NovelToon NovelToon
TAK ADA JALAN KEMBALI

TAK ADA JALAN KEMBALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Selingkuh / Anak Lelaki/Pria Miskin / Balas Dendam / Pengawal / Beda Usia
Popularitas:60.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Riko Permana, demi gadis yang dicintainya, rela meninggalkan cita-cita menjadi seorang polisi. Melepas beasiswa yang diberikan negara. Ia mundur, sengaja mengalah. Sengaja membiarkan nilainya menjadi buruk demi memuluskan jalan calon kakak iparnya.

Profesor pembimbing kecewa dan ia merasa bersalah. Hanya satu yg membuat ia bahagia: bisa menikah dengan wanita yang sangat dicintainya.

Akan tetapi, apa yang terjadi kemudian? Dirumah mertua ia diperlakukan layaknya budak, dihina dan dipermalukan. Istri yang dicintai tidak membela malah ikut merendahkan.

Puncaknya adalah ketika ia mengetahui bahwa sang istri berselingkuh secara terang-terangan di hadapannya.

Pria yang menertawakan kebodohannya sendiri. Istri yang selama satu tahun pernikahan tidak mau disentuh, kenapa dia tidak sadar sama sekali?

"Cukup sudah! Seluruh cintaku sudah habis. Aku akan tunjukkan pada semua, aku bukan orang yang bisa mereka hina begitu saja. Mereka yang telah menghinaku, akan bertekuk lutut di hadapanku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Menggagalkan Ancaman dan Mendapat Pujian

.

Jantung Riko berdegup kencang seiring dengan suara alarm yang memekakkan telinga. Ia memimpin tim keamanan dengan sigap, berlari menyusuri lorong-lorong hotel menuju pintu belakang. Tangannya menggenggam erat pistol Glock 17 miliknya, siap untuk digunakan. Atmosfer di sekitar mereka terasa begitu tegang dan mencekam.

"Pastikan semua pintu terkunci dan area steril!" perintah Riko dengan suara lantang, berusaha menutupi suara alarm. "Jangan biarkan satu pun dari mereka lolos!"

Tim keamanan merespons dengan cepat dan terkoordinasi. Beberapa anggota tim bergerak untuk mengamankan area sekitar, sementara yang lain mengikuti Riko menuju pintu belakang. Sesampainya di sana, mereka mendapati pintu tersebut sudah dijebol paksa.

"Mereka sudah masuk!" seru salah seorang anggota tim. "Siap untuk bertempur!"

Riko memberikan isyarat dengan tangannya, memerintahkan timnya untuk menyebar dan mengambil posisi defensif. Ia sendiri maju ke depan, mengintai situasi dengan cermat. Pintu terbuka, beberapa sosok berpakaian serba hitam terlihat, dan mata tajam Riko memindai adanya tato ular melingkar dan tengkorak di bawah telinga mereka.

“Viper Skull,” desisnya. Rahang Riko mengeras. Matanya berkilat merah menyala. Jemari tangannya yang kekar mencengkeram Glock 17-nya begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih.

"Tim, formasi berlian! Alpha dan Bravo, amankan sisi kiri. Charlie dan Delta, sisi kanan. Echo, bersamaku di depan!" perintah Riko, suaranya tenang di tengah kekacauan. Suaranya terdengar berat dan dingin. Instingnya terlatih, efisien, hasil dari latihan berbulan-bulan.

“Siap, Ketua!" seru mereka bersamaan.

Tim SENTINEL di bawah komando Riko bergerak bagai mesin yang terawat baik. Mereka terlatih untuk merespons situasi seperti itu tanpa ragu. Senjata mereka siap, mata mereka fokus, adrenalin memacu mereka.

Saat Riko mencapai pintu belakang yang terbuka paksa, aroma masakan dan sampah bercampur dengan bau mesiu yang menyengat. Cahaya redup dari dapur hotel menari-nari di dinding, menciptakan bayangan yang menakutkan.

"Mereka di dapur! Hati-hati, mungkin ada sandera!" bisik Riko, mengingatkan timnya akan kemungkinan terburuk.

Dengan hati-hati, Riko mengintip ke dalam dapur. Peralatan masak berserakan di lantai, pisau tajam berkilauan di bawah cahaya lampu. Beberapa juru masak dan pelayan hotel tergeletak di lantai, terikat dan disumpal mulutnya. Di tengah kekacauan itu, lima sosok berpakaian hitam dengan tato Viper Skull berdiri, mengacungkan senjata ke arah sandera.

Tanpa ragu, Riko melompat masuk ke dalam dapur, diikuti oleh timnya. Ia melepaskan tembakan ke arah lampu, memecah kegelapan menjadi pecahan-pecahan kecil.

"Viper Skull! Menyerah atau kami akan menembak!" teriak Riko, mencoba memberi kesempatan kepada para penjahat untuk menyerah. Namun, para anggota Viper Skull tidak bergeming. Mereka justru membalas tembakan dengan brutal.

Baku tembak meletus di dalam dapur. Suara tembakan memekakkan telinga, berbaur dengan teriakan panik para sandera. Riko bergerak dengan gesit, memanfaatkan meja dan rak sebagai tempat berlindung. Ia menembak dengan akurat, melumpuhkan satu per satu anggota Viper Skull.

Pertempuran di dapur berlangsung sengit. Anggota Viper Skull melawan dengan brutal, menggunakan para sandera sebagai tameng hidup. Riko berpikir cepat dan bertindak hati-hati agar tidak mencelakai para sandera.

Salah seorang anggota Viper Skull mencoba melarikan diri, berlari menuju pintu keluar. Riko mengejarnya, melompat melewati tumpukan peralatan masak yang berserakan. Ia berhasil meraih kaki penjahat itu dan menjatuhkannya ke lantai.

"Jangan bergerak!" bentak Riko, menodongkan pistol ke kepala penjahat itu. "Kau sudah kalah!"

Penjahat itu menyerah, mengangkat tangannya ke atas. Riko mengikat tangannya dengan kabel ties dan menyerahkannya kepada anggota timnya untuk diamankan.

Riko menggunakan kemampuan bela dirinya untuk melumpuhkan lawannya tanpa menggunakan kekerasan yang mematikan. Ia memukul, menendang, dan membanting mereka hingga tidak berdaya.

Salah seorang anggota Viper Skull berhasil mendekati Riko dan mencoba menusuknya dengan pisau. Riko berhasil menghindari serangan itu dengan gerakan cepat dan membalasnya dengan pukulan keras ke bagian leher. Penjahat itu langsung pingsan.

Setelah berjuang dengan gigih, Riko dan timnya berhasil mengalahkan seluruh anggota Viper Skull. Beberapa sandera yang terluka parah, segera dibawa ke rumah sakit atas perintah Riko. Beberapa anggota tim SENTINEL mengalami luka ringan, namun semua dalam kondisi stabil.

Riko menarik napas dalam-dalam, merasakan kelelahan yang luar biasa. Ia memeriksa kembali kondisi para sandera, memastikan mereka aman dan tidak trauma.

"Semuanya aman sekarang," ucap Riko kepada para sandera dengan suara yang menenangkan. "Kalian bisa bernapas lega."

Acara forum investasi internasional berhasil diselamatkan. Kecemasan yang sempat melanda akibat bunyi tembakan bersahutan berangsur sirna. Para tokoh penting yang hadir merasa aman dan nyaman. Mereka memberikan apresiasi yang tinggi kepada SENTINEL atas profesionalisme dan keberanian mereka.

Keesokan harinya, berita tentang keberhasilan Riko dan timnya menggagalkan rencana kelompok kriminal Viper Skull menjadi berita utama di seluruh media. Foto-foto Riko yang gagah berani memimpin tim keamanan dalam pertempuran di dapur hotel terpampang di halaman depan surat kabar dan situs berita online.

Di dalam perusahaan, Riko menjadi buah bibir. Semua orang membicarakan tentangnya, memuji keberanian dan kemampuannya. Ia dielu-elukan sebagai pahlawan.

Profesor Rahmat mengadakan rapat khusus untuk memberikan penghargaan kepada Riko dan timnya. Ia memberikan bonus besar kepada mereka dan mempromosikan Riko menjadi kepala divisi keamanan.

"Riko, kamu adalah aset berharga bagi perusahaan ini," ucap Profesor Rahmat dengan nada yang penuh kebanggaan. "Kamu telah membuktikan bahwa kamu adalah pemimpin yang hebat dan seorang ahli keamanan yang handal. Saya yakin kamu akan membawa perusahaan ini menuju kesuksesan yang lebih besar lagi."

“Terima kasih, Prof! Ini berkat bimbingan Profesor.” Riko merasa terharu mendengar pujian dan pengakuan tersebut. Ia tidak menyangka bahwa kerja keras dan pengorbanannya selama ini akan membuahkan hasil yang begitu besar. Ia merasa bangga menjadi bagian dari SENTINEL dan bertekad untuk terus memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Namun, ia tak mau menjadi tinggi hati. Baginya ia tak kan menjadi apa-apa tanpa profesor Rahmat. Mungkin jika profesor Rahmat tidak memberikan kesempatan padanya, ia hanya akan masih bekerja di toko elektronik.

1
dewi rofiqoh
Apakah ada cerita cinta masa lalu antara prof rahmat dan ibu maryam?
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
maryam jadi mary ya,,, 🤭 huusst dilarang julid
Wanita Aries
bner deh feelingku nntinya prof rahmat ketemu bu maryam ada sesuatu.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
umyang apaan??
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
ini bagaimana, paragrap atas sebelum riko menyapa, lg nonton tivi sambil dzikir, setelah riko menyapa kenapa jd menutup novel dan melepas kacamata? eta terangkanlah
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: astaga... ada yg lupa haapus /Sob//Sob/
total 3 replies
nayla tsaqif
Mantan terindah kah,,,?? 🤭
Rama's mom
cinta belum usai nich
Icha Arlita
jangan lama lama ya Thor
Icha Arlita
keren abis
Cindy
lanjut
Dew666
👍👍👍👍👍
ora
Wah ... ada cinta masa lalu😀❤❤
Patrick Khan
cie cie prof pasti lagi lope lope ya 😍😍😍
Ayu Padi
Cinta Lama Belum Kelar CLBK ya thor
Aidil Kenzie Zie
hm hm ada yang CLBK nich
Hary Nengsih
ada apa nih
Masha 235
cie cie....ada yg teringat masa lalu ni
dewi rofiqoh
Tetap semangat mak
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: terima kasih
total 1 replies
Icha Arlita
nyoba mampir lah
Riko kenapa bodoh sekali ya 🤦
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: humm... hanya pada awalnya saja
total 1 replies
Cindy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!