Bagaimana seorang kakak terpaksa menjebak adiknya untuk tidur bersama suaminya di malam pertama mereka, sampai ia harus melahirkan seorang anak !!!!
Dan untuk menjaga hati sang kakak, ia bertekad untuk pergi sejauh mungkin..
Aluna Sanjaya gadis cantik yang pintar berumur 22 tahun memiliki sifat baik hati dan ceria.
Aloni Sanjaya gadis cantik berumur 22 tahun kembaran Luna yang memiliki ambisi yang tinggi serta menyukai tantangan.
Brian Vandermon Subrata pria tampan yang dingin dan kejam ia adalah pemilik dari perusahaan Subrata corp. Sebuah perusahaan raksasa yang memiliki anak cabang yang tersebar di seluruh dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ibun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 17
Sejak sembuh dari sakitnya, ayah Luna selalu berusaha untuk menemui Luna di mansion milik Brian, dia ingin menebus semua kesalahan nya selama ini, namun ia tidak ingin menyinggung menantunya itu karena dia tahu apa yang akan terjadi dengan perusahaannya apabila ia menyinggung pemilik perusahaan raksasa tersebut jadi dia putuskan menjemput Luna diam-diam.
Dan saat ia menunggu kembali di depan mansion Brian untuk menemui Luna ia melihat Luna sedang berlari kejalan dengan menangis dan tanpa alas kaki, dan saat terlihat sebuah motor yang akan berbelok dan hampir menabrak Luna ia pun berusaha mendorong Luna dan memeluknya erat agak anaknya itu tidak terluka
Flash back off..🌼🌼
Saat ini Luna sedang berada di sebuah klinik, ayahnya sengaja Mambawa Luna ketempat yang di rasa akan sulit di jangkau oleh seorang Brian, ia berpikir setelah ini akan membawa putrinya ke kampung halaman sang istri, di rumah peninggalan kakek dan nenek Luna.
Pak Bram akan berusaha untuk menyembunyikan putri nya itu, dan memulai kehidupan yang bahagia untuk putrinya itu, dia akan menyuruh bi Marni dan mang dirman untuk menemani Luna selama di desa, dan dia akan mengirim uang untuk kebutuhan anak dan cucunya kelak apabila sudah lahir, dia pun akan melanjutkan kuliah Luna sesuai impian Luna kecil dulu.
***
Di tempat lainya, Brian menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan istri nya yang tiba-tiba menghilang. Dari kemrin saat ia membuat Luna menangis ia mencoba mencari Luna namun Brian tidak menemukan Luna di manapun, hingga malam ini ia terus mencari keberadaan Luna namun hasilnya nihil.
Di hari ketiga Luna menghilang baru lah ia mencoba menghubungi mertuanya yaitu pak Bram, namun hasilnya kembali nihil.
***
Malam ini Brian sedang berkumpul bersama teman-temannya iya mulai merasa sangat lelah dalam dalam pencarian Luna, sehingga untuk mengurangi sedikit rasa lelah nya ia memutuskan untuk minum bersama ke tiga temannya itu.
Minum sampai mabuk, itu lah salah satu kegiatan mereka sebelum Brian menikah dulu.
"Bri..Bri.. sejak nikah Lo jarang kumpul sama kita lagi .. ehh sekali nya bini kabur.. baru Lo ada waktu ". Devan
" Maklum bucin akut.. ". Reno menimpali,
"Wkwkkwkwk...wkwkwk..wkkwwk" mereka tertawa bersama"..
"Shit Lo semua.. dasar jomblo, Lo belum tahu aja nikmatnya punya istri yang cinta mati sama elo semua kalau mau bobok ada yang nemani mau push up pun ada yang bantuin..".
"Bre***ek Lo Bri... Lo kira belum pernah ngerasa yang namanya push up". jawab mereka berbarengan.
" Hahaha... kalian push up sama sama cewe-cewe bekas udah gak orisinil sedangkan gue dapat Loni seorang model cantik, tapi masih orisinil dan go****an nya mantap".
" Ta*k Lo Bri... tapi emang sih gue juga ngerasa Loni hebat banget di kasur, gue aja sampai kalah Mulu waktu main sama dia... wkwkw..wkwk.. tapi asal Lo tahu Bri, dia gak orisinil kaliiii..hahah...udah makan banyak..".
Tiba-tiba Brian berdiri dan mulai menghajar Devan yang sudah mabuk berat, Devan tidak sadar sudah mengungkapkan sebuah rahasia yang iya simpan tentang keburukan Loni, awalnya Devan tidak ingin menghancurkan persahabatan nya dengan Brian, namun mulut yang sulit di kontrol saat mabuk membuat persahabatan mereka tinggal angan belaka.
" gua bakal Bu**h Lo Dev bre****k Lo..".
"BHUK...BHUK.." pukulan serta tinjuan di layangkan Brian ke arah sahabatnya itu.
Reno dan Vino mencoba melerai mereka berdua, Vino yang tidak mabuk dengan sekuat tenaga memegang Brian yang kalap di sisinya sedangkan Devan yang sudah babak belur langsung di gotong Reno masuk ke mobilnya, setelahnya Vino membawa bos yang juga sahabatnya itu kembali ke kamarnya.
"Lepaskan gue Vin..gue mau b***h tu orang, dia udah berani fitnah istri gue Vin..".
"Bri Lo gak boleh gegabah .. walau gimanapun Devan sahabat Lo Bri,, ".
"Sahabat kata Lo.. gue bakal buat hidup dia menderita gue bakal hancurin perusahaan dia!!!".
"Bri Lo sedang mabuk jadi pikiran Lo masih kacau Bri".
" Gue emang mabuk Vin tapi gue masih sadar". amarah yang masih berkobar di dada Brian membuat ia ingin kembali menghajar sahabat karib nya itu yang ternyata seorang penghianat.
"Maafin gue Bri, tapi emang benar yang udah Devan bilang tentang siapa Loni, bahkan gue pernah bilang langsung ke elo waktu itu Bri, tapi Lo gak percaya, gue janji bakal nemuin bukti-bukti buat Lo Bri.. biar Lo percaya semua yang di bilang Devan .. gue sebagai sahabat Lo gak pingin persahabatan kita hancur oleh karena wanita yang gak pantas buat Lo Bri", Vino bermonolog di dalam hatinya.
Bersambung...🤓🤓
vote buat mu