NovelToon NovelToon
PENARI PANAS TUAN MAFIA

PENARI PANAS TUAN MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Identitas Tersembunyi / Roman-Angst Mafia / Trauma masa lalu / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Setelah belasan tahun terjebak di lingkungan berbahaya akhirnya Glamour bisa kabur dan menyelamatkan diri.

"Tuan selamatkan aku," bisiknya bergetar menahan tangis kepada pria yang menyewanya malam ini. "Apapun akan aku berikan kepadamu, termasuk keperawanku," imbuhnya, berharap pria yang memakai topeng itu mau membantunya.


Glamour tidak tahu jika pria yang tengah mendekapnya ini adalah mafia berbahaya dan paling keji di dunia. Ibarat kata, baru keluar dari kandang buaya tapi kembali terperangkap di kandang singa.

Bagaimana perjuangan Glamour untuk menyelamatkan hidupnya demi bisa kembali berkumpul dengan keluarganya?

Simak terus kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Ranjang!

Otak Ben sangat berisik, dia tidak bisa tidur malam ini karena memikirkan ucapan Anna. Ia menoleh ke samping, menatap punggung istrinya yang terlihat teratur nafasnya menandakan jika Gloria sudah lelap dalam tidur. Pelan-Pelan Ben beranjak dari ranjang, dan keluar dari kamar menuju ruang pribadinya untuk mengecek sesuatu.

Gloria sebenarnya sejak tadi juga tidak bisa tidur karena memikirkan percakapannya dengan Anna 1 jam yang lalu. Ia menoleh ketika suaminya sudah keluar kamar. "Mau ke mana dia?" Gloria bergumam, seraya menatap pintu kamar yang sudah tertutup rapat. Gloria hendak menyusul Ben tapi urung karena berpikir suaminya hanya membutuhkan udara segar. Memang seperti ini kehidupan mereka sejak peristiwa itu terjadi, tidak pernah tidur tenang atau pun nyenyak. Selalu memikirkan keberadaan Glamour.

*

*

Ben membuka laptopnya, memeriksa CCTV di rumah ibunya. Dia sudah lama tidak mengecek CCTV di rumah ibunya semenjak hubungan mereka renggang, tepatnya saat ia menikahi Gloria 15 tahun yang lalu.

Manik mata Ben terlihat fokus melihat rekaman CCTV yang tertera di layar laptopnya, kedua matanya bergerak ke kiri dan ke kanan seolah sedang mengamati setiap kejadian di rekaman CCTV tersebut. Cukup sulit untuk menemukan bukti bahwa ibunya adalah dalang dari peristiwa tragis yang menimpa putrinya, pasalnya CCTV itu sudah lama tidak periksa. Mau tidak mau ia akhirnya memeriksa rekaman CCTV satu persatu.

*

*

 Italia.

Di dalam kamar mewah bernuansa abu, seorang gadis cantik tidak berdaya di atas ranjang mewah itu. Piyama sutra warna pink membalut tubuh mulusnya yang berharga.

"Aku tidak nyaman kalau Anda ada di sini. Bisa keluar dari sini?" Glam menatap jengkel pada Damon yang merebahkan diri di sampingnya. Pria mendadak seperti lintah yang selalu lengket pada inangnya.

"Berani sekali kau mengusirku!" Damon berkata pelan tapi penuh penekanan tidak lupa memberikan tatapan tajam dan dingin, bagaikan tombak es yang siap menikam lawannya.

"Karena aku tidak nyaman tidur satu ranjang dengan orang asing!" jawaban Glam sangat polos dan jujur, tanpa sadar dia sudah membangunkan singa yang sedang tidur.

"Ya, kita memang asing, tapi aku di sini karena aku kasihan padamu!" Damon mendudukkan diri, dan masih mempertahankan tatapan tajamnya untuk Glam.

"Kalau Anda kasihan padaku maka bebaskan aku! Bukankah kita sudah sepakat?" sahut Glam, menahan rasa takutnya saat membalas tatapan tajam itu.

"Aku tidak pernah membuat kesepakatan apapun denganmu! Aku membelimu dengan harga mahal itu artinya kau sudah menjadi milikku untuk selamanya! Paham!" Damon menuding kening Glam dengan jari telunjuknya.

Gadis itu melongo karena syok dengan jawaban pria itu. "Aku sudah memberikan kesucianku padamu, tapi kenapa Anda malah..." ucapannya terhenti ketika melihat tatapan Damon semakin mengerikan, dan hal itu membuatnya takut dan nyalinya menciut.

"Tidur! Aku perintahkan kau untuk tidur, gadis bodoh!" Damon semakin menekan jari telunjuknya ke kening gadis itu.

"Aku tidak bodoh!"

"Kenyataannya kau memang bodoh!" balas Damon, seraya merebahkan dirinya di samping Glam.

Glam hanya bisa mendengus kesal melihat pria itu, tanpa bisa mengusirnya.  Akhirnya pasrah dan membiarkan Damon tidur satu ranjang dengannya.

Glam memejamkan matanya yang sudah mengantuk, tapi sebelumnya ia mematikan televisi terlebih dahulu. Baru saja akan terlelap ia terusik dengan suara Damon mengigau.

"Sakit! Lepaskan aku!" suara Damon merintih kesakitan, kedua matanya terpejam erat, sekujur tubuhnya bermandikan keringat, tidak lupa nafasnya pun tersengal-sengal. "Tolong aku!"

Glam berusaha mendudukkan diri sambil menahan sakit, dia terkejut melihat pria itu mengigau seperti ini. Dan sepertinya Damon pernah mengalami peristiwa buruk sampai terbawa ke alam bawah sadarnya.

"Tuan ... bangun." Glam berusaha membangunkan pria itu tapi tidak kunjung bangun. Ia menepuk lengan Damon berulang kali tapi tidak membuahkan hasil, dan pria itu malah semakin merintih kesakitan. "Tuan, Astaga! Apa yang harus aku lakukan." Glam jadi takut jika terjadi sesuatu pada Damon. Ia mengumpulkan keberanian untuk menggenggam tangan pria itu dengan erat. "Tenang, Tuan, Anda  tidak sendiri, aku di sini untukmu." Glam kembali merebahkan diri di samping Damon.

Tanpa sadar Damon membalas genggaman Glam sangat erat, tapi kedua mata pria itu masih terpejam dan merintih ketakutan.

"Aku di sini," ucap Glam lembut seraya mengelus rahang tegas pria tampan itu dengan lembut juga.

Lambat laun, Damon mulai tenang dan nafasnya pun kembali teratur.

Huh!

Glam lega melihat pria itu kembali pulas. Ia menatap wajah tampan itu dengan lekat, posisi mereka sangat intim, ia tidur miring berhadapan dengan Damon dengan salah satu tangan di genggam erat pria itu.

"Sebenarnya peristiwa buruk apa yang kau alami hingga membuatmu seperti ini, Tuan?" tanya Glam di dalam hati tanpa mengalihkan pandangannya dari wajah tampan, tegas dan penuh karisma itu.

1
Malyn Alih
Alhamdulillah,aku ucapkan selamat ya thor walaupun terlambat sebab aku baru baca novel mu yang ini ♥️♥️♥️
Mimik Pribadi
Nero nnt jdi jodohnya Ale aja thor secara Nero tampan tpi gak ky Bos nya tukang celup,,,😁
Mimik Pribadi
Mudah2an Ale liat Glam dirmh skt yng dia tuju jga,dngn melihat mata dan ciri2 wajah yng mngkn mirip dan melaporkan dugaannya klo itu Glam saudara kandungnya pada Ana atau Daddy nya
Malyn Alih
semoga saja Ben bole jumpa ngan glam
Malyn Alih
modus bngat 😄😄😄
Malyn Alih
nampaknya ada kecobong dalam perutnya Glam ♥️♥️
Malyn Alih
astaga aku masi bucil tapi boleh 🫣 nga
Malyn Alih
pintar business c Nero 🤣
Malyn Alih
kasihan paman botak dan Nero 😄🤣🤣
Malyn Alih
dasar Damon tidak lihat tempat 🤣🤣🤣
Malyn Alih
akhirnya Ele boleh juga jumpa Glam
Malyn Alih
😍😍😍😍😍
Malyn Alih
siksa dia habis-habisan Ben biar tau rasa dia 😡
Malyn Alih
jangan malu mengaku kalau kamu takut kehilangan Glam tuan Damon 🤭
Malyn Alih
adu dibilang cantik salah dibilang jelek salah juga 😮‍💨
Malyn Alih
Damon juga ada kenangan pahit dalam hidup nya 🥺
Malyn Alih
kau perhatian sekali Nero 🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
dady Ben ampuun dah aah 🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
bang Nero dpt pnghasiln uang tmbhan dri bertaruh 🤣🤣🤣🤣🤣
Maa Yanti Maa Yanti
Damon klau abang mati bang nero siap jdi ayah Sambung bayi mu 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!