NovelToon NovelToon
Dari Pecundang Jadi Legenda

Dari Pecundang Jadi Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Action
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

Di dunia tempat kekuatan adalah hukum dan kelemahan adalah dosa, Qiu Liong hanyalah sampah sekte murid buangan dengan akar spiritual retak, bahan ejekan, dan simbol kegagalan.
Ia dihina, dipermalukan, bahkan dikhianati oleh orang yang paling ia percaya.
Namun takdir berputar ketika ia menemukan Inti Kekosongan Tanpa Batas, warisan kuno dari dewa yang telah musnah. Kekuatan itu bukan sekadar energi… melainkan kemampuan untuk menembus hukum langit, menelan takdir, dan menciptakan ulang realitas.
Dari seorang pecundang yang diinjak-injak, Qiu Liong bangkit.
Ia akan merobek langit. Menghancurkan para dewa. Dan memahat namanya sebagai legenda yang tak akan pernah pudar.
Karena ketika dunia menertawakannya…
ia diam-diam sedang belajar menjadi tak terbatas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pedang yang Bergetar

Langit Wilayah Utara berwarna kelabu ketika rombongan murid Sekte Awan Giok tiba di jalur pegunungan berbatu.

Angin di sana berbeda.

Lebih kering.

Lebih tajam.

Seolah membawa sisa-sisa konflik yang tak pernah benar-benar padam antara sekte dan klan luar.

Qiu Liong berjalan di barisan tengah.

Di depan, Gu Shen memimpin dengan langkah percaya diri, jubahnya berkibar ringan. Tawa kecilnya sesekali terdengar ketika ia berbicara dengan dua murid inti lainnya.

Seolah misi ini hanya perjalanan biasa.

Seolah bahaya hanyalah panggung untuk menunjukkan keunggulan.

Qiu Liong tidak berkata apa-apa.

Namun setiap langkahnya terasa mantap.

Ia bisa merasakan tatapan singkat Gu Shen yang melirik ke arahnya.

Menilai.

Meremehkan.

Atau mungkin… sedikit terganggu.

Ketika mereka mencapai celah lembah sempit, suara gesekan logam terdengar dari balik batu.

Terlalu halus untuk murid biasa.

Namun tidak bagi mereka yang terlatih.

“Berhenti,” perintah Gu Shen.

Terlambat.

Belasan sosok berjubah hitam melompat turun dari tebing.

Pedang mereka berkilat dingin.

Serangan datang seperti hujan tajam.

Pertempuran pecah.

Qi beradu, debu beterbangan, teriakan dan dentingan logam bercampur menjadi satu.

Qiu Liong menghunus pedangnya.

Bukan pedang kayu latihan.

Melainkan pedang baja sederhana yang ia bawa sejak dulu.

Saat bilah itu keluar dari sarungnya

ia merasakan sesuatu.

Getaran.

Halus.

Namun nyata.

Pedang itu bergetar di tangannya.

Seperti merespons sesuatu.

Atau seseorang.

Seorang penyerang melesat ke arahnya.

Tebasan cepat mengarah ke leher.

Qiu Liong bergerak.

Refleksnya tajam.

Pedangnya menangkis dengan presisi.

Namun saat logam bertemu logam

getaran itu semakin kuat.

Qi dari lawan menyentuh bilahnya, dan dalam sepersekian detik, Qiu Liong merasakan Inti Kekosongan di dalam dirinya bereaksi.

Bukan menyerap secara liar.

Namun… mengalir.

Energi itu bergerak melalui pedangnya.

Seperti arus yang mencari jalan.

Mata Qiu Liong sedikit melebar.

Ia memutar pergelangan tangan, mengubah arah aliran itu.

Bilah pedangnya berkilau samar dengan cahaya gelap tipis.

Serangan balasannya cepat.

Satu tebasan bersih.

Lawan itu terpental mundur, bukan hanya karena luka fisik

namun karena qi-nya terguncang.

Pedang di tangan Qiu Liong bergetar lagi.

Kali ini bukan karena energi luar.

Melainkan karena resonansi dari dalam dirinya sendiri.

Seolah pedang itu menjadi jembatan.

Media.

Perpanjangan dari kehampaan di dadanya.

Ia terdiam sepersekian detik di tengah kekacauan.

“Jadi… ini bukan hanya tentang tubuhku,” gumamnya dalam hati.

Pedang itu bisa menyalurkan kekuatannya.

Bahkan mungkin memperhalus jejaknya.

Sebuah peluang.

Namun juga risiko.

Gu Shen tiba-tiba muncul di sisinya, menebas dua penyerang dengan teknik tajam.

Tatapannya melirik ke arah Qiu Liong.

“Apa kau membeku karena takut?” ejeknya singkat.

Namun sebelum Qiu Liong menjawab, tiga penyerang menyerbu bersamaan.

Gu Shen mundur satu langkah.

Qiu Liong maju.

Pedangnya bergerak seperti aliran air gelap.

Tidak terburu-buru.

Namun tak terhentikan.

Setiap benturan logam menghasilkan getaran halus.

Namun kini, ia mengendalikannya.

Mengalirkan energi itu melalui pedang, membiarkannya keluar bersama tebasan, bukan tersimpan sebagai jejak.

Satu demi satu penyerang jatuh mundur.

Napas Qiu Liong tetap stabil.

Tidak ada ledakan qi besar.

Tidak ada pancaran mencolok.

Namun tekanan di sekitarnya berubah.

Beberapa murid sekte yang melihatnya terdiam.

Gu Shen menyipitkan mata.

Untuk pertama kalinya, ia tidak melihat pecundang di hadapannya.

Ia melihat ancaman.

Pertempuran berakhir secepat dimulai.

Para penyerang mundur ke tebing, meninggalkan beberapa luka dan kekacauan.

Keheningan kembali ke lembah.

Qiu Liong menatap pedangnya.

Getaran itu mereda perlahan.

Ia bisa merasakannya

pedang ini telah tersentuh kekuatannya.

Telah mengenali arus kehampaan.

Dan mungkin… akan berubah bersamanya.

Gu Shen mendekat.

“Apa yang barusan itu?” tanyanya tajam.

Qiu Liong menyarungkan pedangnya perlahan.

“Hanya latihan yang cukup,” jawabnya tenang.

Tatapan mereka bertemu.

Di udara yang masih dipenuhi debu dan sisa qi pertempuran, sesuatu berubah.

Bukan hanya dalam pedangnya.

Namun dalam posisi mereka.

Pedang itu telah bergetar.

Bukan karena ketakutan.

Namun karena kebangkitan.

Dan Qiu Liong tahu—

langkah pertamanya menuju balas dendam baru saja dimulai.

1
Saykoji
ilusi pasti bisa kamu hadapi qiuliong💪
riano
bala mereka qiu liong
riano
balas mereka. qiuliong
winda
sejauh ini alur nya sangat menarik dan bikin ketagihan banget novel yang Thor buat
christian Defit Karamoy: trimakasih 🙏
total 1 replies
Nia
mantap thor😍
Ardi
tambah menarik thor👍
meg4k
iya Thor lanjut dong terlalu asik bacanya😍
kurnia
tambah lagi thor updatenya👍
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
halo aku mampir lagi kak 🤗
christian Defit Karamoy: siap KAk trimakasih
total 1 replies
Stevanus
lanjut thor
buden
bagus thor👍
Nia
sangat menarik Thor aku sangat puas bacanya ,
jangan bikin kecewa ya🙏💪
Anonymous
thor pertahankan ya alurnya 👍
Anonymous
kamu sosok kuat 👍
itstime
aku penasaran banget ni thor
meg4k
menarik banget thor
kurnia
mantap
Karen
mantap thor
Serly
kasih alur yang bagus ya thor
itstime
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!