NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 Sekretaris cantik

" Selamat malam Ay " ucap Hans mematikan lampu utama kamar dan mengambil satu bantal .

Hans meluruskan tubuhnya di sofa dan berbaring menghadap Ayra yang tertidur pulas diatas ranjang.

" Kita memang dekat dan saling menyayangi, tapi hati kita masih berjarak dan saat ini aku ingin mulai menjembatani jarak antara hati kita agar bersatu dengan sempurna" ucap Hans memejamkan matanya.

..........

Keesokan paginya.

Hoammmm

Ayra menguap begitu terbangun mengucek matanya " Om Hans" ucap Ayra duduk bersandar ke kepala ranjang melihat Hans yang ternyata tidur disofa .

" Om, bangun, Om , udah pagi" kata Ayra menghampiri dan membangunkan Hans .

" Mmmh, Om rasanya masih sangat mengantuk Ay" keluh Hans yang sepanjang malam sama sekali tidak tidur tapi memandangi wajah Ayra .

" Yaudah tidur diranjang , mengapa di sofa nanti punggung Om sakit " kata Ayra menarik tangan Hans sekuat tenaga sampai pria dewasa itu duduk .

" Apa , Ay , Om mengantuk sekali " kata Hans duduk menatap Ayra dengan mata sangat mengantuk .

" Iya , tapi tidur disini " ucap Ayra memegang tangan Hans dan menyuruhnya berbaring diatas ranjang.

" Kenapa Om tidur di sofa semalam " tanya Ayra menyelimuti Hans begitu dia pindah ke atas ranjang.

" Om, hanya ce,"

" Aku tidak bertanya kenapa Om tidur di kamarku, tapi mengapa tidur di sofa ?" kata Ayra to the poin.

" Semalam , kamu tidur mengigau, jadi Om tidak sampai hati, meninggalkan kamu sendiri , jadi Om temenin " alasan Hans kembali memejamkan matanya yang memang masih sangat mengantuk .

" Ya kalaupun begitu Om kan bisa tidur diatas ranjang bersamaku , kenapa disofa nanti punggung Om sakit " kata Ayra memijit punggung Hans yang berbaring tengkurap itu .

Hans membuka matanya mendengar pernyataan Ayra lalu menatap Ayra yang duduk ditepi ranjang memijit punggung nya .

" Ayra dengar kamu adalah seorang wanita , bagaimana bisa Om tidur seranjang dengan kamu" ucap Hans yang kadang bingung melihat Ayra yang terlalu percaya pada nya .

Padahal niat jahat dan gairah Hans selalu bangkit di setiap harinya untuk menjamah Ayra.

" Ya kan kita cuma tidur nggak ngapa-ngapain juga apa salahnya, lagian Om kan wali aku dan aku yakin Om nggak bakalan pernah berniat jahat padaku " pernyataan Ayra tersenyum membelai rambut Hans dengan tatapan teduh .

" Ayra , Om nggak sebaik yang kamu pikirkan" ucap Hans yang kadang merasa berdosa sekali setelah gairahnya naik terhadap Ayra yang menganggap Hans sangat sempurna seolah tanpa celah dimatanya .

" Mau satu duniapun mengatakan Om jahat aku tidak akan mempercayai nya karena Om adalah orang paling baik yang pernah aku kenal bahkan seperti bayangan Papa sekaligus Mama dalam hidup ku " ucap Ayra tiba-tiba memeluk Hans yang sedang berbaring.

" Aku sayang sama Om, aku berdoa dan berharap semoga suatu hari nanti jika Om menikah dianugerahi keluarga yang harmonis serta istri yang sangat mencintai Om " ucap Ayra yang berharap penuh .

" Dan aku berjanji akan menyayangi anak Om sebanyak kasih sayang yang Om berikan untukku " janji Ayra mengelus-elus kepala Hans .

" Yaudah tidur lah , aku mau mandi " kata Ayra berlari ceria kedalam ruang ganti mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi.

" Kau menyuruhku tidur setelah mengacaukan hati dan perasaan ku yang sudah lama beristirahat Ay, Iya jika aku punya anak kamu memang harus menyayangi nya sebanyak aku menyayangi mu karena itu adalah anak kita berdua " batin Hans yang sudah siap mengambil segala resiko .

.............

Siang ini Ayra ikut bersama Hans untuk menghadiri pertemuan bisnis luar perusahaan di sebuah hotel bintang lima .

" Ay sudah siap?" tanya Hans pada Ayra sebelum mereka masuk kedalam ruangan khusus untuk bertemu semua orang.

" Siap dong" kata Ayra merapikan jepitan pita di rambutnya agar lebih rapi hingga membuatnya jadi percaya diri .

Begitu mereka masuk semua mata tertuju pada Ayra dan Hans yang sangat kharismatik serta mempesona, Aura mereka berdua benar-benar membuat orang lain hilang fokus .

" Dengar Ay sekarang waktunya menunjukkan kualitas dirimu, lakukan dengan baik semua yang pernah Om ajarkan" ucap Hans yang diangguki Ayra .

Kepintaran, kecerdasan dan kecantikan Ayra seolah membekukan suasana didalam ruang meeting itu ketika Ayra berdiri memimpin meeting dengan sangat baik dan profesional.

" Apa yang kalian lihat sampai tidak berkedip begitu ?" pertanyaan Hans dengan tatapan tak suka nya melihat empat dari 5 orang yang ada dalam ruangan bersama mereka bukan memperhatikan monitor tapi memperhatikan Ayra yang sedang menjelaskan.

" Pak Hans, sekretaris mu sangat cantik boleh aku minta nomer nya ?" pertanyaan salah seorang pria berbisik kedekat Hans .

" Jika tidak bisa profesional maka kita akhiri saja meeting ini " ucap Hans yang mengejutkan mereka berempat hingga segera minta maaf .

" Maaf, maaf pak Hans kami tidak akan mengulangi nya" ucap mereka sementara Hans hanya menatap dengan wajah datar .

............

Selesai meeting Ayra mengajak Hans makan dulu di salah satu restoran di Mall.

" Gimana Om , apa aku udah bisa?" tanya Ayra yang berjalan memeluk lengan Hans dengan ceria dan bercerita banyak .

" Om, Ihhhh, kenapa sih gitu kali ekspresi nya " kesal Ayra yang sungguh baru memperhatikan ekspresi wajah Hans yang seperti akan makan orang saja padahal sedari tadi Ayra bercerita banyak padanya .

" Om" rengek Ayra meronta-ronta memegang tangan Hans yang terus diam itu agar berhenti berjalan .

" Ayra diam lah, Om lagi nggak mood " ucap Hans kembali melanjutkan langkahnya sampai Ayra yang memeluk sebelah tangan ikut terseret.

" Yaudah , ayo beli es krim dulu " kata Ayra yang sangat ceria dan excited membawa Hans ketempat orang jual es krim.

7 Bodyguard yang berjalan dibelakang mereka hanya bisa tergelak melihat mereka yang benar-benar dua sisi yang sangat jauh berbeda namun tak terpisahkan.

" Kak mau es krim rasa coklat dua" kata Ayra memesan lalu setelah beberapa saat pesanan nya diberikan.

Hans membayar es krim yang dipesan Ayra lalu mereka kembali berjalan .

" Ini Om , makanlah " kata Ayra memberikan satu es krim yang dipegang nya pada Hans .

" Enggak, kamu aja" ucap Hans yang semakin jelek saja mood nya .

" Mmmm, makan " rengek Ayra memberikan lagi .

" Tidak ay, Om tidak ingin makan es krim " ucap Hans yang merasa mood nya jelek sekali .

" Kalau Om nggak makan es krim , aku juga nggak bakal makan siang" ucap Ayra berhenti berjalan.

" Jangan bandel tadi pagi jika juga nggak sarapan karena buru-buru " ucap Hans memegang tangan Ayra dan mengajaknya kembali berjalan .

" Enggak , Om harus makan es krim ini dulu " cemberut Ayra tidak mau berjalan hanya ingin Hans makan es krim agar mood nya membaik .

" Bandel ya " kata Hans dengan sebelah tangan saja menggendong Ayra dan membawanya masuk kesalah satu restoran

1
D_wiwied
hmmm mau modusin Ay pasti, ya kan om 😁🤭
Widia Aldiev
sepolos tisu kamu Ayra 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
ajak Ayra ke tempat yg indah Hans,piknik misalnya di pinggir danau dan ungkapkan semua perasaan kamu yg sebenarnya biar dia merasakan cintamu yg sesungguhnya sebagian seorang pria bukan om yg merawatnya sedari kecil
Widia Aldiev
harusnya Hans jujur apa adanya sama Ayra soal perasaanya dan juga soal perjodohan itu,biarkan Ayra memilih siapa yg akan dia jadikan pendamping hidup,daripada di kemudian hari Ayra tahu jika Hans sudah membohonginya dia pasti akan sangat kecewa meski tak dipungkiri jika Ayra sangat menyayangi Hans 😌 dan jika Hans memang sangat mencintai Ayra dia akan menghargai dan menerima semua keputusan Ayra terhadapnya
Miss Typo
cemburu gpp Ayra 🫢
D_wiwied
senjata makan tuan ya Hans, makin cenut2 gak tuh 🤣🤣
Miss Typo
awas gak tahan bisa berabe Hans 🤣
Miss Typo
aku mlh takut obsesi mu itu suatu saat akan membuat mu dlm masalah besar Hans, selalu deg²an bacanya
D_wiwied
yakin om ga ada yg bakalan bangun tuh 🤭😆
Miss Typo
awas Hans tegang kebablasan bisa bahaya nanti 😁
yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol, gmn tuh tindakan Hans selanjutnya ya
Nanik Nanik
thor ceritanya jangan d buat kayak sinetron ayra jgan d buat benci sama hans
Miss Typo
waduh, orang yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol dan Hans blm bisa membuat Ayra jatuh cinta padanya. atau mungkin Ayra juga dah jatuh cinta dgn Hans tapi dia berusaha memendam perasaan itu, karna menganggap Hans walinya
Cristella Tella
tentu om hans gk marah ayra
D_wiwied
bener Hans ini salah, salah besar.. salah kenapa cm sebentar 😆🤭🤭
Miss Typo
harusnya Hans yg minta maaf sama kamu Ayra, karna dia dah berani mengecup bibir mu saat tidur 😁
Miss Typo
apa tidur disamping Hans, nyari guling pasti yg dipeluk Hans. Ayra biasa aja serang bisa Anas dingin 😁
Miss Typo
sabar Hans sabar, kamu harus lebih giat berusaha 😁
Ayra gak sengaja dengerin gak ya saat Hans ngomong mencintainya, mungkin dengerin dan sikapnya berubah 🤔
Widia Aldiev
PR BESAR buat kamu Hans gaman caranya kamu bisa ungkapin perasaan kamu yg sesungguhnya sama Ayra 😄 tetap semangat ya Hans 😘😘😘
Nanik Nanik
thor jangan buat ayra membenci Hans, ceritanya jangan d rumit
Widia Aldiev
apakah jalur yg tempuh olah Hans akan mulus tanpa hambatan dan apakah Ayra akan menerima cintanya Hans
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!