NovelToon NovelToon
Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Status: tamat
Genre:Sistem / Dendam Kesumat / Romansa / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: pejuang imajinasi

Beberapa pembaca mengatakan ini sama atau plagiat dari novel tertentu. Saya pastikan Tidak. Jika novel ini Plagiat, pasti sudah di hapus oleh NovelToon.

Menyaksikan kematian ibu kandung karena di bunuh.
Menjadi target berikutnya karena menjadi satu-satunya saksi dari pembunuhan ibu kandung. Lari menjadi satu-satunya pilihan.
Berpisah dengan kekasih dan pingsan karena perkelahian. Ketika sadar dari pingsan, Sistem Kuadrilliun menghampirinya yang mewajibkan Arga untuk hidup royal agar memiliki skil peningkatan kemampuan tubuh permanen.

Arga telah bersumpah untuk membalaskan kematian ibunya. Dengan dukungan skil peningkatan kemampuan tubuh, Arga sangat yakin dapat membalas kematian ibunya. Bisakah Arga menggunakan uangnya untuk mendapatkan tambahan skil...? Serta membalaskan kematian ibu tercinta?


Menyajikan cerita kekayaan, pengkhianatan, pertikaian, pertarungan, kesedihan, hingga romansa. semua tersaji di cerita ini, dan yang pasti kamu... akan sulit menebak akhir cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Petualangan Baru

(Hadiah misi menu hologram akan bisa di akses 1 jam dari sekarang. Hadiah point telah ditambahkan) 

Arga yang masih melihat layar handphone, dikejutkan dengan suara tembakan dari arah menara pengawas kamp Imigran Gelap. Tembakan yang tidak tau di arahkan ke mana, di arahkan ke helikopter yang Arga tumpangi atau bukan. Tetapi sang pilot lebih memilih untuk lebih cepat keluar dari zona larangan terbang tersebut. 

Setelah keluar dari zona larangan terbang, sang pilot memberanikan diri untuk bertanya kepada Arga yang kini menjadi idola baru sang pilot. Sang pilot menanyakan akan hal yang baru saja di lakukan Arga di kamp imigran. Hal menghamburkan uang di atas tenda-tenda para imigran gelap. Tetapi Arga tidak begitu menanggapi dan hanya menjawab hal tersebut adalah urusan pribadi yang tidak perlu orang lain tau. Mendapati jawaban demikian, sang pilot paham jika urusan Arga tidak ingin dibahas. 

"Bagaimana denganmu nanti setelah mendaratkan helikopter ini?"

"Tentu aku sudah dipecat sekarang tuan, dan kabar aku membawa penumpang dengan menghamburkan uang juga pasti sudah sampai ke telinga para bos. Dengan terbang di zona larangan terbang, tentu aku akan mendapat hukuman kurungan. Mungkin sampai 7 bulan kurungan. Tetapi hal itu sebanding dengan 2jt dollar yang tuan berikan."

"Bagus jika begitu. Mari antar aku pulang."

****

1 jam kemudian Arga sudah tiba di rumahnya dan sudah berada di kamar. Arga yang tidak ingin kehilangan poin dengan cuma-cuma lagi, Arga berniat menambahkan skil kemampuannya. Ketika Arga berbicara sendiri "penambahan skil" dengan cara menggeser-geser layar handphone. Layar hologram tiba-tiba muncul di depannya yang langsung tertuju pada menu penambahan skil kemampuan. 

(10 poin skil baru di dapatkan)

(Total 17 poin skil belum digunakan) 

(Skill saat ini) 

(Fisik 22) 

(Kecerdasan 15) 

(Kecepatan 11) 

(Kekuatan otot 17) 

(Akurasi 19)

(Penggunaan poin skil terakhir 10 poin untuk skil pertahanan) 

Arga dengan segera memilih meningkatkan kecerdasan menjadi 22 dan kecepatan menjadi 21. Karena dari keduanya yang memiliki nilai terendah, serta Arga juga merasa kedua hal tersebut yang kini dia butuhkan. Setelah Arga menambahkan poin skil pada 2 kemampuan tersebut, Arga menekan enter. 

(Total 0 poin skil belum digunakan) 

(Skill saat ini) 

(Fisik 22) 

(Kecerdasan 22) 

(Kecepatan 21) 

(Kekuatan otot 17) 

(Akurasi 19)

(Penggunaan poin skil terakhir 17 poin untuk menambah skil kemampuan) 

Setelah Arga menekan enter, Arga benar-benar merasakan perubahan pada dirinya, gerakan Arga kini terasa lebih cepat dari sebelumnya. Begitu pula dengan cara pikir Arga kini seolah memiliki pemikiran lebih luas. Tetapi karena tubuh Arga sangat lelah, Arga yang kini bahagia menunda untuk mengetes perbedaan kemampuannya. 

****

Keesokan pagi, Arga bangun dengan sedikit bingung dan canggung. Tentu saja karena ini baru pertama kali Arga bangun tanpa harus memberi pakan ternak. Pertama kali Arga bangun pagi tanpa melihat senyum dari ibunya. Pertama kali Arga bangun pagi di tempat yang sangat mewah. Hal baru benar-benar terasa di pagi ini bagi Arga. Kesedihan kembali muncul di pikiran Arga, kesedihan atas kematian ibunya yang selalu menyambut pagi Arga dengan senyuman yang selalu membuat Arga semangat. 

Cukup lama Arga berdiam di tempat tidurnya dan menatap pemandangan pagi dari view terbaik di 700 Front ST San Diego. Arga mengingat kata-kata yang sering dikatakan ibunya. 

"Nak,selalu ingat ini. Air akan terus mengalir dari hulu menuju hilir. Begitu juga dengan matahari akan selalu terbit di pagi hari dari timur dan terbenam di sore hari ke ufuk barat. Tidak ada yang dapat menghentikan hal itu meski kecanggihan dunia sudah berada di ujung jari."

Kata-kata yang sering di ucap tatkala Arga akan tidur. Hal itu pula yang membuat Arga dapat menghilangkan kesedihannya. Karena kematian ibunya tidak akan bisa ditolak meski Arga memiliki kecanggihan dunia di ujung jari. 

Setelah mood Arga telah kembali, Arga bergegas bersiap. Karena ada hal yang lupa Arga sampaikan kepada Grant dan juga ke 12 pengawal barunya. 

Saat Arga turun ke lantai bawah, Arga sudah disambut oleh Grant dan 8 pengawal. 8 pengawal, menandakan akan ada pergantian jaga di antara mereka yang sudah mereka atur sendiri. 

"Hai kawan, otakku kini sudah kembali dress dan aku sudah mengingat beberapa hal yang belum sempat aku sampaikan kemarin. Aku juga akan melakukan sedikit pembenahan dari cara kalian mengawal. Apakah kalian sudah siap mendengarkan?" Arga mengatakan hal tersebut dengan jalan mondar-mandir lalu diakhiri dengan duduk di sofa. 

"Dengarkan aku dengan santai, duduklah. Minum kopi kalian." Arga berusaha mengajak semuanya untuk lebih santai. 

"Grant, berapa sisa uang yang kemarin aku berikan kepadamu?"

"Masih ada 800 ribuan dolar bos."

"Baiklah, itu untukmu. Itu adalah ucapan terimakasih dariku karena kamu telah mengantar dan melayaniku dari kemarin. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, aku sudah selesai dengan jasamu Grant."

"Siap bos, jika demikian aku permisi untuk liburan dulu. Jika membutuhkan jasamu lagi, teman-teman ini sudah memilikinya. Sampai jumpa." Meski akhir yang tidak sesuai dengan harapan Grant yang berharap bisa terus menemani Arga, tetapi Grant tidak kecewa sama sekali. Sebab dalam waktu kurang dari 2 hari, Grant sudah mendapat hampir 1jt dollar. 

"Baiklah, sekarang tinggal urusan keamanan. Aku tidak ingin dengan cara pengawalan seperti tadi malam, hal itu bagaikan anak yang sedang dijaga oleh keempat orang tuanya. Aku ingin kalian menjagaku dari kejauhan dan jaga jarak. Buat seolah-olah kalian tidak mengenalku. Apa kalian paham?"

"Siap bos, paham."

"Dari setiap shift, hanya satu yang boleh menemuiku. Itu pun jika dalam keadaan genting dan memang sangat perlu untuk dilakukan."

"Aku tidak ingin terlihat seperti sedang di kawal oleh beberapa pengawal. Tetapi terlihat dilindungi banyak pengawal ketika dalam masalah. Apa kalian mengerti dengan maksud ku?"

"Mengerti bos." 

"Jika demikian, kerjakan dari sekarang." Dengan sigap semua pengawal Arga langsung keluar dari kediaman Arga dan meninggalkan arga sendiri di rumah. 

"Nah… Jika seperti ini, aku terasa lebih memiliki privasi dan akan bisa lebih cepat untuk berfikir." Arga berucap sambil duduk santai di balkon dengan pemandangan pagi yang sangat indah. 

Setelah beberapa saat Arga bersantai, Arga mulai bersiap untuk memulai petualangan barunya untuk lebih banyak mendapatkan poin skil yang berguna untuk pengembangan dirinya. 

****

"Bos, di surat kabar heboh dengan sebuah helikopter yang menaburkan uang hingga puluhan juta ke kamp imigran gelap. Aku yakin, dia yang sedang kita cari."

"Ya, aku rasa demikian. Surat kabar memang benar-benar membantu kita saat ini. Itu artinya, kita tinggal menunggu waktu hingga alamat dan identitasnya yang sekarang terungkap. Kita tidak perlu repot-repot mencari, cukup kita duduk dan minum kopi sambil membaca surat kabar dan berita digital lainnya. Akan banyak wartawan yang akan mencarinya. Ha.. Ha.. Ha.."

1
Elviani Tarumun Siliwangi
kalkulator kagak sanggup menghitungnya🤣
FAJRI KUNINGAN
novel translate ngaku novel sendiri lu waras tolol?
Anonim
yang buat novel ini kusumpahin semoga keluarganya mati
Bahar Tompo
Jadi malas bacanya.. MC nya terlalu tolol dan sok dgn kekayaan nya.. cuman tahu mau balas dendam dgn kematian orang tuanya tapi malah semakin memancing kemarahan orang.. ga sadar klo pemerintah federsl mengetahui dia pendatang haram maka akan paling kurang dia deportasi.. lantas mau diportasi kemana..? dia adh ga punya rumah.. ga punya keluarga. harusnya low profile dong.. atau Authornya yg ga tahu alur ceritanya sendiri..?.. SAMPAHH
Bahar Tompo
Tbor.. mending sekalian MC nya pasangannya dgn pelacur jalanan ..tahu si Efelyn udah kasih puki sama si Zein masih jga dia harapkan.. MC bloon.. sok kaya tapi tolol..
Anik Yusiana
Biasa
Anik Yusiana
Luar biasa
Widya Kawuwung
🤭😂 hehehe
Eckho Mbahkokz
Luar biasa
Jumadi 0707
serupa tapi tak sama dlm ngabisin uang
Oka Derza
bgmna dg misi lainnya
waktu berjalan dengan cepat
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Mia Sagitarius
system yg sangat"hebat...mantap jiwa
HELLOO
1 kuadriliun dolar Amerika sama dengan 15 kuantiliun rupiah
Alexson Imak92
mc ini bodoh...poin sudah ada. kenapa tidak masukkan saja poin itu.. simpan saja.. tambah lagi duit banyak beli saya benda mahal.. biar cepat kuat serta tidak bodoh.
Pak Logis
lanjutkan
Aisyah Azka
jadi milyader mendadak gak tuh menyala bos arga
Jai Nuri
Luar biasa
Abu Wira
dasar MC Kooplaaak...!!!
Muhammad Arsyad
hahaha...
slompret...kena gua....siip...siip
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!