NovelToon NovelToon
"Rahasia Laut Pasuruan"

"Rahasia Laut Pasuruan"

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Cinta Istana/Kuno / Penyelamat
Popularitas:842
Nilai: 5
Nama Author: Kristinawati Wati

Berlatarkan masa kejayaan Kerajaan Panjalu (Singhasari) di wilayah Pasuruan, sebuah prasasti kuno yang ditemukan oleh Gadis nelayan, Mira, mengungkap rahasia pelabuhan perdagangan rempah-rempah yang hilang selama berabad-abad. Bersama dengan Jaka, seorang budak kerajaan yang ahli membaca naskah kuno, keduanya harus mengurai misteri di balik prasasti tersebut sebelum kekayaan dan sejarah kerajaan jatuh ke tangan yang salah. Di tengah ombak laut dan rahasia yang terpendam, apakah mereka berhasil menyelamatkan warisan leluhur?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kristinawati Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22: Gelombang Kematian dan Cincin Emas yang Mengungkap Rahasia Zaman Ker

Hujan deras masih mengguyur pantai Pasuruan ketika Rina dan Jaka kembali mendekati gua tersembunyi di bawah tebing karang yang hanya muncul saat air laut surut drastis. Kali ini mereka tidak sendirian – bersama mereka adalah Mbah Siti, nenek moyang terakhir dari klan penjaga rahasia laut yang selama ini hanya dikenal sebagai orang-orang yang menjaga pantai dari bahaya tak terlihat.

“Sebelum kita masuk,” ujar Mbah Siti sambil mengusap permukaan batu besar yang bertuliskan aksara kuno, “kamu harus tahu bahwa apa yang akan kamu lihat di dalam bukan hanya sekadar barang berharga. Ini adalah bukti bahwa Teluk Pasuruan pernah menjadi salah satu pelabuhan tersembunyi kerajaan Majapahit, tempat mereka menyimpan harta dan rahasia yang tidak boleh sampai ke tangan orang salah.”

Rina mengangguk, matanya penuh semangat. Sejak menemukan prasasti kuno di dalam gua pada episode sebelumnya, dia merasa ada ikatan kuat antara keluarga dia dengan laut yang mengelilingi kota kelahirannya. Jaka yang biasanya hanya fokus pada penelitian ekosistem laut, kali ini juga merasa deg-degan – dia baru saja menemukan bahwa ayahnya dulu juga pernah terlibat dalam pencarian rahasia ini sebelum menghilang ketika dia masih kecil.

Ketika batu gerbang gua perlahan terbuka dengan suara derak yang menusuk telinga, mereka masuk ke dalam lorong yang semakin lebar dan tinggi. Cahaya dari senter mereka menerangi dinding-dinding gua yang dipenuhi lukisan batu kuno: gambar kapal besar yang melintas di laut, orang-orang yang membawa barang berharga, dan sebuah cincin emas yang selalu muncul di setiap adegan penting.

“Cincin itu adalah kunci,” kata Mbah Siti dengan suara pelan, seolah takut mengganggu roh-roh yang mengawasi gua. “Ketika kerajaan Majapahit mulai merosot, raja pada waktu itu menyuruh klan kami menyembunyikan harta dan naskah penting yang berisi rahasia mengendalikan arus dan gelombang laut. Cincin itu adalah alat untuk membuka ruang tersembunyi di bagian terdalam gua – namun hanya orang yang memiliki darah klan penjaga dan hati yang suci yang bisa menggunakannya.”

Tiba-tiba, tanah di bawah kaki mereka bergoyang hebat. Suara deru gelombang yang semakin keras terdengar dari arah luar gua, namun berbeda dengan biasanya – kali ini gelombangnya mengeluarkan suara seperti tangisan ribuan orang. Mbah Siti memalingkan wajah dengan ekspresi sedih.

“Itu adalah ‘Gelombang Kematian’,” ujarnya. “Setiap kali seseorang mencoba mengambil rahasia ini dengan niat jahat, laut akan marah dan mengirim gelombang ini untuk menghancurkan apa saja yang menghalangi. Tapi kali ini, saya merasa gelombang itu muncul bukan untuk menyerang kita – melainkan untuk mengingatkan kita akan kesalahan masa lalu yang hampir menghancurkan seluruh kota Pasuruan.”

Jaka tiba-tiba merasakan sesuatu di dalam saku jaketnya – sebuah bingkisan kecil yang pernah diberikan ayahnya sebelum menghilang. Dia membukanya dengan tergesa-gesa dan menemukan sebuah cincin emas yang persis sama dengan yang ada di lukisan batu! Matanya membesar ketika melihat nama yang diukir di bagian dalam cincin: “Rahasia Laut adalah Jiwa Pasuruan – Lindungi hingga akhir hayat.”

Rina melihat cincin itu dan merasa ada energi yang mengalir dari cincin ke tubuhnya. Dia mengingat cerita neneknya tentang seorang leluhur perempuan yang pernah menyelamatkan kota dari banjir besar dengan menggunakan kekuatan dari sebuah cincin ajaib. Sekarang dia menyadari bahwa cerita itu bukan sekadar dongeng – itu adalah sejarah yang terlupakan.

“Kita harus cepat!” teriak Mbah Siti ketika suara gelombang semakin dekat. “Ruang tersembunyi ada di bagian paling dalam, tepat di bawah patung batu raja yang ada di sana! Cincin yang kamu punya, Jaka, adalah salah satu dari tiga cincin yang dibutuhkan untuk membukanya. Yang lainnya ada di keluarga Rina dan di dalam gua ini sendiri!”

Mereka berlari menjauhi lorong masuk menuju bagian terdalam gua, dengan suara deru gelombang mengikuti setiap langkah mereka. Di depan mereka muncul patung batu raja yang mengenakan mahkota dan memegang tongkat kerajaan. Di dadanya ada lubang yang bentuknya persis seperti cincin emas yang mereka punya.

Ketika Jaka meletakkan cincinnya ke dalam lubang itu, sebuah sinar emas terang menyala dan membuka lorong baru yang sebelumnya tidak terlihat. Di dalam lorong itu, mereka melihat sebuah meja besar yang di atasnya ada buku besar kulit kayu, sebuah cincin emas lagi, dan peta kuno yang menunjukkan lokasi-lokasi tersembunyi di seluruh Teluk Pasuruan.

Namun sebelum mereka bisa mengambil apa pun, sebuah sosok berpakaian hitam muncul dari balik bayangan. Dia adalah seorang lelaki tua yang wajahnya penuh dengan bekas luka, dan di tangannya ada cincin emas ketiga yang mereka cari!

“Sudah lama aku menunggu saat ini,” ujar lelaki itu dengan suara yang kasar. “Klan penjaga telah menyembunyikan rahasia ini terlalu lama. Dengan tiga cincin ini, aku akan menguasai kekuatan laut dan membuat Pasuruan menjadi pusat kekuasaan yang lebih besar dari Majapahit!”

Mulai sekarang, perjuangan Rina, Jaka, dan Mbah Siti tidak hanya untuk melestarikan rahasia laut – tapi juga untuk menyelamatkan seluruh kota dari bahaya yang akan datang akibat keserakahan manusia yang ingin menguasai kekuatan yang tidak mereka mengerti…

1
Anna
Thor maaf sekali, tapi ini cerita kamu sebener ee mau novel apa cerpen kok tiap bab beda. bukan beda alur tapi beda isi cerita. padahal tema judul kamu bagus lho. 🙏🙏
Anna
kok agak bingung ya, kan di bab 2 mira sudah kabur sama jaka, kenapa di bab 3 baru ketemu? tapi di awal ada mereka ketemu, eh ketemu atau belum ketemu 🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!