bersantai

" Mbah nggak jualan" tanya Bianca

" Jualan dong agak siang mbak sudah bikin nasi goreng mau sarapan apa nggak" kata bi endang

" Mau dong kan nasi goreng buatan mbak enak dari pada buatan bunda" kata Barra

" kalian mandi dulu dong masak mau makan belum mandi " kata ku

" kan libur Nda jadi malas mandi" kata Barra

" ayo mandi semua ngak baik makan sebelum mandi" kata ku sambil mengajak mereka ke kamar Mandi

     Bi endang keluar persiapan mau jualan dia dan aku menyiapkan sarapan mereka dia piring masing masing aku tambah dengan telor dadar tiba tiba bi endang masuk

" Ra ada tamu itu orang tua den Adit" kata bi endang Akhirnya persembunyian ku ketemu kan mereka datang

" Kamu jangan melamun terus" kata bi endang

" Suruh masuk bi aku belum mandi malu dong" kata ku kemudian aku mengambil hijab dan memakainya dan keluar

" Mama, papa apa kabar" kata ku menyapa

" Baik sayang mana cucu ku yang kamu sembunyikan " kata mama

" Meraka mandi ma" jawabku

" Mereka sehat Ra" tanya papa

" Alhamdulillah sehat pa dan tidak kekurangan kok" jawabku

" Kamu itu nakal teryata ya menyembunyikan cucuku dan hilang jejak Sampai pak RT saja nggak bisa melacaknya" kata mama

" Maaf ma saya hanya ingin melindungi anak anak saya dari rencana jahat Sarah" jawabku

" Bunda makan dong minta di suapi" kata Bianca

" Bentar ya ma pa saya menyiapkan anak anak dulu mereka mandi" pinta ku kemudian aku ambilan pakaian untuk Meraka dan menyisir rambut mereka dan menguncir rambut Bianca

" Itu ada Oma dan opa ingin bertemu kalian Salim dulu habis ini makan" kata ku mereka pun keluar dan menyalami Oma dan opa nya

" ini Bianca yang cantik dan ini barra yang ganteng" kata ku mengenalkan pada Oma dan opanya

" Ini Oma Nani dan ini oppa Wijaya" kata ku memperkenalkan orang tua mas Adit

" Nama kita sama kan nama belakang kita Wijaya" kata Bianca

" Jadi nama papa kamu pakai nama belakang mereka" kata papa

" iya pa maaf Barra Aditya Wijaya dan Bianca Aditia Wijaya" jawab Ki sambil malu kalau mama dan papa keberatan biar aku ganti akte kelahiran nya

" Papa nggak keberatan papa tambah senang punya cucu cantik dan ganteng terima kasih untuk semuanya Ra " jawab papa

" sini sayang peluk Oma dan oppa" Kata mama

  Bi endang menyuguhkan kopi kepada tamu nya

" Bund adek lapar makan dulu ya" kata Bianca

" Iya saya kan ibu sudah siapkan di meja" kata ku dan anak anak pergi ke belakang untuk makan

" Adit cerita kalau bertemu dengan kamu dan anak kembar dan Adit yakin itu anak nya hingga dia membuntuti kamu teryata kamu ada di sini padahal papa mencari kamu papa kira kamu di Surabaya" kata papa

 Anak anak sudah selesai sarapan mereka duduk dekat denah oppa dan Omanya mereka bertanya tanya Barra di pangku papa dan Bianca di pangku mama sambil bercerita tantang sekolah dan jaga permainan nya

" Mbah kita ternyata punya nenek dan kakek dan juga punya ayah besok bisa pamer ke teman teman jadi mereka nggak bilang kita anak haram" kata Bianca

" Siapa yang menghina kita dek biar kakak tonjok" kata Barra

     Oma dan oppa nya tertawa gembira

" Oma dan oppa ke sini nggak bawa oleh oleh buat kami" tanya mereka

" Nggak boleh gitu sayang itu di lemari dapur dan di kulkas masih banyak makanan kalian" jawabku

" kalian lucu sini Oma cium dulu dan oma bawa mainan buat kalian ada boneka Barbie dan ada robot bisa berjalan" kata mama

" Asik aku sayang oma " kata Barra

" Terima kasih Oma" kata Bianca mereka menerima mainan dan berlari ke ruang tengah tempat mereka bermain dengan gembira

" Cucu kita ganteng dan cantik juga lucu papa" kata mama

" Iya ma boleh nggak kami bawa jalan jalan" tanya papa

"Maaf ma bukanya nggak boleh Ara takut mereka di celakai Sarah istrinya mas Adit karena Ara dengar sendiri dia ingin menggugurkan kandungan Tiara kalau sampai hamil karena mas Adit kalau Hb sama dia pakai pengaman dan nggak ingin punya anak sama Sarah" jawabku.

" Apa Adit belum bercerita kalau dia sudah bercerai dengan Sarah dan sekarang Adit duda" kata mama

" Saya belum pernah bicara apa apa sama mas Adit beliau hanya bertanya tentang anak anak dan saya kan nggak ada hak untuk bertanya tentang kehidupan mas Adit" jawabku

" Sarah dan Adit sudah bercerai lama nak setelah kalian cerai papa pecat Adit dan mereka pindah ke jakarta Adit kerja di perusahaan teman papa dan Adit korupsi untuk memenuhi kebutuhan Sarah yang ternyata anak nya Sarah terkena leukimia dan Adit di turunkan jabatanya dengan gaji hanya UMR dan Sarah nggak kuat karena gaji Adit cuma cukup buat makan jadi Sarah nggak kuat dia meninggalkan Adit dan menikah dengan pria kaya Adit kayak orang gila dan papa ambil Adit tak masukan ke pesantren ternyata dia sering minum kopi yang ada tetesan darah haid punya Sarah Adit jadi manut dan nurut apa kata Sarah dia sampai menghabiskan tabungan nya untuk membiayai Sarah dan korupsi di tempat nya dia bekerja di jakarta Adit dan untungnya Adit nggak di penjara karena papa yang menganti uang yang di korupsi. Karena Adit gajinya kecil sehingga Sarah nggak kuat dia akhirnya menikah dengan duda tua kaya raya dan Adit papa ambil di bawa ke pak kyai yang mengobati dia selama dua tahun Alhamdulillah Adit sembuh dan sekarang dia sudah bisa mengaji dan beribadah akhirnya papa ajak kerja lagi di hotel dan restaurant. Adit belajar lagi dari nol dia kursus masak Sampai jadi chef dan dia mendirikan restoran di Jember sampai hari ini dan memegang hotel papa yang ada di sini karena dua tahun lalu papa membeli hotel di sini dan di kelola Adit tapi tetap dalam pengawasan papa " kata papa menjelaskan

" Jadi begitu ceritanya pa" jawabku

" Dia datang kemarin pa pada saat kami gelut di lapangan dia membela anak anak nya yng sedang bertarung di lapangan" jelasku

Mama tertawa terpingkal pingkal

"Adit tadi malam bercerita lewat telephon tentang itu dan akhirnya mama sama papa ke sini" kata mama

" Assalamualaikum" ada orang mengucapkan salam dan ternyata mas Adit

" Bia, Barra, ada ayah kalian" pangilku dan mereka keluar berebut memeluk mas Adit dan mereka di gendong berdua dan di ciumi sama mas Adit mereka tertawa gembira aku ke depan membuat kopi buat mas Adit di tempat jualan bi endang

" Ini mas kopinya di minum tenang saja nggak ada peletnya" kata ku

" Tanpa kamu pelet saja mas sudah ter Ara Ara" jawab dia

" gombal" jawabku. Mas Adit terkekeh

" Nggak percaya ya nggak apa apa" kata dia

Mas Adit masih mengendong duo kembar sambil tertawa-tawa menuju mobilnya kemudian dia membawa beberapa paper bag yang di bawa mereka juga di bawa mas Adit kemudian membuka di ruang tengah ada beberapa makanan yang di tempat kan di kotak makanan

" Ara kamu punya nasi kan ini aku masak pagi terus mas bawa ke sini kita makan bersama" kata dia

" Bentar aku lihat punya nasi apa nggak karena tadi yang masak bi endang" jawabku aku pun melihat nasi di magic jar Hem ternyata ada aku mengelar tikar di ruang tengah dan aku ambil nasi Mas Adit menata makanan di sana ada gurami asam manis ayam goreng mentega cap cay dan fuyunghai juga ada kudapan

" Asik kita makan besar" kata Bianca

" Panggil Oma oppa dan embah sayang" kata ku mereka memangil dengan semangat dan papa dan mama dan papa tidak canggung makan lesehan

" Semalam mama bilang mau ke sini jadi aku subuh tadi masak buat makan bersama di sini sama orangtua anak ku dan juga calon istriku" kata dia dengan semangat

" pret" jawab ku

" Ayo anak anak ayah ambilkan nasi ya dia heboh banget mengambil nasi dan menyiapkan untuk anak anak nya

" Bun Bianca minta si suapi dong" kata Bianca manja

" Sini di suapi Oma cantik" kata mama. Bianca minta persetujuan sama aku dan aku mengangguk setuju dan dia pun manja sama Omanya

" Barra di suapi oppa mau" kata papa

" Mau banget opa biasanya kami di suapi bunda karena masakan bunda nggak enak jadi harus di suapi supaya enak" kata Barra

" bunda mau di suapi ayah" kata mas Adit

" Ogah" jawabku.

" Mbah ayo makan mbah endang mau pakai lauk apa" kata mas Adit

" Mbah pakai lauk gurami bakar saja" jawab bi endang mas Adit membagi makanan untuk papa untuk mama untuk si kembar juga untuk bi endang di layani semua kemudian aku juga di ambilkan

" Bunda mau lauk apa sayang" kata mas Adit

" Aku mau fuyunghai dan capcay sama ayam mentega" jawabku mas Adit mengambikan untuk aku dan aku makan sendiri kami makan bersama dan mas Adit sekali kali menyuapi anak anak nya

Bersambung .......

1
vita
sll d tunggu updatenya
Lestari Ami'ne Zia
loh loh loh keluarga pinus kok wes HBS bab,e hadehhh lnjutvthorrr💪💪💪
Miftahul Khoiriyah: siap lanjutkan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
sikem berarti tengil koyok Mak,ane🤣
Miftahul Khoiriyah: wajah mirip pak e sifat mirip Mak e
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga aja keluarga pinus jadi Cemara 😄😄
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
typo oh typo
Miftahul Khoiriyah: maaf nggak di sengaja
total 1 replies
Ma Em
Tiara mau saja dimadu mana tinggal satu rumah lagi .
Miftahul Khoiriyah: ikuti saja kak apa yang akan di lakukan Tiara 🙏
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
kyany BB Agus ceritanya
Miftahul Khoiriyah: 😍 semoga di sukai
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!